JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) Kelas IV SD Negeri Plaosan 1
Eka Marwati;
Andri Anugrahana;
Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
SD Negeri Plaosan 1 pengajaran bahasa Indonesia masih didominasi oleh guru yang mengakibatkan rendahnya motivasi siswa, menurunnya penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi, meningkatnya penggunaan bahasa daerah, dan preferensi terhadap bahasa daerah. bermain selama waktu luang daripada belajar. Model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu dari berbagai model pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan dalam disiplin ilmu bahasa Indonesia. Karena pembelajaran kooperatif bentuk Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang dapat melibatkan dan menginspirasi siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri Plaosan 1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi sejumlah pihak, termasuk guru dan siswa, yang akan memperoleh manfaat dari peningkatan motivasi dan peningkatan hasil belajar. Berdasarkan pada hasil Pelaksanaan Tindakan Kelas (PTK) pada siklus I yang diberikan kepada 26 siswa, sebanyak 20 siswa yang memperoleh nilai diatas 70 dengan persentase sebesar 76,923%. Siswa yang memiliki nilai dibawah 70 sebanyak 6 dengan persentase sebesar 23,077%. Sedangkan pada siklus II berdasarkan pada tipe TGT diperoleh hasil yaitu, dari 26 siswa, sebanyak 22 siswa memperoleh nilai diatas KKM dengan persentase 84,615%, sementara siswa yang masih memiliki nilai dibawah KKM sebanyak 4 siswa dengan persentase 15,385%.
Peningkatan Hasil Belajar IPA melalui Penggunaan Model Discovery Learning pada Siswa Kelas V SD Negeri Plaosan 1
Arif Irawan;
Andri Anugrahana;
Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
IPA atau sering dikenal dengan ilmu alam (IPA) merupakan topik yang mempertajam dan memperhalus daya kritis seseorang. Sebuah proses pembelajaran yang dikenal sebagai discovery learning terjadi ketika siswa diharapkan untuk mengorganisasikan diri mereka sendiri setelah materi pembelajaran tidak diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA di SD Negeri Plaosan 1 melalui model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Plaosan 1 dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini ditandai dengan ?75% siswa mengalami peningkatan hasil belajar meliputi nilai tes pengetahuan diatas KKM sebesar 75, sikap dan keterampilannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar IPA dari 25% siswa pada pra siklus menjadi 71% pada siklus I, dan 89% pada siklus II siswa mendapatkan nilai tes di atas KKM. Kemudian pada aspek sikap dan keterampilan siswa mengalami peningkatan di setiap siklus dibandingkan dengan kondisi pada pra siklus. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning dinilai berhasil meningkatan hasil belajar IPA.
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam pada Pembelajaran IPS di Madrasah Tsanawiyah Swasta Tarbiyah Auladil Muslimin
Seri Rejeki;
Masganti Sitorus;
Ripho Delzy Perkasa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui Pembelajaran IPS, untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui pembelajaran IPS, untuk mengetahui peluang dan ancaman dalam penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui pembelajaran IPS di Madrasah Tsanawiyah Swasta Tarbiyah Auladil Muslimin. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif, dengan jenis pendekatan fenomenologis lalu menggunakan analisis Swot untuk mengetahui hasil evaluasinya. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran IPS, guru agama dan siswa/siswi Madrasah Tsanawiyah Swasta Tarbiyah Auladil Muslimin. Setelah data diproses selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui pembelajaran IPS pada setiap materi pembelajaran IPS yaitu melalui RPP yang tercantum pada tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran,Terdapat kekuatan dan kelemahan dalam penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui pembelajaran IPS, kekuatannya yaitu: guru yang profesional dalam mengajar, sarana dan prasarana yang mendukung dan lingkungan yang berbasis Islam. Selanjutnya kelemahannya adalah: perbedaan karakteristik siswa, Rasa jenuh dan bosan yang dialami oleh peserta didik, Terdapat peluang dan ancaman dalam penerapan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui pembelajaran IPS, peluangnnya yaitu: adanya pengawas sekolah, kelompok kerja guru (KKG) dan wali murid. Selanjutnya ancamannya adalah: lingkungan sosial siswa yang berada di luar.
Analisis Gaya Bahasa pada Lagu Asmaralibrasi Karya Soegi Bornean
Renny Apriliyani;
Irwan Siagian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh daya tarik pemilihan kata atau pemakaian yang digunakan oleh grup musik Soegi Borneo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kosakata lagu cinta dalam album Atma. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain literature review. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik mencatat. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut; Pemilihan data, pengkodean, klasifikasi data, deskripsi data dan interpretasi data. Subyek penelitian ini adalah lirik lagu roman dari album Atma grup Soegi Borneo. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar kata dalam lagu bersifat konotatif. Ini adalah bukti kreativitas pencipta lagu dalam menciptakan lirik lagu-lagu yang dianalisis tentang cinta dan pernikahan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Pendekatan Saintifik SD Negeri 003 Siabu
Iwan Putra;
Nurmalina Nurmalina;
Musnar Indra Daulay
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) berdasarkan hasil pengamatan di kelas I SD Negeri 003 Siabu, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah, belum mencapai nilai KKM yang ditetapkan oleh sekolah yaitu 75 khususnya dalam pembelajaran Tematik. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa maka pada penelitian ini diterapkan Pendekatan Saintifik. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana hasil belajar siswa sebelum Pendekatan Saintifik dilakukan, bagaimana hasil belajar siswa setelah Pendekatan Saintifik dilakukan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui sejauh mana pendekatan Saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui pendekatan Saintifik pada pembelajaran Tematik kelas 1 SD Negeri 003 Siabu. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 003 Siabu dengan jumlah 32 siswa. Tindakan ini dilakukan pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2015. Hasil belajar yang diperoleh dari data awal adalah 43,7%, yang tuntas memperoleh nilai minimal 75 sesuai setandar KKM. Setelah diterapkan Pendekatan Saintifik pada siklus I UH I diperoleh 53,1% dan pada siklus II UH II meningkat menjadi 87,5%. Sedangkan aktivitas Guru terus meningkat pada tiap pertemuannya. Aktivitas Guru pertemuan pertama dengan perentase 71% kemudian meningkat menjadi 74% pada pertemuan kedua. Pertemuan keempat persentase 82%, pertemuan kelima menjadi 90%. Aktivitas siswa pertemuan pertama dengan persentase 66% kemudian meningkat menjadi 72% pada pertemuan kedua. Pertemuan keempat persentase 86%, pertemuan kelima menjadi 92%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik di kelas I SD Negeri 003 Siabu.
Penggunaan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Peta di Sekolah Dasar
Indros Piliati;
Musnar Indra Daulay;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Permasalahan yang sering muncul dalam proses pembelajaran adalah kurangnya hasil belajar IPS yang ditunjukkan oleh sikap siswa yang sebagian besar kurang antusias ketika pelajaran akan berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Team Game Turnament (TGT) dalam meningkatkan hasil IPS Materi Peta pada siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 039 Pulau Tengah yang berjumlah 31 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan tahap refleksi. Data penelitian didapatkan dari hasil observasi dan juga tes hasil belajar siswa pada siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum tindakan yaitu 19.4%. Kemudian pada siklus I, hasil belajar siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 54.83%. Pada siklus II, hasil belajar siswa yang mencapai KKM semakin meningkat menjadi 83.87%. Artinya sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Game Turnament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 008 Salo.
Penggunaan Alat Peraga Kartu Bertanda untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat
Aan Budiyono;
Ramdhan Witarsa;
Molli Wahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran: 1) Penggunaan alat peraga kartu bertanda dapat meningkatkan hasil belajar materi operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas IV SDN 008 Langgini, 2) Proses pembelajaran operasi hitung bilangan bulat dengan penggunaan alat peraga kartu bertanda pada siswa kelas IV SDN 008 Langgini, dan 3) hasil pembelajaran operasi hitung bilangan bulat dengan penggunaan alat peraga kartu bertanda pada siswa kelas IV SDN 008 Langgini. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 008 Langgini, khususnya siswa kelas IV tahun pelajaran 2021-2022. Subjek penelitian ini adalah: 1) seluruh siswa kelas IV tahun pelajaran 2021-2022 dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang, terdiri dari 10 orang laki-laki dan 12 orang perempuan, 2) 1 orang guru yaitu peneliti sendiri, dan 3) observer yang berjumlah 1 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa materi bilangan bulat di kelas IV SDN 008 Langgini pada siklus I tergolong baik dengan rata-rata 72,95. Selanjutnya dari 22 orang siswa hanya 15 orang (68,18%) yang mencapai ketuntasan secara individual. Hasil belajar siswa pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 82,27, dan dari 22 orang siswa terdapat 20 orang (90,90%) yang mencapai ketuntasan secara individual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan alat peraga kartu bertanda dapat meningkatkan hasil belajar operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas IV SDN 008 Langgini.
Peningkatan Hasil Belajar IPS dengan Menggunakan Model Reciprocal Teaching Siswa Sekolah Dasar
Yuni Azriani;
Masrul Masrul;
Musnar Indra Daulay
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa siswa kelas V SDN 021 Bangkinang kesulitan dalam memahami pelajaran IPS, terutama pada materi persiapan kemerdekaan. Hal ini disebabkan oleh guru kurang bervariasi dalam menggunakan model pembelajaran. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model Reciprocal Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Reciprocal Teaching pada siswa kelas V SDN 021 Bangkinang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan hasil belajar IPS dengan menggunakan model Reciprocal Teaching pada siswa kelas V SDN 021 Bangkinang. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 021 Bangkinang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei hingga Juni 2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 12 orang, dan siswa perempuan berjumlah 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada siklus I masih tergolong cukup dengan rata-rata 73,47, selanjutnya dari 23 orang siswa hanya 18 orang siswa atau 78,26% yang mencapai ketuntasan secara individual. Hasil belajar siswa pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 81.73, dan dari 23 orang siswa terdapat 20 orang siswa atau 86,95% yang mencapai ketuntasan secara individual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model Reciprocal Teaching dapat meningkatkan hasil belajar perkalian pada siswa kelas V SDN 021 Bangkinang
Peningkatan Hasil Belajar PKN pada Materi Bangga sebagai Bangsa Indonesia melalui Metode Make a Match
Mira Ariyanti;
Musnar Indra Daulay;
Nurmalina Nurmalina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar PKn peserta didik. Nilai ujian pra tindakan kelas menunjukkan 11 dari 25 peserta didik memperoleh nilai di bawah KKM 65. Penelitian ini bertujuan menemukan peningkatan hasil belajar PKn peserta didik dengan diterapkannya metode Make a Match pada materi bangga sebagai bangsa Indonesia pada peserta didik kelas III SDN 004 Langgini. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan di kelas III SDN 004 Langgini. Subjek penelitian adalah guru peneliti dan 27 peserta didik. Penelitian berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan ketuntasan hasil belajar PKn peserta didik materi bangga sebagai bangsa Indonesia yang cukup signifikan. Adapun pada pra tindakan dengan rata-rata 63,80 presentase 44%, kemudian siklus I dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 70,93 yang presentase 63% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 72,78 mencapai peningkatan ketuntasan 78%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penerapan metode Make a Match pada pembelajaran PKN dapat meningkatkan hasil belajar peserta didiik kelas III SDN 004 Langgini.
Peningkatan Hasil Belajar IPA dengan Menggunakan Model Sains Teknologi Masyarakat (STM) di Sekolah Dasar
Mutia Rissa;
Musnar Indra Daulay;
Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.036 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA. Hal ini didasarkan pada jumlah siswa yang hasil belajarnya dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75, dari 16 orang siswa 9 orang siswa yang mendapat nilai baik atau diatas KKM, dan 7 orang siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini merupakan tindakan kelas, penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi Sistem Pernapasan Manusia dan Hewan pada Siswa Kelas V SD Negeri 005 Langgini TP 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli s.d Agustus 2021, subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 005 Langgini dengan jumlah siswa 16 orang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 4 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuntasan sebelum tindakan hanya mencapai 56,25%, siklus I meningkat menjadi 68,75% dan siklus II meningkat lagi menjadi 93,75%. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi Sistem Pernapasan Manusia dan Hewan pada siswa kelas V SD Negeri 005 Langgini Kab Kab Kampar.