cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,685 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 2,685 Documents clear
Pengaruh Permainan Sensory Path Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak di Taman Kanak-kanak Uswatun Hasanah Padang Yulia Rahayu, Silva; Anggraini, Vivi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya perkembangan kemampuan motorik kasar anak-anak dan terbatasnya variasi alat permainan yang tersedia bagi anak-anak taman kanak-kanak untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar mereka menjadi kekuatan pendorong di balik penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak permainan jalur sensorik terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini di TK Uswatun Hasanah Padang. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan metodologi kuantitatif. Kelas B1 dari TK Uswatun Hasanah Padang berfungsi sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas B2 berfungsi sebagai kelas kontrol untuk penelitian ini. Uji normalitas dan homogenitas digunakan dalam pendekatan analisis data untuk menilai apakah data homogen dan apakah terdistribusi normal. Uji hipotesis kemudian dilakukan untuk melihat apakah permainan jalur sensorik memiliki dampak substansial terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Mengingat uji hipotesis menghasilkan nilai signifikan atau berpengaruh (nilai Sig 0,766 dan 0,005), maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa bermain permainan rute sensorik memiliki dampak pada perkembangan motorik anak-anak.
Pengaruh Permainan Ular Tangga Tematik Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Di Taman Kanak-Kanak Al Mursalat 1 Kecamatan Kuranji Marhayati Yusra, Cindi; Anggraini, Vivi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak yang digunakan dalam penelitian ini masih dalam tahap awal perkembangan motorik kasar. Daya kerja seseorang akan meningkat seiring dengan peningkatan perkembangan motorik, atau sebaliknya. Oleh karena itu, kapasitas seseorang untuk bergerak dapat digunakan sebagai ukuran seberapa baik mereka melakukan tugas gerakan. Alat bantu pembelajaran seperti permainan ular tangga bertema membantu perkembangan motorik kasar anak-anak. Semua hal yang berhubungan dengan gerakan tubuh dianggap motorik. Sedangkan proses kemampuan motorik tubuh manusia—yang meliputi fungsi otak, pusat saraf, dan otot-otot yang terorganisir—tumbuh dan berkembang dikenal sebagai perkembangan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dampak Permainan Ular Tangga Tematik terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak-anak di TK Al Mursalat 1 Distrik Kuranji. Eksperimen Kuasi, metode kuantitatif, digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian meliputi semua siswa TK Al Mursalat 1 Distrik Kuranji, dengan sampel yang terdiri dari 13 siswa di kelas B1 dan B2. Wawancara, dokumentasi, dan observasi terstruktur digunakan dalam proses pengumpulan data. Selain itu, teknik analisis data menggunakan homogenitas, kenormalan, dan pengujian hipotesis. Lembar pernyataan digunakan sebagai alat pengumpulan data. Setelah itu, data diperiksa menggunakan uji perbedaan (uji-t) dengan bantuan aplikasi Windows SPPS 25.0. Nilai rata-rata kelas kontrol adalah 9 pada pretest dan 11,38 pada posttest. Selain itu, rata-rata pretest untuk seluruh kelas eksperimen adalah 10, sedangkan rata-rata posttest adalah 16,69. Kelas eksperimen memiliki skor gain rata-rata 6,77 dan kelas kontrol memiliki skor gain rata-rata 2,38 berdasarkan data pretest dan posttest. Nilai sig dua sisi adalah 0,000 < 0,05. Akibatnya, kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan. Oleh karena itu, ditetapkan bahwa perkembangan motorik kasar anak-anak dipengaruhi oleh tema permainan ular tangga.
Pengembangan LKPD Persamaan Reaksi Kimia Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Science Technology Engineering and Mathematics Fitria Ningsih, Rahmadhani; Kurniawati, Desy; Aini, Syamsi; Suryani, Okta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi persamaan reaksi kimia merupakan konsep abstrak yang memerlukan pembelajaran bermakna agar peserta didik dapat aktif sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka. LKPD berbasis PBL terintegrasi STEM dapat membantu peserta didik dalam menemukan dan memperkuat konsep pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas dan praktikalitas LKPD persamaan reaksi kimia berbasis problem based learning terintegrasi STEM pada SMA/MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan Education Design Research dengan model Plomp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD telah terbukti valid dan praktis, dengan nilai kevalidan sebesar 0,84 dan nilai kepraktisan sebesar 93% dari guru serta 92% dari peserta didik.
Sistem Informasi Akademik Sekolah di SMP Advent Argapura Sah, Andrian; Jusmawati, Jusmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi (TI) telah menjadi salah satu pengembangan penting di era globalisasi. Kebutuhan akan teknologi dan informasi menjadi hal yang sangat vital dalam segala aspek kehidupan manusia. Permintaan akan teknologi dan informasi ini muncul karena peran dan fungsinya yang membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan. Organisasi dan perusahaan membutuhkan informasi yang tepat dan akurat untuk mendukung pengambilan keputusan yang berkelanjutan. Dalam sektor pendidikan, terutama di lembaga/swasta seperti SMP Advent Argapura, sistem yang dapat memproses data dan informasi dengan cepat dan mudah sangat penting. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan penggunaan sistem informasi akademik. Sistem ini akan memudahkan pengelolaan data akademik, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, mengurangi kesalahan manusia, dan memungkinkan integrasi dengan sistem lainnya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikaji implementasi "Sistem Informasi Akademik Sekolah di SMP Advent Argapura Jayapura".
Eksplorasi Kue Lefe Lefe Nias Pulau Tello pada Konsep Geometri Dakhi, Noferia; Ndruru, Marinus; Tambunan, Hardi; Simanjuntak, Ruth M
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi matematika dengan konsep budaya daerah. Konsep etnomatematika memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan pembelajaran matematika, karena mengaitkan dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari yang menyentuh ranah seni budaya dan makanan khas daerah setempat sehingga siswa menjadi lebih memahami konsep matematika yang dijelaskan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Etnografis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan Etnomatematika pada kuliner makanan khas nias pulau tello yaitu Lefe lefe yang terbuat dari bahan sagu. Pendekatan etnografi digunakan untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menganalisis budaya suatu masyarakat. pembelajaran matematika berbasis budaya akan membuat siswa lebih termotivasi untuk belajar matematika, akan membuat siswa lebih mudah memahami setiap materi yang dibahas karena dikaitkan langsung dengan budaya yang ada, dan dapat mewujudkan pembelajaran yang bermakna.
Pengaruh Model Predict Observe Explain (POE) Berbasis Eksperimen terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SD Thereskova, Adittya; Sulistri, Emi; Utama, Erdi Guna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh model pembelajaran POE berbasis eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 28 Singkawang 2) untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh model pembelajaran POE berbasis eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 28 Singkawang 3) untuk menguraikan seperti apa keterlaksanaan model pembelajaran POE berbasis eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 28 Singkawang. Jenis penelitian yaitu penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif, dalam bentuk Posttest-Only Control Design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V A dan V B SDN 28 Singkawang yang seluruhnya berjumlah 52 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa lembar soal kemampuan pemecahan masalah dan teknik non tes berupa lembar observasi keterlaksanaan. Teknik analisis data yaitu uji T menunjukkan bahwa > = 13,06 > 2,008 dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran POE berbasis eksperimen terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 28 Singkawang. Dan model pembelajaran POE berbasis eksperimen berpengaruh besar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN 28 Singkawang, dengan hasil uji Effect Size adalah 2,21. Serta model pembelajaran POE berbasis eksperimen dapat terlaksana secara efektif di kelas V SDN 28 Singkawang, dengan persentase 82% kriteria sangat baik.
Infeksi Jamur Candida albicans Pada Saliva Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 yang Terkontrol dan Tidak Terkontrol di Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta Triani, Andi Rizkita; Putri, Novita Eka; Novalina, Dhiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus meningkatkan risiko terjadinya berbagai infeksi, termasuk infeksi oleh bakteri, jamur dan virus. Infeksi jamur, khususnya kandidiasis, merupakan komplikasi yang sering dijumpai pada penderita Diabetes Melitus. Kandidiasis disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur Candida albicans, yang secara normal hidup sebagai flora komensal pada tubuh manusia. Namun, pada kondisi tertentu seperti diabetes, pertumbuhan jamur ini menjadi tidak terkendali sehingga menimbulkan infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kejadian kandidiasis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang terkontrol dan tidak terkontrol di Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 44 Penderita Diabetes tipe 2 dengan 22 penderita Diabetes yang terkontrol dan 22 penderita Diabetes Melitus yang tidak terkontrol di Puskesmas Ngempal II Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dari 22 penderita Diabetes Melitus terkontrol sebanyak 9 (40.9%) penderita dinyatakan positif mengandung Candida albicans dalam salivanya dan 13 (59.1%) penderita dinyatakan negatif mengandung Candida albicans, sedangkan pada 22 penderita Diabetes tidak terkontrol didapatkan 16 (72.7%) penderita positif mengandung Candida albicans dalam salivanya dan 6 (27.3%) penderita lainnya dinyatakan negatif mengandung Candida albicans. Infeksi jamur Candida albicans pada kelompok yang tidak terkontrol lebih tinggi daripada yang terkontrol dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendukung adanya infeksi yaitu seperti umur, jenis kelamin serta lama menderita penyakit Diabetes Melitus.
Pemanfaatan Film Dokumenter Tokoh Inspiratif Perempuan Pada Pembelajaran Teks Biografi Kelas X Utami, Desmira Margi; Umaya, Nazla Maharani; Muhajir, Muhajir; Masruroh, Isnaeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemanfaatan film dokumenter tokoh inspiratif perempuan pada pembelajaran teks biografi kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan film dokumenter tokoh inspiratif perempuan dapat membantu peserta didik pada keterampilan menyimak ide pokok, tujuan, karakteristik, dan nilai keteladanan tokoh dalam pembelajaran teks biografi. Peserta didik memberikan respon positif dan lebih tertarik belajar menyimak teks biografi dengan menggunakan media film dokumenter dengan subyek tokoh inspiratif perempuan. Dapat disimpulkan film dokumenter baik digunakan sebagai media pembelajaran dalam memperkaya pemahaman, visualiasi teks, dan inspirasi bagi peserta didik kelas X.
Pengaruh Variasi Ukuran Partikel ZnO terhadap Morfologi Permukaan dan Sifat Optik pada Lapisan Tipis ZnO-GO Pertama, Indri Saputri; Jonuarti, Riri; Darvina, Yenni; Jhora, Fadhilla Ulfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
Kepastian Hukum Informed Consent pada Prosedur Tanam Benang Hidung di Klinik Kecantikan Ferdinand, Ferdinand
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman sebagai hak asasi setiap individu, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah penting. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks ini, prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan menjadi populer di Indonesia, tetapi terdapat banyak keluhan dan kasus malpraktik yang menimbulkan kerugian bagi pasien. Oleh karena itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai kepastian hukum informed consent pada prosedur tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepastian hukum informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan serta tanggung jawab dokter terhadap pasien yang menjalani prosedur ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hak dan kewajiban antara dokter dan pasien dalam prosedur tanam benang hidung, serta untuk mengidentifikasi aspek hukum yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan tesis yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji bahan-bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informed consent dalam prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan di Indonesia masih memerlukan perbaikan. Terdapat banyak kasus di mana pasien mengalami kerugian akibat kurangnya informasi yang diberikan oleh dokter sebelum melakukan prosedur. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa dokter tidak memiliki keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini, yang berpotensi menimbulkan malpraktik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlu adanya peningkatan kepastian hukum terkait informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan. Saran yang diberikan adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan disahkan oleh organisasi profesi, serta peningkatan komunikasi antara dokter dan pasien. Dokter juga harus memiliki sertifikasi dan keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan sengketa medis serta meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien.