cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
DAMPAK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 11 BANDUNG Supriyatno Supriyatno; Ansori Ansori; Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.9470

Abstract

This study aims, firstly, to determine the process of implementing extracurricular activities in fostering student discipline at SMK Negeri 11 Bandung. The theory used in this study is the theory (Soegeng PP., 1995:23) in Tu'u (2004: 31), the theory of the 1995 National Discipline Crash Working Group Team (GDN 1996:29-30) in Tu'u (2004: 32), and theory (Maman R. 1999:168) in Tu'u (2004: 32). This study uses a qualitative descriptive approach, with the research subject 5 students of class XI SMKN 11 Bandung. The instruments used are observation, interviews, and documentation. Data analysis uses technical analysis (data reduction, data display, and conclusion drawing). The results showed that there was a change in the level of discipline of students who took part in scout extracurricular activities. This is based on the results of homeroom interviews, student observations and a study of student record documentation on BK teachers at SMKN 11 Bandung. The conclusion of this study shows that the scout extracurricular has an impact on the level of student discipline. Keywords: Discipline, Scout Extracurricular.
PENERAPAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA IKIP MUHAMMADIYAH MAUMERE Gamly Salasa; Pertus Kpalet; Rodja Abdul Natsir
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.15008

Abstract

Kehadiran Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Maumere di Kabupaten Sikka menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan statusnya sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berwawasan nasional, IKIP Muhammadiyah Maumere memiliki otonomi yang penuh baik dalam ketenagaan yang profesional, sumber keuangan yang jelas dan akuntabel, sarana dan prasarana yang menunjang semua kegiatan dalam pengembangan mutu akademis. Terlepas dari peningkatan Sumber Daya Manusia dan peningkatan mutu pendidikan, IKIP Muhammadiyah Maumere sangat menyadari akan pentingnya mengupayakan penanaman pendidikan multikultural sebagai salah satu upaya meminimalisir konflik-konflik atas nama perbedaan yang marak terjadi akhir-akhir ini. IKIP Muhammadiyah Maumere yang secara Institusi merupakan lembaga pendidikan keislaman, dan memiliki mahasiswa yang beragam sukunya dan agama dimana yang menjadi mayoritas adalah mahasiswa beragama Katholik. Tujuan penelitian ini adalah untuk adalah (1) untuk mengetahui penerapan pendidikan multikultural di IKIP Muhammadiyah Maumere (2) untuk mengetehaui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan multikultural di IKIP Muhammadiyah Maumere. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga karakter yang di dapati dari penerapan Pendidikan Multikulturak di IKIP Muhammadiyah Maumere yaitu: (a) Berprinsip pada demokrasi, kesetaraan, dan keadilan (b) berorentasi kepada kemanusiaan, kebersamaan, dan kedamaian (c) mengembangkan sikap mengakui, menerima, dan menghargai keragaman. Adapun yang menjadi faktor pendukung yaitu: (1) Regulasi, (2) Dukungan Masyarakat, sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu: (1) Kurikulum, dan (2) Kurangnya sosialisasi.
PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK MELALUI KEGIATAN NAIK TRANSPORTASI UMUM Deana Dwi Rita Nova; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Mei 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i2.2515

