JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
2,051 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 3 (2024)"
:
2,051 Documents
clear
Gaya Bahasa Pada Umpasa Marhata Sinamot Etnik Batak Toba: Kajian Stilistika
Togatorop, Julhayati;
Purba, Asriaty;
Tampubolon, Flansius;
Sinulingga, Jekmen;
Sinaga, Warisman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul Gaya Bahasa Pada Umpasa Mahata Sinamot Etnik Batak Toba: Kajian Stilistika. Umpasa adalah salah satu jenis yang berbentuk pantun atau syair yang mengandung makna seperti makna restu, harapan, doa ataupun nasehat yang dimiliki etnik Batak Toba dan dituturkan di upacara adat Batak Toba dan disampaikan oleh raja parhata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa atau majas pada umpasa marhata sinamot etnik Batak Toba. Teori majas sesuai untuk penelitian ini adalah teori Stilistika oleh henry Guntur Tarigan 2013. Penelitian ini menggunakan adalah metode kualitatif bersifat deskriptif. Sumber data dalam adalah studi pustaka dan narasumber/raja parhata dalam upacara marhata sinamot. Dari penelitian ini hasil yang diperoleh adalah: Pada umpasa marhata sinamot etnik Batak Toba ialah: 1). Gaya bahasa pengulangan terdapat 4 jenis yaitu Asonansi, Mesodilopsis, Antanaklasis, anafora. 2). Gaya bahasa perbandingan terdapat 4 jenis yaitu: Perumpamaan, defersonifiksi, pleonasme, perifeasis. 3). Gaya bahasa pertentangan terdapat 4 jenis yaitu: oksimoron, ironi, inuendo, sarkasme. 4). Gaya bahasa pertautan terdapat 2 jenis yaitu: metonimia dan antonomasia. Makna dari umpasa marhata sinamot etnik Batak Toba adalah berupa ungkapan pengharapan, nasehat, dan penderitaan pada setiap kalimat umpasa marhata sinamot upacara adat etnik Batak Toba.
Analisis Faktor Penyebab Dua Anak Slow Learner di SD Negeri Bacem Kelas VI
Adjie, Bagas Samodro;
Sukarmi, Sukarmi;
Malawi, Ibadullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran dua siswa lamban belajar dan mengetahui penyebab lamban belajar pada anak kelas VI SD Negeri Bacem Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat salah satu siswa lamban belajar tersebut dalam kegiatan pembelajaran sering tertinggal dibandingkan teman-temannya, selalu mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), lebih pasif, lebih sensitif, kurang fokus, sering bermain sendiri bahkan memperhatikan tapi materi tidak bisa diserap dengan baik ketika guru menjelaskan materi, Hal ini dikarenakan kognitif siswa lamban belajar terbatas, sehingga setiap mengerjakan soal yang diberikan oleh guru. Hal ini membuat guru merasa kesulitan ketika menghadapi peserta yang mengalami Slow Leaner karena pembelajaran tetap dilanjutkan sesuai waktu namun peserta didik tersebut dibiarkan dan terus menyesuaikan, Beberapa faktor menyebabkan siswa lamban tersebut adalah faktor perkembangan anak, faktor kondisi lingkungan keluarga, sehingga membuat anak tersebut tidak berprestasi optimal secara akademiknya.
Impelementasi Program Tahfidz bagi Mahasiswa Program Ma'had Jami'ah dan Program Intensif STIT Darul Fattah Bandar Lampung
Yamin, Sabanul;
Dawam, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas tentang implementasi program tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an antara mahasiswa program Ma’had Jami’ah Darul Fattah dan program Intensif STIT Darul Fattah. Tujuan penulisan penelitian ini untuk mengetahui 1) Bagaimana implementasi program tahfidz pada mahasiswa program Ma’had Jami’ah dan program intensif STIT Darul Fattah? 2) Bagaimana persamaan dan perbedaan hafalan Al-Qur’an antara mahasiswa program Ma’had Jami’ah Darul Fattah dan Program Intensif STIT Darul Fattah? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan deskriptif komparatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kuantitas targetan hafalan antara Program Ma’had dan Program Intensif, targetan hafalan program Ma’had selama 2 semester yaitu 5 juz dan program Intensif yaitu 4 juz selama 2 semester. Impelementasi Program Tahfiz di Ma’had Jami’ah ialah melalui kegiatan halaqoh setiap hari Senin-Kamis pada sore hari bakda sholat ashar dan malam hari bakda sholat isya’. Sedangkan implementasi program tahfidz pada program intensif yaitu sepekan 2 kali saat jam mata kuliah tahfidz di kelas dan halaqoh Al-Qur’an setiap hari dari jam 10.00 – 11.00 WIB. Persamaan implementasi program tahfidz antara kedua program tersebut yakni pada aspek evaluasi hafalan atau setoran hafalan, bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan hafalannya harus mengikuti tasmi’ Al-Qur’an sekali duduk yang disimak oleh 2 orang penguji.
Integrasi Bahasa Indonesia dan Kesadaran Lingkungan dalam Pendidikan Tinjauan Literatur
Muliawan, Pondra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i3.20015
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara Bahasa Indonesia dan kesadaran lingkungan dalam pendidikan serta mengidentifikasi praktik terbaik dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur komprehensif, dengan analisis terhadap berbagai sumber akademik, termasuk jurnal dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua aspek ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang isu-isu lingkungan dan memperkuat keterampilan berbahasa mereka. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan teknologi digital secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dan membentuk sikap pro-lingkungan. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman guru dan keterbatasan sumber daya, peluang untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna sangat besar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.
Program Pendidikan Dan Pengasuhan Anak Usia Dini Dengan Pemanfaatan Kelompok Dasawisma PKK di Jorong Pondok Sapek
Citrowati, Endang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM ) dilaksanakan dalam rangka membantu meningkatkan pengetahuan orang tua terhadap pengasuhan pada anak usia dini. Berdasarkan hasil observasi terhadap khalayak sasaran ternyata masih banyak orang tua yang primitive dalam pengasuhan anak dan kurang mengikuti perkembangan masa. Salah satu sikap primitive orang tua yaitu menganggap tidak pentingnya pendidikan bagi anak perempuan dan menggunakan bahasa kasar pada anak. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam program pendidikan dan pengasuhan anak usia dini dengan pemanfaatan Kelompok Dasawisma PKK di Jorong Pondok Sapek. Kegiatan pengabdian ini ditujukan kepada orang tua dan guru PAUD agar mereka memiliki kemampuan dalam mengembangkan pendidikan pada anak usia dini dengan memperhatikan kebutuhan anak dan perkembangan teknologi.
Peran Early Warning System (EWS) Yang Ramah Disabilitas (Tuna Rungu) Dalam Peringatan Dini Bencana Tsunami Di Kota Padang
Indriansyah, Irvan;
Alhadi, Zikri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Early Warning System (EWS) yang ramah disabilitas, khususnya untuk individu tunarungu, dalam konteks peringatan dini bencana tsunami di Kota Padang. Penelitian dilaksanakan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat yang beralamat Jl. Jend. Sudirman No. 47, Padang Pasir, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25129. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggunakan 5 indikator peran diantaranya kebijakan, strategi, alat komunikasi, alat penyelesaian sengketa, dan terapi.
Model Matematika Throw In pada Permainan Sepakbola
Syirad Ramadhan, Yusuf;
Subhan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam permainan sepakbola, terdapat beberapa Teknik dasar seperti teknik dasar dalam permainan sepakbola diantaranya menendang (shooting), mengontrol (controlling), menyundul (heading), dan melempar (throw in). Throw in merupakan satu satunya teknik permainan sepakbola yang dimainkan dengan tangan dari luar lapangan. Throw in digunakan untuk melakukan serangan langsung yang membahayakan kearea gawang lawan. Penelitian ini menggunakan pemodelan matematika dalam ruang tiga dimensi (3D) untuk melihat bagaimana hubungan atara gaya magnus, hambatan udara, gaya gravitasi dan energi pemain terhadap lintasan throw in untuk menentukan sudut lemparan, frekuensi lemparan dan energi yang dibutuhkan pemain agar bola dapat sampai dititik tujuan. Penelitian ini merupakan penelitian dasar/teoritis yang membahas tentang model matematika throw in pada permainan sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dalam penelitian ini, penulis meninjau permasalahan, mengumpulkan bahan bacaan yang berkaitan dengan permsalahan yang dibahas sehingga dapat menjawab pertanyaan yang mucul dari permasalahan, serta menarik kesimpulan dari permasalahan yang telah dibahas. Hasilnya penelitian ini yaitu bahwa pemain sepak bola harus menjaga kondisi tubuhnya sampai throw in dilakukan ketika pertandingan sebesar . Apabila pemain kehabisan energi dan tidak mampu untuk melakukan throw in, maka pelatih bisa menggantikannya dengan pemain cadangan yang staminanya masih kuat. Dengan adanya simulasi hasil numerik diharapkan para pemain dapat menjaga kondisi tubuh mereka dengan makanan pola gizi yang sesuai.
Validitas Penggunaan Komik Digital Berbasis Problem Based Learning pada Materi Getaran, Gelombang dan Cahaya
Erfani, Destia;
Yanto, Febri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurangnya variasi penggunaan media yang menarik membuat siswa kesulitan memahami materi dan kurang bersemangat dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil validasi media komik digital berbasis Problem Based Learning pada materi getaran, gelombang, dan cahaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada model 4D yang disederhanakan menjadi tiga tahap yaitu pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket yang diberikan kepada dosen ahli untuk uji validitas. Jenis data yang diperoleh dari hasil penelitian adalah data kualitatif yang dianalisis menggunakan data kuantitatif berupa data numerik dan diinterpretasikan menggunakan pedoman kriteria penilaian untuk mengetahui kualitas produk. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penilaian keseluruhan sebesar 90%. Dengan bukti tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media komik digital berbasis Problem Based Learning pada materi getaran, gelombang, dan cahaya adalah sangat valid sehingga dikategorikan layak dan relevan digunakan untuk siswa kelas VIII SMP/MTs.
Perbandingan K-Means Dan K-Medoids Clustering Dalam Pengelompokan Kabupaten/Kota Berdasarkan Produksi Tanaman Pangan Di Provinsi Sumatera Barat
Syahraini, Syahraini;
Rizal, Yusmet
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah produksi tanaman pangan dalam lima tahun terakhir di Sumatra Barat selalu menurun yang dapat mempengaruhi perekonomian dan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat. Dalam meningkatkan ketahanan pangan dilakukan clustering untuk mengidentifikasi kemiripan potensi antar Kabupaten/Kota berdasarkan produksi tanaman pangan di Sumatera Barat menggunakan K-Means dan K-Medoids Clustering. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengetahui algoritma mana yang lebih optimal antara K-Means dan K-Medoids Clustering dalam pengelompokan Kabupaten/Kota berdasarkan produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat serta menginterpretasikan hasil pengelompokannya. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tentang jumlah produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat tahun 2022. Sumber data diperoleh dari website resmi Badan Pusat Statistika Sumatera Barat. Dengan menggunakan 7 variabel yaitu padi, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi jalar dan ubi kayu. Pada penelitian ini dilakukan proses clustering dengan menggunakan jarak Euclidean dan evaluasi cluster dengan menggunkan DBI (Davies Bouldin Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cluster yang terbentuk yaitu sebanyak 3 cluster dilihat dari K = 3 dengan menggunakan metode elbow. Pada K-Means Clustering diperoleh hasil cluster 1 sebanyak 11 Kabupaten/Kota, cluster 2 sebanyak 6 Kabupaten/Kota, cluster 3 sebanyak 2 Kabupaten/Kota dan hasil evaluasi cluster DBI sebesar 0.64. Pada K-Medoids Clustering diperoleh hasil cluster 1 sebanyak 8 Kabupaten/Kota, cluster 2 sebanyak 4 Kabupaten/Kota, cluster 3 sebanyak 4 Kabupaten/Kota dan hasil evaluasi cluster DBI sebesar 0.92. Sehingga, algoritma yang lebih optimal dalam pengelompokan Kabupaten/Kota berdasarkan Produksi Tanaman Pangan di Provinsi Sumatera Barat adalah menggunakan K-Means Clustering.
Proses Perkembangan Desa Wisata di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok (Studi Kasus : Nagari Jawi-Jawi dan Nagari Cupak)
Widio Candra, Solid;
Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nagari Jawi – Jawi dan Nagari Cupak merupakan daerah yang memiliki potensi desa wisata dengan potensi alam dan budaya yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bentang alam dan proses perkembangan desa wisata di kedua desa tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif,dengan analisis satuan geomorfologi Van Zuidam (1985), dan Tourism Area Life Cycle (TALC) oleh Richard Butler (1980).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Jawi-Jawi memiliki empat satuan geomorfologi, yaitu perbukitan tinggi lereng vulkanik atas, perbukitan tinggi lereng vulkanik tengah, perbukitan tinggi kipas alluvial aktif dan dasar sungai. Sementara itu, Nagari Cupak memiliki dua satuan geomorfologi, yaitu perbukitan tinggi kipas alluvial aktif dan perbukitan kipas alluvial aktif.Proses perkembangan desa wisata di kedua nagari ini berada pada tahap keterlibatan, dengan ciri-ciri atraksi mulai dikembangkan, fasilitas penunjang mulai disediakan, promosi mulai dilakukan, dan jumlah kunjungan mulai meningkat.