cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Pendampingan Belajar pada Bidang Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar di Masa Transisi Sarah Laelatul Fauziah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa melalu pendampingan belajar pada bidang literasi dan numerasi dimasa transisi saat ini. Pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang pembelajaran tatap muka terbatas untuk semua satuan pendidikan yang mulai dilaksanakan pada bulan juli 2021 lalu. Meskipun pembelajaran tatap muka telah diberlakukan kembali, namun pembelajaran tatap muka di masa pandemi pelaksanaannya sangat berbeda seperti pada masa normal. Kondisi ini tentunya sangat berdampak bagi guru dan siswa.  Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Informasi yang diperoleh dari penelitian ini menggunakan triangulasi yakni observasi, wawancara serta dokumentasi. Sampel penelitian ini yakni, kepala sekolah, guru kelas 3, dan siswa kelas 3 SD Negri jatiwarna III. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa mengalami peningkatan hasil belajaryang signifikan pada bidang literasi dan numerasi. Dengan diadakannya Kegiatan Kampus Mengajar angkatan 2 melalui proses pendampingan belajar, Beberapa metode yang diterapkan pada saat pendampingan, berjalan cukup efektif. Seperti membimbing siswa yang kesulitan membaca, mengkondusifkan peserta didik yang sulit diatur, membantu siswa keluar dari sifat introvert, melancarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa. Sehingga tingkat kemampuan membaca, menulis dan berhitung siswa meningkat secara signifikan. Hal ini mendapat respon positif dan penerimaan baik dari pihak sekolah, siswa, serta orang tua siswa. 
Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19 Restu Rahayu; Sofyan Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2735

Abstract

Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terkena dampak serius dari pandemi Covid19. Proses pembelajaran yang seharusnya bertatap muka telah bergeser ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau serba online. Situasi ini menjadikan kepala sekolah dengan keterampilan kepemimpinan instruksional untuk mendukung dan mengembangkan keperluan guru dan siswa dalam skema pembelajaran yang terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya kepemimpinan instruksional kepala sekolah di masa pandemi Covid19. Pendekatan tinjauan sistematik review kualitatif dilakukan pada penelitian ini. Metode metasintetik dengan pendekatan metaagregation dipilih untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan ringkasan beragamtemuan penelitian terpaut  kepemimpinan instruksional kepala sekolah di masa pandemi Covid19. Sumber literatur yang ditampilkan dalam penelitian ini adalah hasil pencarian publikasi ilmiah di internet selama empat tahun terakhir (2018-2021). Kajian ini merumuskan mengenai kepemimpinan kepala sekolah begitumenekankandalam melindungi keberlangsungan kegiatan sekolahserta efisiensipenerapan sistematisasi pembelajaran baru di masa pandemi Covid19. Kepemimpinan kepala sekolah adalahmemberikan pelayanan khusus pada guru dalam mewujudkan pembelajaran, menerapkan perubahan baru dalam kegiatan pembelajaran untuk penyesuaiannya melalui skema pembelajaran yangterbaru, dan memberikanstimulus sertagagasankepada warga sekolah dalam mempertahankan semangat untuk meraih tujuan yang sama
Media Pembelajaran sebagai Sarana Self Determination Learning pada Konteks Pembelajaran Jarak Jauh Rahayu Rizky Prathamie; Ninuk Lustyantie; Samsi Setiadi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2755

Abstract

Kemajuan teknologi pada era revolusi industry 4.0 memiliki dampak tersendiri pada aspek Pendidikan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan teknologi sebagai media dukung proses pembelajaran di masa pandemic Covid-19 dengan adanya pemberlakuan pembelajaran Jarak Jauh. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui bagaimana konsep pembelajaranmandiri pada konteks pembelajaran jarak jauh. Metode yang digunakan yaitu study Pustaka untuk mengetahui informasi terkini terkait dengan pembelajaran mandiri pada era pandemic, serta observasi langsung untuk mengetahui proses pembelajaran jarak jauh yang diimplementasikan di sekolah. Berdasarkan studi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tidak semua pihak baik pengajar maupun peserta didik dapat mempraktikkan proses pembelajaran jarak jauh dengan baik. Pihak pengajar belum memberikan media serta proses belajaran yang menyenangkan, tidak monoton. Pengimplementasian konsep heutagogy, peeragogy dan cybergogy untuk proses pembelajaran jarak jauh sangat membantu terciptanya pembelajaran yang efektif. Pada pihak peserta didik, kemandirian belajar perlu dibarengi dengan adanya emosi positif, motivasi belajar, manajemen waktu yang baik serta dukungan dari lingkungan sekitar seperti adanya perhatian dari orang tua dan lingkungan sosial yang mendukung proses belajar mandiri. 
Pengaruh Rasa Ingin Tahu (Curiosity) dan Gaya Belajar Visual Terhadap Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Risdeni Hutagalung
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2518

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasa ingin tahu (Curiosity) dan gaya belajar visual terhadap hasil belajar IPA di SDN Kalideres 10 Pagi. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Kalideres 10 Pagi tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 54 responden. Metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan tiga variabel yaitu  rasa ingin tahu (Curiosity)/ X1, gaya belajar visual (X2), dan hasil belajar IPA (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) terdapat pengaruh secara signifikan antara rasa ingin tahu (curiosity) dan gaya belajar visual secara simultan (bersama-sama) terhadap hasil belajar IPA di SDN Kalideres 10 Pagi. Hal ini dibuktikan dengan perolehan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung > F tabel  yaitu 12,267 > 3,18, 2) terdapat pengaruh  positif dan signifikan variabel rasa ingin tahu (X1) terhadap variabel hasil belajar IPA (Y) dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 , dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3.726 > 2,00758) dan 3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan gaya belajar visual terhadap hasil belajar IPA di SDN Kalideres 10 Pagi dengan perolehan nilai sig variabel gaya belajar visual (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel hasil belajar IPA (Y). Hal ini dapat dilihat dari  nilai signifikan  gaya belajar visual (X2) 0,000 < 0,05, dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3.888 > 2,00758).
Peningkatan Kreativitas Mahasiswa dengan Menggunakan Model Think Pair Share (TPS) pada Mata Kuliah Kewarganegaraan Tohap Pandapotan Simaremare; Ryan Taufika; Heri Usmanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2753

Abstract

Belum adanya penerapan model yang inovatif dan media pembelajaran menjadi permasalahan dari hasil refleksi awal yang berakibat kurangnya kreatifitas mahasiswa dan merasa bosan saat pembelajaran berlangsung.  Penggunaan model Think Pair Share (TPS) memiliki tujuan dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur sebagai berikut yaitu : (1) Tahap perencanaan (plannig), (2) Tahap tindakan (acting), (3) Tahap pengamatan (observing), (4) Tahap refleksi (refleting). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran Kewarganegaraan”dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share pada mahasiswa PPKn tahun pelajaran 2021/2022”dengan selalu memotivasi mahasiswa dan pada proses pembelajaran dosen yang bertindak sebagai fasilitator, motivator, membimbing”mahasiswa secara menyeluruh, melibatkan mahasiswa dalam membuat kesimpulan serta melaksanakan umpan balik sehingga aktivitas belajar mahasiswa meningkat. ”Dengan perolehan data pada siklus pertama sebesar 52%, meningkat pada siklus kedua sebesar 65% dan sebesar 82% pada siklus ketiga. ”Model Think Pair Share akan efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa apabila penerapannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur dan karakteristik mahasiswa.
Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi Aiman Faiz; Imas Kurniawaty
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2581

Abstract

Di era global saat ini posisi pendidikan nilai menjadi sebuah hal yang sangat sentral karena posisinya yang sangat dibutuhkan agar mampu memberikan makna setiap subjek materi untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju peradaban Bangsa yang maju. Tujuan artikel ini adalah untuk menyusun konsep pentingnya pendidikan nilai yang perlu diketahui oleh para pendidik dalam menghadapi kondisi kemajuan teknologi secara global. Penelitian ini menggunakan konsep library research untuk urgensi pentingnya pendidikan nilai. Hasil penyusunan secara konseptual menunjukan bahwa menunjukan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan pendidikan nilai agar nilai-nilai dan kepribadian bangsa Indonesia tetap utuh dan terjaga. Apabila penanaman nilai dalam pendidikan saat ini tidak dikuatkan maka bukan tidak mungkin Bangsa Indonesia sedikit demi sedikit akan kehilangan jati dirinya dan tidak dapat mempertahankan identitas Bangsanya karena mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi perlu diperkuat oleh pendidikan nilai sebagai filternya sehingga siswa mampu kritis dalam penalaran dan pertimbangan moral dan mampu memilih nilai yang baik dan benar berdasarkan pada landasan, Agama, etika, moral dan norma yang berlaku di Indonesia.
Wayang Sukuraga: Media Pengembangan Karakter Menuju Profil Pelajar Pancasila Zahra Apriantika Ardi Sari; Iis Nurasiah; Dyah Lyesmaya; Nasihin Nasihin; Hasanudin Hasanudin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2698

Abstract

Kurikulum paradigma baru merupakan kurikulum yang digunakan pada saat ini dengan luaran jangka panjang yaitu profil pelajar pancasila. Dalam kurikulum tersebut pendidikan karakter merupakan hal yang perlu dimunculkan dalam pembelajaran. Berdasarkan observasi awal didapatkan permasalahan mengenai karakter siswa terutama karakter peduli lingkungan. Salah satu solusi untuk memecahkan permasalahan karakter yakni dengan menerapkan media berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa di kelas III menggunakan media digital berbasis kearifan lokal yakni wayang sukuraga.  Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan melalui II siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pembelajaran. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 8 peserta didik yakni 4 peserta didik laki-laki dan 4 peserta didik wanita. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan terjadi kenaikan pada siklus I dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 63,28 menuju siklus II sebesar 86,33. Signifikansi peningkatan karakter peduli lingkungan siswa dari siklus I ke siklus II adalah 23,08 dapat diklasifikasikan kedalam kategori sangat baik. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media digital wayang sukuraga dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa.
Peran Guru dalam Mengembangkan Literasi Informasi bagi Siswa Sekolah Dasar Febriani Vian Astari; Muhroji Muhroji
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2833

Abstract

Rendahnya literasi informasi siswa membutuhkan peran guru untuk meningkatkan literasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah endeskripsikan peran guru dalam mengembangkan literasi informasi siswa sekolah dasar di SD N 1 Pelem.Metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan untuk memperoleh data adalah data primer dan data sekunder. Guru sebagai organisator, mediator, fasilitator, guru, pembimbing, motivasi dan evaluasi adalah peran guru di SDN 1 Pelem dalam upaya peningkatan literasi informasi. Dalam upaya meningkatkan literasi informasi siswa di SDN 1 Pelem terdapat faktor pendukung dan penghambat yaitu kerjasama dengan orang tua/wali siswa harus lebih ditingkatkan. Guru perlu memberikan lebih banyak bimbingan-bimbingan, dan motivasi kepada siswa tentang pentingnya belajar membaca
Meta Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Septiyan Halel Wijaya; Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efektifitas model pembelajaran Problem Solving dibanding model Problem Based Learning kemampuan dalam memecahkan masalah matematika pada siswa kelas IV SD dengan metode meta analisis dari 20 hasil penelitian terdahulu yang terpublikasi pada Google Cendekia. Meta analisis yang dilakukan dengan beberapa langkah diantaranya, (1) Mengumpulkan informasi serta berikan kode tiap postingan,( 2) memilahkan nilai pretest serta posttest dari tiap postingan, ( 3) menguji tingkatan efektifitas,( 4) Menarik kesimpulan. Dari analisis 20 postingan, Bersumber pada jumlah rata- rata skor posttest model PBL sebesar 77, 1630 lebih kecil dibanding jumlah rata- rata skor posttest model PS yakni sebesar 81, 1460. Selai itu dari uji ancova diperoleh f hitung > ftabel yakni 1, 117 > 3,287 serta besar signifikansinya 0,305 >0,05 yang meyatakan jika H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga bisa disimpulkan jika model model Problem Solving lebih efektif dibandingkan Problem Based Learning dengan dalam keahlian pemecahan kasus matematika kelas IV SD. Dari perhitungan Effect Size diperoleh nilai Partial Eta Squared sebesar 0,218 dengan Sig. sebesar 0, 124. Perihal ini menampilkan kalau perbandingan tingkatan efektifitas antara model pendidikan Problem Based Learning serta Problem Solving terhadap keahlian pemecahan permasalahan matematika kelas IV SD pada kategori sedang.
Bimbingan dan Konseling Karir Bagi Santri Pondok Pesantren Putri Muslimat Samalanga dalam Mengembangkan Usaha Souvenir Jumi Adela Wardiansyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya bimbingan konseling terhadap usaha souvenir untuk mengembangkan bimbingan karir santri di pondok pesantren putri muslimat samalanga, serta untuk mengetahui apakah penting atau tidak bimbingan konseling terhadap usaha souvenir untuk mengembangkan bimbingan karir. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reaseach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama: penelitian ini didasari pada temuan penelitian yaitu: dalam pengembangan bakat minat santri: menyiapakan fasilitas layanan bimbingan karir, membangun program unit pelayanan karir, dan mengadakan tes bakat. Kedua: dilihat dari kendala-kendala yang dihadapi dalam pengembangan bakat minat, dimana belum terlihat ada kepedulian pimpinan terhadap para santri, dan kurangnya faslitas untuk dikembangkan oleh santri. Ketiga:penting atau tidak bimbingan karir diterapkan di Pesantren putri muslimat sehingga dapat memilih bidang yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Keempat: dilihat dari segi entrepreneurship yang didapatkan di sekolah dan perlunya pendidikan entrepreneur dalam membangun kemandirian santri untuk bersaing di era globalisas. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan karier santri dapat berkembang ketika semua tahapan-tahapan assessment yang dilakukan para santri didukung oleh pondok pesantren, dan juga ada dorongan dari diri sendiri.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue