JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,488 Documents
Pemahaman Siswa Tentang Kewajiban dan Hak Warga Negara
Haifarashin, Ridha;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.915 KB)
Keseimbangan antara hak dan kewajiban dapat dicapai dengan mengetahui posisi kita sendiri. Sebagai warga negara, kita harus mengetahui hak dan kewajiban kita, melakukan apa yang harus kita lakukan, dan memperjuangkan hak kita. Pemerintah juga perlu mengetahui hak dan kewajibannya. Ketika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, kehidupan masyarakat aman dan sejahtera.Semua hak yang diperoleh timbul dari pelaksanaan kewajiban. Hak dan kewajiban warga negara merupakan dua hal yang saling berkaitan. Pancasila sangat menjunjung tinggi hak dan kewajiban semua warga negara. Pancasila mengatur hak dan kewajiban semua warga negara. Pancasila menjamin hak asasi manusia melalui nilai-nilainya. Nilai-nilai Pancasila dapat dibagi menjadi tiga kategori: pertama nilai dasar, kedua nilai instrumental, dan ketiga nilai praktis. Tiga Nilai-nilai Pancasila ini secara langsung atau tidak langsung mengatur hak dan kewajiban warga negara.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Menggunakan Pendekatan Kontekstual di Kelas VII.3 SMP Negeri 2 Kinali Kabupaten Pasaman Barat
Asmaida, Asmaida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (619.977 KB)
Berdasarkan pembelajaran di SMP Negeri 2 Kinali bahwa pembelajaran IPS lebih berpusat kepada guru. Dalam pembelajaran guru hanya mentrasper pelajaran apa yang ada di buku siswa saja, sehingga siswa sulit memahami materi yang berakibat kepada hasil belajar siswa menjadi rendah. Tujuna penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan Pendekan Kontekstual di Kelas VII.3 SMP Negeri 2 Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian ini berupain formasitentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan dan tes. Subjek penelitian adalah peneliti dan siswa kelas VII.3 SMP Negeri 2 Kinali yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini dapat terlihat dari hasil rata-rata kelas yang dicapai pada pembelajaran IPS setelah menggunakan pendekatan kontekstual siklus I mencapai 71,16, dan pada siklus II menunjukkan hasil yang lebih baik lagi yaitu 84,33. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas VII.3 SMP Negeri 2 Kinali KabupatenPasaman Barat.
Pelatihan Google Classroom pada Masa Covid 19 di MTs Alutsaimin Bangkinang
Ediputra, Kasman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (884.569 KB)
Beberapa negara didunia dengan tingkat kasus penyebaran virus corona yang lebih tinggi dan sudah lebih dulu menerapkan Work From Home (WFH) dalam aktivitas warganya (termasuk aktivitas bidang pendidikan). Pemerintah, Perusahaan, Lembaga pendidikan, serta masyarakat pun mulai menerapkan metode serta moda platform (program aplikasi) pendukung yang dapat membuat kegiatan Work From Home (WFH) dan Study From Home (SFH) menjadi efektif serta tetap menjaga produktivitas kerja maupun belajar. Tujuan workshop ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme para guru di MTS ALUTSAIMIN Bangkinang khususnya kompetensi pedagogic dalam menerapkan model pembelajaran di masa pandemic Covid 19. “Selain itu juga untuk meningkatkan ketersediaan sumber belajar digital tentang model pembelajaran daring yang mudah diakses para guru, sekaligus meningkatkan keunggulan, dan kreatifitas guru dalam menyusun RPP dalam menerapkan model pembelajaran di masa Pandemi dan di masa new normalâ€
Implementasi Nilai-nilai yang terdapat pada Sila Kedua Pancasila Terhadap Kehidupan Bangsa
Juniarti, Iga Ghufrani;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.356 KB)
Sangat banyak sekali pengaruh positif maupun negatif dalam era globalisasi ini, terutama terhadap karakter dan rasa nasionalisme. Akan tetapi, apabila dicermati serta diteliti dari keseluruhan, pengaruh era globalisasi ini dapat mengurangi serta menghilangkan rasa nasionalisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai makna serta nilai-nilai pancasila terhadap kehidupan serta meningkatkan rasa nasionalisme, apakah sudah terlaksana dengan benar atau sebaliknya. Maka dari itu, Pancasila sangat penting untuk kemajuan bangsa yang seharusnya dapat menjadi titik utama masalah yang harus dihadapi saat ini. Metode penelitian yang saya pakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif non interaktif. Penelitian ini juga merupakan review literature dengan mengumpulkan berbagai sumber informasi serta fakta dari beberapa dokumen dan literature yang terkait dan berhubungan langsung dengan pembahasan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya nilai-nilai pancasila terhadap keberlangsungan kehidupan banga serta meningkatnya rasa nasionalisme, namun dalam pelaksanaannya belum benar- benar berpengaruh dan belum terlaksana dengan optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari yang paling utama yaitu perbedaan kedudukan di mata hukum, kesenjangan sosial serta masih maraknya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang memberikan dampak negatif pada semua aspek yang tentunya dapat mengurangi pengembangan karakter bangsa dan memudarnya bahkan dapat sampai menghilangnya rasa nasionalisme dalam setiap warga negara Indonesia. Dan dengan adanya permasalahan yang sangat serius tersebut, pemerintah dan masyarakat seharusnya dapat bekerja sama guna mencari jalan alternatif dalam penyelesaiannya.
Identitas Nasional Sebagai Salah Satu Determinan Pembangunan Dan Karakter Bangsa
Sormin, Yeyen;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.443 KB)
Identitas nasional berkaitan dengan nilai-nilai, sejarah, dan cita-cita yang menyatukan suatu kelompok masyarakat dalam suatu ikatan. Identitas nasional sebagai ciri khas yang membedakan sebuah bangsa dari bangsa yang lain, maksudnya dengan definisi dari identitas nasional bahwa dikatan identitas nasional sebagai pembeda, ciri-ciri, dan jati diri suatu bangsa. Salah satu faktor yang mempengaruhi dinamika identitas nasional adalah globalisasi. Globalisasi dimaknai sebagai kebebasan masyarakat dunia dalam mengembangkan berbagai aspek kehidupan seperti ilmu pengetahuan, teknologi, nilai-nilai, dan budaya. Dalam berbagai kepentingan, manusia tidak bisa bekerja sendiri tetapi sangat diperlukan kebersamaan yang lebih luas antara manusia dengan manusia yang lain. Semboyan dalam lambang Negara Republik Indonesia "Bhinneka Tunggal Ika" yang memiliki makna berbeda-beda namun tetap satu jua. Interaksi masyarakat dunia yang semakin mudah menyebabkan proses transmisi nilai-nilai budaya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi baik sumber primer dan sekunder yang relevan dengan penguatan identitas nasional. Hasil dari kajian penelitian menunjukkan bahwa identitas nasional sebagai determinan karakter bangsa Indoneisa dengan perilaku kebarat-baratan yang cenderung pragmatis, hedonis, dan konsumtif. Ideologi tersebut bertentangan dengan ideologi Pancasila yang mengancam bagi bangsa Indonesia dalam penguatan identitas nasional. Dengan demikian, perlu upaya untuk menguatkan identitas nasional khususnya pada penerus bangsa yang sudah terpapar dengan budaya barat.
