Articles
5,428 Documents
The Effect of the Plickers Application on Fourth-Grade Students’ Learning Motivation in Learning Integrated Themes
Bima Prakarsa Arzfi;
Niki Yulianti;
Desyandri Desyandri;
Irdamurni Irdamurni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3397
The Plickers app is an online learning assessment technology that uses smartphones and coded cards. Using this app it only takes 3-5 minutes to scan the card and get instant results. This study aims to determine the motivation of students in using the application. Plickers Application. This is Field Research. This research was conducted at SDN 33 Sawahan in the even period of 2021/2022. The subjects of this study were 18 fifth grade elementary school students learning comprehensive themes. Data was obtained by distributing questionnaires. Data analysis is descriptive and qualitative. The results showed that overall, 75% of students were motivated by: 1) 87% interested, 2) 85% benefited, 3) 74% felt confident, 4) 83% satisfied with the Plickers application. The results of this study can be concluded that Class V students respond positively to the use of the Plickers application for integrated thematic learning in elementary schools.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi (SSE) Rendah
Dwitya Bella;
Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3250
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh status sosial ekomoni terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian kualitatif deskriptif ini memiliki subyek penelitian guru kelas I hingga guru kelas VI di SD Negeri 1 Bojong. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Di SD Negeri 1 Bojong mayoritas siswa berlatar belakang SSE rendah, oleh itu guru berupaya menciptakan metode-metode pembelajaran yang menarik untuk siswa. Metode pembelajaran yang dilakukan guru sama dengan sekolah-sekolah yang lain, akan tetapi ada beberapa metode yang berbeda, seperti 1) budaya makan bersama, metode ini dilakukan agar terjalinnya rasa kekeluargaan dan kerja sama yang tinggi, 2) lorong waktu cita-cita, metode ini bertujuan agar siswa selalu melihat dan mengingat apa cita-cita mereka, dan 3) bermain peran, metode ini dilakukan agar siswa antusias dan cepat memahami materi pembelajaran. Selain itu juga guru selalu memotivasi dengan cara memberikan nasehat kepada siswa agar rajin belajar dan disiplin dalam semua hal agar bisa menjadi orang yang sukses.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar
Septi Fitri Meilana;
Aslam Aslam
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2815
Pengembangan bahan ajar tematik berbasis kearifan lokal dirancang untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi di sekolah. Pengembangan materi pendidikan menghadapi banyak kendala, terutama penyediaan materi pendidikan di lingkungan setempat yang kurang memadai. Pengembangan materi pendidikan tematik berbasis kearifan lokal yang relevan dengan keterampilan yang harus dikuasai siswa sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh kurikulum. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui keefektifan bahan ajar tematik berbasis kearifan lokal untuk siswa sekolah dasar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan material ajar tematik berbasis kearifan lokal ini adalah model ADDIE. Hasil penelitian menghasilkan pengembangan bahan ajar matematika berbasis kearifan lokal untuk siswa sekolah dasar untuk siswa kelas V di Sekolah Dasar baik dan layak di gunakan. Aspek dari bahasa dan literasi dalam mengembangkan bahan ajar matematika berbasis kecerdasan lokal untuk siswa SD kelas 5 SD juga mendapatkan saran dari validator sehingga dapat di jadikan alternatif sumber belajar bagi siswa. Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal memberikan nilai lebih karena selain mengenalkan kearifan lokal daerah dan upaya pelestarian kearifan lokal daerah, juga memudahkan guru dalam menghubungkan materi yang dijelaskan dengan keadaan atau kondisi lingkungan daerahnya.
Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Berbantu Media Konkret terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa
Rizka Sulistya Kusumaningrum;
Ishaq Nuriadin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3322
Kemampuan belajar matematika yang perlu dipelajari siswa salah satunya adalah kemampuan representasi matematis. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh pendekatan matematika realistik berbantu media konkret terhadap kemampuan representasi siswa. Desain yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Posttest-Only Control Design. Jenis penelitian menggunakan quasi-experiment yang terdiri dari 2 kelas III SD Negeri kebayoran Lama Selatan 03. Instrumen yang digunakan adalah soal essay yang terdiri dari 4 nomor yang sesuai dengan indikator kemampuan representasi matematis. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil pada studi ini adalah pendekatan matematika realistik berbantu media konkret memiliki pengaruh yang baik terhadap pelajaran matematika di kelas. Perbandingan kemampuan representasi matematis antara 2 kelas yang diuji sangat signifikan. Hasil kemampuan representasi matematis siswa yang diberlakukan pendekatan matematika realistik berbantu media konkret lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang diberlakukan pembelajaran konvensional.
