cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Puzzle Pancagatra untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas VIII pada Pendidikan Pancasila Islami Arga Kusumawati; Risa Triassanti; Siti Fatimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41152

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas VIII B UPT SMP Negeri 3 Tuban pada materi Wawasan Nusantara dalam Pendidikan Pancasila melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Puzzle Pancagatra. Kondisi awal menunjukkan ketuntasan klasikal pra siklus sebesar 67,7%. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dengan tiga tahap, penelitian melibatkan 31 siswa tahun pelajaran 2025/2026. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan indikator rata-rata nilai, ketuntasan klasikal, dan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: ketuntasan klasikal naik dari 67,7% menjadi 83,9% pada siklus I dan mencapai 100% pada siklus II, dengan rata-rata nilai akhir 90,46 dan N-Gain 0,584 (kategori sedang). Model PBL berbantuan Puzzle Pancagatra terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa.
Analisis Problematika Minat Baca Siswa SD Akibat Keterbatasan Ruang dan Buku yang Kurang Menarik Diah Surati; Okky Ayu Setyowati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41153

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang memengaruhi keberhasilan siswa. Namun, di era teknologi saat ini, lembaga pendidikan menghadapi tantangan signifikan dalam membangun budaya literasi. Dalam penelitian ini, digunakan metodologi kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN 2 Nanggela telah diimplementasikan melalui tahapan pembiasaan, seperti Ini adalah diskusi yang menunjukkan bahwa menciptakan lingkungan belajar yang baik, kolaborasi yang aktif antara siswa dan orang tua, dan penggunaan model pendidikan inovatif seperti Project-Based Learning (PjB) semua diperlukan untuk meningkatkan literasi. Selain itu, ada sejumlah faktor yang menghambat upaya ini. Literasi di SDN 2 Nanggela masih sangat baru. Untuk meningkatkan minat siswa dalam membaca secara permanen, diperlukan dukungan melalui penyediaan fasilitas yang memadai, peningkatan partisipasi orang tua, dan pendekatan pendidikan inovatif yang mendorong kemampuan kognitif kritis siswa (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
Literasi Media: Iklan sebagai Alat Standardisasi Persepsi Masyarakat Imam Kurniady; Anis Masruri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41154

Abstract

Perkembangan teknologi media telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik periklanan sebagai salah satu bentuk komunikasi pemasaran. Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi mengenai produk atau jasa, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membentuk persepsi, memengaruhi sikap, serta mengarahkan perilaku masyarakat melalui pesan-pesan persuasif yang disampaikan secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran iklan sebagai alat standardisasi persepsi masyarakat serta menjelaskan pentingnya literasi media dalam memahami konstruksi pesan iklan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengumpulkan, menyaring, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai perkembangan iklan, pengaruh media, dan konsep literasi media. Hasil kajian menunjukkan bahwa iklan melalui berbagai platform media mampu menciptakan standar tertentu dalam cara masyarakat memandang produk, gaya hidup, kecantikan, dan kebutuhan sosial. Pengulangan pesan iklan serta penggunaan simbol, emosi, dan strategi komunikasi persuasif dapat membentuk pola pikir masyarakat sehingga persepsi individu cenderung mengikuti konstruksi yang diciptakan oleh industri. Dalam konteks ini, literasi media menjadi kemampuan penting bagi masyarakat untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memahami pesan media secara kritis. Literasi media memungkinkan individu tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu mengenali kepentingan ekonomi, ideologi, serta strategi persuasi yang terdapat dalam iklan. Dengan demikian, penguatan literasi media diperlukan agar masyarakat memiliki kendali terhadap pengaruh iklan dan mampu membangun persepsi secara mandiri.
Penerapan Asas Audi Et Alteram Partem dalam Pemeriksaan Perkara Perdata di Pengadilan Negeri Kris Ever Agnes; Revalina Randiwa; Megan Margery; Novyra Soraya; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41155

Abstract

Asas audi et alteram partem merupakan salah satu asas fundamental dalam hukum acara perdata yang menghendaki agar hakim mendengar kedua belah pihak secara seimbang sebelum menjatuhkan putusan. Asas ini memiliki tujuan untuk menjamin terciptanya keadilan prosedural dalam proses pemeriksaan perkara perdata di pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan asas audi et alteram partem dalam pemeriksaan perkara perdata di Pengadilan Negeri serta menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap berbagai peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan doktrin hukum yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asas audi et alteram partem diwujudkan melalui pemberian kesempatan yang sama kepada para pihak untuk menyampaikan gugatan, jawaban, replik, duplik, alat bukti, serta kesimpulan. Namun dalam praktiknya masih ditemukan beberapa hambatan seperti ketidakhadiran para pihak, rendahnya pemahaman hukum masyarakat, tingginya beban perkara di pengadilan, dan kurang optimalnya proses pemanggilan sidang. Dengan demikian, penerapan asas audi et alteram partem harus terus ditingkatkan agar tercipta sistem peradilan yang adil, objektif, dan menjamin kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan.
Studi Bentuk, Fungsi dan Makna Motif Ragam Hias Jalur Merak Jingga pada Festival Tradisi Pacu Jalur di Teluk Kuantan Shinta Shinta; Heldi Heldi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41156

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna motif ragam hias jalur merak jingga pada festival tradisi pacu jalur di Teluk Kuantan. Jalur merak jingga merupakan perahu panjang asal Desa Sawah, Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki nilai historis, estetis, dan budaya yang tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap dua generasi jalur, yaitu generasi 2009 dan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bagian bentuk motif ragam hias mencakup figur wanita, burung merak, bintang-bintang, kaluk pakis, siku keluang, kuntum tak jadi, daun paku gajah, awan selimpang, bulan sabit, semut beriring, daun keladi, takuluak barembai, awan larat, pucuk rebung, dan tipografi yang disusun horizontal mengikuti struktur fisik jalur. Fungsi motif ragam hias meliputi fungsi fisik sebagai penghias, fungsi sosial sebagai penanda identitas, dan fungsi budaya sebagai media pewarisan nilai dan tradisi Desa Sawah. Makna motif terbagi atas makna denotatif yang merujuk pada representasi visual langsung, makna konotatif yang mengandung nilai keindahan, kemegahan, dan keharmonisan, serta makna mitologis yang berkaitan dengan kepercayaan spiritual masyarakat.
Kamuflase Kesejahteraan Pemenuhan Hak Asasi Manusia terhadap Anak di Indonesia Rizkianur Annisa; Nabila Najwa Cinta Aulia; Risalatul Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41157

Abstract

Pemenuhan hak asasi manusia terhadap anak merupakan kewajiban negara yang diwujudkan melalui berbagai program kesejahteraan dan perlindungan sosial. Meskipun Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat terkait perlindungan anak, masih terdapat kesenjangan antara kebijakan yang dirancang pemerintah dan realitas pemenuhan hak anak di lapangan. Permasalahan hukum dalam penelitian ini adalah adanya fenomena kamuflase kesejahteraan, yaitu kondisi ketika program kesejahteraan tampak berhasil secara administratif, namun belum sepenuhnya menjamin terpenuhinya hak-hak dasar anak secara substantif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kamuflase kesejahteraan dalam pemenuhan hak asasi manusia terhadap anak di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan antara kebijakan dan implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif-deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai program kesejahteraan anak, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), belum sepenuhnya mampu menjamin pemenuhan hak anak secara merata akibat ketidaktepatan sasaran, ketimpangan akses antarwilayah, lemahnya koordinasi kelembagaan, serta kualitas layanan yang belum optimal. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penguatan konsep kamuflase kesejahteraan sebagai instrumen analisis untuk menilai efektivitas kebijakan kesejahteraan anak berdasarkan perspektif hak asasi manusia dan keadilan sosial.
Konsep Berpakaian Muslimah dalam Perspektif Islam Nurijah NST; Nursyaidah Nursyaidah; Nursri Hayati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41160

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena banyaknya wanita Muslim yang kurang memahami atau bahkan salah artikan aturan berpakaian menurut hukum Syariah, sehingga memprioritaskan mode dan tren di atas nilai-nilai agama. Media sosial, globalisasi, dan lingkungan sosial juga memengaruhi pandangan wanita Muslim tentang pakaian, yang terkadang menyimpang dari esensi kesopanan dan kehormatan sebagaimana diajarkan dalam Islam. Studi ini bertujuan untuk meneliti konsep busana wanita Muslim dari perspektif Islam dengan merujuk pada argumen Al-Qur'an dan Hadits serta interpretasi para ulama, khususnya Tafsir al-Maraghi karya Ahmad Musthafa al-Maraghi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan metode interpretasi tematik dan analitis. Data diperoleh dari sumber primer seperti Al-Qur'an, Hadits, dan kitab-kitab tafsir, serta literatur sekunder seperti buku, artikel, dan studi-studi sebelumnya yang relevan. Analisis difokuskan pada ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas tentang aurat dan kode berpakaian wanita Muslim, termasuk QS. An-Nur: 31 dan QS. Al-Ahzab: 59, serta hadits-hadits yang menekankan kewajiban untuk menutup aurat, larangan mengenakan pakaian ketat atau transparan, dan adab berpakaian sesuai syariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pakaian Muslim dalam Islam bukan hanya soal menutupi tubuh, tetapi juga cerminan akhlak, identitas, dan ketakwaan. Pakaian Muslim harus memenuhi ciri-ciri syariat, yaitu menutupi aurat kecuali wajah dan telapak tangan, longgar, tidak transparan, sopan, tidak berlebihan, tidak menyerupai pakaian laki-laki, dan menjaga kebersihan dan kerapian. Berpakaian sesuai syariat memberikan manfaat spiritual, sosial, dan psikologis, termasuk menjaga kehormatan, meningkatkan kepercayaan diri, melindungi dari pelecehan, dan berfungsi sebagai sarana dakwah visual. Dengan demikian, pakaian wanita Muslim merupakan bentuk ketaatan yang mengandung nilai-nilai moral dan etika serta relevan dengan kehidupan modern sambil tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar Islam.
Pengembangan Kreativitas Anak melalui Cerita Bergambar Sauma Fitri; Khumala Annisa Aas; Nurul Kamaliah; Yurni Ati Masrida; Lina Amelia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kreativitas anak usia dini melalui penggunaan cerita bergambar dalam pembelajaran PIAUD. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stimulasi kreativitas sejak usia dini melalui media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Cerita bergambar dipandang sebagai media yang efektif karena mampu mengintegrasikan unsur visual dan narasi yang menarik sehingga dapat meningkatkan imajinasi, kemampuan berpikir kreatif, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis terhadap berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai kreativitas anak dan penggunaan cerita bergambar pada pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis isi terhadap 15 artikel jurnal yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita bergambar memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan kreativitas anak usia dini, seperti meningkatkan imajinasi, kemampuan mengekspresikan ide, keberanian berkomunikasi, serta keterlibatan aktif anak dalam proses pembelajaran. Selain itu, kreativitas guru dalam mengembangkan media cerita bergambar juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, cerita bergambar dapat dijadikan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung pengembangan kreativitas anak usia dini pada pembelajaran PIAUD.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital melalui Media Tiktok: Analisis Konten Akun @Newclustermadani Pada Perumahan Muslim New Cluster Madani Tazkia Ummu Qaeda; Ahmad Mulyadi Kosim; Nurman Hakim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sarana digital marketing dalam industri properti, khususnya pada segmen perumahan muslim yang menekankan nilai-nilai syariah. Penelitian ini berfokus pada akun TikTok @newclustermadani yang digunakan untuk mempromosikan Perumahan Muslim New Cluster Madani. Rumusan masalah penelitian mencakup: (1) bagaimana analisis konten TikTok @newclustermadani dalam menyampaikan pesan promosi; dan (2) bagaimana dampak strategi digital marketing melalui konten TikTok tersebut dalam menarik minat calon konsumen. Tujuan penelitian adalah menganalisis bentuk penyajian konten promosi serta mengkaji dampak strategi digital marketing terhadap brand awareness, kepercayaan, dan minat konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap developer, tim marketing, tim digital marketing, konsumen, dan calon konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok @newclustermadani disusun secara informatif, edukatif, dan persuasif, menonjolkan konsep hunian islami, fasilitas, lingkungan muslim, dan skema pembiayaan syariah melalui visual cinematic, storytelling keluarga muslim, dan konten edukasi yang konsisten dengan prinsip Integrated Marketing Communication. Konten tersebut terbukti meningkatkan brand awareness, engagement (like, comment, share, save), serta mendorong pencarian informasi lebih lanjut hingga munculnya minat terhadap perumahan. Kesimpulannya, strategi digital marketing melalui TikTok efektif dalam membangun citra positif dan menarik minat calon konsumen terhadap Perumahan Muslim New Cluster Madani.
Strategi Manajemen Pendidikan dalam Implementasi Sistem Keuangan Digital di Sekolah Menengah (Analisis POAC) Faiz Firdaus; Muhamad Farhan Hamid; Moh. Sugandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41163

Abstract

Digitalisasi administrasi sekolah menuntut kesiapan strategi tata kelola yang sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen pendidikan dalam implementasi sistem keuangan digital di sekolah menengah melalui pisau analisis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, bendahara, dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan berfokus pada analisis kebutuhan infrastruktur dan anggaran, pengorganisasian dilakukan melalui pembagian wewenang yang jelas, pelaksanaan ditunjang oleh pelatihan intensif, dan pengawasan dilakukan secara berkala melalui sistem dasbor digital. Kesimpulannya, penerapan fungsi POAC secara terintegrasi mampu meminimalisasi hambatan teknis dan resistensi staf, serta secara nyata meningkatkan efisiensi staf tata usaha dan transparansi anggaran sekolah.