Abstract

Pendidikan karakter mandiri adalah usaha sadar yang dilakukan untuk membentuk watak, akhlak, budi pekerti, dan mental seorang individu, agar hidupnya tidak bergantung pada bantuan orang lain dalam menyelesaikan setiap tugas-tugasnya. Terdapat beberapa nilai-nilai dalam pendidikan karakter yang harus dikembangkan, salah satunya adalah nilai karakter mandiri. Karakter mandiri pada anak, dapat aplikasikan melalui kegiatan sehari-harinya. Melalui kegiatan keseharian anak, nilai karakter mandiri dapat langsung diajarkan dan diterapkan sehingga anak terbiasa dan belajar mandiri melakukan dan menyelesaikan tuganya, tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain khususnya oleh orangtuanya. Kegiatan tersebut meliputi bangun sendiri, mandi sendiri, memakai pakaian sendiri bahkan berangkat sekolah sendiri. Selain itu, salah satu upaya untuk menanamkan karakter mandiri pada anak dapat dilakukan dengan mengenalkan pada transportasi umum dan membiasakan anak untuk naik transportasi umum. Manfaat menaiki transportasi umum anak dapat melatih kesabaran, kemandirian, menumbuhkan keberanian dan melatih kepekaan terhadap lingkungan dengan berinteraksi secara langsung dengan orang banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembentukan karakter mandiri anak melalui kegiatan naik transportasi umum. Mandiri merupakan sikap atau perilaku seorang individu melakukan segala aktivitasnya sendiri tanpa harus bergantung dan tanpa bantuan pada orang lain. Indikator kemandirian dapat dilihat dari empat aspek, yaitu: memiliki hasrat untuk bersaing, mampu mengambil keputusan dan menghadapi masalah yang dihadapi, memiliki kepercayaan diri, dan memiliki rasa tanggungjawab. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi atau pengamatan secara langsung dan wawancara. Bila dilihat dari sudut pandang pendidikan, transportasi dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi anak, salah satunya sebagai upaya membentuk karakter mandiri pada anak. Hal ini terbukti dari delapan anak dengan rentang usia sekolah dasar yang menjadi subjek penelitian, berdasarkan hasil wawancara terhadap orangtua dan gurunya, anak-anak tersebut memiliki nilai karakter mandiri bila dibandingkan teman seusianya. Niali karakter mandiri yang dimiliki anak-anak tersebut meliputi: mereka memiliki rasa peduli dan empati atau kepekaan terhadap lingkungan, lebih percaya diri dan menghargai orang lain, mampu mengendalikan emosi, menahan diri dan bersabar, mampu membuat keputusan dan memiliki rasa tanggung jawab. Kesimpulanya pembentukan karakter mandiri pada anak dapat dilakukan melalui kegiatan naik transportasi umum. Karena melalui transportasi anak dapat belajar secara langsung mengenai lingkungan sekitarnya.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH RESIDU PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK Cendhy Satya Gumelar; Ansori Ansori; Nandang Rukanda
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.14336

Abstract

Sampah residu plastik merupakan sampah sisa industri maupun sisa sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga. Dikarenakan sampah residu tidak dapat didaur ulang, sehingga terjadi penumpukan sampah di TPA. Tapi bagaima jika sampah residu plastik dapat diolah  menjadi sesuatu yang berguna, tepatnya di Rw 06 Desa Padalarang ada Bank Sampah  yang mampu mengelola sampah residu plastik menjadi paving block. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diolah dari hasil observasi dan wawancara. Penelitian di lapangan menunjukkan bahwa paving block yang terbuat dari sampah residu plastik lebih kuat disbanding dengan paving block yang terbuat dari semen dan pasir. Selain itu juga pengelola Bank Sampah ini juga membantu memberdayakan pemuda di sekitar untuk diberikan keterampilan sehingga dapat membuat sesuatu yang bernilai dan bermanfaat.
PEMANFAATAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA REMAJA (Studi Kasus di TBM Gunung Ilmu) Dini Susanti; Santi Santi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 2, September 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i3.2828

Abstract

Saat ini kurangnya kegemaran membaca di kalangan remaja terjadi karena remaja telah diberikan informasi secara instan yang biasa diperoleh dari siaran TV dan media elektronik lainnya. Di samping itu, para remaja saat ini menganggap membaca merupakan hal yang membosankan. Padahal dengan membaca kita bisa memperluas kemampuan pengetahuan kita, yang membuat kita untuk lebih tanggap terhadap lingkungan sekitar kita. Membaca menurut Hodgson dalam Tarigan (2015 : 7), adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata / bahasa tulis. Sedangkan dari segi linguistik, membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan pembacaan sandi, berlainan dengan berbicara dan menulis yang justru melibatkan penyandian. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini, yaitu : (1) Untuk mengetahui sampai mana pengetahuan remaja tentang keberadaan TBM. (2) Untuk mendeskripsikan minat dan pemanfaatan TBM oleh remaja sebagai pusat media pembelajaran. (3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh para remaja hingga saat ini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,  untuk instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Sasaran atau sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Pengelola berjumlah 1 orang, Pemilik TBM Gunung Ilmu berjumlah 1 orang, serta pengunjung remaja dari TBM Gunung Ilmu berjumlah 3 orang. Jadi, total nya 5 orang sampel yang dipakai dalam penelitian ini. Awal di didirikan, remaja masih belum ingin datang ke TBM. Namun, sekarang remaja yang datang sudah meningkat, karena pengelola mengadakan beberapa kegiatan selain melakukan kegiatan membaca dan sharing ilmu, seperti kegiatan penyuluhan , dan sebagainya. Masih kurangnya minat remaja untuk membaca buku, apalagi untuk datang ke perpustakaan atau TBM sekitar rumahnya, mereka lebih mementingkan bermain online games, sosmed di gadget mereka, nongkrong di kafe bersama teman sebaya yang tidak memiliki tujuan kegiatan yang jelas. Kendala yang sering dihadapi oleh remaja salah satunya yaitu masih optimal nya promosi yang dilakukan pengelola dalam mengajak mereka agar mau datang dan mengikuti kegiatan yang ada di TBM.
PENDAMPINGAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DARING ANAK KESETARAAN PAKET A SETARA SD Anita Wahyuni Dewi; Agus Hasbi Noor; Prita Kartika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.8817

Abstract

This study discusses the Parental Assistance Program in the Covid-19 Pandemic Period in increasing children's online learning interest in package A equivalence at PKBM Suryani for the 2019/2020 school year. Therefore, in utilizing technology, distance learning activities are carried out. And it is one of the solutions needed by educators and students during the pandemic that occurred on March 16, 2020. The most obvious technological development at this time is the development of the internet, therefore the role of parents is very important in accompanying learning at home. In the Big Indonesian Dictionary, etymologically learning is trying to gain intelligence or knowledge.This type of research is a qualitative research, with instruments of observation, interviews and documentation. Research respondents were 5 parents of students and 1 teacher. The results of this study indicate that there is an influence between the role of parents in guiding online learning in increasing interest in learning for children. So it can be concluded that in this pandemic period learning can run well with the participation of parents in guiding their children to learn online which is done at home.
PERAN PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK DENGAN METODE ANAK HEBAT (AHE) DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR AHE BRILLIANT KABUPATEN KARAWANG Lathifah Fairuz Chaszallie
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.13800

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pendidik dan apa saja faktor pendukung dan penghambat peran pendidik dalam dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak dengan metode Anak Hebat (AHE) di Lembaga Bimbingan Belajar AHE Brilliant Kabupaten Karawang. Hal tersebut dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan kesulitan membaca yang dialami oleh anak, maka pendidik diharuskan untuk berpikir kembali bagaimana caranya agar dapat meningkatkan kemampuan anak dalam hal membaca tanpa merasa terbebani. Adanya kesulitan membaca pada anak akan berpengaruh pada proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh anak. Selain itu, kesulitan membaca juga akan mempengaruhi aspek-aspek emosional dan psikologi pada anak di perkembangan selanjutnya. Sehingga, diperlukan adanya pembimbing dan pembinaan secara rutin kepada anak oleh pendidik yang berpengalaman dalam mendidik anak yang mengalami kesulitan membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah lima orang, terdiri dari satu ketua lembaga, dua pendidik/guru, dan dua orang tua peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data yang dikumpulkan kemudian disintesiskan dan disusun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) peran pendidik dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak dengan metode Anak Hebat (AHE) di Lembaga Bimbingan Belajar AHE Brilliant sudah dilaksanakan dengan cukup baik, sesuai dengan teori yang membahas tentang peran pendidik, dan (2) Terdapat faktor pendukung dan penghambat peran pendidik dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak dengan metode Anak Hebat (AHE) yaitu terdiri dari sarana dan prasarana, komunikasi yang terjalin baik antara pendidik dan anak, lingkungan belajar yang baik dan nyaman, lalu bentuk partisipasi peran pendidik dalam proses pembelajaran yang berpengaruh terhadap hasil pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat lainnya seperti keterampilan pendidik yang sudah memiliki lisensi, motivasi belajar dan semangat anak, serta strategi dan metode pembelajaran yang digunakan.  
PARTISIPASI ORANG TUA DAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI “TUNAS INSPIRATIF” DI DESA CIHAMPELAS KECAMATAN CIHAMPELAS KABUPATEN BANDUNG BARAT Siti Rochana; Megi Rahma Bungsu
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Mei 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v2i2.2571

