cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH STRATEGI CONCEPT MAPPING BERBANTUAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI DESA LELATENG Md. Sulastri, Ni Md. Putri Widya A., Luh Pt. Putri M.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1480

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung. (2) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran concept mapping berbantuan media presentasi pembelajaran. (3) mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran concept mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung pada siswa kelas IV SD di Desa Lelateng Kecamatan Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di desa Lelateng yang berjulmlah 133 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD no 1 Lelateng sebanyak 27 orang dan siswa kelas IV SD No 3 Lelateng sebanyak 34 orang. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t, dengan prasyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperiment berada pada katagori tinggi. (2) pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol berada pada katagori sedang dan (3) terdapat pengaruh pemahaman konsep IPA siswa kelas IV Semester II SD di Desa Lelateng Kecamatan Negara yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran concept mapping berbantuan media presentasi pembelajaran dan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran langsung (thitung > ttabel, thitung = 5,2801 dan ttabel = 2,001).   Kata-kata kunci: strategi pembelajaran concept mapping, pemahaman konsep IPA
ANALISIS INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS II SEMESTER II SDN 1 PIDPID KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Gede Marta Widana; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas II semester II SD Negeri 1 Pidpid Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 1 Pidpid berjumlah 22 orang. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data interaksi pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data yang sudah ada. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan Flander’s Interaction Analysis Categories (FIAC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bicara (GB) memiliki persentase sebesar 55,04%, siswa bicara (SB) sebesar 31,41%, kesunyian (K) memiliki persentase sebesar 12,59%, rasio respon guru (RRG) sebesar 43,83%, rasio inisiatif siswa (RIS) sebesar 8,19%, rasio respon langsung guru (RRLG) sebesar 61,06%, rasio pergantian konten (RPK) sebesar 59,36%, dan rasio tetap siswa (RTS) sebesar 0%. Karakteristik pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas mengindikasikan bahwa guru adalah orang yang bertugas menyediakan bahan pelajaran, tetapi yang mengolah dan mencerna adalah siswa. Kata Kunci : Interaksi pembelajaran, pembelajaran bahasa indonesia. This study aimed to describe the interaction of learning Indonesian in the second semester of second grade students of SD Negeri 1 Pidpid Abang, Karangasem in the academic year 2015/2016. This research is descriptive. The subjects were grade II SDN 1 Pidpid was 22 people. The data was collected by observation, interview and documentation. Learning interaction data collected by observation and interviews, while the documentation used to supplement existing data. After collected the data then analyzed using Flander's Interaction Analysis Categories (FIAC). The results showed that teachers talk (GB) has a percentage of 55.04%, the students speak (SB) amounted to 31.41%, the silence (K) has a percentage of 12.59%, the ratio of teacher response (RRG) amounted to 43.83 %, the ratio of student initiative (RIS) amounted to 8.19%, the ratio of direct response to teacher (RRLG) amounted to 61.06%, turnover ratio content (RPK) of 59.36%, and a fixed ratio of students (RTS) amounted to 0%. Characteristics of Indonesian in the classroom learning indicate that the teacher is the person who is responsible for providing learning materials, but the process and the receiving are students. keyword : The interaction of learning, learning Indonesian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELECTUAL (SAVI) BERBANTUAN BAHAN AJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI ., Ni Putu Dita Wisna Wati; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Raden Ajeng Kartini Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Raden Ajeng Kartini yang berjumlah 531 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VB SD Negeri 19 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 41 orang siswa dan siswa kelas VA SD Negeri 27 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 42 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,95 > ttab = 1,990 pada taraf signifikansi 5% dan dk=81. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPS juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen = 82,21 > = 72,30 pada kelompok kontrol. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus Raden Ajeng Kartini Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPS This research was aimed to know the significant differences of social science learning result between students who were taught by using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District of academic year 2013/2014. Kind of this research was a quasi-experimental study with research design that used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District of academic year 2013/2014 as many as 531 students. The samples was selected by using random sampling technique where some classes were randomized to determine the eksperimental group and control group. After randoming those classes, 41 fifth grade students of SD Negeri 19 Pemecutan were determined as eksperimental group and 42 fifth grade students of SD Negeri 27 Pemecutan were determined as control group. The data in this research was collected by giving objective test in the form of multiple choice to the eksperimental and control group. The collected data was analyzed by using statistic descriptive analysis and infertial statistic (t-test). The result of data analysis showed that tcount = 4,95 > ttable = 1,990 with 5% significance level and degree of freedom is 81. The finding reveald that, there is a significant effect on social science learning result between students who were taught by using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials with students who learned with the conventional learning, and mean score of eksperimental group also showed = 82,21, it is bigger than the mean score of control group which was = 72,30. Therefore, it can be conclude that Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials has obvious effect toward social science learning result of fifth grade students at SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District.keyword : SAVI learning model assisted instructional materials, conventional learning, and social science learning result
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Gita Candra Nurani; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis dan mendeskripsikan kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar, serta (2) menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Piloting Kurikulum 2013 se-kabupaten Gianyar, yaitu sebanyak 476 siswa. Untuk pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Porposive Sampling, yaitu dipilih siswa-siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS. Dari teknik sampling tersebut diperoleh sampel sebesar 86 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi dokumen, tes, angket dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis data deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting se-kabupaten Gianyar meliputi kesulitan pemahaman konsep IPS sebesar 61,04% dari 86 siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS dan kesulitan dalam keterampilan intelektual sebesar 76,74% dari 86 siswa yang mengalami kesulitan belajar IPS di sekolah piloting tersebut, (2) faktor-faktor yang menjadi penyebab kesulitan-kesulitan belajar IPS siswa kelas IV dalam implementasi kurikulum 2013 di SD Piloting Kurikulum 2013 se-Kabupaten Gianyar meliputi faktor internal, yaitu minat dengan persentase 51,05%, motivasi dengan persentase 50,75% dan bakat dengan persentase 49,38%. Sedangkan faktor eksternal yang memberi pengaruh terhadap kesulitan belajar IPS siswa adalah proses pembelajaran dengan persentase pengaruh 52,71% dan sarana/prasarana sekolah dengan persentase 61,77%.Kata Kunci : kesulitan belajar ips, kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan belajar This research aims to (1) analyze and describe the difficulties of learning IPS fourth grade students in the implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting at Gianyar, and (2) analyze and describe the factors that cause learning difficulties IPS students in the fourth grade implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting Gianyar throughout the school year 2014/2015. The population in this research were all fourth grade students in elementary Piloting Curriculum 2013 at Gianyar, as many as 476 students. For sampling was done by using purposive sampling, which have been students who have difficulty learning IPS. The sampling technique derived from a sample of 86 people. Data collection method used is the method of study documents, tests, questionnaires and interviews. Data were analyzed using descriptive data analysis method qualitatively and quantitatively. Results of this research were (1) the difficulty of learning IPS fourth grade students in the implementation of Curriculum 2013 in SD Piloting at Gianyar include difficulty understanding the concept of IPS for 61.04% of the 86 students who have difficulty learning social studies and difficulties in understanding intellectual skills by 76 , 74% of the 86 students who have difficulty learning social studies in the piloting school, (2) the factors that cause learning difficulties IPS fourth grade students in the implementation of the curriculum in primary Piloting Curriculum 2013 Gianyar include internal factors, ie with a percentage of 51.05% interest, with a percentage of 50.75% motivation and talent with the percentage of 49.38%. While external factors influencing the students' learning difficulties IPS is a learning process with a percentage of 52.71% and the effect of facilities / infrastructure of the school with the percentage of 61.77%.keyword : learning difficulties ips, the curriculum in 2013, the factors that cause learning difficulties
PENGARUH MODEL STAD BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD KELAS V ., Rima Isti Navisha; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Video Pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas V di gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 134 siswa. Sampel pada penelitian ini yaitu, SD N 3 Tamblang sebagai kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa dan SD N 5 Tamblang sebagai kelompok kontrol sebanyak 35 siswa. Data penelitian berupa hasil belajar IPS siswa yang diperoleh melalui tes obyektif pilihan ganda sebanyak 31 butir soal. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Video Pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil thit = 3,28 dan ttab = 1,997. Ini berarti thit lebih besar dari ttab (thit > ttab). Maka, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media video pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : STAD , Video Pembelajaran, Hasil Belajar This research aims to know the difference in results between a group of students studying IPS students who follow the model of learning Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted Video media Learning about Indonesia's independence struggle with a group of students who follow the conventional learning model. This type of research is quasi experiment. The population in this study are all students of class V in the Kubutambahan subdistrict of District cluster V Buleleng 2016/2017 lesson with year number of 134 students. The samples on this research i.e., SD N 3 Tamblang as a group of as many as 32 students experiment and SD N 5 Tamblang as the control group as many as 35 students. Research data in the form of the results of the study, IPS students obtained through multiple choice objective test as many as 31 grains of matter. The data were analyzed using descriptive statistics and analysis of inferensial test-t with the formula polled variance. From the results of the research indicate that there is a difference between student learning outcomes IPS student group that follows the model of learning Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted Video media Learning about Indonesia's independence struggle with a group of students who follow the conventional learning model. It is known from the results of thit = 3.28 and ttab = 1.997. This means the greater of the ttab thit (thit > ttab). Thus, it can be concluded that cooperative learning model of type Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted video media learning about Indonesia's independence struggle have an effect on the results of studying IPS grade V in Kubutambahan Sub-district V Force Elementary School Year Lessons 2016/2017.keyword : STAD, Video learning, Learning Outcomes
Pendekatan Komunikatif Berpengaruh Terhadap Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VI Kecamatan Gianyar ., Luh Farmita; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan komunikatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar pada Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan 151 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas dengan 64 orang siswa yang ditentukan dengan random sampling. Data tentang keterampilan berbicara dikumpulkan menggunakan rubrik penilaian. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk =62 (thitung=3,227 > ttabel = 2,000), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan komunikatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Ini berarti, pendekatan komunikatif berpengaruh terhadap keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014Kata Kunci : pendekatan komunikatif, bahasa indonesia, keterampilan berbicara A research is conducted to know the significant differences between skill speaking Indonesian languageof student’s which used communicative approachment with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014. A research used designed as non equivalent group control. Population of this research focused on the students grade V Cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014 with have 5 classes of 532 student’s. The sample of research is 2 class with 64 student were taken with a random sampling technique. The data about students skill of speaking is collected with rubric assessment. The research shows significant 5% dan db=62 (thitung=3,227 > ttabel = 2,000), shows significant differences between skill speaking of student’s which used communicative approachment with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014. , Thus, it can be concluding that communicative approachment effect on skill speaking Indonesian language of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014.keyword : communicative approachment, Indonesian language, skill of speaking
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Putu Ria Andri Laksmi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 508 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SD N 19 Pemecutan dengan jumlah 50 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 15 Pemecutan jumlah 50 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung= 7,65 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 98 diperoleh nilai ttabel = 1,980 sehingga thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Hal itu membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan matematika pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 78,1 dikonversikan PAP skala 5 berada pada kategori cukup (C) sedangkan pada kelompok yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) adalah 62,26 berada pada kategori kurang (D). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD Gugus Raden Ajeng Kartini Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : TAI, kompetensi pengetahuan matematika. *This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Assisted Individualization Team (TAI) to the competence of mathematics knowledge of fourth grade students SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson 2016/2017. The design of this research is quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all the fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017, amounting to 508 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this study were students of grade IVC SD N 19 Pemecutan with number of 50 students as experiment group and fourth graders of SD N 15 Pemecutan number 50 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The results of data analysis obtained thitnung = 7,65 while at the level of significance 5% and dk = 98 obtained ttable value = 1.980 so thitung = 7,65> ttabel = 1,980. Based on the test criteria, Ho is rejected. It proves that there is a significant difference of competence of mathematics knowledge of experiment group and control group. The average score of the competence of mathematics knowledge in the group that was taught by cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) type was 78,1 converted PAP scale 5 was in enough category (C) while in group that was not learned by cooperative learning model of Team type Assisted Individualization (TAI) is 62,26 in the less (D) category. Based on these results, it can be concluded that the cooperative learning model of Team Assisted Individualization (TAI) influences the competence of mathematics knowledge of fourth grade students of SD Gugus Raden Ajeng Kartini Lesson Year 2016/2017.keyword : *TAI, the competence of mathematical knowledge.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REALISTIK SETTING KOOPERATIF (RESIK) BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Ign. I Wyn. Suwatra, I Wyn. Megayana, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.745

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika pada siswa kelas V sekolah dasar yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif berbasis masalah, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika pada siswa kelas V sekolah dasar yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif berbasis masalah dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di sekolah dasar Gugus I Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 179 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif berbasis dengan mean 45,25 tergolong kriteria sangat tinggi, (2) hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan mean 38,22 tergolong kriteria tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Realistik Setting Kooperatif berbasis masalah dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel (thitung = 5,71 > ttabel = 2,012). Dengan demikian model pembelajaran realistik setting kooperatif berbasis masalah berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika.   Kata kunci:  Model Pembelajaran Realistik Setting Kooperatif, Hasil Belajar Matematika
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BANJAR ., Ni Putu Widiawati; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah dasar yang ada di gugus II Kecamatan Banjar yaitu SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, dan SD Negeri 5 Temukus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru SD dari masing-masing sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA siswa. Pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan menggunkan tes uraian dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10,81% peserta didik memperoleh nilai rata-rata dari tes pemahaman konsep IPA, sebanyak 45,95% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata dan sebanyak 43,24% peserta didik memperoleh nilai diatas rata-rata. Sedangkan hasil analisis indikator menunjukkan bahwa memberi contoh merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 88,92% dan indikator menjelaskan merupakan indikator dengan persentase terendah dengan perolehan persentase sebesar 60,81%. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa, pemahaman konsep siswa dipengaruhi oleh beberapa hal seperti minat siswa, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan saat pembelajaran, fasilitas penunjang, cara mengajar guru, metode pembelajaran yang digunakan, dan kiat-kiat yang digunakan siswa untuk memudahkan dalam memahami konsep. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, pemahaman konsep This study was aimed to describe the students' understanding of concepts in science lessons. This research was conducted in three primary schools in the cluster II District Banjar namely SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, and SD Negeri 5 Temukus. The subject of this study is the fourth grade students and elementary school teachers from each school, while the object of the research is understanding the concept of science students. Students' understanding of science concepts is collected using the test descriptions and interviews. The results showed that 10.81% of students gained an average value of test understanding science concepts, as much as 45.95% of students scored below average and as much as 43.24% of students received grades above average. While the results of the analysis indicators show that gives an example of an indicator with the highest percentage with the percentage of 88.92% and an indicator to explain an indicator with the lowest percentage with the acquisition of a percentage of 60.81%. Based on interviews it is known that, understanding the concept of the student is influenced by several things such as the interest of the students, the activities carried out during the learning, supporting facilities, the way teachers teach, learning methods used, and tips that areused to facilitate students in understanding the concept. keyword : qualitative descriptive, science lessons, understanding concepts.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Ular Tangga Berbagai Pekerjaan Mar’atusholihah, Herlinda; Priyanto, Wawan; Damayani, Aries Tika
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i3.19411

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang tersedianya media yang digunakan dalam pembelajaran dan belum adanya media tematik yang berbasis permainan sebagai media pendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran tematik ular tangga berbagai pekerjaan pada  kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IVA dan IVB SD Negeri Turirejo 1 Demak serta kelas IV SD Negeri Kedondong 1 Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil angket validasi media sebesar 93%, angket validasi materi sebesar 90%, angket respon peserta didik sebesar 99% dan angket respon guru sebesar 97% yang berarti baik sekali. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran tematik ular tangga berbagai pekerjaan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, Media Ular Tangga, Pembelajaran Tematik

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue