JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Niat Melaporkan Kecurangan (Whistleblowing) di Kecamatan Ungaran Barat
Andi Lolo, Tantry Sitohang;
Simanjuntak, Renova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.583 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi niat aparat desa dalam melaporkan kecurangan dalam pengelolaan dana desa dan alasan yang melatarbelakangi adanya niat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di desa yang terletak di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang dengan subjek perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila terjadi kecurangan dalam pengelolaan dana desa, aparat desa di kecamatan Ungaran Barat bermaksud untuk melaporkan kecurangan tersebut karena alasan moral, untuk menjaga nama baik desa dan tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. dalam mengelola dana desa.
Implementasi Zakat melalui LAZ Washal untuk Memberantas Kemiskinan di Kota Medan
Gita Aulia Utami;
Tri Inda Fadhila Rahma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.547 KB)
Zakat merupakan salah satu ibadah yang tidak hanya berhubungan antara manusia dengan tuhan saja, tetapi juga hubungan antara manusia dengan manusia. Denganmemberi kesesama manusia membuat rasa senang serta kelapangan pada hati. Membantu mereka yang kekurangan. Zakat merupakan solusi alternative dalam memberantas kemiskinan. Praktik zakat sudah sejak lama ada dalam dunia islam selama berabad-abad. Penelitian ini bersifat kualitatif, yang mana penelitiannya memiliki prosedur menghasilkan data berbentuk deskriptif berupa data yang dikemas dari kalimat narasumber secara tertulis maupun lisan perihal prilaku objek yang diamati. Metode ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif yang mana erat kaitannya terhadap pokok bahasan yakni optimaslisasi zakat dan pendayagunaan dalam memberantas kemiskinan di Lembaga Amil Zakat Al Washliyah Beramal (LAZ WASHAL). Kemudian, hasil analisis menemukan bahwa penghimpunan dana yang dilakukan oleh LAZ WASHAL sudah optimal dan tepat. Karena saat menitikberatkan perolehan zakat sebagai upaya pengoptimalisasi dalam memberantas kemiskinan. LAZ WASHAL melalui penyaluran dana yang berbentuk zakat produktif yakni memberikan modal usaha kepada pelaku usaha Kota Medan yang ertujuan menciptakan calon muzakki baru atau seorang muslim yang mandiri secara financial.
Optimalisasi Kapabilitas Guru dalam Menggunakan Teknologi Pembelajaran Tingkat SD di Kecamatan Siak Hulu pada Masa Pandemi Covid-19
Putri, Septi Riana;
As’ari, Hasim;
Andri, Seno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.671 KB)
Kapabilitas atau kemampuan dari sumber daya manusia dapat menentukan baik-buruk proses berjalannya suatu instansi maupun perusahaan dalam mewujudkan tujuannya, kapabilitas ini dapat diukur atau dilihat dari tiga aspek yaitu bagaimana dengan Knowledge yang dimiliki, Abilities yang dimiliki, serta Skill yang dimiliki mereka. Ketiga hal ini didukung juga dengan adanya pengalaman serta latar belakang pendidikan yang memadai. Pada teknologi pembelajaran, guru-guru sebagai sumber daya manusia utama diwajibkan memenuhi ketiga aspek dari kapabilitas ini. Namun pada nyatanya, di lapangan ditemukan banyak guru-guru terutama yang sudah senior tidak memiliki kemampuan untuk menguasai teknologi pembelajaran. Maka dari itu, untuk bisa memenuhi ketiga aspek ini agar kapabiliktas guru menjadi optimal, dilakukanlah langkah-langkah optimalisasi kapabilitas guru. Guru-guru melakukan banyak upaya dalam pencapaiannya yang dibantuk banyak pihak. Salah satu upaya dalam meningkatkan kapabilitas guru untuk pencapaian optimal adalah mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan dari pihak Dinas Pendidikan Kepemudaaan dan Olahraga Kabupaten Kampar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana permasalahan seperti kemampuan guru yang kurang atau kapabilitass guru yang kurang dalam penggunaan teknologi pembelajaran serta bagaimana solusi terbaiknya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bertipe deskriptif dengan upaya menggambarkan kejadian atau fenomena dengan apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukkan cara pengoptimalan kapabilitas guru adalah dengan meningkatkan Knowledge, Abilities, dan Skillnya melalui pelatihan-pelatihan. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan guru tidak dapat mengoperasikan teknologi pembelajaran ada tiga yaitu kurangnya fasilitas yang memadai terutama tidak cukupnya dana, tidak adanya motivasi guru terhadap teknologi pembelajaran ini dan tidak paham cara mengoperasikan sistem teknologi pembelajaran ini. Maka dari itu, guna melakukan pengoptimalan kapabilitas guru, pihak Dinas Pendidikan melakukan upaya-upaya seperti mengadakan pelatihan untuk peningkan kemampuan guru serta mengusahakan pengadaan fasilitas dicukupkan terutama pada masa pandemi covid-19 yang mengharuskan semua dilakukan secara online dengan menggunakan teknologi.
Eksplorasi Soft Skill Yang Relevan Untuk Peningkatan Kompetensi Calon Guru SMK
Amin, Muhamammad;
Panahatan, Panahatan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.431 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan atribut-atribut soft skill baik generik maupun spesifik yang relevan untuk diintegrasikan dalam program perkuliahan di Pendidikan Teknik Elektro. Atribut soft skills yang ditemukan diharapkan dapat menjadi pelengkap dalam kegiatan perkuliahan guna menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi simultan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) mengidentifikasi jenis atribut soft skill berbasis budaya lokal yang bersumber dari 6 pilar pendidikan karakter unimed, serta atribut yang berasal dari hasil kajian internasional; (2) melakukan kajian dan pengelompokan semua atribut yang bersifat generik dan spesifik; (3) mengidentifikasi karakteristik mata kuliah, terutama yang berkaitan dengan tujuan dan rencana kegiatan perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 73 atribut yang bersifat generik dan 56 atribut yang secara khusus relevan untuk dipetakan, disebarluaskan, dan dilatih pada setiap mata pelajaran. Soft skill yang akan dilatihkan pada tahun pertama didistribusikan dalam 22 mata kuliah, pada tahun kedua 22 mata kuliah, dan pada tahun ketiga didistribusikan dalam 18 mata kuliah
Blended Learning: Alih Pengetahuan Untuk Calon Guru SMK
Amin, Muhamammad;
Panahatan, Panahatan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.729 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan blended learning bagi calon guru SMK. Efektivitas penggunaan blended learning ditinjau dari efektifitas sosialisasi transfer pengetahuan dan internalisasi transfer pengetahuan bagi calon guru SMK, agar mampu mengadaptasinya untuk pembelajaran di SMK. Secara rinci penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) efektifitas penggunaan metode dan strategi dalam model blended learning bagi calon guru, (2) efektifitas penggunaan alat, media, dan sumber belajar yang digunakan dalam model blended untuk calon guru, (3) efektifitas pengelolaan pembelajaran pada penggunaan blended berbantuan google classroom bagi calon guru, dan (4) efektifitas hasil belajar menggunakan blended learning bagi calon guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan model dan strategi dalam model blended learning berbantuan Google classroom sangat efektif (3,88) bagi siswa calon guru, (2) Penggunaan alat, media, dan sumber belajar yang digunakan dalam model blended berbantuan google classroom sangat efektif (3,86) bagi mahasiswa calon guru, (3) Manajemen pembelajaran dalam penggunaan google classroom-assisted blended sudah sangat efektif (3,88) bagi calon guru siswa, dan (4) hasil belajar dalam penggunaan hasil blended learning Siswa lebih baik dari sebelum menggunakan blended learning.
Efektifitas Pembelajaran Saintifik Blended Learning Berorientasi Produk Pada Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa
Amin, Muhamammad;
Panahatan, Panahatan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.003 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan Scientific Blended Learning yang berorientasi Product (SBL-LO). Efektivitas pembelajaran diukur dengan peningkatan kemampuan soft skill dan hasil belajar mahasiswa dari aspek pengetahuan dan keterampilan dalam proses perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket, dan lembar penilaian. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan kuantitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan uji beda Wilcoxon Signed Ranks Test dan Kruskal Wallis Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBL-PO terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan soft skill dan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari kemampuan soft skills siswa meningkat secara signifikan (p = 0,000) pada setiap pertemuannya. Peningkatan hasil belajar siswa juga terbukti secara signifikan (p=0,014) lebih baik setelah menggunakan model pembelajaran SBL-PO dibandingkan sebelum menggunakan model pembelajaran SBL-PO.
Pembentukan Karakter Siswa Melalui Kegiatan di Sekolah dan Peran Guru
Nantara, Didit
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.192 KB)
Pembentukan Karakter Siswa Melalui Kegiatan di Sekolah dan Peran Guru Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3, bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan berfungsi untuk membentuk watak atau karakter bangsa Indonesia. Pendidikan tak cukup hanya untuk membuat anak pandai, tetapi harus mampu menciptakan nilai-nilai luhur atau karakter bangsa. Oleh karena itu, penanaman nilai luhur atau karakter harus dimulai sejak dini sehingga nantinya mampu menjadi anak bangsa yang membanggakan. Menghadapi permasalahan penurunan moral atau karaker pada anak di sekolah, diperlukan inovasi-inovasi untuk membentuk karakter pada diri anak agar mengurangi berbagai krisis moral. Melalui studi kajian pustaka diketahui bahwa pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan seluruh warga sekolah. Pembentukan karakter siswa di sekolah, dapat dilaksanakan melalui kegiatan di sekolah dan peran guru. Kegiatan di sekolah dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan rutin dan spontan guna membentuk anak melakukan nilai-nilai perilaku yang positif atau baik. Sedangkan melalui peran guru dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dan keteladanan. Dari kesimpulan tersebut disarankan bagi sekolah, kegiatan rutin dan spontan dibutuhkan kepedulian dan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, komite sekolah, dan orang tua. Bagi guru, dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang berinovasi dalam pembentukan karakter serta memberikan contoh perilaku yang baik melalui keteladanan
Pengaruh Model Pembelajaran Take and Give Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Tema Praja Muda Karana Kelas III SD RK Budi Luhur Medan Denai Tahun Pembelajaran 2020/2021
Marianus, Sumarlin Mangandar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (169.621 KB)
Perlunya model pembelajaran yang bervariasi agar siswa tidak mudah merasa bosan dan dapat mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran. Guru harus bisa memilih salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran. Model pembelajaran Take and Give merupakan strategi pembelajaran yang didukung oleh penyajian data yang diawali dengan pemberian kartu kepada siswa. Hal ini dapat mengubah suasana kelas menjadi aktif saat belajar berlangsung. Adapun rumusan masalahnya adalah Bagaimana proses penggunaan Model Pembelajaran Take and Give tema praja muda karana, Bagaimana hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Take and Give tema praja muda karana, Bagaimana pengaruh belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Take and Give tema praja muda karana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Take and Give terhadap hasil belajar siswa tema praja muda karanadi kelas III SD RK Budi Luhur Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan menggunakan pengumpulan data berupa test 30 soal, angket 17 pernyataan, dan dokumentasi. Penelitian di SD RK Budi Luhur Medan pada kelas III dilaksanakan 17 sampai 18 mei 2021. Jumlah sampel sebanyak 30 siswa berdasarkan tekniksampling jenuh, berdasarkan analisis diperoleh hasil pre test dengan nilai rata-rata 68,73 dengan kategori cukup, hasil post tes dengan nilai rata-rata 86,7 kategori baik sekali dan angket model pembelajaran Take and Give dengannilai rata-rata 63,3% kategori tinggi. Hasil analisis korelasi pengaruh model pembelajaran Take and Give terhadap hasil belajar siswa diperoleh nilai korelasi rhitung = 0,875 dengan rtabel = 0,361. Dengan demikian nilai rhitung lebih besar dari pada nilai rtabel maka korelasi sangat signifikan. Uji hipotesis dengan uji t diperoleh thitung = 3,268 dengan ttabel = 1,697 pada taraf signifikan 0,05. Dapat disimpulkan adanya pengaruh model pembelajaran Take and Give terhadap hasil belajar siswa tema praja muda karana kelas III SD RK Budi Luhur Medan Denai.
Optimasi Database Menggunakan SQL Kueri Klausa IN dan EXIST pada Database Oracle 12c. Studi Kasus pada Aplikasi di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS
Samidi, Samidi;
Andharu, Dika;
Widyarto, Fajar;
Syahdinullah S, Sutan;
Eka W, Samuel Yusach
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.061 KB)
Aplikasi ini merupakan sistem yang mengakomodir kegiatan pengumpulan Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) bagi para rescuer Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau dikenal dengan BASARNAS. Sistem ini sudah berjalan beberapa tahun ke belakang dan memiliki banyak data sehingga performa dalam pengambilan atau pencarian data tentunya semakin berkurang. Dengan adanya permasalahan tersebut maka perlu adanya penelitian yang mendukung dalam meningkatkan performa dalam pengambilan atau pencarian data, salah satunya yaitu optimasi basis data. Metode optimasi basis data yang difokuskan pada penelitian ini dengan melakukan studi bunding dari berbagai efektivitas subkueri serta penggunaan indexing pada tabel. Dalam pengujiannya, metode subkueri klausa IN memiliki hasil rata – rata dari 3,114 detik sebelum dilakukan pengindeksan menjadi 2,972 detik setelah dilakukan pengindeksan dan metode subkueri klausa EXISTS memiliki hasil rata – rata dari 3,087 detik sebelum dilakukan pengindeksan menjadi 2,935 detik setelah dilakukan pengindeksan.
Dampak Mutu Produk dan Pelayanan Atas Kemudahan dan Kesetiaan Klinik Kecantikan Pratama Kota Bekasi
Fitriani, Johana;
Sumaryono, Wahono;
Derriawan, Derriawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.77 KB)
Hasil operasi dan telaah agen Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperlihatkan semenjak pandemi COVID 19 terjadi lonjakan perdagangan penawar dan pangan tidak sah melintasi perangkat daring hingga 480 persen.1 Kosmetik tidak sah juga dipasarkan dengan sistem daring dengan kuantitas klien mencapai lima ribu orang.2 Sedangkan data dari ZAP Beauty Index 2018 memperlihatkan pada 17.889 Wanita Indonesia memperlihatkan, mereka mendalami make up semenjak berusia 13-15 tahun (41,9%) dan hanya 36,4% yang melakukan perawatan di klinik kecantikan.3 Hal ini memperlihatkan bahwa Wanita Indonesia harus lebih berhati-hati memilih produk kosmetiknya, dan pemilik kecantikan harus memajukan mutu produk maupun jasanya supaya dapat bersaing dengan produk daring, terutama yang illegal. Data awal berkaidi klinik dr Jo yang sudah menjalankan perdagangan produk secara daring terjadi kenaikan dari rata-rata perdagangan dari Rp 48.663.667,- menjadi Rp 66.581.592,- sedangkan kuantitas lawatan penderita di Klinik Kecantikan dr. Jo, Klinik Estetika dan Klinik dr. Fauzyah menyusut. Riset ini bermaksud untuk memahami dampak mutu produk dan jasa atas kemudahan dan kesetiaan penderita di tiga Klinik Kecantikan Kota Bekasi. Desain riset yang dimanfaatkan adalah riset deskriptif kuantitatif dengan melakukan peninjauan kepada 225 klien Ketiga klini yang dialokasikan secara wajar, setelahnya ditelaah SEM memakai Lisrell 8.0. Hasil Data memperlihatkan Mutu Produk berdampak penting atas Kemudahan Penderita (t pengamatan 4,357 > H01 1,96) tapi tidak berdampak penting atas Kesetiaan (t pengamatan 0,684< H03 1,96). Mutu Jasa Perawatan berdampak secara penting atas Kemudahan Penderita (t pengamatan 2,071 > H02 1,96) tapi tidak berdampak penting atas Kesetiaan Penderita (t pengamatan -0,439 < H04 1,96). Kemudahan Penderita berdampak langsung secara penting atas kesetiaan penderita (t pengamatan 4,095 > H05 1,96). Sebagaimana data ini dapat ditanggapi kesetiaan penderita ketiga klinik kecantikan ini akan didapat jika penderita mendapatkan kemudahan. Kemudahan akan diperoleh dengan memajukan mutu produk dan mutu jasa diklinik kecantikan ini.