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah pendidikan yang paling mendasar dalam membangun sumber daya manusia. Partisipasi orang tua dan tokoh masyarakat setempat adalah kunci awal dalam penyelenggaraan pogram yang terdapat pada lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ikut serta masyarakat dalam pelaksanaan program PAUD Tunas Inspiratif Desa Cihampelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan berdasarkan fakta hasil di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi dengan 2 orang tokoh masyarakat dan 3 orangtua siswa untuk membantu peneliti memperoleh data yang diperlukan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi orang tua dan tokoh masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini menunjukan peningkatan yang cukup baik. Hal ini didorong oleh pemahaman pentingnya pelaksanaan pendidikan pada anak usia dini. Partisipasi mereka ditunjukan dalam bentuk kemitraan dengan lembag pendidikan anak usia dini Tunas Inspiratif dengan aktif dan terlibat aktif bersama tenaga pendidik dan pengelola PAUD sebagai pendukung untuk mencapai tujuan pendidikan sekaligus sebagai penerima manfaat dari pendidikan itu sendiri. Bentuk lainnya diantaranya ialah menjadi motivator untuk para orang tua, dan ikut berusaha meningkatkan mutu pendidikan di  PAUD Tunas Inspratif.
PENGENALAN BELA DIRI PADA SISWA SPN POLDA JABAR UNTUK MENAMBAH AKTIVITAS POSITIF PADA MASYARAKAT Budi Siswinarto; Ansori Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.12300

Abstract

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan Pengenalan Bela Diri Pada Siswa SPN Polda Jabar Untuk Menambah Aktivitas Positif Pada Masyarakat serta  hasil Pengenalan Bela Diri Pada Siswa SPN Polda Jabar Untuk Menambah Aktivitas Positif Pada Masyarakat metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelatihan beladiri di SPN Polda Jabar dilakukan sabanyak tiga kali dengan materi yang berbeda dari yaitu materi dasar serta hasil pelatihan menunjukan bahwa seluruh pserta memiliki nilai yang baik
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PAKET C PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI PKBM RINI HANDAYANI KECAMATAN TAMBUN SELATAN Gita Putri Kurniawati; Dayat Hidayat
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v6i2.14566

Abstract

Pendekatan kontekstual merupakan salah satu pendekatan yang dikembangkan memiliki tujuan dan proses pembelajaran IPA yang berjalan dengan aktif, produktif dan memiliki makna dalam kehidupan keseharian pada peserta didik paket C. Dengan ini, terdapat beberapa peserta didik paket C sulit untuk memahami materi pembelajaran IPA yang telah disampaikan dengan tutor, dengan menggunakan pembelajaran kontekstual peserta didik dapat memahami materi pembelajaran IPA yang lebih menarik dan mudah untuk memahami, pembelajaran tersebut. Untuk berjalan dengan sesuai apa yang diinginkan oleh tutor dan hasil pembelajarannya dapat meningkat dan motivasi belajar peserta didik paket C pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pengelola, tutor, dan peserta didik paket C. Dari hasil analisis data pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dengan pembelajaran IPA untuk peserta didik paket C dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal tersebut karena adanya dorongan untuk meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran IPA.