cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay Terhadap Pemahaman Konsep IPA Pada Siswa Kelas V SD Di Gugus III Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017 ., Made Rita Dwi Pramayanti; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10676

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran course review horay dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian digunakan adalah “Post Test Only Control Group Design”. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar di gugus III Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD Negeri 6 Dauhwaru sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 4 Dauhwaru sebagai kelompok kontrol. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran course review horay dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (4,24) > ttabel (2,058) dan rata-rata (mean) kelompok eksperimen (15,75) lebih besar dari rata-rata (mean) kelompok kontrol (11). Ini berarti model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Jembrana. Kata Kunci : course review horay, pemahaman konsep IPA, model pembelajaran konvensional, siswa kelas V ABSTRACT This research aimed to know the significant difference to the understanding science concept between students who are learned by using Course Review Horay model and the students who are learned by using conventional learning. The type of this research was quasi-experimental research which used Post Test Only Control Group Design. The population of this research was the fifth grade students of group III Jembrana sub district in academic year 2016/2017. Sample is determined by using random sampling technique and class V elementary school 4 Dauhwaru as experimental group and elementary school 4 Dauhwaru as control group. The data of students’ understanding science concept was gathered by using descriptive statistical and inferential statistical analysis (T-test). The result of study shows that there isa significant difference in understanding the concept of science between students who are learned by using Course Review Horay model and the students who are learned by using conventional learning in the fifth grade students of the elementary school in group III Jembrana sub district in academic year 2016/2017. It can be shown by tarithmetic(8,637) >ttable(2,058) and the mean of experimental group (16,85) bigger than the mean of control group (12,35). It means that Course Review Horay learning model influenced to the understanding of science concept in the fifth grade of elementary school in group III Jembrana sub district. keyword : course review horay, understanding of science concept, conventional learning model, fifth grade students
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., I Ketut Trimawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah pelaksanaan pembelajaran dengan implementasi model pembelajaran quantum teaching pada mata pelajaran IPA siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga Tahun Pelajaran 2013/2014, sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar IPS siswa. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan model pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Pada siklus I presentase hasil belajar siswa adalah 66,67% berada pada katagori baik. Namun presentase siklus I ternyata kurang dari kriteria keberhasilan penelitian yaitu 85%, sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus II. Ternyata terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus II menjadi 86,67% berada pada katagori sangat baik. Jadi, simpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan penerapan model pembelajaran quantum teaching pada siswa Kelas V SD Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : quanrum teaching, pembelajaran IPA, hasil belajar This present study aimed to improve the student learning outcomes after the implementation of quantum teaching in teaching science in five grade of SD N 1 Cempaga in Cluster I Banjar, Buleleng district the academic year 2013/2014. This study is a classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of five grade of SD N 1 Cempaga in the academic Year 2013/2014, there are 30 students. The data collection in this study was conducted using of tests. Test used to collect Data were analyzed using descriptive-quantitative analysis method.The results showed that, The implementation of quantum teaching learning can improve student learning outcomes in science teaching Five Grade SD Negeri 1 Cempaga Buleleng in the academic Year 2013/2014. Presentase student learning outcomes an increase in cycle I to 66.67% in the category of well, but the result less than 85%, so continue to cycle II. That was an improvement in cycle II to 86.67% at the very good category. The conclusion of this study there is an improvement student learning outcomes in learning science with the implementation of quantum teaching learning to student five grade of SD N 1 Cempaga in Cluster I Banjar, Buleleng district the academic year 2013/2014keyword : quantum teaching learning, learning science, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN METODE TALKING STICK TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN PENGUASAAN KONSEP IPA KELAS V Ni Kt. Suarni, Ni Pt. A. Darmawati, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.789

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan sikap ilmiah dan penguasaan konsep antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasinya adalah siswa kelas V Gugus 8 Jagadhita Kecamatan Kubutambahan tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari lima SD. Penelitian ini melibatkan sampel dua kelas yang diperoleh dari teknik group random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan tes yang dianalisis dengan teknik deskriptif serta menggunakan uji t-test indevendent. Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa: 1) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 14,205>ttabel = 2,021) dan 2) terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning in Science berbantuan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 13,117>ttabel = 2,021).   Kata kunci : CLIS, sikap ilmiah, penguasaan konsep
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA ., Dewa Made Sutarjana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode pembelajaran Role Playing pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 27 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 1 Kerobokan. Pada siklus I, keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh persentase sebesar 50,22%, persentase pertemuan II adalah 54,81%, dan persentase pertemuan III adalah 68,31%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus I berada pada kategori rendah. Pada siklus II, persentase keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh sebesar 71,41%, persentase pertemuan II diperoleh 78,52%, dan persentase pertemuan III adalah 88,30%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus II berada pada kategori baik. Selisih persentase dari siklus I pertemuan I dan siklus II pertemuan III adalah sebesar 38,08%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 1 Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : role playing, keterampilan berbicara The purpose of this study is to improve the speaking skill of the students in Bahasa course by apply the Role Playing method of learning for the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan, Sawan sub district, Buleleng regency, academic year 2015/2016. The type of this study is a class action study that held in two times. In each time consists of some steps; planning, action implementation, observation and reflection. The subject of this study is the 27 amount of fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan academic year 2015/2016. The object of this study is the speaking skill of the students. The collecting data in this study is by using observation method. The data is analyzed by analysis technique of descriptive statistic. The results of the study shown that, there is improvement of the presentation of the speaking skill of the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan. In the first cycle, the mean of the speaking skill acquired 55,56%. Percentage of the speaking skill acquired in the first cycle is at a low category. In the second cycle, the mean percentage of speaking skill acquired 80,07%. Percentage of speaking skill that acquired in the second cycle is at a good category. The difference percentage between the first cycle and second cycle is 24,51%. Based on this result, it can be conclude that the application of role playing method can improve the speaking skill in Bahasa course of the fifth grade students in SD Negeri 1 Kerobokan, District Sawan, Buleleng regency in the academic year 2015/2016.keyword : role playing, speaking skill
PENDEKATAN PAIKEM BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS VI PANGERAN DIPONEGORO, DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Wayan Yanti Armini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan PAIKEM dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Non Equvalent Control Group Design. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 3 Pemecutan yang berjumlah 41 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VA SD N 7 Pemecutan yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok kontrol. Cara menentukan sampel dilakukan dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar PKn dilakukan dengan menggunakan metode tes dan metode observasi kemudian dianalisis dengan teknik statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan PAIKEM dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari perbedaan rata-rata hasil belajar PKn antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu x Ì… = 73,4 > x Ì… = 59,61. Hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thit =5,944> ttab = 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan pendekatan PAIKEM berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa di kelas V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : pendekatan PAIKEM, hasil belajar, PKn. This study was intended to investigate whether or not there was a significant effect of PAIKEM approach upon the PKn study of the grade V students of Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. This was an experimental study, which used Non Equvalen Control Group design. The population of this study was the grade V students of SD Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat. Mean while the samples of this study were 41 students of SDN 3 Pemecutan as the experimental group and 38 students of class VA gradev of SDN 7 Pemecutan as the control group. The random sampling technique was used in this study to define the samples. The obtained data of PKn study was collected by using test, and observation which then analysed by using parametric statistic of t-test. The result of this study shown that there was a significant difference of students PKn study taught by using PAIKEM approach and conventional technique. It can be seen from the result of the mean score of the experimental group which was 73,4, whire the mean score of the control group was 59,6. From the analysis of t-test, it was foud that the value of t-observed (to) was 5,94, which exceeded the t-critical (tcv) of 2.00. Therefore, it can be concluded that PAIKEM approach had a significant effect upon students PKn study of grade V SD Gugus VI Pangeran Diponegoro, Denpasar Barat in the academic year 2013/2014. keyword : PAIKEM approach, result study, PKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Made Agustini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media flip chart dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IX Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh SD yang ada di gugus IX Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 54 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media flip chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung > ttabel (thitung = 4,181 > ttabel = 2,021). Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media flip chart berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar,media flip chart, model TGT. This study aims to determine the difference between students’ science learning outcomes taught by TGT learning model assisted with flip chart media compared to students taught by conventional learning method of the fifth grade students of elementary school in district IX of Buleleng Regency, in the academic year of 2013/2014. This research is a quasi experimental study. The study population of the study was the entire fifth grade elementary schools in the district IX of Buleleng Regency. The samples of this research involved by random sampling, consisted of 54 person. The results of analyses research showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using TGT learning model assisted with flip chart media and the students who learnt by using conventional model with the value of tacount 4,181>ttable 2,021. This proves that the TGT learning model assisted flip chart media flip chart significant effect on student learning outcomes in science learning compared with conventional learning models.keyword : flip chart media, learning outcomes, TGT model.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBI DAN PENILAIAN PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V ., Nur Muhammad; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBI dengan penilaian proyek dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan penialain konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Abang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Kecamatan Abang yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V di SDN 2 Abang yang berjumlah 22 orang, SDN 1 Abang yang berjumlah 24 orang, SDN 1 Tiyingtali yang berjumlah 22 orang dan SDN 4 Ababi yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk esay dengan jumlah soal sebanyak 10 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran menggunakan PBI dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (FA = 134,30 > Ftabel = 3,96); (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran (PBI dan konvensional) dan penilaian kerja terhadap kemampuan berpikir kritis IPA (FAB = 5,31 > Ftabel = 3,96); (3) pada kelompok siswa yang menggunakan penilaian proyek terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis IPA anatara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBI dan kelompok siswa yang dibeljarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung = 8,22 > Qtabel = 3,711); (4) pada kelompok siswa yang menggunakan penilaian konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBI dan kelompok siswa yang dibeljarkan dengan model pembelajaran konvensional (Qhitung = 3,94 > Qtabel = 3,711). Hasil tersebut menunjukkkan bahwa penerapan model pembelajaran PBI dan penilaian proyek, berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Abang. Kata Kunci : Model PBI, Kemampuan Berpikir Kritis, Penilaian proyek This study aims to determine the critical thinking skills IPA difference between groups of students learn by using model PBI with the project assessment and the group of students who are taught using conventional learning models with conventional Penialain in class V SD Cluster II Abang District. This research is a quasi-experimental research design with non equivalent post test only control group design. The study population was a class V in Cluster II Abang District, totaling 82 people. Samples of this research is class V SDN 2 Abang, amounting to 22 people, SDN 1 Abang numbering 24 people, SDN 1 Tiyingtali amounting to 22 people and SDN 4 Ababi totaling 16 people. Data collected by the test instrument shaped essays by the amount of matter as much as 10 questions. Data collected were analyzed using descriptive statistics and ANOVA analysis of two paths followed by Scheffe test. Based on the analysis of data, obtained: (1) there is a difference between the IPA critical thinking skills of students that learned learning model using PBI and that learned with conventional learning (FA = 134.30> Ftabel = 3.96); (2) there is a significant interaction effect between learning model (PBI and conventional) and work evaluation of the ability of critical thinking IPA (FAB = 5.31> F table = 3.96); (3) on a group of students who use the assessment of the project there are significant differences in the ability to think critically IPA anatara group of students that learned with PBI learning model and student groups who dibeljarkan with conventional learning models (Qhitung = 8.22> Qtabel = 3.711); (4) on a group of students who use the conventional assessment, there are significant differences in the ability to think critically IPA between groups of students that learned with PBI learning model and student groups who dibeljarkan with conventional learning models (Qhitung = 3.94> Qtabel = 3.711). The results indicating that the application of learning models PBI and project appraisal, positive influence on the ability to think critically fifth grade science students SD Cluster II Abang District. keyword : Model PBI, Critical Thinking Skills, Assessment project
PENGARUH MAKE A MATCH BERBANTUAN KARTU TEKA TEKI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Kadek Yuliantini; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11028

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan di sekolah diantaranya 1) Hasil belajar IPS siswa masih di bawah KKM, 2) Guru hanya menggunakan metode ceramah di dalam pembelajaran dan jarang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggali informasi sendiri, 3) Metode pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat dan kurang bervariasi, 4) Guru jarang menggunakan media untuk menunjang pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe make a match dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match di SD Gugus IV tahun ajaran 2016/2017 . Penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Alasangker dan kelas IV SDN 2 Alasangker. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPS antara kelompok siswa rata-rata kelompok eksperimen (24,60) lebih besar daripada rata-rata kelompok kontrol (19,16). Selanjutnya, t (16,03) > t (2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Bueleleng, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Make a Match, Hasil Belajar. This research is based on the problems found in the school such as 1) The student's learning outcomes are still under KKM, 2) The teacher only uses lecture method in the lesson and rarely gives opportunity to the students to dig their own information, 3) Appropriate and less varied, 4) Teachers rarely use media to support learning. The purpose of this study is to know there is a significant effect on the learning outcomes of fourth grade students who are taught by cooperative model type make a match and students who are not dibelajarkan with cooperative learning model type make a match in SD Gugus IV academic year 2016/2017. This research is a pseudo experiment, with post test design only control group design. The population of this research is the entire class IV elementary school in Gugus IV Buleleng District. The sample of this research is class IV SDN 1 Alasangker and class IV SDN 2 Alasangker. The sample is determined using simple random sampling technique. Learning result data is collected using multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic t-test with the formula of polled variance. The results showed that there was a significant difference in the IPS learning outcomes between the average student group of the experimental group (24,60) greater than the control group average (19,16). Furthermore, t (16.03)> t (2,000). Thus, it can be concluded that the model of cooperative learning type make a match have a significant effect on the results of IPS study of fourth graders of elementary school in Gugus IV Bueleleng District, Buleleng Regency, academic year 2016/2017.keyword : Make a Match, Learning Results.
ANALISIS SIKAP SOSIAL SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap sosial siswa, mendeskripsikan program yang dilakukan dalam mengembangkan sikap sosial siswa, dan mendeskripsikan kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus Srikandi tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 128 orang, kepala sekolah berjumlah 3 orang, dan guru kelas V berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, studi dokumen, dan wawancara. Data sikap sosial siswa dikumpulkan dengan instrumen lembar kuesioner, lembar observasi, dan catatan dokumen. Sedangkan data program yang dilakukan dalam mengembangan sikap sosial dan data kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial dikumpulkan dengan instrumen pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) sikap sosial siswa kelas V di SD Gugus Srikandi dengan persentase 27,3% berada pada predikat sangat baik, 70,3% berada pada predikat baik, dan 2,4% berada pada predikat cukup, (2) program pengembangan sikap sosial yaitu mengadakan bakti sosial ke panti asuhan, dan (3) kendala yang ditemukan dalam mengembangkan sikap sosial yaitu jumlah siswa yang tidak sebanding dengan guru saat mengadakan bakti sosial. Berdasarkan hasil penelitian hanya sebagian kecil siswa kelas V yang memiliki sikap sosial di bawah kategori baik.Kata Kunci : pembelajaran dengan kurikulum 2013, sikap sosial This research aims at describes the social attitude of the students, describes the program to develop the social attitude of the students and also describes problems that arise in developing students social attitude. The types of this research were qualitative. The subject of this research was the year V in SD Gugus Srikandi of the year 2014/2015 which has 128 students, 3 headmasters and 3 teachers of the year V. The method of collected the data was used questionnaire, observation, document study and interview. The students social attitude data were collected with questionnaire sheet, observations sheet and document note. Meanwhile, the data program that was used in developing the social attitude and constraints data that found in improving social attitude were collected with interview basis. The data that has been collected then analysed using descriptive analysis. The results of this research finds that (1) the social attitude of the year V in SD Gugus Srikandi with percentage 27,3% stands at very good level, 70,3% in good predicate and 2,4% in enough level, (2) the program that is used to develop social attitude like social service to orphanage and (3) the constraints in improving social attitude is the amounts of the students is not proportionate with the teacher in social service. Based on the results of this research, only small amounts of the students in year V that has the low category. keyword : 2013 curriculum study, social attitude
PENGARUH PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD NO 1 KAMPUNG BUGIS Kdk. Suranata, Budiono, H. Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1367

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng  Kabupaten Buleleng  tahun pelajaran 2012/2013, dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen cenderung tinggi dengan Mo>Me>M (20,75>20,6>20,3), (2) data hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional cenderung rendah dengan Mo<Me<M (16,786>17>17,3), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada  hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan starter eksperimen dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Hal ini dapat dilihat dari  perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 20,3 >kontrol = 17,3) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 2,9133 > ttabel =  2,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan pendekatan starter eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap di SD No 1 Kampung Bugis Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: pendekatan starter eksperimen, hasil belajar

Page 83 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue