cover
Contact Name
Hari Anggit Cahyo Wibowo
Contact Email
anggitpm2013@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jipfi.pend.fisika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya
ISSN : 26227711     EISSN : 26227576     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya (JIPFI), merupakan terbitan ilmiah berupa hasil penelitian pendidikan, studi pustaka, analisis kritis pada bidang pendidikan fisika, miskonsepsi, penilaian, aplikasi konsep dan teori dalam pembelajaran Fisika, Integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Fisika.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
Analisis Respon Minat Belajar Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Fisika Berbasis Musik Materi Gelombang Bunyi Hari Anggit Cahyo Wibowo
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 3 No. 01 (2020): Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya (JIPFI)
Publisher : Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik terhadappembelajaran fisika terintegrasi musik gamelan dan gitar pada materi gelombangbunyi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI-XII SMA/sederajat padabeberapa sekolah di kabupaten jember. Metode penelitian ini menggunakan jenispenelitian deskriptif dengan bantuan distribusi presentase, statistik deskriptif danobservasi tidak terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwarespon peserta didik terhadap potensi linkungan dan minat peserta didik yangberkaitan dengan seni musik masih kurang, sedangkan pemahaman peserta didiktentang konsep awal gelombang bunyi rata rata 80% responden sudahmemahaminya. Hasil penelitian juga menyatakan bahwa respon peserta didikterhadap konsep gelombang bunyi jika di integerasikan dengan fenomena musicrata rata 85% responden sudah memahami konsep gelombang bunyi terntegrasimusik.
Persepsi Mahasiswa STKIP Al Hikmah Terhadap Pembelajaran Berbasis (E-Learning) di Era Pandemi Covid-19 Hari Anggit Cahyo Wibowo
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 3 No. 01 (2020): Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya (JIPFI)
Publisher : Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan pendidikan diera revolusi industri 4.0 menuntut sistem diIndonesia saat ini diharapakan dapat memberikan bekal pada mahasiswa denganketrampilan menggunakan (IPTEK). Kemajuan teknologi dan jaringan berkembangsemakin pesat, mahasiswa dituntut untuk dapat memanfaatkan e – learning, sebagaisalah satu bentuk inovasi pendidikan dalam pembelajaran. STKIP Al hikmah tentunyaingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan diarahkan padapenguasaan IPTEK dan informasi, meningkatan kualitas sumber daya manusiadiarahkan untuk membuat lulusan pendidikan yang lebih berkualitas agar dapatberdaya saing di kancah ASEAN dan mendorong perkembangan pendidikan diIndonesia. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan PersepsiMahasiswa Terhadap Pembelajaran Berbasis Internet (E-Learning) di STKIP AlHikmah dalam Era Pendidikan Revolusi Industri 4.0. Jenis penelitian yang digunakanadalah penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan dataangket mahasiswa. Data penelitian ini dianalisis menggunakan distribusi persentase(%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa STKIP Al Hikmah padapembelajaran berbasis E-Learning direspon baik oleh mahasiswa.
Komparasi Prestasi Belajar Fisika Kelas MIA Dan IIS dengan Model Pembelajaran Kontekstual Daring Berbasis Proyek Hari Anggit Cahyo Wibowo
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 3 No. 02 (2020): Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya (JIPFI)
Publisher : Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi belajar merupakan hasil belajar yang berfokus pada ranah kognitifpeserta didik. Prestasi belajar peserta didik pada hakikatnya merupakan cerminan dariusaha belajar peserta didik. Menganalisis lebih lanjut tentang prestasi belajar fisikayang dicapai di dalam kelas juga perlu untuk dilakukan. Prestasi belajar fisika inidiukur tidak hanya untuk kelas MIA (sains), namun diukur juga dalam kelas IIS(social). Dengan perlakuan yang sama, yaitu model pembelajaran daring berbasisproyek, prestasi belajar peserta didik jurusan MIA lebih baik dari prestasi belajarpeserta didik jurusan IIS.
Kekeliruan Memahami Konsep Gaya, Apakah Pasti Miskonsepsi? Taqwa, Muhammad Reyza Arief; Pilendia, Dwitri
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

 Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji kemungkinan penyebab terjadinya kekeliruan siswa dalam menjelaskan berbagai fenomena fisis, terutama karena kurangnya kemampuan dalam memahami konsep. Tidak seperti sudut pandang miskonsepsi, teori resource yang memandang bahwa kekeliruan siswa lebih dikarenakan pemahamannya yang belum utuh lebih jarang ditilik oleh peneliti, khususnya di Indonesia. Kajian mendalam terkait penyebab kekeliruan siswa menjadi sangat penting untuk kemudian digunakan sebagai acuan sebagai rancangan pembelajaran yang berkualitas. Dalam artikel ini akan dikaji kesulitan siswa dalam memahami konsep gaya menurut perspektif teori resource, serta alternatif pembelajaran untuk mereduksi kesalahan. 
Keterpisahan Dua Bentuk Hukum Pergeseran Wien Wibowo, Hari Anggit Cahyo
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Dua bentuk hukum pergeseran Wien pada radiasi benda hitam telah ditelaah dan didapatkan hasil bahwa pada perhitungan kita tidak dapat langsung menerapkan nilai. Hal ini dikarenakan faktor matematis yang membuat persamaan tersebut tidak berlaku atau tidak tepat. Secara matematis penurunan persamaan (3) untuk berubah menjadi persamaan (4) harus memasukkan faktor pengali sehingga hasil yang didapatkan terdapat nilai yang tidak sama antara dan [2]. Sehingga untuk mendapatkan hasil baik nilai maupun pada fungsi rapat energi radiasi benda hitam harus dilakukan perhitungan secara terpisah dengan menggunakan persamaan (1) atau persamaan (2).
Desain Laboratorium Based Learning dalam Pembelajaran Fisika Dasar Wilujeng, Indrawati
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Fisika dasar merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh setiap mahasiswa jurusan Fisika, baik murni maupun terapan. Capaian pembelajaran yang diharapkan yaitu mahasiswa mampu menguasai konsep, memiliki pengetahuan operasional, dan memiliki sikap ilmiah yang baik. Laboratorium based learning (pembelajaran berbasis laboratorium) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aspek kognitif, psikomotor, dan afektif secara sekaligus sebagaimana dengan capaian pembelajaran yang ingin dicapai. Model pembelajaran ini sangat sesuai jika diterapkan dalam pembelajaran fisika dasar, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, namun juga mengasah keterampilan dan sikap ilmiahnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi desain pembelajaran fisika dasar tingkat universitas dengan menggunakan model laboratorium based learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Berdasarkan studi literatur yang dilakukan, diketahui bahwa desain laboratorium based learning yang tepat untuk diterapkan pada pembelajaran fisika dasar harus memenuhi minimal lima komponen, antara lain dosen, mahasiswa, materi, media pembelajaran, dan diktat (yang terintegrasi dengan modul praktikum). 
Mengembangkan Keterampilan Generik Sains Mahasiswa Guru Fisika Melalui Model Blended Learning Rohman, Agus
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Model blended learning dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika untuk mengembangkan keterampilan generik sains. Beberapa hasil penelitian tentang keterampilan generik sains mahasiswa menjadi topik pendidikan yang harus segera dicarikan alternatif solusi. Pasalnya keterampilan generik sains sangat diperlukan dalam dunia kerja. Terlebih bagi seorang mahasiswa calon guru, dimana peran guru dituntut profesional karena berhubungan dengan sumber daya manusia. Salah satu model yang menjadi alternatif solusi bagi generasi yang disebut milenial adalah model blended learning. Mahasiswa calon guru fisika seyogyanya mampu memahami materi fisika dengan baik dan juga mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dapat dicapai dengan melibatkan mahasiswa secara penuh dalam hal mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran melalui sintaks model blended learning yang meliputi: 1) mencari informasi, 2) akuisisi informasi, dan 3) sintesis pengetahuan 
Isra’ Mi’raj dalam Kajian Al-Qur’an dan Sains Ain, Trise Nurul; ashari, faris
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Nabi adalah satu-satunya manusia yang pernah menjalani peristiwa Isra’ Mi’raj, yaitu perjalan panjang dan menembus ruang dimensi lain dalam waktu yang sangat singkat. Beratus tahun setelahnya, manusia belum mampu mengungkapkan secara ilmiah bagaimana perjalanan tersebut dapat terjadi. Penelitian ini menarik karena selama ini peristiwa Isra’ selalu diasosiasikan dengan teori relativitas Einstein, padahal dilasi waktu pada teori berkebalikan dengan fakta peristiwa. Teori yang dikemukakan oleh ilmuan untuk mendukung peristiwa Isra’ Mi’raj belum dapat menjawab dengan akurat skenario peristiwa tersebut. Lebih dalam lagi, ilmuan hanya mampu menjelaskan melalui teori yang memungkink 
Kecukupan Kemampuan Matematika Bagi Calon Guru Fisika Hasyim, Faiz; Ramadhan, Achmad
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Artikel ini membahas terkait pentingnya kecukupan kemampuan matematika calon guru fisika. Penelitian ini bertujuan membahas pentingnya memiliki bekal kemampuan matematika yang mencukupi bagi mahasiswa calon guru fisika. Memiliki kecukupan kemampuan matematika menjadi syarat bagi calon guru fisika dalam menyelesaikan persoalaan fisika. Mahasiswa calon guru fisika bukan hanya belajar konsep fisika saja, tapi bagaimana bisa mencari hubungan matematis dari permasalah fisika kemudian menyelesaikannya. Tanpa memiliki kecakapan matematika yang memadai, calon guru fisika tidak dapat mengantarkan murid-muridnya tuntas dalam mengajarkan fisika secara menyeluruh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Hasil penelitian ini didapat bahwa menjadi mahasiswa calon guru fisika minimal memiliki dua jenis kemampuan matematika yaitu kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis. 
Karakteristik Keterampilan Komunikasi Lisan Calon Guru Fisika Pada Mata Kuliah Fisika SMP Permatasari, Indah
Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Integrasinya Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL INOVASI PENDIDIKAN FISIKA VOL 1 NO. 2 2018
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam proses pendidikan. Salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang guru adalah keterampilan menjelaskan. Dalam keterampilan menjelaskan terdapat komponen menyajikan, Dalam menyajikan informasi atau materi pelajaran mencakup penggunaan intonasi, memberikan definisi yang tepat untuk istilahistilah tertentu, dan menggunakan ilustrasi atau contoh. Artikel ini menyajikan hasil penelitian tentang karakteristik komunikasi lisan calon guru fisika, Kegiatan yang dilakukan adalah peneliti dan guru mengobservasi mahasiswa calon guru fisika STKIP Al Hikmah pada saat praktek mengajar di SMP. Berdasarkan hasil observasi, keterampilan komunikasi lisan calon guru fisika adalah baik.