cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
TAHAPAN PELATIHAN MEMBATIK BAGI WARGA BINAAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) PEREMPUAN KELAS IIB BENGKULU Juniati, Winda; Palenti, Citra Dwi; Hutauruk, Lenni Mantili
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.30293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan membatik bagi warga binaan pada Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Perempuan Kelas IIB Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan pelatihan membatik dilaksanakan melalui tahapan sistematis yang diawali dengan asesmen awal untuk memetakan minat, bakat, dan kemampuan dasar warga binaan. Hasil asesmen menjadi dasar dalam penentuan program pembinaan melalui sidang TPP agar pelatihan yang diberikan tepat sasaran. Tahap pelatihan difokuskan pada pembekalan keterampilan membatik secara bertahap, mulai dari pengenalan bahan dan alat, pembuatan pola, teknik mencanting, pewarnaan, hingga. Proses evaluasi (penilaian) mencakup penilaian aspek pengetahuan melalui tes lisan, sikap melalui observasi kedisiplinan dan tanggung jawab, serta keterampilan melalui penilaian kualitas hasil karya batik. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan berupa peningkatan keterampilan teknis membatik, pembentukan sikap positif seperti kemandirian dan ketekunan, serta peningkatan kepercayaan diri warga binaan.
EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA DIDESA TAMAN AYU KABUPATEN LOMBOK BARAT Aulia Ramani Dewi; Suharyani; M. Arief Rizka
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.30780

Abstract

 This study aims to evaluate the implementation of the empowerment program for persons whit disabilities in achieving family economic independence in taman ayu village, gerung district, west lombok regency. The study employed a descriptive quantitative approach using the CIPP evaluation model (context, input, process, product) developed by stufflebeam. The research subjects consisted of 15 participants of the empowerment program selected using the purposive sampling technique. Data were collected throught questionneires, observations, and documentations, while data analysis was carried out using the likert scale percentage formula.The results showed that the empowerment program for persons with disabilities in Taman Ayu Village was higly effective, with an average evaluation score of 93.8%. in detail, the context aspect obtained a score of 93.1% the input aspect 93.7%, the process aspect 94.0% and product aspect 94.3%. these findings indicate that the implementation of the program has met the needs of persons with disabilities, supported by adequate resources and facilities, and has successfully improved perticipantas’ skills, knowledge, and economic independence. Therefore, the empowerment program for persons with disabilities in taman ayu village can be considered successful in helping achieve family economic independence. However, further follow-up is needed in the form of continued mentoring and access to business capital support to make the program’s outcomes more optimal and sustainabel.  
EFEKTIVITAS LAYANAN UNTUK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI PPSBL MUTMAINNAH LOMBOK TENGAH Rosiana; Herlina; Sa'di, Kholisus
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.30781

Abstract

Mental health services in Indonesia face challenges related to accessibility, the availability of professional personnel, and the unequal distribution of facilities. These service disparities have become increasingly evident, as individuals with mental disorders (IMDs) often receive the least attention or are even neglected. This study aims to examine the effectiveness of services for individuals with mental disorders at the Bina Laras Mutmainnah Social Service Center, Central Lombok. This study employed a descriptive quantitative approach using a survey method. Data were collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire consisting of 20 statements based on six indicators: service quality, service satisfaction, service outcomes, improvement of social functioning, improvement of quality of life, and reduction of mental disorder symptoms. The results indicate that the effectiveness of social services for individuals with mental disorders at PPSBL Mutmainnah is categorized as very effective, with an overall achievement of 86.95% of the ideal total score. The highest score was obtained in the service satisfaction indicator (91.50%), while the lowest score was found in the service outcomes indicator (80.80%). Nevertheless, all indicators remained within the effective category. This study presents novelty through the use of six integrated indicators and the direct involvement of service beneficiaries as the main respondents, resulting in findings that are more authentic and contextually grounded.   Pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia menghadapi kendala dari segi aksesibilitas, ketersediaan tenaga profesional, serta fasilitas yang belum merata. Ketimpangan layanan ini menjadi semakin nyata dimana ODGJ sering kali mendapatkan perhatian terakhir atau bahkan diabaikan. Tjuan penelitian ini untuk Mengetahui Efektivitas Layanan Orang dengan Gangguan Jiwa di Pusat Pelayanan Sosial Bina Laras Mutmainnah Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert yang terdiri dari 20 pernyataan berdasarkan enam indikator: kualitas layanan, kepuasan layanan, hasil layanan, peningkatan fungsi sosial, peningkatan kualitas hidup, dan pengurangan gejala gangguan jiwa. Hasil penelitiannya adalah Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas layanan sosial bagi ODGJ di PPSBL Mutmainnah tergolong sangat efektif dengan capaian keseluruhan sebesar 86,95% dari total skor ideal. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kepuasan layanan (91,50%), sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator hasil layanan (80,80%), namun seluruh indikator tetap berada dalam kategori efektif. Penelitian ini menghadirkan kebaruan melalui penggunaan enam indikator terintegrasi serta keterlibatan langsung penerima manfaat sebagai responden utama, sehingga menghasilkan temuan yang lebih autentik dan kontekstual.
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN MENTAL ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI MASA PANDEMI Hanafi, Galih; Ansori, Ansori
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.9356

Abstract

Membangun ketahanan mental adalah sebuah penanaman modal untuk masa depan, membekali generasi muda dengan budi pekerti yang luhur dan kepribadian yang baik serta memiliki kemampuan untuk bertahan dalam keadaan apa pun termasuk penyalahgunaan narkoba. Penyelesaian penyalahgunaan yang ada pada remaja dibutuhkan kerja keras, kerjasama dan, peran dari berbagai pihak terutama orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apa saja yang dilakukan orang tua dalam membentuk ketahanan mental anak untuk mengantisipasi bahaya narkoba. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Desa  Saguling, Kabupaten Bandung Barat dengan lima orang tua sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data atau informasi yang diperoleh kemudian di analisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan sampai pada penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan peran orang tua sangat berpengaruh dalam membentuk ketahanan mental dan kepribadian anak sehingga anak tidak mudah terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN SOSIAL REMAJA PUTUS SEKOLAH DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL GRIYA BINA REMAJA LEMBANG-KABUPATEN BANDUNG BARAT Pangestu, Muhammad Hadidena; Ansori; Fitriana, Wedi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.30010

Abstract

Remaja putus sekolah merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami pengangguran dan masalah sosial. Di Kabupaten Bandung Barat, Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Remaja (PPSGBR) Lembang menyelenggarakan program pemberdayaan berbasis pelatihan keterampilan, bimbingan mental, dan pendampingan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain eksplanatori sekuensial. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket skala Likert pada 30 peserta, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara dengan 6 pekerja sosial dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dinilai sangat efektif pada empat dimensi: perolehan keterampilan, kemandirian, bimbingan sosial, dan kepuasan layanan. Faktor pendukung keberhasilan program mencakup program yang terstruktur dan metode pembelajaran partisipatif. Hambatan utama yang dihadapi adalah fasilitas yang terbatas, durasi program yang dinilai singkat, dan motivasi peserta yang fluktuatif. Program ini terbukti secara signifikan meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan peserta. Rekomendasi perbaikan program meliputi perpanjangan durasi pelatihan, peningkatan fasilitas, dan penambahan pendampingan pasca-program.