JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa terhadap Mata Pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan)
Septia, Della;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2407
Upaya meningkatkan kedisiplinan siswa terhadap mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan menelaah dan mengumpulkan data dan membaca literatur yang telah ditemukan peneliti lain tentang masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa dan (2) Mendeskripsikan upaya untuk meningkatkan kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis data yang didapat setelah melakukan penelitian dengan menggunakan teknik menelaah, membaca dan mengumpulkan, maka terdapat hubungan pemahaman tentang upaya guru dalam menanamkan kedisiplinan dan kegiatan belajar peserta didik. Guru diharapkan dapat terus menyertai peserta didik dalam setiap proses belajar maupun di luar proses belajar. Sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Menumbuhkan Rasa Nasionalisme pada Anak SD Melalui Pembelajaran Pkn
Amalia, Gina;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2408
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana cara menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak SD melalui pembelajaran PKN. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan secara kualitatif. Hasil data diperoleh dengan melakukan studi litelatur yaitu mengumpulkan data-data yang berkaitan atau relevan dengan penelitian ini. Hasil dari pembahasan terdapat nasionalisme yang menggambarkan pengertian nasonalisme, penyebab menurunnya nasionalisme, dan semangat nasonalisme. Selain itu, pada penelitian ini membahas tentang pentingnya PKN dan peran dari PKN. Kemudian, membahas tentang bagaimana cara menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak SD melalui pembelajaran PKN. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia terutama pada lingkungan SD agar dapat menumbuhkan rasa nasionalisme melalui PKN.
Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar dengan Metode Literatur
Luthfiyah, Hasna Muthi;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2409
Tujuan penelitian adalah menganalisis aspek-aspek pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar, salah satunya adalah perubahan kurikulum yang menjadi salah satu upaya perbaikan proses pembelajaran. Penelitian dengan metode literatur ini menemukan bahwa pada kurikulum 2013 di Sekolah Dasar, Pendidikan Kewarganegaraan mencakup tujuan, strategi, materi serta evaluasi pembelajaran. Untuk mencapai hasil pembelajaran maksimal guru perlu memperdalam pemahaman urgensi Pendidikan Kewarganegaraan serta dapat mengembangkan kreatifitasnya dalam menciptakan metode pembelajaran.
Runtuhnya Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa Bernegara Akibat Merajarelanya Hoax
Aditia, Ilham Maulana;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2410
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), persatuan memiliki makna sebagai sebuah gabungan, ikatan yang terdiri dari beberapa bagian yang sudah bersatu. Sedangkan kesatuan bermakna perihal satu, sifat tunggal, satuan. Dengan pengertian tersebut berarti secara garis besar bahwa persatuan dan kesatuan berarti bersatunya suatu bangsa untuk mencapai tujuan bersama demi tercapainya kemajuan dan berkembangnya Negara tersebut, karena meskipun pemerintahan dan pemimpin dalam suatu Negara tersebut berjalan dengan baik tapi tanpa adanya persatuan dan kesatuan semua tidak akan berjalan dengan lancar. Pada masa sekarang ini persatuan dan kesatuan dinegara Indonesia sedang terombang-ambing hal ini dikarenakan banyaknya menyebar hoax di Negara Indonesia yang bertujuan untuk mengadu domba bangsa sendiri. Menurut Wikipedia, hoak adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Hal ini tidak sama dengan rumor, ilmu semu, atau berita palsu, maupun April Mop. Tujuan dari berita bohong adalah membuat masyarakat merasa tidak aman, tidak nyaman, dan kebingungan. Oleh karena itu, sebagai warga Negara yang baik sudah seharusnya saling bahu membahu dalam memberantas hoax dan semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia.
Implementasi Nilai Pancasial sebangai Pedoman Kehidupan Bermasyarakat
Artirestu, Iqbal Resa;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2411
Pancasial adalah pedoman dan rumusan kehidupan bangsa dan bernegara untuk masyarakat Indonesia. Nama pancasial berasa dari Bahasa sasakerta yaituh kata panca yang artinya lima dan kata sila berarti perinsip atau asas. Tujuan dibuat nya jurnal ini yaituh untuk memaparkan apa saja nilai-nilai yang ada di dalam Pancasial dan cara menerapkan nilai-nilai nya pada kehidupan bermasyarakat. Hasil pembahasan ini ada tentang seajarah terciptanya Pancasial, arti dari setiap poin-poin yang terdapat di Pancasial, peranan Pncasial, fungsi, dan juga berdasarkan pendapat ahli dan cara penerapan nya di kehidupan bermasyarakat.
Peran Orangtua dalam MenerapkPeran Orangtua dalam Menerapkan Nilai Pancasila terhadap Anak Usia Dinian Nilai Pancasila terhadap Anak Usia Dini
Nabila, Khansa Shafa;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2412
Pancasila merupakan suatu dasar negara yang terdiri dari lima sila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Pancasila tidak hanya dipahami ataupun dihafal namun juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menerapkan pancasila dapat dimulai sejak anak usia dini. Oleh karena itu, peran orangtua sangatlah penting dalam mengenalkan dan menerapkan nilai pancasila kepada anak agar dapat menciptakan karakter anak yang baik. Penerapan nilai pancasila pada anak dapat dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan kecil agar anak terbiasa melakukannya.
Menjaga Persatuan dan Kesatuan di Tengah Pluralitas Masyarakat Indonesia
Mulyawan, Rico;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2414
Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyaknya negara di dunia yang kaya dari segi kearifan lokal maupun sumber daya alam. Hal ini patut kita syukuri sebagai salah satu pemberian berharga dari Tuhan kepada negeri kita tercinta. Dengan beragamnya unsur yang negeri kita miliki, menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang multikultural. Hal ini pula yang menyebabkan bangsa asing merasa segan dan sering manyanjung bangsa ini. Kelebihan ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber kekuatan bangsa jika dikelola dengan bijak. Kebudayaan yang beragam ini sebagai tanda pengenal atau identitas nasional sehingga bangsa ini bisa dikenali oleh bangsa lain. Namun, terkadang keberagaman ini pula yang sering dijadikan sebagai alat pemicu terjadinya konflik atau pergolakan dengan motif suku, ras, agama dan antargolongan. Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja membuat dan menebarkan isu-isu yang menggiring kearah konflik suku, ras, agama dan antargolongan. Akibatnya, seiring dengan berjalannya waktu toleransi masyarakat terhadap sesama semakin terkikis dan berlanjut pada tahap keretakan dan saling berprasangka buruk antara satu kelompok terhadap kelompok yang lain. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor internal yang berpotensi melenyapkan keberadaan suatu bangsa. Maka dari itu, menjaga stabilitas hubungan antar masyarakat sangatlah penting demi menjaga kelangsungan hidup bangsa.
Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Sesama Masyarakat di Indonesia
Kholisah, Nur;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2415
Indonesia merupakan negara yang berasaskan pada nilai-nilai Pancasila. Adanya keberagaman tersebut bisa menjadi modal untuk membuat negara yang satu. Banyaknya suku, budaya, adat, bahasa daerah dan agama di Indonesia membuat masyarakat untuk menumbuhkan sikap toleransi. Toleransi sendiri mengahargai perbedaan yang ada. Sikap toleransi dan peduli sosial yang merupakan jati diri bangsa Indonesia kini mengalami penurunan. Rendahnya sikap toleransi dan peduli sosial terhadap sesama ternyata juga berimbas pada berbagai sendi kehidupan. Adapun jenis metode penelitian yang dipakai dalam jurnal yang berjudul Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Sesama Masyarakat di Indonesia menggunakan jenis metode penelitian studi literatur.toleransi itu cukup mensyaratkan adanya sikap membiarkan dan tidak menyakiti orang atau kelompok lain baik yang berbeda maupun yang sama. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa toleransi merupakan syarat mutlak untuk mengamalkan pancasila dengan sebaik-baiknya, dan menjamin hubungan baik antara sesama warga Negara Indonesia. Rendahnya toleransi terhadap perbedaan yang memicu terjadinya berbagai konflik dan kekerasan mengindikasikan belum optimalnya pengajaran nilai yang dilakukan selama ini Toleransi adalah sikap saling menghormati antar sesama manusia sesuai norma yang berlaku. toleransi, kita bisa menjadi warga negara yang rukun. Hidup rukun karena perbedaan yang ada bisa membuat kita sadar bahwa hidup berdampingan dan rukun membuat semua menjadi baik.
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SD
‘Adawiyyah, Ridla;
Dewi, DinieAnggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2416
Pancasila adalah dasar filsafat negara. Ia diyakini berisi kebajikan dan dapat menjadi panduan dalam mengembangkan identitas Indonesia . Oleh karena itu, Pancasila dijadikan materi pembelajaran dalam pendidikan kewarganegaraan di Indonesia Merujuk pada teori kewarganegaraan komunitarian dan struktural fungsional, nilai Pancasila berisi tentang ide kehidupan yang baik, sebagai nilai konsensus dan dengan demikian menjadi sumber bagi terciptanya integrasi sosial. Pendidikan Kewarganegaraan adalah salah satu mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan karakter warganegaranya yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara Indonesia yang cerdas, terampil dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur dari berbagai sumber seperti buku, jurnal dan yang lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peranan serta fungsi yang sama sama sangat penting dalam penerapan nilai-nilai Pancasila yang ada. Nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan kewarganegaraan adalah bagian dari implementasi Pancasila dalam kehidupan bernegara, dapat dilakukan dengan menjadikan Pancasila sebagai materi pelajaran yakni materi rumus atau eksistensi dan materi isi atau substansi Pancasila dalam konsep pandangan hidup bangsa,
Implementasi Nilai-nilai Demokrasi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Ramdani, Rizki;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, ayang Furi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2417
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam terkait dengan Implementasi nilai nilai demokrasi dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan Untuk mengetahui bentuk nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Metode Penelitian adalah mengunakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis Proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian.