cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS KAPTEN KOMPYANG SUJANA KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., I Made Dwipayana; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment (eksperimen semu). Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desigh. Populasi penelitian iniadalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat yang berjumlah 631 siswa. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Random Sampling , sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 78 siswa , yaitu 40 siswa pada kelas eksperimen dan 38 siswa kelas control, siswa yang digunakan pada kelas eksperimen yaitu siswa kelas V B SD 9 Padangsambian sedangkan pada kelas control siswa yang digunakan yaitu siswa kelas V B SD 1 padangsambian. Data hasil dari penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa diperoleh melalui tes ,tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda biasa, setelah diperoleh data hasil dari tes pilihan ganda , selanjutnya dianalisis dengan uji –t.Bredasarkan taraf signifikansi 5% dan dk =76 (n1+n2-2 = 40+38- 2 = 76) diperoleh ttabel sebesar 2,00 sednagkan t hitung 2,74 (t hitung = 2,74> t tabel = 2,00). Nilai rata rata siswa kelas eksperimen sebesar 71,75 dan siswa kelas kontrol sebesar 66,94. Dengan demikian terdapat perbedaan yang siginfikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif, Jigsaw, Kompetensi pengetahuan IPA This study aims to determine the mastery of science knowledge competence between students who were taught by using Jigsaw type cooperative learning model and students who were taught by conventional learning model. The type of research used is quasi experiment (quasi experiment). The design used is Nonequivalent Control Group Desigh The population of this research is all the students of grade V of SD in West denpasar Captain kompyang Sujana which amounts to 631 students. The technique used to determine the sample in this study is by using Random Sampling, the sample used in this study amounted to 78 students, ie 40 students in the experimental class and 38 students of the control class, students used in the experimental class of students VB SD 9 Padangsambian While in the control class the students used are students of grade VB SD 1 Padangsambian. Data obtained from the mastery of students' knowledge knowledge competence is obtained through the test, the test used is the usual double choice test, after obtained the result data from multiple choice test, then analyzed with test -t.Bredasarkan 5% significance level and dk = 76 (n1 + n2 -2 = 40 + 38- 2 = 76) obtained ttable of 2.00 sednagkan t count 2.74 (t arithmetic = 2.74> t table = 2,00). The average grade of the experimental class is 71.75 and the control class is 66.94. Thus there is a significant difference to the knowledge competence of science between students who are taught by Jigsaw type cooperative learning model with students who are taught by conventional learning model.keyword : cooverative learning , Jigsaw , Competence of knowledge IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Satria Udayantara; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan pada siswa kelas V semester II SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang tahun pelajaran 2014/2015, sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deksritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2014/2015. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari siklus I, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa mencapai 76,3%. Bila dikonversikan berdasarkan PAP skala 5, maka hasil belajar yang diperoleh pada siklus I dapat dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil analisis data siklus II, diperoleh persentase sebesar 87,3%. Jika dikonvesikan ke PAP, maka angka tersebut masuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, media lingkungan dan hasil belajar IPA The aims of this study are to improve natural science learning outcomes through the implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media the five grade students two semester elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. This study is a classroom action research (CAR) consisted of two cycles. The subject was five grade students of elementary school Negeri 3 Tamblang akademik year 2014/2015, amount of 34 students. Data collecting of this study by using test method form multiple choice. The data were analyzed using quantitative descriptive analisis method. The result of this research showed that there were implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media can improvements the natural science learning outcomes the five grade students elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. The result of analyzed data which obtained from cycles I that the mean score of students score was 76,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be enough categorized. The result of analyzed data which obtained from cycles II that the mean score of students score was 87,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be high categorized.keyword : problem based learning, environment media, science learning outcomes
PENERAPAN MEDIA KARTU HURUF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 1 BUNUTIN BANGLI I Gd Meter, A.A.A. Trisna Pradnya P., Rini K.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1441

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli melalui penerapan media kartu huruf. Subjek terlihat berjumlah 13 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan. Penelitian ini dengan rancangan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli. Data kemampuan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode tes perbuatan, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase rata-rata kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 73,46% dengan kategori baik, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,46% dengan kategori sangat baik.  Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media kartu huruf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangi   Kata-kata kunci:Media kartu huruf, kemampuan membaca permulaan, bahasa    indonesia
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media GrafisTerhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 ., Ni Kadek Dwi Putriani; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana semester genap tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 138 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Gumbrih yang berjumlah 20 orang dan kelas IV SD Negeri 4 Pekutatan yang berjumlah 24 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berupa lembar soal pilihan ganda yang berjumlah 28 butir soal. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) (nilai Thitung = 4,74 dan Ttabel = 1,68195, sehingga Thitung > Ttabel). Hasil analisis uji-t menemuakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis adalah 23,10, dan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 18,50. Jadi model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Gugus Majapahit Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, learning cycle 5E, media grafis The purpose of research was to differences in the results between groups of students to learn science that learned with models Assisted Learning Cycle 5E Media Graphics and the group of students that learned with conventional learning models. This study is a quasi-experimental research design with non equivalent post test only control group design. The population in this study is a fourth grade student in the Cluster Majapahit Jembrana District of Pekutatan second semester of academic year 2015/2016 which amounted to 138 people. Sample selection is done by random sampling technique. Samples were class IV SD Negeri 1 Gumbrih of 20 people and a class IV SD Negeri 4 Pekutatan amounting to 24 people. IPA student learning outcomes data collected by the test methods and instruments in the form of multiple choice questions sheet totaling 28 items. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test) (Thitung value = 4.74 and Ttabel = 1.68195, so Thitung> Ttabel). The results of t-test analysis menemuakan that there are significant differences between the IPA learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphics and a group of students that learned with conventional learning. The average score of science learning outcomes of students that learned with Learning Cycle 5E model of media-aided graphic is 23.10, and the average score of science learning outcomes of students that learned with conventional learning is 18.50. So the model Learning Cycle 5E-aided graphic media influence on science learning outcomes in grade IV elementary cluster Majapahit Pekutatan District of Jembrana Semester Academic Year 2015/2016.keyword : Science learning outcomes, 5E learning cycle, graphic media
Penerapan Metode Demonstrasi dengan Menggunakan Media Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/ 2013 ., Ni Komang Sukerti; ., I Gusti Ayu Tri Agustiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi siswa setelah penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 3 Dencarik yang terdiri dari 16 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, dan (2) tes. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Keterampilan menulis narasi siswa meningkat dari siklus I sebesar 64,0% ke siklus II sebesar 72,5% dari kriteria sedang menjadi tinggi. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Kata kunci : metode demonstrasi, media gambar seri, dan keterampilan menulis. This study aims to determine the improvement of students' narrative writing skills demonstration after the application of the method using radiant image media to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Semester 1 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. This research is claasroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fifth grade students of SD N 3 Dencarik which consists of 16 people. Data in this study was conducted using (1) observation, and (2) test . Data were analyzed using descriptive quantitative. The results showed that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. Narrative writing skills of students increased from the first cycle of 64.0 % to 72.5 % for the second cycle of the criteria was to be high. The final results of this study indicate that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013.keyword : demonstration methode, radiant image media, narrative writing skills
ANALISIS KESULITAN-KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD PILOTING SE-KABUPATEN GIANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Nyoman Yuni Darjiani; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5070

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesulitan belajar matematika siswa kelas V dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan-kesulitan belajar matematika siswa kelas V dalam implementasi Kurikulum 2013 di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 484 orang dan wali kelas V yang berjumlah 7 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan metode wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah rata-rata siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal adalah 49,25 persen, dengan jenis kesalahan tertinggi adalah kesalahan dalam keterampilan berhitung sebesar (14,23%) kesalahan dalam aspek konsep rata-rata (8,65), kesalahan dalam aspek pemecahan masalah rata-rata 7,26%, kesalahan dalam 2 aspek sekaligus yakni konsep dan keterampilan berhitung rata-rata 4,93 persen kesalahan dalam aspek konsep dan pemecahan masalah sekaligus rata-rata 0,90 persen, kesalahan dalam aspek keterampilan berhitung dan pemecahan masalah rata-rata 4,70 persen, dan kesalahan kompleks 8,37 persen. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas V di SD Piloting Kurikulum 2013 se-Kabupaten Gianyar meliputi minat dan motivasi, faktor lingkungan sosial dan faktor kurikulum.Kata Kunci : kesulitan belajar, kurikulum 2013, kesulitan konsep. This descriptive research aimed to (1) describe the difficulties in studying mathematics in fifth grade of Elementary School related to the implementation of 2013 Curriculum in Piloting Elementary School in Gianyar Regency (2) describe factors that cause the difficulties in studying mathematics in fifth grade of Elementary School (SD) related to the implementation of 2013 Curriculum in Piloting Elementary School in Gianyar Regency. The subjects of this research are 484 fifth grade students and seventh fifth grade teachers. Methods used in this research are testing method and interviewing method. Data analysis techniques utilized in this study are by quantitative descriptive analysis techniques and qualitative descriptive analysis techniques. This research finds that the average of students who have difficulties in studying mathematics is 49,25 percent, where the highest type of difficulties done by the student is computation skill error (14,23%). The others difficulties are mathematics concept error (8,65%) and problem solving error (7,26%). Students also suffer two and three errors simultaniously which are mathematics concept error and computation skill error with the average of error is 4,93 percent; mathematics concept error and problem solving error with the average of error is 0,90 percent; computation skill error and problem solving error with the average of error is 4,70 percent; and complex error (mathematics concept error, commputation sklill error, amd problem solving error) with the average of error is 8,37 percent. Furthermore, factors that caused these difficulties in studying mathematics are motivation and interest factor , social enviroment factor, and curriculum factor.keyword : difficulties in studying, 2013 Curriculum, concept error
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV ., Ni Kadek Arsani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berbantuan Gerakan Literasi Sekolah dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Karangasem. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Seraya Timur dan kelas IV SDN 3 Seraya Timur. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berbantuan Gerakan Literasi Sekolah dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VII KecamatanKarangasem. Hal ini ditunjukan oleh t (8,533) > t (2,000). Selanjutnya, rata-rata (mean) kelompok eksperimen (21,324) lebih besar daripada rata-rata (mean) kelompok kontrol (14,313). Dengan demikian, model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) berbantuan Gerakan Literasi Sekolah berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Karangasem.Kata Kunci : SAVI, Hasil Belajar. This study is aimed at investigating the significance difference of PKn learning outcome among groups of students who is taught by using school-literacy-action assisted Somatic Audio Visual Intelligence (SAVI) learning model and the group of students taught by using conventional model. This study is a quasi experimental research which uses post test only control group design. The population of this research is the whole students who are in grade 4 in elementary school in cluster IV of Karangasem District. The samples are the 4th grade students of SDN 1 Seraya Timur and SDN 3 Seraya Timur. The samples are determined by using random sampling technique. The result of the learning process is collected by using a multiple choice test. The data gathered is analyzed by the help of descriptive-statistic analysis technique and inferential statistic T-test that managed with polled variants formula. The result of the study shows that there is a significant different on the student’s PKn learning outcome between the group of students taught by using school-literacy-action assisted Somatic Audio Visual Intelligence (SAVI) learning model and the one taught by using conventional model on the 4th grade students in cluster IV of Karangasem Distric. This is revealed by tcalculated (8,533) > ttable (2,000). The mean of the experimental group (21,314) is bigger than the mean of control group (14,313). In conclusion, school literacy action assisted Somatic Audio Visual Intelligence (SAVI) affect the PKn learning outcome of 4th grade elementary school students academic year 2015/2016 in cluster IV of Karangasem district. keyword : SAVI, learning outcomes
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD N0. 2 BANJAR BALI I Nym. Murda, I Pt. Widnya, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1237

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013 setelah mengimplementasikan pendekatan problem posing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV semester 2 SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 38 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar pecahan pada siswa. Pada siklus I indikator aktivitas tersebut menunjukkan persentase masing-masing kegiatan yaitu: lisan 52,63%, metrik 55,26%, mental 36,36%, dan emosional 57,89%, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan persentase masing-masing kegiatan yaitu lisan 73,68%, metrik 84,21%, mental 55,26%, dan emosional sebesar 76,32%. Peningkatan aktivitas belajar tersebut juga diikuti oleh peningkatan hasil belajar pecahan. Rata-rata persentase hasil belajar pecahan dilihat dari Nilai Leher Matematika siswa adalah 37,85% (kategori sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 48,26% (kategori kurang), dan pada siklus II meningkat mencapai 75,29% (kategori baik).   Kata-kata kunci: pendekatan problem posing, aktivitas belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS IV KECAMATAN BULELENG ., Ni Made Marteni Dewi; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kognitif IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional di kelas V SD Tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Alasangker dan kelas VSDN 3 Alasangker. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Course Review Horay (CRH) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh t hitung sebesar 4,46, sedangkan t tabel dengan db = 37 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,74. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel. Disamping itu, rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran CRH (21,92) lebih tinggi daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (15,2). Dengan demikian, model pembelajaran CRH berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus IV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Model CRH, Hasil Belajar The research aims to determine the existence of significant differences in the cognitive science of learning outcomes between students who learn to follow the group cooperative learning model Course Review Horay (CRH) with a groups of students who learn to follow the conventional model of learning 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District. The design of this reseach is Quasi Eksperimen with post test only control group design. Population of this research is all in 5th grade elementary school in cluster 4 Buleleng district. The sample of this research is 5th SDN 1 Alasangker and 5th SDN 3 Alasangker. Sample determin by using simple random sampling. Learning outcomes data were collected using a multiple-choice test answer correct. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed there are significant diffrences on learning outcomes of natural science between students who are learning to follow the model of the Course Review Horay (CRH) cooperative learning type with students who are learning to follow the conventional of learning in 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District. Based on the results of the test-t, with tcount amount 4,46 and ttable with db = 37 at signifikan level 5% is 1,74. The calculation results show that tcount is greater from ttable. Beside that, average science achievement scores of between students who learning models CRH (21,92) higher than the average score of the group of student who studied with conventional learning models (15,2). The consclusion, learning model CRH have influence on science learning outcome student of 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District.keyword : Model CRH, learning outcomes
*PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA ., R Ayu Sumina Putri; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7240

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pendekatan saintifik siswa kelas IV SDN 6 Ubung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 2 yang berjumlah 27 orang siswa. Objek penelitian ini adalah Hasil belajar Bahasa Indonesia (keterampilan menulis) siswa kelas IV SDN 6 Ubung , melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan saitifik Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan menulis melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pendekatan saintifik siswa kelas IV SDN 6 Ubung. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari skor rata-rata siklus yaitu siklus I 62,96 dan siklus II 85,77. Jika keterampilan menulis dikonversikan ke dalam PAP skala lima, skor rata-rata awal yang diproleh siswa yaitu pada siklus I sebesar 62,96% berada pada rentang 60%-74% dengan kriteria sedang, dan siklus II sebesar 85,77% berada pada rentang 85%-100% dengan kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sdn 6 Ubung Tahun Ajaran 2015/2016 dapat meningkat.Kata Kunci : Hasil Belajar, keterampilan menulis, kooperatif tipe jigsaw, pendekatan saintifik *This research was aimed to improve the Study Result of Indonesian Language (writing abilities) of students through cooperative study type jigsaw through scientific approach for students class IV SDN 6 Ubung. The type of research utilized was Class Activity Research (PTK) which were conducted in two cycles. Subject of this research was the study result collected from 27 students class IV semester 2. The object of this research was the result of Indonesian Language study (writing abilities) from students class IV SDN 6 Ubung, through cooperative study mode, jigsaw type and through scientific approach. The result of this study showed improvement of writing abilities through the utilization of cooperative study type jigsaw in scientific approach students class IV SDN 6 Ubung. Such improvement can be evaluated through average score of each cycles whereas cycle I showed 62,96 and cycle II showed 85,77. If the writing ability was converted to PAP scale five, initial score acquired by students in cycle I which is 62,96% and belong within 60%-74% range classified as average criteria, whereas on the other hand cycle II showed 85,77% which fell under the range of 85%-100% and belong in the ‘extremely high’ criteria. Based on the results of this study it can be concluded that the adoption of Jigsaw Cooperative Learning In The Scientific Approach To Improve Learning Outcomes Indonesian Student Class IV Sdn 6 Ubung Academic Year 2015/2016 can be increased keyword : *Indonesian Language study, cooperative jigsaw type, scientific approach

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue