cover
Contact Name
Zulfan Zainal
Contact Email
zulfanzainal@serambimekkah.ac.id
Phone
+6281360353540
Journal Mail Official
jnkti@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Gedung H Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Jl. T. Imum Lueng Bata, Batoh, Kota Banda Aceh - Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 26208342     EISSN : 26213052     DOI : https://doi.org/10.32672/jnkti.v8i2
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Komputer Universitas Serambi Mekkah tahun 2018 dan telah Terakreditasi SINTA 5. Jurnal ini terbit sebanyak enam edisi dalam satu tahun yaitu setiap bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember baik cetak (P-ISSN : 2620-8342) dan online (E-ISSN: 2621-3052). Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan bidang Komputer dan Teknologi Informasi dengan scope Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Jaringan Komputer, Elektronika dan Sistem Kontrol, Multimedia dan Pengolahan Citrat Digital serta bidang Komputer dan Informatika lainnya yang relevan. Artikel yang dikirimkan ke JNKTI dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Setiap artikel yang dipublikasi dalam jurnal ini akan direview terlebih dahulu dengan metode Peer-Review dan hanya artikel yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan. Artikel-artikel yang telah dipublikasikan oleh JNKTI juga sudah diindeks oleh beberapa lembaga indeksasi seperti Google Scholar, Garuda, CrossRef, BASE, Moraref dan SINTA. Bidang bidang fokus penelitian yang akan dipublikasi dalam jurnal ini antara lain : Bidang Rekayasa Perangkat Lunak Bidang Jaringan Komputer Bidang Multimedia dan Pengolahan Citra Digital Bidang Komputasi Bidang Sistem dan Teknologi Informasi Bidang Kecerdasan Buatan Multidisiplin ilmu lainnya yang relevan
Articles 1,300 Documents
Rancang Bangun Sistem Informasi Peminjaman Kendaraan Dinas pada Balitbang Provinsi Sumatera Barat Weri Sirait; Arief Rahmadian Aswin; Nurhidayat Nurhidayat; Arika Juwita; Izzatul Jannah; Mutia Hafis Nasution
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9508

Abstract

Abstrak – Prosedur peminjaman kendaraan dinas di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Barat hingga saat ini masih dilakukan secara manual, melalui pengajuan lisan atau tertulis serta pencatatan data dalam buku atau formulir fisik. Proses ini menimbulkan sejumlah permasalahan, seperti ketidakefisienan dalam administrasi, tingginya risiko kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pelacakan data, serta kurangnya transparansi dan koordinasi antarbagian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah sistem peminjaman kendaraan dinas berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan. Metode yang digunakan meliputi tahapan analisis kebutuhan sistem, perancangan antarmuka dan alur sistem yang menggunakan metode waterfall, serta implementasi berbasis bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil perancangan menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengotomatisasi proses pengajuan, pengecekan ketersediaan, dan pencatatan transaksi kendaraan. Dengan adanya sistem ini, pengelolaan kendaraan dinas di Balitbang menjadi lebih terstruktur, efisien, serta memungkinkan integrasi data dan transparasi yang lebih baik antarbagian.Kata kunci: sistem informasi; peminjaman kendaraan; balitbang; waterfall; Abstract − The vehicle loan procedure at the Research and Development Agency (Balitbang) of West Sumatra Province is still carried out manually, through verbal or written requests and recording data in physical books or forms. This process presents several issues, such as administrative inefficiency, a high risk of data entry errors, difficulty in tracking records, and a lack of transparency and coordination among departments. This study aims to design and develop a web-based system for managing official vehicle loans to improve efficiency and data accuracy. The research method includes system requirements analysis, interface and flow design using the waterfall model, and implementation using PHP and MySQL. The results show that the system can automate the submission process, vehicle availability checking, and transaction recording. With this system, official vehicle management at Balitbang becomes more structured and efficient, and supports better data integration and transparency across departments.Keywords: information system; vechile loan; balitbang; waterfall;
Dashboard Web Real-Time untuk Monitoring Sortasi Biji Kopi Berbasis Computer Vision Caesar, Muhammad Rizky; Rahayu, Baracahya Panata Cendikia; Nugroho, Gesit Tri; Al-Attas, Ahmad Farrell Raafii Alaiyya; Marcelita, Faldiena; Novianty, Inna; Ariyanto, Dodik
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10120

Abstract

Abstrak - Sortasi biji kopi pasca-sangrai merupakan tahapan krusial dalam quality control untuk menjamin konsistensi produk. Namun, proses manual rentan terhadap subjektivitas dan ketidakkonsistenan, khususnya bagi UMKM kopi dengan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini mengembangkan PiKopi, sistem monitoring sortasi terintegrasi dengan dashboard web untuk visualisasi dan pengambilan keputusan berbasis data. Sistem mengintegrasikan tiga komponen utama: (1) modul deteksi cacat berbasis Convolutional Neural Network (CNN) pada perangkat edge computing Raspberry Pi untuk identifikasi real-time, (2) backend API RESTful berbasis Flask dengan database PostgreSQL untuk manajemen data klasifikasi, dan (3) dashboard web responsif berbasis React.js untuk visualisasi data real-time. Arsitektur API-driven memisahkan frontend dan backend, memungkinkan akses monitoring dari berbagai perangkat tanpa instalasi aplikasi. Dashboard menampilkan statistik sortasi real-time, grafik distribusi kualitas, riwayat batch, dan log aktivitas dengan interface yang user-friendly. Model CNN mencapai akurasi deteksi 92% dengan sensitivity dan specificity yang seimbang. Hasil pengujian fungsional menunjukkan sistem mampu melakukan klasifikasi otomatis dan menyajikan data sortasi secara real-time kepada pengguna. Sistem ini memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan konsistensi mutu produk, serta mengurangi ketergantungan pada inspeksi visual manual bagi pelaku UMKM kopi.Kata kunci: dashboard web; monitoring real-time; sortasi kopi pasca-sangrai; quality control; arsitektur API-driven; Abstract - Post-roasting coffee bean sorting is a crucial stage in quality control to ensure product consistency. However, manual sorting processes are prone to operator subjectivity and inconsistency, particularly for small and medium enterprises (SMEs) with limited infrastructure. This research develops PiKopi, an integrated coffee sorting monitoring system with a web dashboard for visualization and data-driven decision making. The system integrates three main components: (1) a defect detection module based on Convolutional Neural Network (CNN) on Raspberry Pi edge computing devices for real-time identification, (2) a RESTful API backend based on Flask with PostgreSQL database for classification data management, and (3) a responsive web dashboard based on React.js for real-time data visualization. The API-driven architecture separates frontend and backend, enabling monitoring access from various devices without application installation. The dashboard displays real-time sorting statistics, quality distribution charts, batch history, and activity logs with a user-friendly interface. The CNN model achieves detection accuracy of 92% with balanced sensitivity and specificity. Functional testing results demonstrate that the system successfully performs automated classification and presents real-time sorting data to users. This system facilitates data-driven decision making, improves product quality consistency, and reduces reliance on manual visual inspection for coffee SMEs. Keywords: web dashboard; real-time monitoring; post-roast coffee sorting; quality control; API-driven architecture;
Rancang Bangun Aplikasi Web Berbasis Multi-Tenant untuk Layanan Konsultasi Tugas Deni Nuriman; Rita Komalasari
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9273

Abstract

Abstrak - Layanan konsultasi akademik, yang seringkali beroperasi secara informal melalui media sosial, menghadapi berbagai keterbatasan terkait manajemen konten dan profesionalisme. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah aplikasi web dengan arsitektur multi-tenant yang dapat memfasilitasi berbagai penyedia jasa dalam satu platform terpusat. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah model Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengodean, dan pengujian. Pengumpulan data untuk analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi terhadap praktik layanan sejenis di media sosial. Hasil penelitian ini adalah sebuah rancangan sistem yang komprehensif, mencakup analisis kebutuhan fungsional untuk tiga peran pengguna (Superadmin, Admin Klien, dan Customer) serta desain arsitektur perangkat lunak yang terdokumentasi dalam Entity-Relationship Diagram (ERD), Use Case Diagram, dan Activity Diagram. Rancangan sistem ini mengadopsi model basis data bersama dengan pemisahan data berbasis ID klien, yang memastikan setiap klien dapat mengelola konten layanannya secara mandiri dan terisolasi. Aplikasi yang dirancang ini menyediakan fondasi teknologi yang efisien dan skalabel, memungkinkan penyedia jasa untuk memiliki etalase layanan digital yang profesional dan membuka peluang pengembangan fitur lanjutan di masa depan, seperti sistem pemesanan dan integrasi pembayaran.Kata kunci: aplikasi web; arsitektur multi-tenant; konsultasi tugas; rancang bangun; model waterfall; Abstract - Academic consulting services often operate informally through social media and face limitations related to content management and professionalism. This study aims to address these challenges by designing and building a web application with a multi-tenant architecture that can bring together various service providers on a single centralised platform. The Waterfall model was used for software development, comprising the stages of requirements analysis, design, coding, and testing. Data for the needs analysis was collected through observing similar service practices on social media. The results of the study comprise a comprehensive system design, including a functional analysis of the needs of three user roles (Superadmin, Client Admin and Customer), as well as a software architecture design documented using Entity-Relationship Diagrams (ERDs), Use Case Diagrams and Activity Diagrams. The system design adopts a shared database model with client ID-based data separation to ensure that each client can independently and securely manage their service content. The designed application provides an efficient, scalable technological foundation that enables service providers to showcase their services professionally and opens opportunities for future feature development, such as booking systems and payment integration.Keywords: Web application; multi-tenant architecture; task consultation; design and development; waterfall model;
Sistem Logging Jaringan Berbasis Web dengan Visualisasi Interaktif dan Analisis Anomali sebagai Solusi Keterbatasan Sistem Konvensional Sinaga, Rizal Muslim; Kiswanto, Dedy; Pratama, Ega; S., Yohana Lorinez
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.9937

Abstract

Abstrak - Pertumbuhan ekosistem digital di lingkungan kampus menghasilkan volume log jaringan yang tinggi sehingga administrator kesulitan mengidentifikasi anomali secara manual. Penelitian ini menghadirkan sistem logging berbasis web yang mengintegrasikan Django sebagai layanan aplikasi, ELK Stack untuk agregasi dan visualisasi real-time, serta modul machine learning RandomForest yang dilatih menggunakan dataset UNSW-NB15 guna mengklasifikasikan tipe serangan. Telegram Bot API digunakan sebagai kanal notifikasi instan ketika pola mencurigakan ditemukan. Metode Research and Development diterapkan untuk merancang arsitektur, mengimplementasikan modul, dan menguji performa sistem. Evaluasi menunjukkan akurasi model sebesar 81,54% dengan f1-score tertinggi 99,05% pada trafik Generic, sedangkan kelas dengan data terbatas seperti Backdoor masih menantang. Integrasi dashboard dan notifikasi menurunkan waktu investigasi insiden serta membuktikan bahwa sinergi visualisasi dan analitik dapat memperkuat ketahanan keamanan jaringan kampus.Kata kunci : Logging jaringan; ELK Stack; deteksi anomali; machine learning; Telegram Bot; Abstract - The rapid expansion of campus digital services produces high-volume network logs that complicate manual anomaly analysis. This article presents a web-based logging system that combines Django as the application layer, the ELK Stack for real-time aggregation and visualization, and a RandomForest model trained on the UNSW-NB15 dataset to classify attack categories. A Telegram Bot API integration delivers instant notifications when suspicious patterns emerge. A Research and Development methodology guides the architecture design, module implementation, and performance evaluation. Experiments report 81.54% accuracy with the highest f1-score of 99.05% on Generic traffic, while minority classes such as Backdoor remain challenging. The integrated dashboard and notification flow reduce incident investigation time and demonstrate how visual analytics and machine learning improve campus network resilience.Keywords: Network logging; ELK Stack; anomaly detection; machine learning; Telegram Bot;
Analisis Desain Antarmuka Aplikasi Presisi di Kalangan Remaja dengan Metode System Usability Scale (SUS) Ni Putu Jenie Pratiwi; Nyoman Tri Anindia Putra
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8971

