cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Analisis Masalah Sosial dalam Kumpulan Naskah Monolog Politik Karya Putu Fajar Arcana Wahyuningtyas, Ambar Sekar; Mujtaba, Sahlan; Adham, M. Januar Ibnu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2251

Abstract

Drama merupakan cerita atau kisah yang meliputi unsur-unsur pembangunnya. Pemilihan kumpulan naskah Monolog Politik karya Putu Fajar Arcana ini mengangkat tema mengenai kebobrokan birokrasi dan beberapa permasalahan sosial di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah sosial yang terkandung dalam kumpulan naskah Monolog Poilitik karya Putu fajar Arcana, serta merelevansikannya dengan pembelajaran sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Sumber penelitian ini ialah kumpulan naskah Monolog Politik karya Putu Fajar Arcana. Sedangkan objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dan masalah sosial dalam kumpulan naskah Monolog Politik karya Putu Fajar Arcana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Sedangkan untuk teknik analisis dengan analisis isi. Berdasarkan hasil analisis, kumpulan naskah Monolog Politik karya Putu Fajar Arcana terdapat lima dari sembilan masalah sosial, yang meliputi, kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, dan birokrasi.
Analisis Fasilitas Wisata pada Daya Tarik Wisata Lubuk Mata Kucing Padang Panjang Illahi Manvi, Kurnia; Maulana, Irfan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2252

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya dilatarbelakangi oleh temuan beberapa permasalahan terkait fasilitas wisata. Adapun penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Adapun tujuan dari penelitian yang berjudul Analisis Fasilitas Wisata Pada Daya Tarik Wisata Lubuk Mata Kucing Padang Panjang ialah bertujuan untuk mengidentifikasi sekaligus mendeskripsikan Fasilitas Wisata Pada Daya Tarik Wisata Lubuk Mata Kucing Panjang. Non probability sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian yang berjumlah 94 orang responden sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang disusun menurut skala likert. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil keseluruhan secara umum bahwa Fasilitas Wisata Pada Daya Tarik Wisata Lubuk Mata Kucing Padang Panjang berada pada kategori cukup baik dengan presentasi sebesar 59,57%. Selanjutnya juga diperoleh hasil berdasarkan indikator sebagai berikut : (1) Indikator Fasilitas Utama, hasil tertinggi berada pada kategori cukup baik dengan persentase sebesar 56,12%.(2) Indikator Fasilitas Pendukung, hasil tertinggi berada pada kategori cukup baik baik dengan persentase sebesar 32,97%. Dan (3) Indikator Fasilitas Pelengkap, hasil tertinggi berada pada kategori cukup baik dengan persentase 50%.
Upaya Lembaga Pemasyarakatan dalam Menghadapi Over Kapasitas Pambudi, Dimas Aryo; Wibowo, Padmono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2253

Abstract

Lembaga pemasyarakatan merupakan salah satu bagian dari tatanan peradilan pidana yang berfungsi sebagai tempat penyelenggara hukuman sekaligus sebagai tempat pembinaan bagi narapidana. Pemberian pembinaan tersebut tidak hanya untuk memyadarkan diri seorang narapidana atas kesalahan yang telah dilakukan tetapi juga dapat dikatakan sebagai pemberian pendidikan bagi narapidana yang berada di dalam lembaga permasyarakatan.Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah yuridis normatif penelitian dengan melakukan penelitian kepustakaan dan empiris penelitian yuridis dengan melakukan penelitian lapangan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang. Over kapasitas terjadi karena laju pertumbuhan penghuni lapas tidak sebanding dengan sarana hunian lapas. Prosentase input narapidana baru dengan out put narapidana sangat tidak seimbang, dengan perbandingan input narapidana baru jauh melebihi out put narapidana yang selesai menjalani masa pidana penjaranya dan keluar dari lapas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah over kapasitas pada lembaga permasyarakatan adalah dengan melakukan pendekatan secara restorative justice Penegakan hukum melalui pendekatan restorative justice dalam praktik telah berjalan, tidak hanya terkait perkara pidana anak tetapi sudah termasuk perkara pidana konvensional. Hal ini menunjukkan banyaknya variasi yang dibangun berdasarkan kebutuhan dan interpretasi para pembuat kebijakan tentang restorative julstice.
Peningkatan Keterampilan Rias Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab dan Perawatan Kulit Wajah Pada Guru-Guru Madrasah Aliyah (MA) Plus Ketrampilan Se Sumatera Barat Berbasis Revolusi Industri 4.0 Astuti, Murni; Efrianova, Vivi; Lusiana, Mitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2254

Abstract

Permasalahan mitra adalah guru MA Plus belum memiliki ketrampilan Rias Wajah Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab, Perawatan Wajah sehingga saat fashion show, guru ketrampilan belum maksimal membantu siswa. Sehingga siswa masih banyak menggunakan jasa salon yang mahal. Solusi permasalahan mitra dengan memberikan pelatihan rias wajah pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah. Tujuan kegiatan ini adalah: memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan Rias Pengantin Muslim, Kreasi jilbab dan Perawatan Kulit Wajah. Memberikan pengetahuan menetukan alat, bahan dan kosmetika serta koreksi sesuai dengan bentuk wajah, dan memberikan pengetahuan peluang usaha rias. Sasaran peserta dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah guru ketrampilan dari Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan di Sumatera Barat berjumlah 15 orang dilaksanakan di MAN 1 Bukit Tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi, video tutorial, praktek, dan bimbingan. Kegitan pelatihan dilakukan secara tatap muka maupun daring. Target luaran yang dicapai adalah jurnal Pendidikan Tambusai , HKI,bahan ajar. Setelah kegiatan ini seluruh peserta dapat melakukan rias pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah serta memiliki pengetahuan untuk berwirausaha di bidang tata rias. Diharapkan agar ketrampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan fashion show untuk pengembangan minat bakatnya.
Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Generasi Millenial di Era Globalisasi melalui Pancasila Ekaprasetya, Sahma Nada Afifah; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2256

Abstract

Pancasila sangat penting dalam kehidupan sehari hari, karena Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia, Pancasila juga merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia, namun seiring dengan perkembangan zaman serta majunya teknologi juga karena arus globalisasi yang mulai merambah luas di kalangan masyarakat menyebabkan para generasi millenial mulai kehilangan jiwa nasionalisme dan mungkin saja lupa akan ideologi Pancasila, hal ini dapat menyebabkan hilangnya identitas bangsa Indonesia, maka dari itu di perlukanlah sebuah upaya untuk menumbuhkan jiwa serta rasa nasionalisme kaum muda yaitu dengan cara 1) Mengenalkan ragam budaya Indonesia. 2) Menggunakan produk karya dalam negeri. 3) Mendidik anak untuk menghargai perbedaan. 4) Selektif terhadap kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia. 5) Memperkenalkan sejarah Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk menjadikan Pancasila sebagai pendorong untuk menguatkan rasa nasionalisme generasi millenial di era globalisasi. Metode penulisan yang digunakan dalam menyusun karya tulis ini yaitu library research dan kajian hasil penelitian mengenai penguatan karakter nasionalisme melalui pembelajaran PPKn.
Implementasi Sikap Toleransi di Masyarakat Salsabilah, Tian Adha; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2257

Abstract

Sumedang merupakan daerah yang luas dalam Pendidikan maupun industry oleh karna itu terdapat masyarakat yang bermajemuk, hal ini di sebabkan oleh perbedaan ras,suku,agama dan budaya. Masyarakat menjadi beragam karena orang-orang dari berbagai daerah di sumedang datang dan menetap di suatu tempat. Mereka membawa kebudayaan,adat istiadat ketempapat tinggal mereka yang baru, maka adanya perbedaan ini masyarakat harus mengeimpelentasikan sikap toleransi terhadap masyarakat luar yang menetap di tempat tinggalnya yang baru. Toleransi merupakan sikap saling menghargai,menghormati,pendapat,pandangan,kepercayaan. Dengan adanya sikap toleransi konflik dan perpecahan antarindividu maupun kelompok tidak akan terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa jauh sikap toleransi di masyarakat. Adapun metode penelitian ini yang dilakukan dengan mewawancara salah satu masyarakat yaitu di daerah jatinangor. Dengan begitu kita dapat mengetahui seberapa jauh masyrarakat meimplentasikan sikap toleransi.
Pelatihan Pendidikan Karakter dan Budaya Berbasis Pancasila Syaumi, Ihda Khaerunisa; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2258

Abstract

Bisa di lihat bahwa saat ini karakter dan pengetahuan budaya dari masyarakt Indonesia sudah sangat minim sekali apalagi yang berkaitan dengan pancasila, di sini kita akan lebih mendalami bagaimana mengenai penting nya pelatihan pendidikan karekter dan budaya berbasis pancasila. Penelitian ini dilakukan bertujuan agar kita bisa mengetahui seberapa jauh perkembangan pendidikan karakter dan budaya di negara kita ini. Penelitian ini dibuat denan metode study literature. Hasil penelitian menunjukan Negara Indonesia in masi sangat minimakan hal yang berbau pendidikan karakter dan budaya, pasti banyak yan bertanya mengapa pendidikan karakter dan budaya itu diperlukan di sini, itu bisa kita lihat denan membaca jurnal ini, dan sebenarnya itu sanat penting untuk melatih karakter generasi bangsa agar lebih bisa menjadi bangsa yang maju.
Media Sosial Mempengaruhi Integrasi Bangsa Awaliyah, Chica; Dewi, Dini Angraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2259

Abstract

Itegrasi bangsa adalah penyatuan berbagai kelompok budaya dan social ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional. Setelah berkembangnya zaman dari penemuan pesawat telepon Graham Bell pada tahun 1876 memudahkan komunikasi dengan efektif dan cepat. Dipadukan dengan hadirnya internet pada tahun 1969. Komunikasi di dunia semakin meningkat cepat dan memudahkan untuk berkomunikasi. Maka dengan itu adanya media social harus di manfaatkn dengan sebaik mungkin. Dan juga pengaruh budaya luar yang mudah masuk ke Indonesia harus bisa disaring dengan baik. Agar itegrasi bangsa tetap terjaga.
Pendidikan Karakter Bangsa yang Berlandaskan Pancasila Nadiah, Leni; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2261

Abstract

Era Globalisasi ini telah berdampak pada karakter bangsa Indonesia sendiri, beberapa diantaranya seperti kurangnya minat untuk membangun karakter bangsa sesuai pancasila, bergesernya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai yang harus di terapkan sesuai dengan pancasila. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk membangun pendidikan karakter bangsa yang berlandaskan dengan pancasila. Melalui pembelajaran ini di harapkan membangun pendidikan karakter bangsa yang sesuai dengan pancasila dan menamnamkan dalam kehidupan sehari-harinya sehingga menjadi terbiasa. Dan membangun karakter bangsa ini merupakan kewajiban karena pendidikan tidak hanya menjadikan bangsa yang cerdas tetapi menjadikan karakter bangsa yang baik sesuai dengan pancasila. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kajian literatur. Hasil pembahasan yaitu menjadikan pendidikan karakter bangsa yang sesuai yang berlandaskan dengan pancasila. Rekomendasi atau sumber data ini di ambil dari beberapa penelitian yang digunakan merupakan data kepustakaan, baik berupa jurnal, buku, maupun majalah dan yang lainnya. Tetapi mungkin pasti akan banyak mengambil dari jurnal-jurnal.
Peran Pendidikan untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi antar Umat Beragama Novitasari, Nisha; Dewi, Dinie Anggraeni; Purnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2262

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, ras, bahasa, dan agama atau kepercayaan. Dan sebagai bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia wajib menjamin kebebasan kepada masyarakat Indonesia terlebih kebebasan beragama. Kebebasan beragama adalah prinsip yang mendukung kebebasan individu atau masyarakat, untuk menerapkan agama atau kepercayaan dalam ruang pribadi atau umum. Kebebasan beragama dan toleransi beragama itu tidak dapat dipisahkan. Toleransi beragama adalah cara untuk kebebasan beragama dapat terealisasikan. Pendidikan juga merupakan kegiatan yang dapat merubah atau membentuk pribadi seseorang. Tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat Indonesia lebih bisa bertoleransi terhadap sesama. Metode yang digunakan adalah library research melalui sumber sekunder seperti jurnal dan artikel. Objek penelitian ini adalah masyarakat Indonesia. Hasil pembahasannya adalah pendidikan di Indonesia harus lebih mengoptimalkan peran pendidikan dan peran guru untuk bisa menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama.

Page 823 of 2630 | Total Record : 26294