Articles
241 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 3 (2022)"
:
241 Documents
clear
Gestur Siswa Slow Learner dalam Belajar Matematika Menggunakan Aplikasi Wordwall di Sekolah Dasar
Oktavianita, Shinta;
Wahidin, Wahidin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2941
Gestur merupakan komunkasi non-verbal yang dilakukan dengan gerakan tubuh atau tangan sebagai pengganti bicara. Gestur memiliki fungsi sebagai pengekspresian pikiran maupun perasan seseorang ketika berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gestur siswa slow learner dalam belajar matematika menggunakan aplikasi wordwall di sekolah dasar.  Penelitian ini dilakukan di SDN Joglo 03 dengan menggunakan metode deskritif pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes belajar siswa. Dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sebagai teknik analisis data.  Dalam penelitin ini menyimpulkan bahwa gestur deiktik merupakan gestur yang  banyak digunakan siswa dalam proses belajar matematika. Penggunan aplikasi wordwall dalam proses belajar dapat menumbuhkan minat belajar siswa serta memberi rasa senang dalam proses belajar.
Pengembangan LKPD dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Berbasis Motif Kain Sarung Batak Toba pada Materi Transformasi
Warni, Remia;
Pangaribuan, Firman;
Hutauruk, Agusmanto JB
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2942
Pengembangan LKPD dalam penelitian ini diperkenalkan dalam pendekatan pendekatan Pendidikan Realitas Matematika (PMR) dan mengajarkan teknik kreatif sebagai sumber belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa bahwa matematika dapat ditemukan dalam aspek budaya di lingkungan sekitar mereka, mengevaluasi dan menggali manfaat LKPD untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar matematika pada materi transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan LKPD pendekatan PMR berbasis motif sarung Batak Toba pada materi perubahan yang sah, positif dan praktis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi dan kritik sastra. Penelitian ini menggunakan teknik research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan LKPD dinyatakan valid, dan nilai validasi 4,11 sangat efektif, yang berdasarkan evaluasi aktivitas siswa dan hasil belajar ditemukan persentase siswa yang aktif lebih tinggi daripada siswa yang pasif dan ada dan ada peningkatan nilai hasil belajar, serta nilai rata-rata kelas 80,2, melebihi nilai tuntas minimal 75, dan mencapai persentase ketuntasan klasikal yaitu 100 persen; sangat praktis, yaitu berdasarkan hasil nilai rata-rata respon siswa (Rs) dan nilai praktikum (P) yang mendapat nilai Rs 81 dan nilai P 89,5 artinya siswa setuju dengan pengembangan LKPD dan penggunaannya dinilai sangat praktis. Melalui pendekatan PMR ditemukan bahwa membangun dan menerapkan budaya dalam pembelajaran matematika memberikan pengetahuan baru kepada siswa dan mendorong antusiasme dan daya tanggap yang lebih besar terhadap materi pembelajaran
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Belajar â€Ayo Belajar Membaca†dan â€Marbel Membaca†pada Siswa Sekolah Dasar
Fauziah, Hanif;
Hidayat, Muhammad Taufik
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2944
Rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa, membuat siswa susah untuk menguasai materi. Mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi belajar “Ayo Belajar Membaca†dan “Marbel Membaca†pada kemampuan belajar membaca siswa Sekolah Dasar merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik Pretest dan Posttest digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Skor efektivitas aplikasi membaca “Ayo Belajar Membaca†dalam menaklukkan keterampilan membaca adalah 1,93 untuk mean different, dengan persentase kenaikan efektivitas 37,33 persen, menurut temuan penelitianini. Sedangkan skor keefektifan aplikasi membaca “Marbel Membaca†dalam mengatasi kemampuan membaca sebesar 1,56 untuk perbedaan mean different,, dengan peningkatan efikasi sebesar 30,17 persen. Aplikasi “Ayo Belajar Membaca†memiliki persepsi yang lebih besar dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa daripada aplikasi “Marbel Bacaâ€.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Satu di Sekolah Dasar
Rohman, Yusuf Abdul;
Rahman, Rahman;
Damayanti, Vismaia S
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2946
Membaca adalah kemampuan yang diperlukan untuk anak-anak sekolah dasar. Kegiatan membaca di sekolah dasar dibedakan menjadi dua kategori, yaitu membaca pendahuluan dan membaca lanjutan. Siswa diajarkan untuk menguasai dan mengenali huruf selama fase membaca awal. Tantangan membaca siswa harus segera dideteksi sehingga guru dapat memberikan solusi yang mengatasi masalah ini. Pentingnya menilai tantangan membaca adalah langkah pertama yang diambil oleh guru dalam menentukan berbagai masalah membaca yang dihadapi oleh siswa mereka. Bentuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi studi kasus. Peneliti melakukan observasi terhadap siswa kelas satu di sekolah dasar dan melakukan wawancara dengan guru kelas satu di sekolah dasar. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa anak terus berjuang untuk mulai membaca. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa masih ada masalah dengan membaca sejak awal, serta banyak kendala lain yang dihadapi oleh siswa. Dimulai dengan huruf-huruf yang sulit dibedakan, menjadi lebih sulit untuk menghubungkannya menjadi satu kata dan membentuk keseluruhan frasa.
Penggunaan Teknik Jumping Rabbit oleh Guru pada Penjumlahan dan Pengurangan dalam Mengembangkan Keterampilan Berhitung
Angraini, Galuh Karmilia;
Kaltsum, Honest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2952
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teknik jumping rabbit oleh guru pada penjumlahan dan pengurangan dalam mengembangkan keterampilan berhitung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wirun 5 yang terletak di Jl. Durno no 22, Dukuh Pabrik, Desa Gendengan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Subjek yang digunakan dalam penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas II SD Negeri Wirun 5. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan teknik jumping rabbit mampu memberikan kemudahan siswa dalam mengembangkan keterampilan berhitung dan dapat menumbuhkan sikap aktif terhadap pembelajaran khususnya matematika. Peningkatan kemampuan berhitung dapat dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa kelas II di SDN Wirun 5. Sebelum penerapan teknik jumping rabbit persentase ketuntasan belajar 25% atau hanya 4 siswa, kemudian setelah dilakukan pembelajaran pada tahap pertama meningkat menjadi 6 siswa dengan persentase sebesar 37,5%. Pada tahap II sebanyak 13 siswa tuntas hasil belajar yang diterapkan, ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 81,25%. Persentase tersebut mampu memenuhi persyaratan tuntas dari hasil belajar siswa.
Peningkatan Aktivitas Belajar Mahasiswa Melalui Media Pembelajaran IPA Berbasis Multimedia Interaktif
Topano, Adrian;
Asiyah, Asiyah;
Revola, Yashori
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2954
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa melalui pengembangan media pembelajaran IPA berbasis multimedia interaktif di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April–September 2020. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4-D (four-D). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi media, angket kepraktisan media dan lembar observasi. Hasil analisis data terhadap aktivitas belajar mahasiswa pada uji coba kelompok kecil menunjukkan rerata skor sebesar 81,55% dalam katagori aktif, sedangkan pada saat uji coba kelompok besar rerata skor aktivitas mahasiswa sebesar 80,75% dalam katagori aktif. Dari data tersebut menunjukkan bahwa rata-rata nilai aktivitas belajar mahasiswa pada saat uji coba kelas kecil maupun uji coba kelas besar beraada dalam kategori aktif sehingga media pembelajaran ini sangat efektif digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa.
Efektivitas Waktu Pembelajaran Penjaskes Sekolah Dasar Secara Daring pada Masa Pandemi Covid-19
Pranata, Khavisa;
Fatayan, Arum
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2958
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas waktu pembelajaran penjaskes kelas V secara daring pada masa pandemi COVID-19 di SDN Susukan 09 Pagi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kolerasional dengan analisis data kuantitatif asosiatif. Intrumen penelitian ini adalah angket (kuesioner).Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan rumus kolerasi Pearson product moment. Pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability sampling, peneliti memperoleh sampel yang diambil adalah kelas V-A sebanyak 27 peserta didik dan V-B sebanyak 28 peserta didik. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan angket (kuesioner). Data yang terkumpul dianalisa dengan teknik koefisien kolerasi product moment pearson. Penafsiran besaran nilai koefisien kolerasi dilakukan untuk melihat kuat atau tidaknya kolerasi yang terjadi. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t dengan taraf signifikan α = 5% dengan ketentuan jika rhitung > rtabel, maka hipotesis dapat diterima. Setelah melakukan penelitian, penulis mendapat kesimpulan bahwa efektivitas waktu pembelajaran penjaskes secara daring sudah cukup efektif. Hal ini dapat dilihat pada indikator efektivitas waktu dari kedua kelas tersebut yaitu V-A 80,4% dan V-B yaitu 69,2% sehingga pembelajaran penjaskes secara daring pada masa pandemi COVID-19 sudah masuk dalam kategori efektif.
Penggunaan Alat Peraga Kotak Sifat Cahaya (Kosifacay) dalam Penguasaan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Prasetya, Surya Raja;
Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2959
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat peraga kotak sifat cahaya dalam penguasaan pembelajaran IPA kelas IV di SD Negeri 3 Boyolali. Penulis membuat judul ini karena banyak peserta didik yang masih merasa kesulitan memahami materi tentang sifat-sifat cahaya karena guru kurang kreatif dalam proses pembelajaran. Kurangnya kreativitas guru menjadi salah satu faktor rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pelajaran, sehingga hasil belajar kurang memuaskan. Banyak peserta didik yang mengeluh kepada orang tua ataupun gurunya tentang kurangnya pemahaman terhadap materi yang diajarkan guru sehingga membuat peserta didik malas untuk belajar. Dengan adanya permasalahan tersebut, guru membuat alat peraga yakni kotak sifat cahaya (kosifacay) agar memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya (kosifacay) sangat membantu guru dalam menyampaikan materi. Dikarenakan peserta didik akan lebih antusias untuk memperhatikan materi yang akan ditampilkan guru melalui sebuah percobaan. Sehingga guru dapat memberikan materi dengan jelas dan dapat memberikan kesan pengalaman melalui hasil percobaan yang dilakukan. Dengan demikian, peserta didik akan lebih mudah memahami materi jika guru memberikan penjelasan secara nyata melalui media alat peraga.
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Peserta Didik di Sekolah Dasar
Ramadhani, Diana Ayu;
Muhroji, Muhroji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2960
Guru sebagai pendidik merupakan penentu keberhasilan dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, mendeskripsikan kendala yang dialami guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan mendeskripsikan solusi yang dilakukan guru dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penulis mengangkat judul ini karena banyak peserta didik di SD Negeri 3 Boyolali yang masih mempunyai motivasi belajar rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya konsentrasi peserta didik untuk mendengarkan guru saat kegiatan belajar mengajar, kurangnya minat peserta didik untuk mengerjakan tugas yang diberikan guru, dan antusias peserta didik dalam belajar rendah. Oleh karena itu motivasi peserta didik di SD Negeri 3 Boyolali perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu dengan memilih metode pembelajaran yang tepat, memanfaatkan kemajuan teknologi dan memahami karakteristik peserta didik, 2) Kendala yang dialami guru yaitu terbatasnya sarana dan prasarana sekolah, peserta didik terkekang oleh keinginan orang tua dan pola pikir peserta didik belum terbuka, 3) Sedangkan solusi yang didapat guru yaitu dengan meningkatkan kualitas guru, memaksimalkan fasilitas belajar, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan melakukan evaluasi pembelajaran.
Konsep Dilema Etika dalam Pengambilan Keputusan: Tinjauan Pustaka dalam Modul Guru Penggerak
Kurniawaty, Imas;
Faiz, Aiman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2961
Program guru penggerak merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konsep etika yang dijelaskan dalam modul guru penggerak yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Riset ini menggunakan metode tinjauan library research atau studi pustaka. Hasil analisis studi pustaka mengungkapkan bahwa terdapat pola pengambilan keputusan yang terdapat pada modul 3 program guru penggerak, peneliti menyimpulkan dengan 9 pola keputusan dilema etika bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru atau calon kepala sekolah yang mampu melakukan pengambilan keputusan berdasarkan prinsip pemimpin pembelajaran yang menggunakan prinsip moral dalam melakukan pengambilan keputusan dan implementasinya mampu menerapkan strategi untuk menghindari adanya isu kode etik kepemimpinan sekolah dan konflik kepentingan. Dapat disimpulkan dalam pengambilan keputusan dilema etika yang dipelajari pada modul guru penggerak memberikan stimulus dan pembiasaan bagi para guru yang mengikuti program guru penggerak. Dengan dilema etika diharapkan guru para mampu secara konstruktif berpikir melalui tahapan-tahapan yang lebih baik agar pengambilan keputusan mengedepankan aspek moralitas dan etik dalam lingkungan kerja.