Abstract

Abstrak – Perkembangan teknologi digital telah mendorong berbagai lembaga, termasuk kepolisian, untuk menciptakan layanan berbasis aplikasi demi meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan publik. Aplikasi Presisi adalah sebuah inovasi untuk meningkatkan interaksi dengan cepat dan responsif antara masyarakat dan kepolisian. Namun, kesuksesan aplikasi ini sangat dipengaruhi oleh aspek kegunaan, terutama dari perspektif pengguna akhir. Studi ini bertujuan untuk menilai tingkat usability dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS), yang melibatkan responden dari golongan remaja sebagai kelompok pengguna Aplikasi Presisi. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner SUS yang terdiri dari 10 pertanyaan. Hasil pengujian memperlihatkan skor rata-rata yaitu 59,5, yang menurut standar interpretasi SUS tergolong dalam kategori marginal atau cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun aplikasi Presisi memiliki sejumlah fitur yang berguna, masih ada beberapa tantangan dalam hal navigasi, efisiensi pemakaian dan kepuasan pengguna terhadap antarmuka aplikasi Presisi. Dengan demikian, diperlukan peningkatan lebih lanjut pada desain antarmuka dna pengalaman pengguna agar aplikasi ini dapat beroperasi secara maksimal serta memperbaiki keterlibatan masyarakat dalam layanan kepolisian digital.Kata kunci: System Usability Scale (SUS), Aplikasi Presisi, Pengalaman Pengguna, Remaja Abstract – The development of digital technology has encouraged various institutions, including the police, to create application-based services to improve the efficiency and transparency of public services. The Precision Application is an innovation to improve fast and responsive interaction between the community and the police. However, the success of this application is greatly influenced by the usability aspect, especially from the perspective of the end user. This study aims to assess the level of usability using the System Usability Scale (SUS) method, which involves respondents from the youth group as the Presisi Application user group. The method applied is a quantitative approach by distributing the SUS questionnaire consisting of 10 questions. The test results show an average score of 59.5, which according to the SUS interpretation standard is included in the marginal or sufficient category. These results indicate that although the Precision application has a number of useful features, there are still some challenges in terms of navigation, efficiency of use and user satisfaction with the Presisi application interface. Thus, further improvements are needed in the interface design and user experience so that this application can operate optimally and improve community involvement in digital police services. Keywords: System Usability Scale (SUS), Presisi Application, User Experience, Youth
Perancangan Sistem Informasi Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Berbasis Web pada SMA XYZ Raden Muh Shabiq; Harunur Rosyid
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9484

Abstract

Abstrak – Pada saat ini, teknologi informasi tidak hanya menjadi alat pendukung saja, namun telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, pengguna dapat dengan mudah untuk mengakses berbagai informasi, mempercepat komunikasi, serta mendukung berbagai aktivitas, salah satunya ialah pendidikan. Dalam konteks pendidikan, teknologi informasi menjadi sangat penting terutama dalam hal meningkatkan kualitas administrasi dan pelayanan kepada seluruuh kepentingan. Institusi pendidikan, seperti sekolah memiliki tanggung jawab untuk mengelola administrasi keuangan. Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau yang dikenal dengan SPP. Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP adalah sumbangan bulanan dan bersifat wajib dibayarkan oleh siswa kepada pihak sekolah. Karena administrasi yang masih manual, seringkali menimbulkan berbagai kendala, seperti pencatatan yang salah, kesulitan melihat status pembayaran, sampai kurangnya transparasi informasi yang dapat diakses dengan mudah. Akibatnya, administrasi keuangan seolah dapat terhambat dan komunikasi mengenai pembayaran menjadi kurang efektif. Maka dari itu, tujuan dari sistem ini adalah untuk mempermudah seluruh pihak yang terlibat, mengurangi waktu, serta memberikan kenyamanan bagi pengelolaan administrasi keuangan sekolah melalui sistem informasi pembayaran SPP berbasis web.Kata kunci : Sistem Informasi; SPP; Website;Abstrack – In this digital era, information technology is no longer just a supporting tool; it has become an integral part of everyday life. By utilizing information technology, users can easily access various information, accelerate communication, and support various activities, one of which is education. In the educational context, information technology is crucial, especially in improving the quality of administration and services to all stakeholders. Educational institutions, such as schools, are responsible for managing financial administration. The Education Development Contribution, also known as SPP, is a monthly fee that students must pay to the school. Because administration is still manual, it often presents various obstacles, such as incorrect recording, difficulty viewing payment status, and a lack of transparent, easily accessible information. As a result, financial administration can be hampered and communication regarding payments becomes less effective. Therefore, the goal of this system is to simplify all parties involved, reduce time, and provide convenience in managing school financial administration through a web-based SPP payment information system.Keywoard : Information Systems; SPP; Website;
Sistem Informasi Manajemen Kolaborasi Event Berbasis Web Rahim, Nur Nafilah; Agustin, Soffiana
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10070

Abstract

Abstrak - Perencanaan dan pengelolaan kegiatan (event) di lingkungan pendidikan maupun organisasi sering kali menghadapi berbagai kendala, terutama ketika dilakukan secara manual. Permasalahan yang muncul meliputi kurangnya transparansi dalam koordinasi panitia, sering terjadinya benturan jadwal antar kegiatan, kesulitan dalam dokumentasi, serta miskomunikasi antar anggota tim. Kondisi ini menghambat efektivitas pelaksanaan program dan menurunkan kualitas manajemen kegiatan. Selain itu, kolaborasi dalam penyusunan dan pelaksanaan event masih sulit dilakukan karena belum adanya sistem yang mampu menghubungkan individu berdasarkan peran dan kompetensinya secara terintegrasi. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Kolaborasi Event Berbasis Web yang ditujukan untuk mengelola event sekolah menggunakan pendekatan Waterfall. Sistem ini dirancang untuk menggabungkan seluruh proses kegiatan secara digital, mulai dari pengajuan acara, persetujuan kegiatan, publikasi acara, hingga pendaftaran peserta secara online. Setiap pengguna memiliki peran yang berbeda—Administrator, Kepala Sekolah, Guru Pembina, Panitia Osis, dan Siswa yang diatur melalui sistem hak akses berbasis peran (role-based access). Selain itu, fitur profil dan kompetensi pengguna dikembangkan untuk mempermudah pembentukan tim kolaboratif berdasarkan keahlian yang relevan, sementara fitur pencetakan ID Card otomatis dalam format digital (PDF) memfasilitasi administrasi acara dengan lebih cepat dan profesional. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan kegiatan. Seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional, dan pengguna dapat mengakses serta mengelola data secara real-time melalui antarmuka yang sederhana dan responsif. Dengan demikian, sistem ini terbukti efektif sebagai solusi digital dalam mendukung manajemen kolaborasi event di lingkungan pendidikan maupun organisasi secara terpusat, terstruktur, dan berkelanjutan.Kata kunci : Sistem Informasi; Manajemen Event; Kolaborasi; Waterfall; Web-Based System; Abstract - Event planning and management in educational institutions and organizations often encounter various challenges, particularly when conducted using manual processes. Common issues include a lack of transparency in committee coordination, frequent scheduling conflicts between activities, difficulties in documentation management, and miscommunication among team members. These conditions hinder the effectiveness of program implementation and reduce the overall quality of event management. Moreover, collaboration in event planning and execution remains challenging due to the absence of an integrated system capable of connecting individuals based on their roles and competencies. To address these issues, this study develops a Web-Based Collaborative Event Management Information System designed to manage school events using the Waterfall development approach. The system is designed to digitalize the entire event management process, ranging from event proposals and activity approvals to event publication and online participant registration. Each user is assigned a specific role—Administrator, Principal, Supervising Teacher, Student Committee (OSIS), and Students—managed through a role-based access control mechanism. In addition, user profile and competency features are implemented to facilitate the formation of collaborative teams based on relevant expertise. An automated digital ID card generation feature in PDF format is also integrated to accelerate and professionalize event administration processes. The implementation results indicate that the developed system significantly enhances efficiency, transparency, and accuracy in event management. All system functionalities operate in accordance with functional requirements, allowing users to access and manage data in real time through a simple and responsive interface. Therefore, this system is proven to be an effective digital solution for supporting centralized, structured, and sustainable collaborative event management in educational institutions and organizational environments.Keywords: Information System; Event Management; Collaboration; Waterfall; Web-Based System;
Efisiensi dan Akurasi dalam Deteksi Ekspresi Wajah: Studi Kasus Tiga Generasi Yolo Aliyah Kurniasih; Cantika Previana; Risman Nugraha; Andi Purnomo
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i4.9674

Abstract

Abstrak − Ekspresi wajah merupakan indicator penting dalam interaksi manusia yang dapat dianalisis secara otomatis menggunakan teknologi deteksi objek. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa YOLOv5, YOLO11, dan YOLO12 dalam mendeteksi tujuh kelas ekspresi wajah pada 2.935 dataset public. Model dilatih dengan konfigurasi yang seragam, kemudian di evaluasi berdasarkan nilai mean Average Precision (mAP) dan latensi inferensi. YOLOv5 mencatat nilai mAP tertinggi pada saat proses training dan validation, sedangkan YOLO11 memiliki lantensi terendah. Pada evaluasi model, YOLO12 unggul dalam nilai mAP, dan YOLO11 tetap tercepat dalam latensi. Model di deployment dengan 6 data citra yang memiliki 7 kelas. Hasil menunjukkan bahwa meskipun model YOLO12 unggul dalam akurasi evaluasi model, YOLO11 lebih optimal dari segi kecepatan inferensi.Kata Kunci: face expressions; accuracy-latency; yolo12; Abstract − Facial expression is an important indicator of human interaction that can be analyzed automatically using object detection technology. This study aims to compare the performance of YOLOv5, YOLO11, and YOLO12 in detecting seven classes of facial expressions on 2,935 public datasets. The models were trained with a uniform configuration, and then evaluated based on the mean Average Precision (mAP) value and inference latency. YOLOv5 recorded the highest mAP value during training and validation, while YOLO11 had the lowest latency. On model evaluation, YOLO12 excelled in mAP value, and YOLO11 remained the fastest in latency. The model was deployed with 6 image data that had 7 classes. Results show that while the YOLO12 model excels in model evaluation accuracy, YOLO11 is more optimal in terms of inference speed.Keywords: face expressions; accuracy-latency; yolo12
Implementasi Sistem Pakar Pendeteksi Tingkat Kecanduan Gadget Menggunakan Metode Certainty Factor Silvia Himmatul Aliyyah; Diana Laily Fithri; Yudie Irawan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i1.8731

