cover
Contact Name
Sih Ageng Lumadi
Contact Email
lumadi@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnc@stikesmaharani.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Nursing Care and Biomolecular
Published by STIKES Maharani Malang
ISSN : -     EISSN : 25486802     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
A LITERATURE REVIEW: BIBLIOTHERAPY: A COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY APPROACH TO PROMOTE PYSCHOLOGICAL WELL-BEING Fitria, Yeni
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.8

Abstract

Buku bukan hanya sebagai media untuk mendapatkan pengetahuan, informasi, dan hiburan, tetapi juga dapat dijadikan media terapi untuk pasien dengan masalah psikologis. Penggunaan buku sebagai media terapi disebut biblioterapi. Biblioterapi dikenal sejak masa Yunani. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskripsikan tentang biblioterapi dan keefektifannya untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan menganalisis artikel penelitian terkait biblioterapi. Artikel yang digunakan diperoleh melalui database elektronik ProQuest dan ScienceDirect dari tahun 2010 – 2015.Hasil:Biblioterapi merupakan bentuk terapi yang dapat dilakukan sendiri, dengan menggunakan media bacaan yang valid dan spesifik. Namun biasanya difasilitasioleh tenaga kesehatan professional untuk menangani orang dengan masalah mental, fisik, emosional, dan sosial. Informasi yang diperoleh dari buku menjadi masukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Dengan membaca, individu dapat menginterpretasikan makna bacaan, seperti rasa haru, simpati, dan lainnya. Perasaan tersebut dapat meningkatkan individu untuk berperilaku secara adaptif. Banyak penelitian tentang biblioterapi yang menunjukkan keefektifannya dalam mengatasi masalah psikologis pasien baik anak – anak maupun dewasa. Ada lima tahap dalam pelaksanaaan biblioterapi, yaitu: a). Motivasi; b). Waktu untuk membaca; c). Inkubasi; d). Follow-Up; e). Evaluasi.Discussion: Biblioterapi merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan dapat diaplikasikan pada berbagai usia. Biblioterapi juga dapat diaplikasikan pada keluarga dengan anggota yang mengalami masalah kesehatan jiwa.
SEKSUALITAS PADA WANITA SETELAH TOTAL ABDOMINAL HISTEREKTOMI (TAH) (The Sexuality of Women After Total Abdominal Histerektomy (TAH) Wulandari, Barkah; Rachman, Irwan Taufiqur; Nisman, Wenny Artanty
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.9

Abstract

Total Abdominal Histerektomi merupakan tindakan pengangkatan uterus dan serviks, hal tersebut secara tidak langsung mempengaruhi seksualitas wanita setelah TAH, Keluhan yang sering dirasakan pada wanita setelah TAH adalah keringnya vagina, berkurangnya hasrat seksual, anorgasmia dan berkurangnya kepuasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran seksualitas pada wanita setelah menjalani tindakan TAH. Hal ini termasuk untuk mengetahui fungsi seksual dan kepuasan seksual setelah TAH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tahap 1 menggunakan kuantitatif deskriptif. Tahap kedua metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 14 responden dari pasien post TAH atas indikasi benign dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan wawancara mendalam dilakukan terhadap 5 responden yang merupakan sampel kualitatif. Terdapat gambaran peningkatan seksualitas pada wanita setelah TAH. Hal ini dikarenakan sebelum TAH merasakan gangguan aktivitas seksual. Mayoritas fungsi seksual wanita setelah TAH dikategorikan dalam fungsi seksual baik. Terdapat gambaran peningkatan kepuasan seksual pada wanita setelah  menjalani TAH. Hal tersebut berhubungan dengan hilangnya keluhan utama, hilangnya kecemasan terhadap penyakit dan sikap serta perhatian pasangan
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALBUMIN IKAN GABUS (Channa striata) TOPIKAL TERHADAP PERCEPATAN KONTRAKSI LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR THE EFFECT OF ALBUMIN EXTRACT CHANNA STRIATA TOPICAL ADMINISTRATION TOWARD THE ACCELERATION Putri, Rhista Christanti Susanto; Agustina, Wiwik
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.10

Abstract

Luka insisi adalah luka yang diakibatkan oleh cedera atau pembedahan. Ekstrak Albumin ikan gabus digunakan untuk merawat luka insisi karena peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus) Strain Wistar. Penelitian ini menggunakan true experimental pada 20 ekor tikus Wistar yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok yang telah diinsisi. Kelompok 1 merupakan kontrol yang dirawat lukanya menggunakan Normal Salin 0,9%, sedangkan kelompok 2 sampai 4 adalah kelompok yang diberi perawatan dengan ekstrak albumin ikan gabus dengan dosis yang berbeda (100 mg, 200 mg dan 400 mg) secara topikal selama 14 hari. Hasil  One Way ANOVA test p=0,00; α=0,05 dimana terdapat perbedaan yang signifikan terhadap percepatan kontraksi luka insisi antar kelompok, uji Regresi Linier menunjukkan bahwa seluruh dosis ekstrak albumin ikan gabus yang digunakan berpengaruh pada percepatan kontraksi luka insisi dengan presentase R-square 47% dan nilai koefisien korelasi yang kuat (R=0,688).  Dengan demikian terdapat pengaruh pemberian ekstrak albumin ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada dosis optimum 200 mg. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sediaan dosis ekstrak albumin murni.
PERAN ORANGTUA BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SCHOOL PHOBIA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (Parents Role Correlated with School Phobia Incidence in Pre School Children ) Rosyida, Kumala; Handian, Feriana Ira
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.11

Abstract

School phobia disebabkan karena ketakutan yang bervariasi diantaranya takut berpisah dengan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orangtua terhadap kejadian school phobia pada anak usia prasekolah di TK Puspita Mojolangu Malang. Metode dalam penelitian korelasi dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 49 yang merupakan orangtua murid. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner dan analisi data menggunakan korelasi Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orangtua mempunyai peranan cukup yaitu 28 orangtua (57%) dan sebagian besar anak tidak mengalami school phobia yaitu 25 anak (51%). Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan p 0,01 atau lebih kecil dari α 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran orangtua dengan kejadian school phobia pada anak usia prasekolah di TK Puspita Mojolangu Malang. Sehingga disarankan bagi orang tua untuk lebih  memperhatikan kondisi fisik dan psikis anak selama masa prasekolah
RUANG PRIVASI MENGAMBARKAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA PRIVATE ROOM DESCRIBE AGGRESSIVE BEHAVIOR IN ADOLESCENCE Purnomo, Agus Eko; Priyanto, Dwiyan Dwi; Agustina, Wiwik
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.12

Abstract

Tindakan kekerasan yang dilakukan remaja semakin meningkat, penyebab agresif meliputi keadaan homestatis, biologis, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian korelatif, yang bertujuan untuk menganalisa hubungan antara ruang privasi dengan perilaku agresif remaja dengan 47 responden  sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden memiliki ruang privasi kategori baik yaitu 36 orang (75,59%), sebagian besar responden yaitu 25 orang (53,19%) berperilaku agresif ringan. Pada analisis Spearman, menunjukan tidak ada hubungan signifikan antara ruang privasi dengan perilaku agresif remaja, hasil tersebut dimungkinkan karena ada faktor lain yang lebih mendukung seperti pola asuh, kekerabatan, tuna wisma, yatim piatu, pendidikan rendah, media komunikasi masal dan sebagainya. Saran penelitian ini bagi orang tua agar memperhatikan kebutuhan seorang remaja yang mencari ideal diri dengan memberikan ruang yang memenuhi kebutuhan meskipun dalam kondisi yang standar.
Dysmenorhore Exercises Reduce Menstrual Pain in Teenagers: DYSMENORRHEA EXERCISES TO REDUCE MENSTRUAL PAIN IN ADOLESCENTS Erni Chaerani; Hendra Kusumajaya; Nurwijaya Fitri
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea or unpleasant menstruation is the most common gynecological problem among young women, including lower abdominal pain, nausea and mild headaches. Dysmenorrhea exercise is a relaxation method that can be used to reduce discomfort (pain) during menstruation. This study aims to determine the effect of dysmenorrhoea exercises in reducing menstrual pain on the Pangkalpinang Ministry of Health Polytechnic students. The research design used was pre-experimental single group pretest-post test design with a research sample of 91 people. The results showed that the average pain level of respondents before doing dysmenorrhea exercises was 6,13 with a standard deviation of 1,784, while after doing dysmenorrhea exercises, the average pain level of respondents was 3,95 with a standard deviation of 1,797. The statistical test results obtained a p value of 0,000, it was concluded that there was a significant influence on the respondent's pain level before and after doing the dysmenorrhoea exercise. This means that dysmenorrhoea exercise has an influence in reducing the respondent's menstrual pain. It is hoped that the results of this research will provide benefits to educational institutions as reference material in learning, and for the community, especially teenagers, to avoid the symptoms of endometriosis which have an impact on women's health, quality of life and fertility.
Psikoseksualitas PascaHisterektomi: Perspektif Wanita Dalam Budaya Indonesia: Psychosexuality A Post-Hysterectomy: Women's Perspectives Within Indonesian Culture Ridwan Sofian; Khafidhiyah Nur Insaniyah
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: In Indonesian culture, women who have undergone hysterectomy often perceive the loss of the uterus as a loss of femininity, which can diminish self-esteem and affect sexual life as well as interpersonal relationships. Objective: This study aims to explore the psychosexual experiences of women post-hysterectomy from an Indonesian cultural perspective. Method: A qualitative research approach was employed through in-depth interviews with six participants at RS Wava Husada Kepanjen. Results: Three main themes emerged: (1) When Sexual Relations Become a Physical Burden, where participants experienced pain and vaginal dryness during sexual intercourse. (2) When Love Loses Its Passion, where participants lost the desire for intimacy. (3) Shadows of Separation, where participants felt incapable of satisfying their husbands and feared abandonment. Conclusion: Hysterectomy has a significant impact on the physical, psychological, and relational aspects of women's lives, particularly concerning sexual relationships. Complaints such as pain and vaginal dryness disrupt sexual activity, reduce the frequency and quality of relationships, and create tension between partners. Further research is needed to understand the experiences of partners in addressing the psychosexual issues faced by women post-hysterectomy. Keywords: Post-hysterectomy, Psychosexual Issues, Women's Perspective
GAMBARAN FAKTOR PENOLAKAN SEMENTARA PADA CALON PENDONOR LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI UDD PMI KABUPATEN MALANG TAHUN 2024: OVERVIEW OF TEMPORARY BLOOD DONATION DEFERRAL FACTORS IN MALE AND FEMALE DONORS AT UDD PMI MALANG DISTRICT IN 2024 Karimah, Hania Dinda; Ariani, Nia Lukita; Yuliwar, Roni
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Men and women have an equal chance of experiencing temporary blood donation deferral. This has an impact on the unavailability of blood because the blood supply for transfusion is insufficient. This study aims to determine the description of temporary blood donation deferral factors in male and female donor candidates at the PMI UDD in Malang Regency in 2024. Method: A documentary study by taking secondary data from blood donation deferral forms that experienced temporary blood donation deferral in male donor candidates totaling 2263 data and in female donor candidates totaling 2491 data at the PMI UDD in Malang Regency in January-October 2024. Result: The highest to lowest temporary blood donation deferral factors in male donor candidates, respectively, are due to high hemoglobin levels (69.6%), high blood pressure (16.4%), low hemoglobin levels (7.7%), low blood pressure (5.8%), and underweight (0.5%). For temporary blood donation deferral factors in female donor candidates, the highest to the lowest are, respectively, due to low hemoglobin levels (67.3%), low blood pressure (19.6%), high blood pressure (8.4%), underweight (3.1%), and high hemoglobin levels (1.6%). Keywords: Donor Selection, Temporary Blood Donation Deferral, Gender
RELATIONSHIP BETWEEN ALBUMIN LEVELS IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS : HUBUNGAN KADAR ALBUMIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Yohani, Erni; Evania Melly Fera Mbeo; Previta Zeizar Rahmawati; Ariana Listuhayu Wahyuni
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Diabetes Mellitus is a metabolic disorder characterized by insulin resistance.The state of diabetes affects the metabolism of proteins in the body, one of which is albumin This study aims to determine the relationship between Albumin Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Prasetya Husada Hospital. Methods: quantitative descriptive with a sample of all medical record data as many as 70 patients. Results: relationship between the value of albumin levels and the severity of diabetics Analysis: a significant correlation between albumin levels and the severityof diabetes mellitus, the relationship between these two variables is negative with the degree of relationship that is moderate correlation. (p< 0.00; r = - 0.506). Discussion: The Albumin levels in Diabetes Mellitus sufferers are described based on age, length of diagnosis, and severity, obtaining significant results between the severity of Diabetes Mellitus and the Albumin levels which are correlated or related.
THE EFFECT OF CLASSICAL MUSIC THERAPY ON PAIN INTENSITY IN THE ACTIVE PHASE OF FIRST STAGE OF LABOR AT HARMONI GAJAYANA HOSPITAL MALANG: PENGARUH MUSIK KLASIK SEBAGAI TERAPI TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSAB HARMONI GAJAYANA MALANG khumairoh, rizzatul; Hariyanti, Tanti
Journal of Nursing Care and Biomolecular Vol 10 No 1 (2025): Journal of Nursing Care and Biomolecular
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Labor pain is a subjective experience of physical sensations. Various efforts are made to reduce labor pain, one of which is distraction techniques. The purpose of this study was to determine the effect of symphonic music therapy on the intensity of labor pain in mothers in the first active phase of labor. The method used was a pre-experiment with One-Group Pretest-Posttest Design. The population of 41 respondents and the sample of 22 respondents were observed using the Bourbannais pain scale measuring instrument before and after being given music therapy and after being given symphonic music therapy with a purposive sampling technique. To see the effect of symphonic music therapy on the intensity of pain in the first active phase of labor, the Wilcoxon sign rank test was used with the help of a computer. The results of the study were obtained before music therapy, the pain intensity was mostly 77.3% severe pain and 22.7% moderate pain. After music therapy, the intensity of moderate pain was 90.9% and 9.1% experienced severe pain. Based on the results of the analysis, the p value was obtained = 0.000 <α 0.05. Thus, Ho is rejected, meaning that there is an effect of symphonic music therapy on the intensity of labor pain in the first active phase. From these results, symphonic music therapy can be an alternative as labor pain management, which can provide comfort to mothers undergoing the labor process.