Articles
Penerapan Model Predict Observe Explain Dengan Pendekatan Learning By Doing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Herniati, Reni;
Sulistri, Emi;
Rosdianto, Haris
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 2 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/flux.v14i2.4269
Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Predict Observe Explain dengan pendekatan Learning by Doing pada materi wujud zat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk pre-eksperiment design dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di salah satu MTs. di kota Singkawang dengan teknik pengambilan sampel berupa teknik sampling jenuh. Peningkatan hasil belajar siswa diukur menggunakan alat ukur tes berupa 12 soal pilihan ganda tentang hasil belajar yang sebelumnya telah diujicobakan dengan reliabilitas 0,42 berada pada kategori cukup. Peningkatan hasil belajar siswa yang dianalisis dengan N-gain sebesar 0,75 berada pada kategori tinggi.
Penerapan model REACT untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi arus listrik
Siradjuddin, S;
Rosdianto, Haris;
Sulistri, Emi
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (796.066 KB)
|
DOI: 10.25273/jpfk.v4i1.2011
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa setelah diterapkan model pembelajaran REACT. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk pre-eksperimen design dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI dari salah satu SMKN di Kota Singkawang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa dengan teknik pengambilan sampel berupa teknik purposive sampling. Peningkatan KPS diukur dengan menggunakan alat ukur tes berupa 8 soal pilihan ganda beralasan tentang KPS. Dari analisis dengan menggunakan N-gain, diperoleh peningkatan KPS sebesar 0,37 dengan kategori sedang.
Penerapan Model Pembelajaran ADDIE Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Kinematika Gerak Lurus
Rosdianto, Haris;
Sulistri, Emi;
Munandar, Nasa
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.05 KB)
|
DOI: 10.25273/jpfk.v5i1.2947
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran ADDIE. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasy exsperiment dan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri 8 Singkawang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Peningkatan keterampilan proses sains diukur dengan menggunakan 14 soal pilihan ganda beralasan. Dari analisis dengan menggunakan N-gain, diperoleh peningkatan keterampilan proses sains sebesar 0,56 dengan kategori sedang. Oleh karena itu, model pembelajaran ADDIE dapat menjadi solusi dalam peningkatan keterampilan proses sains siswa.
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA SD
Miranda, Miranda;
Sulistri, Emi;
Mertika, Mertika
ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 9, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/orbita.v9i2.17778
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas V pada Materi Organ Gerak hewan dan manusia. Penelitian ini dilaksanakan disalah satu Sekolah Dasar Negeri di Singkawang. Masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini yaitu; 1). Pembelajaran IPA yang masih berpusat pada guru, 2). Rendahya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA, 3). Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) belum diterapkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental design, dengan bentuk desain posttest only Control Design. Populasi yang diambil adalah siswa kelas V A sebagai kelas eksprerimen 26 siswa, dan kelas V B sebagai kelas kontrol 26 siswa. Jumlah seluruhnya 52 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 34 siswa perempuan. Sampel yang diambil menggunakan sampling jenuh. Setelah pengambilan sampel, yang terpilih menjadi kelas eksperimen adalah kelas VA dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan VB sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes kemampuan berpikir kritis yang berjumlah 8 soal esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA antara kelas yang diberikan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan kelas yang diberikan pembelajaran langsung pada materi organ gerak hewan dan manusia di kelas V SDN 2 Singkawang. Berdasarkan hasil perhitungan data penelitian dan pembahasan secara umum dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) memiliki pengaruh yang tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Singawang. Kata kunci: model pembelajaran; Contextual Teaching and Learning (CTL); kemampuan berpikir kritis. ABSTRACTThis research aims to determine the effect of using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking abilities in class V science learning on animal and human movement organ material. This research was carried out at one of the State Elementary Schools in Singkawang. The problems identified in this research are; 1). Science learning is still teacher-centered, 2). Low critical thinking skills of students in science learning, 3). The Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model has not been implemented. The type of research used is quantitative research with a quasi experimental design method, with a posttest only Control Design form. The population taken was 26 students in class V A as an experimental class, and 26 students in class V B as a control class. The total number is 52 students consisting of 18 male students and 34 female students. Samples were taken using saturated sampling. After sampling, those selected as the experimental class were the VA class using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model and VB as the control class using the direct learning model. This research uses a critical thinking ability test sheet instrument consisting of 8 essay questions. The results of the research show that: (1) There is an influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking abilities in science learning between classes given the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model and classes given direct learning on movement organ material. animals and humans in class V SDN 2 Singkawang. Based on the results of research data calculations and general discussion, it can be concluded that the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model has a high influence on the critical thinking abilities of class V students at one of the State Elementary Schools in Singawang. Keywords: learning model; Contextual Teaching and Learning (CTL); critical thinking skills.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Mystery Box terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPA Kelas V
Roni, Abdul;
Sulistri, Emi;
Fitriyadi, Slamat
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6929
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media Mystery Box terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA kelas V SDN 4 Singkawang, 2) menentukan seberapa besar pengaruh model pembelajaran Group Investigation berbantuan media Mystery Box terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA kelas V SDN 4 Singkawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN 4 Singkawang. Menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes esai keterampilan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data menggunakan uji Uji t dua sampel, dan uji Effect Size Hasil penelitian menunjukan 1) Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media Mystery Box terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t yaitu sebesar 2,11 dan sebesar 2,02 diperoleh yaitu maka diterima dan ditolak. 2) model pembelajaran Group Investigation berbantuan media Mystery Box berpengaruh tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPA kelas V SDN 4 Singkawang. Hal ini ditunjukkan dari hasil Effect Size = 0,85.
Penggunaan Strategi Everyone is A Teacher Here Berbantuan Media Kartu Truth or Dare untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa
Delsi, Kristiana;
Sulistri, Emi;
Mayasari, Dian
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7035
Pemahaman konsep dalam pembelajaran IPA memiliki peran krusial karena proses berpikir siswa terkait dengan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan pemahaman konsep antara kelas yang menggunakan strategi Everyone Is a Teacher Here dengan kelas yang menggunakan model ceramah pada siswa, Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif, dengan bentuk Nonequevalen Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 17 Singkawang yang berjumlah 84 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes esai pemahaman konsep siswa, dan skala respon siswa. Teknik analisis data menggunakan uji T dua sampel, N-Gain, dan uji Statistik Deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelas yang menggunakan strategi Everyone Is a Teacher Here berbantuan media kartu Truth or Dare dengan kelas yang menggunakan metode ceramah pada siswa. Terdapat peningkatan pemahaman konsep IPA siswa setelah digunakan strategi Everyone Is a Teacher Here berbantuan media kartu Truth or Dare pada siswa. Terdapat respon positif siswa terhadap penggunaan strategi Everyone Is a Teacher Here berbantuan media kartu Truth or Dare untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa.
Origami Training to Train Students' Motor Skills at SLBC Dharma Miranti
Setyowati, Rini;
Anitra, Rien;
Mertika, Mertika;
Mariana, Dewi;
Hendriana, Evinna Cinda;
Sunarsih, Eti;
Sulistri, Emi
International Journal of Public Devotion Vol 6, No 1 (2023): January - July 2023
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26737/ijpd.v6i1.4129
Penekanan keterampilan hidup kepada anak berkebutuhan khusus sebagai bekal mereka untuk mandiri adalah kelebihan yang di miliki SLB dibandingkan sekolah lain untuk ABK. Mata pelajaran program khusus adalah mata pelajaran yang hanya ada dalam kurikulum di SLB. Khalayak sasaran kegiatan pelatihan origami untuk meningkatkan keterampilan motorik siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan khalayak sasaran yaitu siswa yang ada di SLBC Dharma Miranti Singkawang. Hasil karya yang telah dibuat oleh masing-masing siswa, diberikan untuk dibawa pulang agar dapat ditunjukkan kepada orang tua dan keluarga di rumah serta dapat memotivasi mereka untuk belajar membuat bentuk lainnya.Hasil dari pelaksanaan kegiatan pelatihan origami ini menunjukkan bahwa demonstrasi melipat kertas origami menjadi salah satu media pembelajaran yang interaktif karena terjadi interaksi yang baik antara tim pengabdian dengan siswa
HUBUNGAN BUDAYA LITERASI DENGAN MINAT BACA SISWA DI KELAS IV SDN 64 SINGKAWANG
Handayani, Esti;
Sulistri, Emi;
Utama, Erdi Guna
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/elementary.v7i1.14225
This study aims to describe the Relationship between Literacy Culture and Reading Interest in Class IV Students at SDN 64 Singkawang. This type of research is correlation research with a quantitative approach. The population and the sample used in this study was all fourth-grade students at SDN 64 Singkawang, totaling 30 students with using the saturated sampling technique. Then the data is analyzed by correlation Pearson product moment. The results showed: 1) Literacy culture at SDN 64 Singkawang averaged 84.28 so it was included in the good criteria; 2) Interest in reading at SDN 64 Singkawang averaged 72.29 so it was included in the sufficient criteria; 3) there is a relationship between literacy culture and reading interest of fourth-grade students at SDN 64 Singkawang about 32.49%.
Korelasi Antara Pemahaman Konsep Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA
Nugraha, Mesa Surya;
Rosdianto, Haris;
Sulistri, Emi
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/p-jpft.v8i1.14843
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep siswa; 2) mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa; 3) mendeskripsikan korelasi antara pemahaman konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi atau hubungan dan ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang berjumlah 104 siswa di SMA Negeri 3 Singkawang. Sampel penelitian diambil secara convenience sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan pada ketersediaan elemen dan kemudahan untuk mendapatkannya. Sampel yang diambil berdasarkan tabel penentuan jumlah sampel dari populasi tersebut, yaitu sebanyak 84 siswa dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pemahaman konsep siswa dengan kategori tinggi sebanyak 64 siswa dengan persentase 76,19% berada pada kategori tinggi; 2) kemampuan berpikir kritis siswa dengan kategori tinggi sebanyak 63 siswa dengan persentase 75% berada pada kategori tinggi; 3) terdapat korelasi antara pemahaman konsep terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan koefisien korelasi ( sebesar 0,9869 berada pada tingkat hubungan yang sangat kuat. Dengan demikian, jika pemahaman konsep siswa tinggi, maka semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritis atau begitu sebaliknya semakin rendah pemahaman konsep siswa, maka semakin rendah pula kemampuan berpikir kritis.
Analysis Of Students Visual Learning Styles in View Of Learning Outcomes in the Cognitive Domain Of Students
Sulistri, Emi;
Mariana, Dewi;
Yasin, Robi Nur
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/pijies.v6i1.3400
This study aims: 1) to describe students' visual learning styles in terms of learning outcomes in the cognitive domain of students in science class V students; 2) to describe the factors that influence the visual learning style of fifth grade students. The method used is descriptive qualitative. The subjects in this study were 6 grade V students at SDN 14 Singkawang, consisting of 2 students in the high category, 2 students in the medium category and 2 students in the low category. Data collection techniques in this study are measurement techniques, indirect communication techniques and direct communication techniques. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that students with high cognitive learning outcomes consist of 2 students who have high and low visual learning styles. Students with medium cognitive learning outcomes consist of 2 students who have moderate and high visual learning styles. In addition, students with low cognitive learning outcomes consisted of 2 students who had low and moderate visual learning styles. Factors that influence students' visual learning styles consist of 4; 1) genetic factors, 2) intelligence factors, 3) sensory factors and environmental factors.