Abstract

Abstrak - Kecanduan gadget menjadi masalah yang semakin serius di era digital, terutama dikalangan mahasiswa. Kecanduan ini dapat mempengaruhi produktivitas, kesehatan mental, dan hubungan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem pakar yang dapat mendeteksi tingkat kecanduan gadget dengan menggunakan metode certainty factor berdasarkan kondisi yang dirasakan melalui uji kompetensi dengan variabel self-control dan ketakutan ketinggalan informasi. Setelah diterapkan, hasil akurasi penerapan metode certainty factor menunjukkan nilai persentase 61% sebagai kecanduan rendah. Evaluasi pengguna melalui kuisioner menghasilkan 83,1% yang artinya aplikasi ini bermanfaat dengan fungsionalitas yang baik. Hasil dari diagnosa kecanduan dapat digunakan oleh psikolog untuk memberikan tindak lanjut yang tepat. Pengujian sistem telah menunjukkan bahwa penerapan metode certainty factor memberikan hasil yang akurat dan relevan dengan situasi pengguna. Diharapkan sistem ini juga dapat membantu lembaga pendidikan dan praktisi kesehatan mental dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kecanduan gadget secara efektif.Kata kunci: Sistem Pakar, Diagnosa, Certainty Factor, Kecanduan Gadget, Mahasiswa Abstract  - Gadget addiction is becoming an increasingly serious problem in the digital era, especially among students. This addiction can affect productivity, mental health, and social relationships. The aim of this research is to produce an expert system that can detect the level of gadget addiction using the certainty factor method based on conditions felt through competency tests with self-control variables and fear of missing out on information. After implementation, the accuracy results of applying the certainty factor method show a percentage value of 61% as low addiction. User evaluation via questionnaire resulted in 83.1%, which means this application is useful with good functionality. The results of an addiction diagnosis can be used by psychologists to provide appropriate follow-up. System testing has shown that the application of the certainty factor method provides accurate and relevant results to the user's situation. It is hoped that this system can also help educational institutions and mental health practitioners in identifying and treating gadget addiction problems effectively.Keywords: Expert Systems, Diagnosis, Certainty Factor, Gadget Addiction, Students
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Tanaman Varietas Cabai Rawit Menggunakan Metode Forward Chaining Nazelliana, Dian; Nurcahya, Saputra Dwi; Purwanti, Purwanti
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10123

Abstract

Abstrak - Tanaman cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan dalam skala rumah tangga, tanaman ini dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan karena kebutuhan akan tanaman cabai sangat tinggi, Pengelolaan tanaman cabai menjadi bagian dari edukasi dan ketahanan pangan lingkungan. Namun, proses identifikasi penyakit pada tanaman cabai masih dilakukan secara manual yang berisiko menimbulkan kesalahan diagnosis, keterlambatan penanganan, dan ketergantungan pada pengalaman pribadi pengelola. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang dapat membantu dalam proses diagnosis penyakit tanaman cabai secara cepat, akurat, dan efisien, Sistem menggunakan metode forward chaining yaitu teknik penelusuran dari data gejala menuju kesimpulan berupa jenis penyakit berdasarkan aturan yang telah disusun dari literatur dan wawancara dengan pakar. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, dan dirancang dalam bentuk web agar mudah diakses oleh pengelola melalui perangkat digital. Selain diagnosis, sistem juga menampilkan solusi penanganan serta fitur cetak laporan sebagai dokumentasi kegiatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan diagnosis yang tepat berdasarkan gejala, mengurangi subjektivitas, dan mendukung kegiatan pertanian perkotaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serta bermaanfaat bagi penggunannya.Kata kunci : forward chaining; cabai; penyakit;Abstract - Chili plants are one of the horticultural commodities that are widely cultivated on a household scale. These plants can be developed into a source of additional income because the demand for chili plants is very high. Managing chili plants is also part of environmental education and food security. However, the process of identifying diseases in chili plants is still carried out manually, which risks causing misdiagnosis, delays in treatment, and reliance on the personal experience of the cultivator. This study aims to design and build a web-based expert system that can assist in the diagnosis process of chili plant diseases quickly, accurately, and efficiently. The system uses the forward chaining method. which is a technique of tracing from symptom data to conclusions in the form of disease types based on rules compiled from literature and expert interviews. The system is developed using the PHP programming language and MySQL database, and designed as a web application to be easily accessed by managers through digital devices. In addition to diagnosis, the system also displays treatment solutions and a report printing feature for activity documentation. Test results show that this system is capable of providing accurate diagnoses based on symptoms, reducing subjectivity, and supporting sustainable urban agriculture activities. Thus, this system is expected to improve effectiveness and be beneficial for its users.Keywords: forward chaining; chili; disease;