cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
ISSN : 25992597     EISSN : 25992589     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan Penjaskesrek, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran Olahraga. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan Olahraga bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 1,393 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR DRIBBLING SEPAK BOLA Kadek Angga Pandita .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11371

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar teknik dasar dribbling (menggunakan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni dengan menggunakan rancangan penelitian the pretest post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 yang terdistribusi ke dalam dua belas kelas. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan teknik simple random sampling. Dari hasil pengundian, diperoleh kelas VII B1 sebagai kelompok eksperimen dan VII B2 sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen rata-rata posttest = 83.350, kelas kontrol = 78.413, rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (83,350>78,413), hasil analisis uji t dari posttest adalah 2,389 dengan nilai t tabel adalah 2,000 maka thitung>ttabel (2,389>2,000) dan taraf signifikasinya adalah 0,020 dengan p ttable (2,389> 2,000) and the significance level was 0.020 with p
IMPLEMENTASI KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA Gede Yopa Marta Dinata .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 26 orang jenis guru sebagai peneliti dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar passing control Sepak Bola secara klasikal sebesar 7,8 (aktif) pada siklus I dan meningkat sebesar 1,7 menjadi 9,5 (sangat aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar passing control Sepak Bola pada siklus I persentasenya sebesar 69.3% dan meningkat sebesar 30.7% menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control kaki bagian dalam sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VII E SMP Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control kaki bagian dalam sepak bola pada siswa.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, hasil belajar, sepak bola Abstract This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques of passing control of football through the implementation of cooperative learning model type STAD.This research is a classroom action research conducted in two cycles with the research subjects were 26 people with type research of the teacher as a researcher who analyzed using descriptive statistical analysis.Based on the analysis of learning activity data passing Football classical control of 7.8 (active) in the first cycle and increased by 1.7 to 9.5 (highly active) in the second cycle. The data analysis of learning outcomes passing control football in the first cycle percentage is 69.3% and increased by 30.7% to 100% in the second cycle.Based on the results of data analysis and discussion concluded that the activities and outcomes of learning the basic techniques of passing control leg in football increased through the implementation of cooperative learning model type STAD in class VII SMP Negeri 1 Kubutambahan E school year 2016/2017. Penjasorkes recommended to teachers to implement cooperative learning model type STAD as shown to increase activity and learning outcomes passing control leg in football in students. keyword : cooperative learning model, learning activities, learning outcomes, football
Pengembangan Media Pembelajaran Teknik Dasar Tangkisan Pencak Silat Dengan Kartu Bergambar Pande Pt Gd Aryaguna .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media berbasis kartu bergambar teknik dasar tangkisan pencak silat untuk sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan menggunakan model pengembangan Luther. Langkah pengembangannya meliputi: konsep, desain, pengumpulan bahan, pembuatan, uji coba, dan distribusi. Tahapan validasi mengadopsi evaluasi formatif menurut Dick, Carey, dan Carey dengan 4 tahapan yaitu; Uji pakar/ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar dengan rician yaitu 1 orang ahli isi, 1 orang ahli media, 1 orang ahli desain, 3 orang uji perorangan, 12 orang uji kelompok kecil dan 39 orang uji kelompok besar. Instrumen pengumpulan data mengunakan metode angket/kuesioner. Hasil validasi menunjukkan 93% (sangat baik) pada ahli isi, 90% (sangat baik) pada ahli desain, 96% (sangat baik) pada ahli media, 90% (sangat baik) pada uji perorangan, 94,75% (sangat baik) pada uji coba kelompok kecil dan 96,6% (sangat baik) pada uji kelompok besar. Merujuk dari hasil di atas maka dapat dikatakan bahwa media pembelajaran teknik dasar tangkisan pencak silat dapat dikatakan valid dan dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut.Kata Kunci : Pengembangan, media, kartu bergambar This study aimed at developing instructional media based of drawing card basic technique of tangkisan pencak silat for senior high school. This research is a development research and used development model by Luther. The steps of its development such as: concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. Validation steps adopted formative evaluation by Dick, Carey, and Carey with four steps, namely: 1) expert judgement test, 2) individual test, 3) small group test, and 4) big group test with details are one person for content expert of learning test, one person of media expert test, one person for design expert test, three people for individual test, twelve people for small group test, and 39 people of big group test. The instrument of data collection used questionnaire method. The validation result shows 93% (verry good) in content master test, 90% (verry good) in design master test, 96% (verry good) in media master test, 905 (verry good) in individual test, 97,75% (verry good) in small group test, and 96,6% (verry good) in big group test. According to the result says that drawring card media basic technique of tangkisan pencak silat is valid and can be use to the next research.keyword : Develompent, media, drawing card
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASARPASSING CONTROL SEPAK BOLA I Made Yudi Parmadi .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11375

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas kelas XI IBB 3 SMA Karya Wisata Singaraja, yang berjumlah 35 orang dengan rincian 15 orang putra dan 20 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar teknik dasar passingcontrol sepak bola secara klasikal sebesar 4,6 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat menjadi 6,75 (cukup aktif) dan meningkat menjadi 8,44 (sangat aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar teknik dasar passingcontrol sepak bola pada observasi awal secara klasikal sebesar 64,7%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat menjadi 73,92% dan meningkat sebesar 85,24% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas XI IBB 3 SMA Karya Wisata Singarajatahun pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT karena terbukti meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Model Kooperatif TGT, aktivitas belajar, hasil belajar, passing control sepakbola. This studyaims to improvethe activity andresultsof learningbasic techniques ofpassingcontrolof footballthrough the implementation ofcooperative learning modelTGT. This research is aclass actwhoperformedtwo cycles.The subjects werestudents of class kelas XI IBB 3 SMA Karya Wisata Singaraja, totaling35 people, with details 15boys and20girls.Data were analyzed usingdescriptivestatistical analysis.Results ofinitialobservation dataanalysisactivities oflearningthe basic techniquesof passingfootballin the classicalcontrolof 4.6(quite active), after being giventhe actionin the first cycleof learningactivityincreasedto 6.75(moderately active) andincreased to8.44(highly active)in the second cycle.Analysis ofdata result of learningthe basic techniquesof passingcontrolof footballatthe start ofthe classicalobservationby64.7%, after being giventhe actionin the first cycleof learning outcomesincreased to73.92% andincreased by85.24% in the second cycle.Based on theresults of data analysisanddiscussionconcluded thatthe activities andoutcomesof learningthe basictechniquesof passingcontrolof football(foot inside) increasedthrough the implementation ofcooperative learning modelTGTin class kelas XI IBB 3 SMA Karya Wisata Singarajathe school year 2016/2017.Penjasorkesrecommended to teacherscan implementcooperative learning modelTGT, asshown to increasethe activity andlearning outcomes.keyword : Cooprative Learning model TGT, Activity Learning, Outcomes Learning, Passing Control Football.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI I Wayan Dirga Witayasa .; Drs.I Putu Panca Adi, M.Pd. .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada kelas VIII E SMP Negeri 3 Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas. Dengan bentuk guru sebagai peneliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.E yang berjumlah 32 orang terdiri dari 22 putra dan 10 putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data aktivitas belajar siswa secara klasikal pada siklus I yaitu 7,8 dengan (kategori aktif) dan pada siklus II menjadi 9,2 pada (kategori sangat aktif). Persentase hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 56,25% tuntas dan pada siklus II mencapai 100% sudah tuntas. Dapat disimpulkan bahwaaktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STADpada siswa kelas VIII.E SMP Negeri 3Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STADdalam proses pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, STAD, aktivitas belajar, hasil belajar, passing bola voli. This study aimed to improve the learning the activity and the learning outcome of basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model type STAD in class VIII E SMP Negeri 3 Kubutambahan academic year 2016/2017. This study was classified as classroom action research. With teacher as researcher. The subjects were student of class VIII.E which amounts to 32 persons consist of 22 boys and 10 girls. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. The data in the classical student learning activities in the first cycle was 7,8 (active category) and the second cycle to 9,2 (category of very active). The percentage of student learning outcome in the first cycle reaches 56,25% complete and in the second cycle to 100% complete. It can be concluded that the learning activity and learning outcome of volleyball passing increased through the application of cooperative learning model type STAD in class VIII.E SMP Negeri 3 Kubutambahan Academic Year 2016/2017. It is recommended to PE teachers to use cooperative learning model STAD because it can increase learning activity and learning outcome of volleyball passing. keyword : cooperative learning, STAD, learning activities, learning outcome, volleyball passing.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA BASKET Harry Fitriyanto Rahman .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11379

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student teams achiviement division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomize pretest posttest control group the same subject design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMK TI Bali Global Singaraja tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 69 orang yang terdistribusi ke dalam tiga kelas yaitu kelas X Akutansi, X TKJ, X Multimedia. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling berdasarkan kelas dan diperoleh kelas X Akutansi sebagai kelompok eksperimen dan X TKJ sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 82.919 dengan standar deviasi 7.4623. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 78.114 dengan standar deviasi 7.8874. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 0.42 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola basket (chest pass dan bounce pass) pada siswa kelas X SMK TI Bali Global Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Dengan demikian disarankan kepada guru PJOK dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena terbukti berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kooperatif, STAD, hasil belajar, bola basket. This study aims to determine the effect of assembling cooperative learning model student teams achiviement division (STAD) to the learning outcomes of basic techniques of passing (chest pass dan bounce pass) basketball. This study was a true-experimental research study using the randomize pretest posttest control group the same subject design. The research population was students of class X SMK TI Bali Global Singaraja academic year 2016/2017 amounted to 69 persons distributed into three classes: class X Akutansi, X TKJ, X Multimedia. The draw of the experimental group and the control group was performed with simple random sampling based on class and obtained class X Akutansi as eksperiment group and X TKJ as control group. Data were collected through essay tests, observation and performance tests. Data analysis using t-test with SPSS 16.0 for Windows. In the group experiment in gain value average 82.919 with a standard deviation 7.4623. While in the group control in gain value average 78.114 with a standard deviation 7.8874. the number signifikan obtainedby means of Uji t is 0.42 Concluded that the assembling cooperative learning model STAD has significant effect on the raising learning outcomes of basic techniques of passing basketball in students of class XI SMK TI Bali Global Singaraja academic year 2016/2017. Thus, it is suggested for the PJOK teachers to be able to implement cooperative learning model STAD type since it has strong significant influence toward the improvement of student’s learning achievement.keyword : Cooperative, STAD, learning outcome, basketball.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR KUDA-KUDA PENCAK SILAT DENGAN KARTU BERGAMBAR I Made Yoga Astawa .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangankan media pembelajaran materi pencak silat untuk sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengkunakan prosedur pengembangan model luther. Tahap pengembangan meliputi 6 tahap yaitu tahap konsep, desain, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian dan distribusi. Tahapan validasi media mengadopsi tahapan evaluasi model evaluasi formatif Dick, Carey dan Carey yang meliputi empat tahap yaitu: evaluasi pakar/ ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Jumlah responden yang meriview media adalah satu ahli isi, satu ahl media, satu ahli desain, tiga siswa dalam uji coba perorangan, 12 siswa dalam uji kelompok kecil dan 40 siswa dalam uji coba kelompok besar. Insrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan kuisioner dan teknik analisis data menggunakan teknik analisi deskriptif kualitatif. Hasil validasi menunjukan bahwa ditinjau dari aspek isi adalah sangat bak dengan persentase 95,5%, aspek media adalah sangat baik dengan presentase 95,5%, aspek desain adalah sangat baik dengan persentase 90%, hasil uji perorangan adalah sangat baik dengan persentase 94,18%, hasil uji coba kelompok kecil adalah sangat baik dengan persentase 91,70%, dan hasil uji coba kelompok besar adalah sngat baik dengan persentasi 90,57.Kata Kunci : model Luther, media kartu bergambar, pengembangan This study aims to develop the media of learning material of pencaksilat for high school. This research is a type of development research that uses luther model development procedure. Development stage includes 6 stages: concept stage, design, material collection, manufacture, testing and distribution. Media validation stages adopted the evaluation stages of Dick, Carey and Carey formative evaluation models that covering four stages: expert evaluation, individual trials, small group trials and large group trials. The number of media respondents is one content expert, one media expert, one design expert, three students in individual trials, 12 students in small group testing and 40 students in large group trials. Instrument used in data collection is by questionnaire and data analysis techniques using qualitative descriptive analysis techniques. The validation results show that from the aspect of the content is very good with the percentage 95,5%, media aspect is very good with percentage 95,5%, design aspect is very good with percentage 90%, individual test result is very good with percentage 94, 18%, small group trial results were very good with percentage of 91.70%, and the results of large group trials were good with a percentage of 90.57.keyword : Luther model, picture card media, development
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI I Gusti Ngurah Kade Wahyu Dwi Febrianto .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; I Gede Suwiwa, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11383

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli (passing atas dan passing bawah). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subject design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 559 orang yang terdistribusi ke dalam lima belas kelas yaitu kelas VIII 1 sampai dengan kelas VIII 15. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes essay, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t secara manual menggunakan Microsoft Excel 2013. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 84,73 dengan standar deviasi 4,64. Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 81,18 dengan standar deviasi 4,39. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI I Putu Edi Sutrisna .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X 4 SMA Negeri 1 Sukasada berjumlah 21 orang, terdiri dari 12 orang putra dan 9 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik passing bola voli pada observasi awal 4,95 dan pada siklus I meningkat menjadi 6,0 dan 7,95 pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing bola voli dari observasi awal sebesar 68,54%, pada siklus I 70,32% dan 82,35% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X 4 SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model NHT grade students of SMA Negeri 1 Sukasada X.4. This research is a class act, namely the teacher as researcher. Conducted in two cycles consisting of the stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. The subjects were students of class X 4 SMA Negeri 1 Sukasada numbered 21 people, consisting of 12 sons and nine daughters. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the analysis of data to study engineering activities passing volleyball on preliminary observations 4.95 and the first cycle increased to 6.0 and 7.95 in the second cycle. While the percentage of learning basic techniques of passing volleyball initial observation by 68.54%, in the first cycle of 70.32% and 82.35% in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing (passing on and passing down) volleyball improved through the implementation of cooperative learning model NHT in class X 4 SMA Negeri 1 Sukasada the academic year 2015/2016. Penjasorkes recommended to teachers by using cooperative learning model NHT, because it proved effective to increase the activity and learning outcomes.keyword : NHT cooperative, activities, learning outcomes, volleyball.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Made Agus Suarnaya .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.11386

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dasar passing (atas dan bawah) bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan bentuk guru sebagai peneliti, yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X I SMA Negeri 1 Sukasada, berjumlah 37 orang terdiri dari 25 orang putra dan 12 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal 7,15% ( aktif) dan hasil belajar pada siklus I mencapai 72,91%. Pada siklus II, aktivitas belajar secara klasikal 9,47% (aktif) dan hasil belajar mencapai 83,59%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing (atas dan bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X I SMA Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Kata-kata Kunci: kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola voli. This study aimed at improving the activity and learning outcome of passing (on and under) volleyball through the implementation of cooperative learning model NHT type student of X I SMA Negeri 1 Sukasada in the academic year 2015/2016. This study is a classroom action research means that the teacher is the researcher it was conducted in two cycles consists of stages of planning, action, observation/evaluation and reflection. The subjects of the research 37 students of X I SMA Negeri 1 Sukasada, consisting 25 boys and 12 girls. Data were analyzed using the descriptive statistics. The result of analysis the first cycle classically was 7,15% (active) and the learnig outcomes achieved 72,91%. The activity of the second cycle classically was 9,47% (active) and the learning outcomes was at 83,59%. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the activity and learning outcomes of passing (on and under) volleyball is increased through the implementation of cooperative learning model NHT type student of X I SMA Negeri 1 Sukasada in the academic year 2015/2016. The teachers of Penjasorkes are recommended to implement of cooperative learning model NHT type, because can increase to improve the activity and learning outcomes.keyword : Keywords: cooperative, activity, learning outcomes, volleyball.