Peran Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Karakter Kewarganegaraan Siswa di Sekolah
Annisa, Marcella Nurul;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.038 KB)
Kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensinya dapat memberikan efek positif dalam membangun karakter. Siswa diharapkan dapat mengembangkan profil karakter siswa Pancasila, yaitu kemajemukan global, gotong royong, kreatif, berpikir kritis, mandiri dan iman, takut akan Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur. Penelitian ini menganalisis kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan karakter kewarganegaraan pada peserta didik di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang karakter warga negara yang terbentuk dalam kegiatan ekstrakurikuler dan proses kegiatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada beberapa siswa dari SMKN 9 Bandung yang aktif melakukan ekstrakulikuler seperti PMR dan Pramuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewarganegaraan yang terbentuk meliputi sopan santun, menghargai hak individu orang lain, taat hukum, jujur, berpikiran terbuka, berpikir kritis, cinta tanah air, keberanian, toleransi. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Portraying Reading Log Strategy Assisting Extensive Reading Activity With Webtoon In Senior High School
Istiqlal, Nisa Aulia;
Utami, Praditya Putri;
Kartini, Dedeh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.492 KB)
Tujuan dari makalah penelitian ini adalah untuk mengungkapkan persepsi strategi reading log ang membantu kegiatan membaca ekstensif dengan webtoon. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 14 siswa, namun hanya akan diambil 4 siswa untuk pendataan lebih mendalam. Desain penelitian dalam penelitian ini akan menggunakan kualitatif deskriptif studi kasus. Peneliti akan menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara, reading log, dan kuisioner untuk mengumpulkan data. Selain itu, peneliti akan menggunakan tematik analisis untuk menganalisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan ini membantu siswa dalam mengungkapkan pendapat mereka terhadap teks yang mereka baca, serta membantu mereka dalam menemukan dan memahami kosakata baru.
Online Learning Through Google Classroom during COVID-19 Pandemic: Secondary Student's Perception
Susanto, Nira Ramadhani;
Miftakh, Fauzi;
Al-Baekani, Abdul Kodir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (48.03 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2143
Pandemi Covid-19 mempengaruhi dunia khususnya dunia pendidikan. Sekolah di tutup sementara akibat pandemi global. Seluruh siswa terpaksa melakukan pembelajaran di rumah, berbagai media platform online seperti Google Classroom membantu siswa dalam belajar. Namun rupanya ada begitu banyak hal yang di alami siswa selama belajar online dengan Google Classroom. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tanggapan para siswa selama pembelajaran online dengan Google Classroom. Baik dari pengalaman belajar mereka, juga perasaan-perasaan yang terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan lima partisipan siswa dari salah satu Sekolah Menengah Pertama wilayah Cikarang Timur. Penelitian ini menggunakan Desain Naratif, data yang di kumpulkan berasal dari hasil wawancara dengan kelima partisipan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa para siswa merasa terbantu dengan adanya Google Classroom, fitur yang mudah serta waktu belajar yang fleksible. Namun jaringan internet yang buruk serta tugas yang menumpuk sering kali membuat para siswa stress.
Hak Asasi Manusia untuk Kebebasan Beragama
Puspitasari, Regita;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.428 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2144
Kebebasan beragama diberikan kepada setiap manusia untuk menganut kepercayaan dan agamanya masing-masing. Kebebasan beragama di Indonesia menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia yang sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Undang-Undang dalam Kebebasan beragama berperan sebagai bahan untuk melindungi seluruh masyarakat dari tindakan diskriminasi, kekerasan berbasis agama, eksploitasi, membatasi otoritas negara dalam beragama.
Meningkatkan Karakter Generasi Muda di Era 5.0 Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Faridah, Tsana Nur;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.826 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2145
Pendidikan merupakan lembaga yang sangat penting pada suatu negara. Negara bisa dikatakan maju dan berkembang karena didalamnya ada pendidikan. Adanya kemajuan teknologi memiliki dampak positif dan dampak negatif yang berpengaruh kepada pendidikan. Dampak positif adanya teknologi pada saat ini yaitu masa pandemi, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring dengan berbasis teknologi. Dampak negatifnya yaitu berpengaruh kepada karakter generasi muda yang mulai kecanduan teknologi. Penelitian ini dilakukan untk meningkatkan karakter generasi muda supaya sesuai dengan jati diri bangsa melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.