cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Peran Pendidikan Menurut Konsep Ki Hajar Dewantara Di Era Revolusi Industri 4.0 Azahra Dewanti Galuh; Dipta Afrilia Putri; Sekar Ayu Cahyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.321 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4052

Abstract

Penggunaan komputer dengan sistem jaringan internet saat ini menandakan terjadinya revolusi industri 4.0, kemajuan ini jelas memudahkan segala aspek kehidupan manusia. Terutama pada revolusi industri 4.0 yang sangat berterkaitan dengan sistem pendidikan sebagai bentuk dampak baik pendidik maupun peserta didik, sehingga timbulah fenomena pendidikan 4.0. Tenaga pendidik maupun peserta didik harus melek dan bijak dalam penggunaan teknologi untuk pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kepentingan pembelajaran. Peran tokoh pendidikan sebagai aktor utama pun tak lepas dari kemajuan pendidikan saat ini. Bapak Pendidikan Nasional yaitu Ki Hajar Dewantara memiliki pengaruh besar dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Dalam sistem among Ki Hajar Dewantara menekankan manusia harus memiliki cipta rasa dan karsa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang peran pendidikan terkait era Revolusi Industri 4.0 menurut konsep Ki Hajar Dewantara. Dengan mengambil beberapa jurnal penelitian ini menggunakan kajian pustaka sebagai metode penelitian.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Mengolah Kulit Pie di SMK Putra Anda Binjai Fatma Tresno Ingtyas; Ana Rahmi; Nuwairy Hilda; Siti Sutanti; Nuria Khaida Arfah Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.101 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.4053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan mengolah kulit pie siswa yang menggunakan media power point pada pelajaran bakery pastry  (2) Kemampuan mengolah kulit pie siswa yang menggunakan media audio visual pada pelajaran bakery pastry (3) Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kemampuan mengolah membuat kulit pie pada mata pelajaran bakery pastry. Lokasi penelitian SMK Putra Anda Binjai. Waktu penelitian Agustus 2020. Pengambilan sampel secara teknik random sampling. Dengan jumlah  50 orang terdiri dari 2 kelas. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan. Teknik analisis data secara deskripsi, uji kecenderungan, uji normalitas dan uji homogenitas, dan uji hipotesis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengolah kulit pie pada kelas kontrol dengan menggunakan media Microsoft Power Point diperoleh rata-rata sebesar 77,68 dan standar deviasi 2,58 dengan tingkat kecenderungan nilai kategori cukup sebesar 48%. Sedangkan pada kelas eksperimen dengan menggunakan media audio visual diperoleh nilai rata-rata 90,26 dan standar deviasi 2,78 dengan tingkat kecenderungan nilai kategori tinggi sebesar 36%. Dari hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung ttabel (6,24  1,708) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunan media pembelajaran audio visual terhadap kemampuan mengolah bakery pastry di SMK Putra Anda Binjai
Analisis Pemerolehan Bahasa Pertama Pada Usia 2-3 Tahun: Kajian Fonologi Rizki Ziadah Akbar; Fatikhatul Janah; Irwan Siagian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.377 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4054

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaparkan pemerolehan bahasa anak usia 2-3 tahun dari aspek fonologi yang meliputi pemerolehan vokal, pemerolehan konsonan, dan faktor yang mempengaruhi pemerolehan fonologi tersebut. Penelitian dilakukan di Jakarta pada bulan Maret-Mei 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dari 3 orang anak (NH, MJ dan D) yang memiliki umur kisaran 2-3 tahun dengan jarak perbedaan ±3 bulanan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada umur sekitar 6 minggu,anak sudah mengeluarkan bunyi-bunyi yang mirip dengan bunyi konsonan atau vocal. Proses mengeluarkan bunyi-bunyi ini disebut cooing atau dekutan. Anak mendekutkan bermacam-macam bunyi yang belum jelas identitasnya. Pemerolehan fonologi anak sangat dipengaruhi (sejalan dengan) perkembangan biologisnya.
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru SD Katolik Ndona 2 Ende Berty Sadipun; Agustinus F. Paskalino Dadi; Virgilius Bate Lina; Bertolomeus Hadigala Hokon; PinQi Baba Apriana Parera; Petrasia Riti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.249 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4059

Abstract

Masalah yang dialami para guru di SD Katolik Ndona 2 adalah kurangnya pemahaman dan kemampuan melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan diadakannya pelatihan PTK bagi guru-guru di SD Katolik Ndona 2 yaitu agar mampu membuat PTK berkualitas secara berkesinambungan dan terarah. Bentuk-bentuk kegiatan dalam pelatihan ini adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan penyuluhan tentang cara melaksanakan pelatihan dan penerapan model-model pembelajaran pelaksanaan PTK, prosedur dan langkah-langkah PTK, pelatihan menganalisis data PTK, menyimpulkan hasil PTK, membuat laporan hasil dan menulis artikel ilmiah hasil PTK. Kegiatan pelatihan PTK dilakanakan sebanyak 8 kali pertemuan, Setelah peserta menerima materi pelatihan, peserta kemudian dibimbing dan didamping dalam proses pembuatan proposal, laporan dan artikel PTK. Subjek dalam kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru SD Katolik Ndona 2 sebanyak 10 orang. Hasil dari kegiatan pelatihan ini: 6 dari 10 guru telah mampu merumuskan proposal PTK yang berkualitas, melaksanakan PTK dan menyusun laporan PTK.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Materi Non Individual Service dalam Mata Kuliah Penataan dan Pelayanan Restoran Siti Homsinah; Annis Kandriasari; Yeni Yulianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik digital materi non individual service yang digunakan dalam pembelajaran Mata Kuliah Penataan dan Pelayanan Restoran untuk mahasiswa jurusan Tata Boga. Uji coba berupa evaluasi dari one to one expert ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan implementasi produk pada mahasiswa yaitu uji coba one to one, small group dan field trial . Penelitian merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Uji coba dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Analisis data menggunakan statistik deskriptif kualitatif. Berdasarkan perhitungan, didapatkan rata-rata presentase 82% pada uji one to one expert (ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa), skor implementasi produk pada mahasiswa 91% pada uji one to one, 89% pada uji small group, dan 93% pada field trial, sehingga kualitas dan respon mahasiswa terhadap media berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, dapat disimpulkan media pembelajaran komik digital materi non individual service dalam mata kuliah penataan dan pelayanan restoran sangat layak untuk digunakan.
Pelaksanaan Pengawasan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kedisiplinan Guru di MTs Darul Mu’allamah Sinta Rahmadani; Undang Ruslan Wahyudin; Taufik Mustofa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4061

Abstract

Pelaksanaan pengawasan dengan metode yang dilakukan kepala sekolah yang menjalankan kewenangan pekerjaan administrasi, dimana manajemen kepala sekolah merupakan salah satu variabel penentu dalam mencapai tujuan instruktif. Dalam penelitian ini, peneliti perlu melihat jalan menuju pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru. Tujuan di balik penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedisiplinan pendidik, untuk mengetahui bagaimana cara melaksanakan manajemen kepala sekolah dalam mengembangkan disiplin pengajar dan untuk menemukan kendala kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin dan penataan pendidik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif memanfaatkan metode deskriptif. Prosedur pengumpulan informasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, prosedur analisa data melalui siklus penurunan, penyajian, dan pengecekan informasi. Analisis data yang terkumpul diidentifikasi dengan berkaitan pelaksanaan pengawasan kepala sekolah MTS Darul Mu’allamah dalam meningkatkan kedisiplinan guru. Hasil akhir dari pemeriksaan ini menggabungkan para analis yang menyimpulkan bahwa pertama, sebagian besar pendidik telah melakukan pengendalian dengan mengikuti pedoman materi di sekolah, juga dalam pelaksanaan pengawasan, kepala sekolah menjaga suasana hangat dengan instruktur dan staf, kedekatan dan transparansi sehingga pelaksanaan manajemen dilakukan dengan sukses dan mahir, yang ketiga adalah hambatan kepala sekolah dalam pelaksanaan kedisiplinan guru di MTS Darul Mu’allamah, khususnya kegelisahan kepala sekolah terhadap tenaga pendidik yang tidak bisa menerima pengaturan peningkatan dan penataran yang akan diselesaikan oleh kepala sekolah. Jawaban atas hambatan ini adalah ketegasan kepala sekolah dalam melaksanakan peningkatan disiplin pendidik.
Peran Pancasila dalam Rangka Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme di Era Globalisasi bagi Siswa Sekolah Dasar Muhammad Luthfi Setyawan Anshory; Dinie Anggraeni Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4062

Abstract

Arus globalisasi akhir-akhir ini sedang marak terjadi di berbagai belahan dunia, globalisasi ini juga memiliki dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia di era sekarang ini. Arus globalisasi ini memiliki banyak produk mulai dari teknologi yang semakin maju, perubahan kebudayaan yang ada di suatu negara, bahkan hingga ke ilmu pengetahuan dan cara mengajar yang semakin variatif dan modern. Jadi globalisasi ini banyak sekali dampak positif dan negatifnya yang tentu saja harus kita ambil adalah dampak positifnya. Akan tetapi masih ada saja manusia-manusia yang terjebak dalam arus globalisasi ini dan menuju ke jalan yang salah. Kebanyakan yang terjebak dalam arus globalisasi ini adalah anak-anak dan remaja di masa sekarang. Maka peran pendidikan tentunya sangat penting untuk keberlanjutan dan penjagaan diri manusia dari arus globalisasi yang semakin hari semakin kejam. Salah satu pendidikan yang dapat ditanamkan khususnya di Anak Sekolah Dasar adalah pendidikan Pancasila. Dimana peran Pancasila ini berusaha untuk memberitahukan nilai-nilai yang terbaik untuk dilaksanakan serta membentengi diri dari arus globalisasi yang semakin hari semakin kejam. Selain dengan peran Pancasila sebagai membentengi diri dari arus globalisasi, menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak sekolah dasar tentu saja merupakan hal yang terpenting agar anak mengetahui betapa pentingnya memiliki rasa cinta terhadap tanah air. Oleh karena itu peran peran Pancasila dan menumbuhkan rasa nasionalisme di era globalisasi ini bagi siswa sekolah dasar sangatlah penting untuk ditanamkan sedini mungkin dari sekarang, agar generasi bangsa berikutnya nya dapat menjaga pergaulan di arus globalisasi ini.
Intimate Partner Violence in Maid Series Mira Mustika Khoirunisa; Mamik Tri Wedawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4063

Abstract

Praktik kekerasan, khususnya terhadap perempuan, masih tetap ada, seperti yang bisa diungkap melalui serial Maid. Studi ini membahas kekerasan yang tercermin dalam serial tersebut, yang melalui jenis-jenis kekerasannya dijelaskan secara rinci. Slabert dan Green melakukan penelitian tentang kekerasan dalam rumah tangga yang dialami perempuan dan menjelaskan gagasan kekerasan pasangan intim dalam empat bentuk: kekerasan fisik, pelecehan psikologis, pelecehan seksual, dan pelecehan ekonomi. Penelitian lebih lanjut di IPV memperkuat konsep untuk studi lebih lanjut. Dengan studi pustaka sebagai metodologi penelitian yang diterapkan, data diambil dari semua dialog antar tokoh. Beberapa fakta ditemukan dari serial tersebut bahwa ada tiga bentuk kekerasan yang diterima pasangan tersebut, yaitu: kekerasan fisik yang terlihat pada lebam setelah suami Danielle mencekiknya, dan Paula, ibu Alex, mengalami lebam dan hidung berdarah saat Alex Seorang anak; pelecehan psikologis yang dialami tokoh perempuan karena pasangannya sering melakukan kekerasan terhadap dirinya; dan kekerasan ekonomi dilakukan dalam bentuk penguasaan hampir semua kegiatan yang mengarah pada bisnis ekonomi, seperti pendapatan, pengeluaran, informasi perbankan, utang, dan pinjaman.
Revealing the Empowerment at Barnum Circus in The Greatest Showman Widya Sri Wahyuni; Much Koiri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4064

Abstract

Kesetaraan tidak berfokus pada memperlakukan individu dengan cara yang sama tetapi pada bagaimana setiap orang mungkin memiliki kesempatan yang sama untuk mencapai hasil yang sama, sedangkan pemberdayaan mengacu pada tindakan membantu atau mendukung mereka yang membutuhkan untuk mencapai kesetaraan dengan orang lain. Ini terutama terjadi pada populasi minoritas ketika ada perbedaan tertentu seperti etnis, ras, agama, dan identitas kelompok. The Greatest Showman, disutradarai oleh Michael Gracey dan diproduksi oleh 20th Century Fox pada tahun 2017, adalah salah satu film drama musikal terlaris sepanjang masa. The Greatest Showman menceritakan kisah Phineas Taylor Barnum (P.T Barnum), yang memberdayakan dirinya dengan membangun sirkus dan membiarkan orang-orang dengan kelainan fisik menjadi bagian dari pertunjukan. Berkaitan dengan pemberdayaan yang dilakukan oleh karakter dalam film The Greatest Showman, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pemberdayaan yang digambarkan dalam film tersebut dan fungsi dari pemberdayaan pada Barnum Circus dalam The Greatest Showman. Pendekatan penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian: sumber data, pengumpulan data, dan analisis data. Data tersebut diperoleh dari screenshot adegan, lirik musik, dan pertukaran karakter dari film Michael Gracey The Greatest Showman (2017). Makalah, jurnal, artikel, buku, dokumen, dan sumber belajar lainnya digunakan oleh peneliti. Dengan menggunakan data kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa The Greatest Showman menjadi film yang tidak hanya mendukung perlakuan tidak adil terhadap individu penyandang disabilitas tetapi juga menunjukkan bahwa mereka tidak berdaya di masyarakat sebagai akibat dari kapitalisme yang tak terhindarkan.
Pengembangan Instrument Kelayakan Modul Tes Menggunakan Aplikasi Power Point Syamsurijal Syamsurijal; Iwan Suhardi; Muhammad Yusuf Mappeasse
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.4075

Abstract

Salah satu tugas dosen adalah mengevaluasi pembelajaran, yang dapat dilakukan menggunakan metode dan alat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sebuah modul berbasis TIK menggunakan VBA macros Power Point dari aspek kelayakannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development, dan menggunakan kuisioner sebagai alat ukurnya. Subjek yang diteliti berjumlah 25 orang yang adalah kadet mahasiswa jurusan pendidikan TIK Universitas Negeri Makasar, dan Informan berjumlah 2 orang yang masing-masing adalah ahli dalam bidang pembelajaran dan media. Hasil analisis membuktikan bahwa modul tes dengan VBA macros power point adalah layak digunakan sebagai media tes pada mata kuliah pengantar teknologi kelautan, karena memenuhi syarat sebagai media yang baik dengan rata-rata semua indikator yang diuji, baik itu validasi media, validasi materi dan hasil uji coba memiliki nilai > 4,08 pada kategori sangat baik. Namun kedepan Modul perlu dikembangkan untuk format model test yang berbeda.

Page 494 of 2523 | Total Record : 25229