Pelaksanaan Pembelajaran Melalui Youtube; Upaya dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemi di Madrasah Ibtidaiyah
Niken Septantiningtyas;
Ummul Hafidzah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3073
Penelitian ini menjelaskan tentang pelaksanaan pembelajaran melalui YouTube sebagai bentuk ikhtiar dalam meningkatkan hasil belajar siswa MI Tarbiyatul Wathan Sidomukti Kraksaan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan jumlah sampel 26 siswa. Proses penelitian ini dilakukan sebanyak 4 kali tatap muka dalam pengambilan data. Untuk mendapatkan data yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan, peneliti melakukan interview dengan beberapa informan dengan teknik purposive sampling, yaitu berjumlah empat orang yaitu, kepala sekolah, wakil kepala, waka kurikulum dan salah satu guru. Pengumpulan datanya menggunakan observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian yang diperoleh ialah (1) Memperluas wawasan guru tentang pembelajaran online, (2) Metode Pembelajaran yang Relevan, (3) Kreatifitas Guru, dan (4) Fasilitas yang Memadai.
Internalisasi Nilai-Nilai dalam Sistem Beuma Masyarakat Desa Nanga Mahap dalam Pembelajaran IPS Berbasis Etnopedagogi
C. Sri Hartaty. S;
Saiful Bahri;
Emi Tipuk Lestari;
Sandie Sandie;
Dewi Risalah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2979
Tujuan penelitian ini adalah menganalisa Internalisasi Nilai-Nilai Dalam Sistem Beuma Masyarakat Di Desa Nanga Mahap Dalam Pembelajaran IPS Berbasis Etnopedagogi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, komunikasi langsung, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Penelitian ini berusaha memahami bagaimana internalisasi nilai-nilai sistem beuma masyarakat di desa Nanga Mahap dalam pembelajaran IPS berbasis etnopedagogi dalam kearifan lokal. Dalam kehidupan masyarakat desa Nanga Mahap ini tradisi turun temurun kearifan lokalnya yang perlu di jaga untuk diwariskan kepada generasi penerus yaitu kearifan lokal Beuma atau berladang. Menanam padi dengan sistem pertanian Beuma merupakan cara yang masih di anut oleh sebagian besar masyarakat di Nanga Mahap ini. Masyarakat di Nanga Mahap ini dalam menjalani rutinitas kehidupannya tidak terlepas dari praktek religius tradisonal yang di wariskan oleh para leluhurnya. Dalam pembelajaran IPS melalui Penerapan nilai-nilai kearifan lokal merupakan suatu upaya untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekita. pentingnya nilai-nilai adat dan tradisi yang berlaku untuk lingkungan sekitar. Nilai-nilai budaya bisa di jadikan sumber pembelajaran IPS untuk generasi selanjutnya.
Penerapan E-Learning dalam Pembelajaran Tematik Terintegrasi Siswa Sekolah Dasar
Atika Mayang Sari;
Achmad Fathoni
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3014
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan E-Learning Dalam Pembelajaran Tematik Terintegrasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Sekolah Dasar Negeri 1 Sambirejo dan kendala serta solusi yang dilakukan guru pada saat proses penerapan E-Learning Dalam Pembelajaran Tematik Terintegrasi . Peneliti ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji Keabsahan data yang digunakan yaitu Triangulasi teknik dan teriangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-learning dalam pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas V sekolah dasar ditinjau dari beberapa aspek diantaranya perencanaan, penerapan dan evaluasi. Kendala yang dihadapi guru pada saat proses penerapan e-learning dalam pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas V sekolah dasar yaitu media pembelajaran yang kurang memadahi, kurangnya partisipasi orang tua dan siswa yang tidak memahami materi yang disampaikan oleh guru pada saat pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Social and Emotional Learning untuk Meningkatkan Nilai Profil Pelajar Pancasila Siswa Sekolah Dasar
Yesi Anita;
Atri Waldi;
Atika Ulya Akmal;
Ary Kiswanto Kenedi;
Hamimah Hamimah;
Arwin Arwin;
Masniladevi Masniladevi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3280
Perlunya proses pembelajaran yang sesuai dengan harapan pendidikan 4.0 yang selaras dengan perkembangan siswa sekolah dasar yang dapat meningkatkan profil pelajar pancasila menjadi latarbelakang penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan kepada pengembangan bahan ajar berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Penelitian in difokuskan kepada 30 orang siswa sekolah dasar. Penelitan ini menggunakan lembar observasi analisis konsep, lembar dokumentasi analisis siswa, lembar observasi materi, angket validasi dan soal tes profil pelajar pancasila sebagai alat pengumpulan data. Teknik analisis Miles dan Huberman menjadi cara menganalisis data kualitatif. Analisis data validasi dilakukan dengan pengskoran angka validasi sedangkan untuk uji efektivitas dilakukan dengan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menyatakan bahwa penilaian pakar ahli mendapatkan skor 87.36 dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian juga mendapatkan nilai N-Gain untuk penggunaan bahan ajar berbasis social and emotional learning sebesar 0.71 dengan kategori sangat tinggi. Hal ini menyatakan bahwa telah dihasilkannya bahan ajar elektronik berbasis social and emotional learning yang valid serta efektif untuk meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Hasil Penelitian ini dapat dikembangkan sebagai referensi guru dalam meningkatkan profil pelajar pancasila siswa sekola dasar.
Konseling Kelompok dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Meningkatkan Harga Diri Santri
Dony Apriatama;
Romiaty Romiaty;
Sunaryo Al Idha;
Wahidatun Nur Anisah;
Rini Maulida
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3229
Layanan konseling kelompok dengan teknik restrukurisasi kognitif bertujuan untuk menghasilkan kebiasan baru dalam berpikir dengan mengintervensi atau menggantikan persepsi yang irasional menjadi rasional yang menjadi sumber masalah harga diri. Berdasarkan hasil wawancara, banyak santri yang mengalami masalah harga diri yang rendah seperti meremehkan kemampuannya, menyalahkan orang lain atas masalah yang terjadi pada dirinya, bersikaf defense atau pasif ketika mengungkapkan pendapat atau berbicara di depan orang banyak, serta merasa tidak berdaya (inferior). Adapun metode yang digunakan yaitu metode kuantitaif dengan desain pre-eksperimen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Selain teknik analisa datanya menggunakan uji wilcoxon yang bertujuan untuk melihat tingkat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik resstrukturisasi kognitif. Berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan Z hitung sebesar -1,022 dan sig sebesar 0,033. Hal ini menunjukkan bahwa sig 0.042 kurang dari 0,05 (taraf kesalahan 5%), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan harga diri sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan. Adapun perubahan perilaku yang ditunjukkan santri setelah mengikuti konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif meliputi menghargai tanggapan orang lain, berani mengambil tantangan, tidak mudah menyerah, menerima masa lalu dan berusaha memperbaiki dan dapat memotivasi diri sendiri.
The Efforts of Tahfidz Quran Teachers in Developing Arabic Language Communications for SD/MI Levels
Mutiara Mardiah Nasution;
Eka Yusnaldi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2917
This study aims to describe the efforts of tahfidz Quran teachers in the development of Arabic communication for elementary/MI students. The research approach is qualitative with a case study method at Maskanul Huffadz Al-Lu'lu, having its address at Bakaran Batu Village, Batang Kuis District. The data collection of this research was carried out in a structured manner using observation, interview, and documentation techniques. The results of this study found that the efforts made by tahfidz Quran teachers in developing Arabic-language communication for students (santri) were carried out using the muhaddatsah (dialogue) method. The dialogue in question is Arabic conversation between teachers and students, as well as between students and students. Thus, fluency and fluency in language make it easier for students to understand the meaning and focus of conversation using Arabic.