JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Dampak Pendidikan Karakter untuk Mengelola Emosional Peserta Didik di Kelas V
Selfi Rahmi Andini;
Vianes Muliza Putri;
Desyandri Desyandri;
Irdamurni Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.715 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4217
Pendidikan karakter ialah kunci utama yang harus diterapkan pada pembelajaran agar peserta didik memiliki akhlak yang baik. Akhlak yang baik sangat memiliki peran besar dalam keberlangsungan hidup masing-masing individu. Pendidikan karakter ini ialah jembatan untuk mengelola serta mengendalikan emosi peserta didik. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan informasi tentang dampak pendidikan karakter untuk mengelola emosional peserta didik di Kelas V SDN 04 Birugo Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode survey agar bisa mengetahui dan mengukur dampak dari pendidikan karakter untuk mengelola emosional peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dengan total responden dari 50 orang (peserta didik dan wali murid). Penelitian ini menunjukkan dampak karakter pada emosional peserta didik. Hasil dari data menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendidikan karakter ini di sekolah bisa membuat peserta didik mengatur atau mengelola emosinya. Oleh karena itulah pendidikan karakter ialah kunci utama yang harus dimiliki peserta didik.
Analysis Of Causes Of Early Siri Marriage In Pujud District Rokan Hilir Regency
Irma Yani;
Jumili Arianto;
supentri Supentri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.165 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4220
Penelitian dilatarbelakangi terjadinya pernikahan siri usia dini ditengah pandemi covid-19 yang menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Meningkatnya kasus pandemi di Indonesia mempengaruhi terjadinya pernikahan siri usia dini seperti banyak anak putus sekolah, nikah lari, hamil diluar nikah, dan kemauan sendiri serta rata-rata mereka adalah seorang pelajar. Rumusan masalah yaitu faktor apa yang dominan terjadinya pernikahan siri usia dini di kecamatan Pujud kabupaten Rokan Hilir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor apa saja yang mendominasi terjadinya pernikahan siri usia dini di kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir. Metode penelitian ialah deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian adalah seluruh pasangan pernikahan siri usia dini di kecamatan Pujud berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel pernikahan siri usia dini menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu observasi lapangan, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian faktor utama pernikahan siri usia dini adalah “Media Massa” sedangkan faktor keduanya adalah “Pergaulan Bebas”.
Persepsi Masyarakat Ranjo Batu Tentang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) (Ditinjau Dari Aspek Ekonomi)
Agus Tri Yono;
Adil Mubarak
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.364 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4221
Penelitian ini mendeskripsikan persepsi masyarakat tentang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Ranjo Batu Kecamatan Muarasipongi Kabupaten Mandailing Natal yang ditinjau dari aspek ekonomi. Dari tahun 2008 hingga sekarang kegiatan PETI berlangsung tanpa memiliki izin. Aktivitas PETI menuai pro dan kontra sehingga menimbulkan berbagai persepsi dikalangan masyarakat. Dalam menentukan sebuah kebijakan pemerintah bisa menjadikan aspirasi dan pendapat masyarakat ini sebagai bahan pertimbangan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskrptif dalam pendekatan kantitatif. 1736 jiwa Masyarakat Desa Ranjo Batu menjadi populasi dalam penelitian ini. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunkan teknik Cluster Sampling (Area Sampling). menggunkan rumus Slovin diketahui sebanyak 95 orang menjadi sampel dalam penelitian . Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terbagi dua, data primer menggunakan kuesioner sedangkan data sekundernya dokumentasi penelitian. Data diolah mengunakan Rumus TCR dan diklasifikasikan dalam kriteria baik/ cukup baik/ kurang baik. Hasil dari kuesinoer yang dibagikan kepada masyarakat diketahui persepsi masyarakat tentang PETI yang ditinjau dari aspek ekonomi mempunyai indikator persepsi baik dengan persentasenya diangka 76,77 persen.
Pengaruh Iklim Organisasi Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru
Fitra Dewi;
Nur Halimahturrafiah;
Rika Susi Waty;
Sufyarma Marsidin;
Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.727 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4222
Motivasi kerja ialah suatu hal yang berperan penting untuk dimiliki guru. Dengan harapan guru mempunyai kemampuan bekerja keras dan antusias dalam mencapai produktivitas tinggi sehingga tercapainya suatu tujuan organisasi tersebut. Dalam hal memotivasi pribadi guru agar dapat memberikan dorongan pegawai untuk menjalan tugasnya dengan penuh kesadaran yang tinggi. Artikel ini mempunyai tujuan dalam mengkaji secara konsep adanya keterkaitan pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap motivasi kerja guru.
Perencanaan Sumber Daya Manusia
Tedy Roberto;
Lena Nofelia;
Tati Murni;
Sufyarma Marsidin;
Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.712 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4223
Dianggap sebagai praktik pertama dan utama dari manajemen sumber daya manusia, perencanaan sumber daya manusia memainkan peran besar. Basis teoretis dari praktik perencanaan Sumber Daya Manusia telah diselidiki secara rinci dalam artikel ini. Penulis telah berusaha untuk meliput dan menyajikan literatur yang komprehensif tentang praktik penting Sumber Daya Manusia ini. Pentingnya perencanaan Sumber Daya Manusia, tujuan strategisnya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya semuanya tercakup dalam studi literatur ini. Juga, penelitian ini mencakup kerangka kerja dan model perencanaan Sumber Daya Manusia dan memberi tahu proses untuk mempertahankan dan memotivasi tenaga kerja organisasi.
Peranan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru
Yanni A;
Nafisah Nafisah;
Muhammad Arif Kurnianda;
Sufyarma Marsidin;
Nellitawati Nellitawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.573 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4224
Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kesediaan guru untuk mempersiapkan siswa melalui kegiatan pendidikan dan pembelajaran. Selain itu, posisi strategis guru untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan sangat ditentukan oleh kepuasan kerja guru. Guru yang tidak mencapai kepuasan profesional tidak pernah mencapai kedewasaan psikologis dan, pada gilirannya, menjadi frustrasi. Akibatnya, guru sering terjerumus dalam fantasi dan moral. Sebaliknya, guru yang lebih puas dengan pekerjaannya biasanya menunjukkan perilaku disiplin dan meningkatkan prestasi kerja. Berbagai upaya meningkatkan kepuasan kerja guru seperti, kesadaran hasil, kegiatan promosi, pemberian tunjangan/insentif, dan berbagai tindakan yang dilakukan. Kepuasan kerja menciptakan semangat, dorongan, kesabaran, ketangkasan manual, inisiatif, dan kreativitas mengajar, sehingga guru senang mengajar dengan baik.
Pengaruh Pemberian Reward terhadap Prestasi Belajar Siswa di MTsS Bai’aturridhwan Bukittinggi
Asmatun Hasanah;
Deswalantri Deswalantri;
Iswantir Iswantir;
Hidayani Syam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.209 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4225
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suasana pembelajaran kurang memotivasi siswa untuk belajar PPKN serta kurangnya penghargaan guru terhadap siswa mengakibatkan siswa tersebut menganggap pemberian reward sebagai sesuatu yang biasa-bisa saja dan masih ada sebagian siswa yang remedial dalam belajar. Hal tersebuat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siswa yang masih banyak di bawah KKM, seperti yang terlihat pada nilai ujian tengah semester ganjil tahun ajaran 2021-2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian reward terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di MTsS Bai’aturridhwan Bukittinggi. Jenis penelitian adalah penelitian regresi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MTsS Bai’aturridhwan Bukittinggi sebanyak 2 kelas yang berjumlah 30 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu menjadikan seluruh populasi menjadi subjek penelitian ketika jumlah populasi kurang dari 100 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner, yang diisi oleh responden sedangkan hasil belajar PPKN diperoleh dari teknik dokumentasi. Hasil R Square diperoleh sebesar 0,305 atau sebesar 30,5%. Hal ini menunjukkan pengaruh pemberian reward terhadap prestasi belajar siswa adalah sebesar 30,5% di kategori rendah dengan sisanya sebesar 69,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jadi dapat disimpulkan besar pengaruh pemberian reward terhadap prestasi belajar siswa di MTsS Bai’turridhwan Bukittinggi yaitu sebesar 30,5%. Maka dapat dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak serta dapat pengaruh yang signifikan antara pemberian reward terhadap prestasi belajar siswa di MTsS Bai’aturridhwan Bukittinggi.
Analisis Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar
Anggun Radika Putri;
Betridamela Nasti;
Desyandri Desyandri;
Irdamurni Irdamurni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.261 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4226
Kemampuan membaca adalah salah satu keterampilan berbahasa yang mendasar. Dengan membaca peserta didik akan menerapkan kemampuan lainnya yaitu berbicara. Dan juga peserta didik yang tidak mampu membaca akan sulit untuk memenuhi kemampuannya dalam menulis. Kemampuan membaca peserta didik kelas II termasuk kedalam tahap membaca permulaan, penelitian kali ini akan membahas mengenai “Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas II Di SDN 34 Simpang Haru”. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan membaca peserta didik kelas II, termasuk kedalam kategori kemampuan membaca tinggi, sedang atau rendah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan responden pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden 5 orang peserta didik dan 2 guru wali kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, nilai dan wawancara. Dengan hasil penelitian yaitu, kemampuan membaca peserta didik kelas II di SDN 34 Simpang Haru terbagi menjadi tiga kategori, yaitu dari 55 peserta didik, 45 orang peserta didik termasuk kedalam kategori tinggi karena sudah mampu membaca dengan lancar dan memenuhi seluruh aspek, 4 orang peserta didik membaca dengan kategori sedang karena membaca dengan terbata-bata dan 6 orang peserta didik dengan kategori rendah karena peserta didik belum mampu menghafal huruf.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan pada PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera
Ifan Johar Kuswahyudi;
Pompong Budi Setiadi;
Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.947 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4227
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel Kompensasi, Motivasi Kerja dan Beban Kerja, secara parsial dan simultan terhadap Turnover Intention. Teknik penentuan memakai sampling jenuh dengan 100 responden karyawan yang bekerja di PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera dan untuk Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferesial yaitu: 1.Uji Validitas dan Reliabilitas, 2. Analisis Regresi Berganda, 3. Analisis Koefisien Determinasi (R2 ), 4. Pengujian Hipotesis dengan Uji Parsial (uji t) dan Uji Simultan (uji F). Berdasarkan dari hasil penelitian ini diketahui Kompensasi dan Motivasi Kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan (thitung < t tabel) terhadap turnover intention, beban kerja memiliki pengaruh yang signifikan (thitung > t tabel) terhadap turnover intention karyawan PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, dan dari sini dapat diketahui bahwa ketiga variabel bebas tersebut yang dominan pengaruhnya terhadap turnover intention adalah Beban Kerja karena nilai koefisien beta yang lebih besar. Saran yang diberikan untuk perusahaan adalah berupaya untuk tetap terus meningkatkan kompensasi, motivasi kerja, dan beban kerja para karyawan agar tetap berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal.
Penggunaan Flip Over Pelangi sebagai Media Peningkatan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia terhadap Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP 1 Bandar Lampung)
Sariyah Astuti;
Dian Puspita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.251 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4228
Penggunaan Flip Over Pelangi sebagai media peningkatan penggunaan ejaan bahasa Indonesia terhadap siswa SMP penggunaan ejaan bahasa Indonesia merupakan suatu gagasan dalam menjawab kesulitan guru dalam mengarahkan perhatian, minat, dan motivasi anak terhadap pokok bahasan ejaan bahasa Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah memaparkan Flip Over Pelangi sebagai media peningkatan kemampuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia bagi anak usia dini serta menjelaskan cara penggunaannya dalam proses pembelajaran. Flip Over Pelangi merupakan media visual yang memiliki karakteristik umum bagi media visual, yaitu: mudah dibuat sendiri secara sederhana, murah biayanya, sesuai dengan emosional anak, mudah dipersiapkan dan digunakan, sangat praktis perawatannya, serta penyimpanannya tidak memerlukan tempat yang luas. Dalam proses pembelajaran guru menjelaskan konsep-konsep dasar materi ejaan bahasa Indonesia disertai dengan contoh-contoh yang terdapat dalam Flip Over Pelangi. Setelah itu, orang tua membagi siswanya ke dalam kelompok-kelompok untuk kemudian ditugaskan untuk menggunakan media ini. Penggunaan media ini diakhiri dengan evaluasi mengenai kegiatan pembelajaran dan diteruskan dengan pembahasan bersama mengenai materi dan soal-soal yang dianggap sulit bagi mayoritas siswa disertai penguatan dari guru. Adanya suasana pembelajaran yang interaktif dan diskusi antarsiswa yang dinamis, maka penggunaan Flip Over Pelangi dalam pembelajaran dapat menjadi media peningkatan kemampuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia siswa yang meliputi kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor.