cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,727 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Numbered Head Together di Kelas V SDN 18 Koto Hilalang Kabupaten Agam Riza Nurul Adha; Desyandri Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.669 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar peserta didik pada tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) di kelas V SDN 18 Koto Hilalang Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 18 Koto Hilalang Kabupaten Agam dengan subjek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas V. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada: 1) RPP siklus I diperoleh rata-rata 84,61% (baik) dan siklus II diperoleh rata-rata 94,44% (sangat baik). 2) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 79,68% (cukup) dan pada siklus II diperoleh rata-rata 96,87% (sangat baik), sedangkan pelaksanaan pada aspek peserta didik diperoleh rata-rata 78,12% (cukup) dan siklus II diperoleh rata-rata 96,87% (sangat baik). 3) Hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh rata-rata 75,87(cukup) dan pada siklus II diperoleh rata-rata 87,35 (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu.
Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi Pada Surat Kabar Radar Karawang Edisi September 2021 Dian Novita Sari; Sinta Rosalina; Dian Hartati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.214 KB)

Abstract

Kesalahan berbahasa merupakan kesalahan dalam pemakaian bentuk-bentuk tuturan berbagai unit kebahasaan yang meliputi kata, kalimat, paragraf. Sistem kaidah Bahasa Indonesia yang digunakan sebagai standar acuan adalah sistem kaidah Bahasa baku. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan berbahasa tataran morfologi pada surat kabar Radar Karawang edisi September-Oktober 2021. Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan cara simak-catat dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan sejumlah 26 kesalahan berbahasa tataran morfologi jenis afiksasi pada surat kabar Radar Karawang edisi September 2021 pada rubrik pendidikan. Kesalahan penggunaan prefiks sebanyak (14) data; Kesalahan penggunaan sufiks sebanyak (8) data; Kesalahan penggunaan konfiks sebanyak (2) data. Kesalahan penggunaan kombinasi afiks sebanyak (2) data yang berupa kesalahan penggunaan kombinasi afiks.
Kontroversi SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) dalam Permendagri Nomor: 109 Tahun 2019 Rofik Samsul Hidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.164 KB)

Abstract

Pernikahan merupakan hal yang sakral dan merupakan tahap yang sangat penting dalam siklus hidup manusia. Pernikahan yang sah dan diakui di Negara Indonesia adalah pernikahan yang dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu dan tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 2 UU No. 1 Tahun 1974). Namun dalam Permendagri No.109 Tahun 2019, pasangan yang menikah namun tidak tercatat dapat memperoleh pencatatan tentang pernikahannya namun hanya di DISDUKCAPIL dengan mendapat Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan kata-kata nikah tidak tercatat dengan menandatangani SPTJM saja. Apakah sesimpel itu pengaturan bagi nikah yang tidak tercatat?. Apakah tidak menimbulkan masalah baru dikemudian hari jika ada oknum-oknum yang memanfaatkan peluang tersebut hanya sekedar untuk melegalkan nikahnya?. Bukankah sudah ada Itsbat Nikah (pengesahan nikah) di Pengadilan sebagai solusi pernikahan yang tidak tercatat. Penelitian ini akan membandingkan beberapa aturan tentang pencatatan pernikahan sehingga menggunakan penelitian normatif. Setiap keluarga yang telah mempunyai Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk dan didalamnya tertulis kawin tidak tercatat maka secara administratif kependudukan negara sudah diakui tercatat sebagai keluarga dan warga negara yang telah menikah. Bagaimana dengan anak-anak yang lahir dari pernikahan yang tidak tercatat tersebut?. Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang terjadi dalam kehidupan. Seharusnya peristiwa yang demikian istimewanya harus tercatat dalam catatan yang resmi yaitu dalam Buku Nikah bukan hanya dalam Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk saja.
Perlindungan Hukum terhadap Korban Kasus Pelecehan Seksual di Lingkungan Instansi Pendidikan Miogi Miogi; Yudi Kornelis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.058 KB)

