cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024" : 16 Documents clear
PELATIHAN KETERAMPILAN INTERPERSONAL SKILL PADA SISWA DIKTUK BA POLRI DALAM MEMBENTUK POLISI MAHIR, TERPUJI, PATUH HUKUM DAN UNGGUL DI SPN POLDA JABAR Rahmat, Ramat; Ansori, Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.12068

Abstract

Interpersonal Skill menjadi keterampilan seseorang yang melekat pada setiap pribadi dalam persentuhannya dengan masyarakat (baik individu maupun kelompok) termasuk bagi para siswa Diktuk Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari pelatihan  keterampilan Interpersonal Skill siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif ini digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari penelitian yang telah ditemukan dari lapangan dan dianalisis dengan menggunakan beberapa teori yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan di SPN POLDA Jawa Barat yang beralamat di Jambudipa, Cisarua, Jambudipa, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551. dengan partisipan yaitu 150 siswa Diktuk BA Polri. hasil dari penelitian ini yaitu pelatihan keterampilan Interpersonal Skill dapat membentuk polisi yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul dengan hasil evaluasi dari pelatihan yang menunjukan11 orang siswa memperoleh nilai dibawah atau sama dengan 60 dengan predikat cukup dan persentase 7,3%,50 orang siswa memperoleh nilai 75-80 dengan predikat baik presentase 33,3%, 53 orang siswa memperoleh nilai 81-85 dengan predikat memuaskan dan persentase 35,3% dan terakhir 36 siswa memperoleh nilai diatas atau sam dengan 86 dengan predikat sangat memuaskan dan presentase 24,0%. jika dilihat secara keseluruhan siswa telah mencapai keterampilan Interpersonal Skill dengan memuaskan, dan hal tersebut diharapkan dapat mewujudkan SDM polri yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul.
DAMPAK PERATURAN KEHIDUPAN SISWA (PERDUPSIS) DALAM PEMBENTUKAN MENTAL KEPEMIMPINAN SISWA PENDIDIKAN PEMBENTUKAN BINTARA POLRI DI SPN POLDA JAWAR BARAT Rahmawati, Evi; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.12071

Abstract

This study aims to: determine the planning of student life regulations (perdopsis) in the formation of mental leadership for the formation of the National Police NCO at SPN Polda West Java, find out the implementation of student life regulations (perdopsis) in the formation of mental leadership in education for the formation of the National Police NCO at SPN Polda West Java. , regulation of student life (perdupsis) in the formation of mental leadership in education for the formation of the National Police NCO at the SPN Polda West Java. The research method used in this research is descriptive qualitative. The technique used to collect data is using observation, interview and documentation techniques. Checking data using triangulation and member check. The result of this research is that the mental formation of student leadership provides a way for the NCO students to be able to build the foundation of leadership character in the field, the experience gained is in the form of additional characters in building other characters in the form of characters to be religious, honest, tolerant, disciplined in time, able to to learn independently, have a fairly high curiosity, be able to communicate and tolerate well and be able to take responsibility for what is obtained and carried out in the field.
POLA ASUH KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI LINGKUNGAN KELUARGA POLRI Susanti, Esti Nurwita; Ansori, Ansori; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.12077

Abstract

Family parenting on the social emotional development of children in the Polri family environment, the purpose of this study is to find out how the parenting pattern in the Polri family environment and to find out whether family parenting has an impact on children's social relationships outside the dormitory. In accordance with the objectives that have been formulated, the population in this study is 10 Polri families who live in the West Java Police SPN dormitory. The author took samples using purposive sampling, amounting to 6 families. The data collection instruments of this research were in the form of observation, interviews and documentation. In analyzing the data using a qualitative descriptive method. The results of the research on parenting patterns on the social emotional development of children in the Polri family are 64.96%, so it is categorized in the Good Parenting Pattern in the Police Family. The parenting style applied in the police family is the Democratic Parenting Pattern. The impact of Parenting on children's social relations outside the dormitory which is dominantly carried out by children of Polri families is that they are dominant in being polite to their elders, giving smiles to friends who greet, and greeting each other when they meet each other. From this categorization, it shows that the impact of family parenting on children's socio-emotional social development is included in the Good category.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN DALAM PEMBELAJARAN ILMU FIQIH BERBASIS PLATFORM TIK TOK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SANTRI MDTA Febrianti, Rima; Mulyono, Dinno
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.12677

Abstract

Penggunaan Tik tok sebagai media pembelajaran adalah latar belakang dari penelitian kali ini, dengan tujuan bahwasanya dengan pemanfaatan media yang terbarukan melalui media digital berbasis platform Tik Tok bisa mengefektifkan proses pembelajaran serta dapat meningkatkan daya kreativitas masing-masing dari siswa. Sampel yang diambil berjumlah 5 anak, terdiri dari anak-anak berumur sepuluh tahun di kelas Salahudin Al Ayubi TPQ Majis Darut Tauhid Al Ihsan Padalarang.  Metode penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif deskripsif, dengan hasil mengamati, mendampingi, mendokumentasi serta wawancara terdapat hasil yang bisa disimpulkan dengan tahapan-tahapan yang telah dilalui. Pentingnya penelitian ini, karena banyaknyaa penggunaan aplikasi tik tok dalam berbagai usia, di usia anak-anak ini, diteliti untuk cara meningkatkan kreativitas melalui hal yang disukai anak-anak dalam proses pembelajaran dengan pendampingan pembuatan konten. 
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENGGUNAAN GADGET UNTUK PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI DESA SUGIHMUKTI Anindita, Tiaranissa; Sukarso, Rita; Karimah, Yayu; Yani, Aurelia Sakti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.18905

Abstract

Perkembangan kognitif yang maksimal dapat menjadikan anak lebih cerdas dalam kemampuan berpikir, penalaran, keterampilan, dan membuat anak lebih memahami apa yang terjadi di lingkungan sekitar, sehingga memudahkannya dalam memecahkan masalah-masalah sederhana. Namun di era digital saat ini, ilmu parenting juga sudah mengalami banyak pembaharuan salah satunya cara dalam menstimulasi kognitif anak. Hal ini membuat para orang tua harus lebih dapat beradaptasi terhadap teknologi. Tujuan penelitian adalah untuk melihat persepsi orang tua masa kini dalam memberikan gadget untuk membantu dalam perkembangan kognitif anak di usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei untuk orang tua, teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket (Google Form) dan observasi wawancara online. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi orang tua adalah positif, yaitu bahwa gadget dapat membantu dalam perkembangan kognitif anak, namun masih banyak yang harus diperhatikan dalam penggunaan gadget kepada anak usia dini.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENGELOLAAN KELOMPOK BERMAIN DENGAN ANALISIS SWOT Asayyidatina Ramadianty, Ashil; Musa, Safuri; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19267

Abstract

The background of this research is the government policy regarding the independent curriculum. The results of studies on the implementation of the independent curriculum show positive and significant changes in the development of learning for students. As what has been done by who year brp. With regard to that, the purpose of this study is to conduct a swot analysis of the planning, organization, implementation, and supervision of the Aditya Karawang playgroup. Implementation of the independent curriculum in play groups in this case is a case study of the aditya play group. The theories used in this research are the independent curriculum according to Wasis, management according to D.Sudjana, playgroups according to the Ministry of Education, swot analysis according to Siagian. This research method uses descriptive qualitative with four research subjects, namely one manager, two tutors, and one parent of students. Based on the results in the field, it was found that the implementation of an independent curriculum in planning, organizing implementation, and supervision. The conclusion of the results of this study is to describe the implementation of the playgroup curriculum running well and smoothly but there are obstacles with limited electronic devices, learning media, control capabilities. The recommendations for the implementation of the independent curriculum in playgroups have not been maximized due to limited communication technology tools, teachers have not participated in med development training.
PENGAWASAN DAN SUPERVISI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS IIA KARAWANG Santomo, Arneta Nindi; Santika, Tika; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19281

Abstract

Pengawasan dan supervisi merupakan kegiatan yang saling melengkapi dan dilakukan agar program berjalan sesuai dengan rencana. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pimpinan dan dua orang petugas lapangan seksi kegiatan kerja sebagai pengelola pelaksana dan fasilitator program. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program kemandirian dilakukan secara langsung melalui inspeksi, on the spot observation dan on the spot report yang dilaksanakan dengan maksud untuk mencegah penyalahgunaan, mempertebal rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban serta memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disipin serta tindakan koreksi telah dilaksanakan dengan baik. Supervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan petugas dalam bekerja sehingga menunjang keberhasilan program yang sasarannya adalah petugas bagian kegiatan kerja. Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Kata Kunci: Pengawasan, Supervisi, Program Pembinaan Kemandirian
PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19295

Abstract

Fenomena yang terjadi di lapangan bahwasannya ada beberapa masyarakat desa sekitar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/ budidaya khususnya budidaya ikan lele, sehingga harus ada program pelatihan kecakapan hidup yang efektif untuk meningkatkan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui proses pelatihan kecakapan hidup di PKBM Linggih Sinau Banyusari, (2) Mengetahui hasil pelatihan kecakapan hidup budidaya ikan lele sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/ budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai dengan harapan dengan adanya hasrat dan keinginan berhasil, harapan dan cita-cita masa depan, kegiatan yang menarik dalam proses pengembangan diri, lingkungan yang kondusif. Namun dorongan dan kebutuhan dalam pelatihan masih sangat diperlukan oleh peserta pelatihan. (2) Hasil dari pelatihan kecakapan hidup masyarakat mampu mengaplikasikan dan mampu memberikan perubahan yang bermanfaat bagi orang lain terutama bagi dirinya sendiri. Contohnya perubahan dalam status sosial dan ekonominyaKata kunci: Pemberdayaan masyarakat, Pelatihan budidaya, Kecakapan hidup
PERAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PEMANFAATAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) DI DESA GIRIMUKTI KECAMATAN SAGULING Nur Lailatul Qodariah; Firdaus, Nunu Mahmud; Mulyono, Dinno
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19460

Abstract

This study aims to analyze the role of women farmer groups in the utilization of the Sustainable Food Yard Program or P2L. Sustainable Food Yard or P2L is a joint activity carried out by community groups to make yard land a permanent or sustainable food source. Utilization of Sustainable Food Yard in Girimukti Village is still said to be not optimal, so it is necessary to increase the Utilization of Sustainable Food Yard Program with the role of Women Farmers Group in Girimukti Village. In this study, researchers used descriptive qualitative research, in collecting data researchers used observation techniques, documentation and interviews with a sample of 3 people who were part of the farm women's group. The results of this study indicate that the role of the farm women's group is in the high and good category. Strategies in an effort to increase the role of farmer groups as a place of learning by conducting counseling and conducting pilot plots.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL BERKELANJUTAN BAGI ANAK USIA SEKOLAH Yadi, Yadi Samsul Hidayat; Elshap, Dewi Safitri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.23012

Abstract

The fundamental element of a group is a character. Community figures, as we collectively understand them, are a group that can be used as a collective voice, or can be used as a place to gather and discuss problems faced by society. In this context we discuss individuals who are often referred to as representatives of the general public, such as heads of households, teachers, mosque imams, elderly people, and so on. These people may be able to provide constructive feedback. This is very influential for school-age children, especially in instilling sustainable moral values. Sustainable moral values are the moral values that underlie sustainable development. These values include environmental sustainability, social justice, and peace and harmony. Sustainable moral values are important to instill in every individual. This research uses qualitative methods with the following techniques: observation, documentation, and data collection through in-depth interviews. There are three methods used in data collection: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research aims to examine the role of community leaders in instilling sustainable moral values in year-old children. Instilling sustainable moral values in school-aged children is a crucial issue in building the nation's next generation with character and responsibility for the environment. Community figures, as role models and opinion leaders in their environment, have an important role in this effort.

Page 1 of 2 | Total Record : 16