Abstract

Instansi pendidikan seharusnya menjadi tempat ternyaman dan teraman ke dua setelah rumah, akan tetapi pada kenyataannya permasalahan pelecehan seksual dapat terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Jenis penelitian hukum yang dilakukan secara yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder yang berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan penelitian kepustakaan yaitu data kepustakaan yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, buku-buku, dokumen resmi, publikasi, dan hasil penelitian yang relevan. Sedangkan untuk teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif dengan menguraikan dan dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah kasus pelecehan seksual terhadap anak usia sekolah di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan akan dikenakan sanksi (hukuman) pidana untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan pertanggung jawaban atau sanksi yang diberikan lebih berat daripada yang dilakukan oleh orang lain (selain orang terdekat korban).
Analisis Framing Pemberitaan Membuka Kemasan Ilegal Motor Ducati pada Media Dalam Jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksport.com Dewi Nurmala; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.328 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Framing Pemberitaan Membuka Kemasan Ilegal Motor Ducati pada Media Dalam Jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksprot.com” bertujuan untuk melihat dan mengamati bagaimana pemberitaan mengenai membuka kemasan ilegal atau biasa disebut unboxing sebuah peti berisi motor Ducati yang akan digunakan pada ajang World Superbike (WSBK) Mandalika dibingkai oleh dua media dalam jaringan yakni CNNIndonesia.com dan Detiksport.com yang dipublikasi pada bulan November 2021 diselidiki dari struktur sintaksis, tematik, skrip, dan retoris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisis framing oleh Zhongdang Pan dan Kosicki. Temuan dan hasil dari penelitian ini yaitu terlihat perbedaan yang cukup signifikan antara dua media dalam jaringan CNNIndonesia.com dan Detiksport.com dalam membingkai berita mengenai insiden membuka kemasan ilegal motor Ducati.
Analisis Framing Model Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki dengan Topik Berita “ Bencana Alam di Kalbar” Erika Aprilia Sembel; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.483 KB)

Abstract

Berita merupakan salah satu sumber informasi yang mudah untuk didapatkan. Banyak media untuk menyiarkan suatu berita. Seperti media cetak, media elektronik auditif, media elektronik audiovisual dan media online semua ini tergantung pembaca ingin mendapatkan berita darimana. Berita mempunyai tujuan yang bukan hanya informasi. Tetapi, menghibur dan juga edukasi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mencari tahu penggunaan karakteristik bahasa dalam media online. 2) Mencari atau membandingkan perbedaan antara media online. 3) Analisis Framing menggunakan model zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan beberapa hasil data dari sebuah media online. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) mengerti penggunaan karakteristik bahasa dalam media online. 2) mampu Mencari atau membandingkan perbedaan antara media online. 3) mampu menghasilkan Analisis Framing menggunakan model zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Lingkungan Pemulung TPA Bantargebang Bekasi Abdy Kurniawan Chairul; Raden Ahyi Prabu Dwipa Syah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.38 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dalam rangka mendukung upaya pemerintah yang harus diterapkan oleh masyarakat terutama pada masa new normal ini di Jalan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Terlihat pada lingkungan pemulung tesebut terdapat sampah limbah yang bertebaran dan tergenang air. Berdasarkan keadaan tersebut munculah permasalahan yang mana dengan adanya pandemic covid -19 dan di masa new normal. Dalam penerapan khususnya pada lingkungan pemulung risiko yang paling dekat dengan pemulung ditempat pembuangan akhit (TPA) adalah penyakit yang terkai dengan lingkungan. Berdasarka data dari puskesmas Bantargebang penyakit yang banyak terjadi di daerah tesebut yaitu penyakit ISPA, demam, diare, radang tenggorokan dan penyakit pemicu covid lainnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pendampingan kepada masyarakat pemulung mengenai tata cara hidup bersih. Tahapan kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi: 1) Perencanaan, 2) Pendidikan dan Pendampingan, 3) Evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan diantaranya: 1) Masyarakat memiliki wawasan tentang bahaya pandemic covid-19, 2) Masyarakat dapat mengetahui pencegahan bahaya pandemic covid-19, 3) Masyarakat dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.
Pendampingan Pembelajaran Online Malalui Aplikasi Zoom dengan Metode Bercerita dan Bermain Peran di TKIT Gema Nurani 03 Lily Yuntina; Wardina Soraya; Desi Permasih; Uun Suprianti; Titin Kartini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.631 KB)

Abstract

Tujuan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di TKIT Gema Nurani 03 ini bertujuan untuk memperluas wacana Guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sehingga pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien . Pembelajaran yang dilakukan daring/ online melalui aplikasi zoom membutuhkan suatu strategi dan metode pembelajaran bagaimana guru mengajar dapat lebih kreatif dan lebih menarik siswa untuk mengikuti pembelajaran sehingga pembelajaran tidak membosankan.Metode yang disampaikan pada saat pembelajaran metode bercerita dan bermain peran, siswa dapat mengikuti dengan rasa senang dan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Pengabdian Masayarakat ini dilakukan selama 3 hari dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan ,hasil dari pembelajaran dianalisis kemudian dibuat evaluasi agar guru dapat mengimplementasikan refleksi pembelajaran pada pembelajaran berikutnya.
Bentuk dan Fungsi Fatis dalam Bahasa Melayu Riau Dialek Kuantan Singingi Sestri Permata Bunda; Hermandra Hermandra; Mangatur Sinaga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.912 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk dan fungsi fatis dalam Bahasa Melayu Riau dialek Kuantan Singingi. Penelitian bentuk dan fungsi fatis Bahasa Melayu Riau dialek Kuantan Singingi adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari, mendapatkan dan memperoleh data sendiri, yaitu dengan cara berbincang-bincang atau diskusi, serta dilengkapi dengan alat pendukung seperti alat rekaman. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik simak, libat dan cakap. Hasil penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut; (1) adapun bentuk fatis terbagi menjadi 1 bentuk pertikel dan 22 bentuk kata fatis, 17 bentuk paduan fatis dan 16 bentuk gabungan fatis. Bentuk partikel (-lah), bentuk kata fatis (i, u, e, o, go, ro, ru, re, A, ak, ma, ha, po, ah, mua, rak, ge, nye, dak, nua, yia, mwe), bentuk paduan fatis (i..e, go..ma, nye..ak, go..ha, ma..i, nye..ma, ro..i, ak..ha, nye..a, go..e, go..ro, ru..a, nye..u, ru..ak, ma..e, ak..e, ro..ha) dan bentuk gabungan fatis (o..o, ai..go, a..ak, hah..ma, o..u, ru..ma, e..ru, ek..go, o..i, ak..i, ei..go, hah..po, o..ru, rak..i, a..ru, hah..a). (2) fungsi fatis yaitu: menekankan, menegaskan, mengukuhkan, meyakinkan dan mematahkan pembicaraan.
Pengaruh Dongeng terhadap Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dwiyani Anggraeni; Syawalia Rafiyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.381 KB)

Abstract

Setiap anak dilahirkan dengan memiliki potensi masing-masing.Potensi dapat berupa faktor turunan dan faktor pembiasaan. Penelitian ini akan membahas mengenai cara pengembangan karakter dengan menanamkan karakter positif sejak usia dini melalui mendongeng. Dongeng adalah suatu cerita uang berupa tulisan atau lisan yang disampaikan secara turun temurun selama berabad-abad dari generasi ke generasi selanjutnya sebagai alat komunikasi. Pendidikan karakter adalah suatu sistem keadaan yang dengan sengaja diciptakan di sekolah, dengan beberapa komponen penanaman moral, etika dan akhlak yang berisi pengetahuan, kesadaran dan tindakan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, orang lain, lingkungan dan bangsa. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah para guru KB Kurnia. Hasil yang diperoleh dari hasil kuesioner Pengaruh Dongeng terhadap Pendidikan Karakter Anak Usia Dini memperoleh hasil yang sangat positif, guru PAUD masa masa sekarang masih memiliki pandangan bahwa metode mendongeng merupakan metode pembelajaran yang baik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan menanamkan nilai-nilai positif yang baik kepada para siswa, para guru PAUD juga sudah menggunakan metode mendongeng dengan alat dan tanpa alat. Hanya masih terdapat beberapa pendapat dari para guru PAUD bahwa guru belum yakin dongeng dapat mengubah sikap negatif pada siswa.

Page 271 of 2473 | Total Record : 24727