Articles
5,428 Documents
The Evaluation of Career Centre Management at Health Colleges: A CIPP Model Approach
Putu Gede Subhaktiyasa;
I Gede Ratnaya;
Muhamad Nazim;
Bayangkari Bayangkari;
Made Ani Suprapta
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3707
The career center is one solution in responding to the high unemployment rate with higher education which is possible due to a mismatch between educational competence and the needs of employment, or an imbalance between demand and supply. The purpose of this study was to determine the success and effectiveness of the implementation of the career center program at one of the universities in the health sector in Denpasar City. This study is an evaluation study using the CIPP model which was analyzed qualitatively. The results show that in the context aspect it is necessary to set clear vision, mission, and goals. The input aspect shows that there is no curriculum as a guide and the implementation of several programs has not been optimally assessed from the process aspect. Meanwhile, the product aspect shows good acceptance of graduates in the world of work. It is hoped that the career center program can be improved by implementing strategic management and providing entrepreneurship education.
Pemanfaatan Information And Communication Technology di Madrasah Ibtidaiyah
Yuli Supriani;
Supiana Supiana;
Qiqi Yuliati Zaqiah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3830
Information and communication technology (ICT) sudah diminati sebagai media pembelajaran. Meskipun penciptaan media berbasis ICT memerlukan pengetahuan khusus, ini tidak berarti bahwa media tersebut harus diabaikan. Internet, intranet, handphone, dan CD Room/FlashDisk merupakan contoh media pembelajaran berbasis ICT. Untuk mengikuti dinamika perubahan zaman yang semakin cepat akibat terobosan teknologi, diperlukan perubahan pola pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan menggambarkan bagaimana teknologi digunakan dalam pembelajaran di MI Al-Hidayah Ibu Bandung dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Melihat penemuan-penemuan tersebut, pandangan dunia pendidik dalam melibatkan inovasi data dan korespondensi di ruang belajar masih terbatas pada pemanfaatan media PC berbasis TIK sebagai bahan tontonan dalam pengalaman yang berkembang. Web masih digunakan secara luas untuk mengumpulkan data tentang mata pelajaran yang akan diperkenalkan, bukan sebagai kerangka kerja pembelajaran terpadu lainnya, dan organisasi informal pada umumnya tidak digunakan sebagai kerangka kerja pembelajaran lain untuk memperluas kecukupan dan kecakapan dari pengalaman yang berkembang. Pendidik dapat bergaul dan berkomunikasi dengan siswa baik di dalam maupun di luar ruang belajar dengan lebih efektif ketika mereka menggunakan inovasi sebagai sarana belajar dalam mendidik dan mengembangkan pengalaman. Pemanfaatan inovasi untuk menciptakan siswa yang bermanfaat dan kreatif jelas bukan kebutuhan lain dalam kerangka pelatihan itu. Aplikasi ini terbukti memainkan peran besar dalam pengalaman pertumbuhan yang lancar.
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa melalui Kartu Kata Berbasis Wayang Sukuraga
Hani Mayang Sari;
Din Azwar Uswatun;
Arsyi Rizqia Amalia;
Siti Mariam;
Erni Yohana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3557
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga di kelas 3 SDN Curug Luhur. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Partisipan dalam penelitian yaitu siswa kelas 3 SDN Curug Luhur Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi tahun ajaran 2021-2022 dengan sampel 9 orang. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian keterampilan membaca siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga memperoleh ketuntasan tes dengan hasil 67% kategori cukup pada pra siklus, pada siklus I meningkat menjadi 78% kategori baik dan pada siklus II 89% kategori sangat baik. Hasil observasi guru menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 82 kategori baik pada siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 80 kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil observasi disimpulkan bahwa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 3 SDN Curug Luhur.
Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory
Nurhasanah Nurhasanah;
Eeng Ahman;
Syamsu Yusuf
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3723
Teaching factory diperlukan dalam pelaksanaan kerjasama SMK dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri/Dunia Kerja yang baik dan saling menguntungkan sangat penting untuk menunjang tercapainya program pengembangan pembelajaran model teaching factory berbasisis industri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran teaching factory berbasisi kelas industry di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif kemudian data dianalisis dengan menggunakan kajian Pustaka dan konten analisis. Data diperoleh melalui instrument obserbvasi dan wawancara pada guru, siswa, dan seluruh pihak terkait yang ada di SMK Wahidin Cirebon yang melakukan kegiatan pengembangan model pembelajaran teaching factory kelas industri program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang bekerjasama dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri/Dunia Kerja dengan membentuk kelas industry sebagai model pembelajaran teaching factory. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMK Wahidin Cirebon telah menerapkan program kelas industri pada program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang mana ini dimaksudkan untuk memadukan pelajaran yang akan diajarkan, dengan kebutuhan industry, namun, belum melaksanakan evaluasi implementasi kurikulum kelas industri dilakukan oleh pihak sekolah bersama pihak industry
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Budaya Kelas di Sekolah Dasar
Resa Kurniawati;
Arsyi Rizqia Amalia;
Irna Khaleda N
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3719
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan : Upaya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis Kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi dilaksanakan dengan mengacu kedalam visi misi dan tujuan sekolah, tata tertib kelas, Rancangan Perencanaan Pembelajaran, Pengaturan Ruangan Kelas, Pengelolaan Kerja Peserta Didik, Pembiasaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dalam implementasinya memiliki factor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung PPK diantaranya guru memiliki karakter yang patut dijadikan suri tauladan, sarana dan prasarana PPK di kelas yang memadai, kerjasama antara guru dengan guru dan kepala sekolah yang baik. Faktor penghambat PPK diantaranya peran orang tua siswa yang acuh tak acuh dengan program, beberapa guru belum memahami kurikulum 13, beberapa siswa kurang memiliki kedekatan dengan orangtua.
Pemanfaatan Aplikasi Quizizz dalam Pembelajaran Seni Musik Materi Tangga Nada Diatonis untuk Mengidentifikasi Hasil Belajar Mahasiswa PGSD
Bima Prakarsa Arzfi;
Desyandri Desyandri;
Farida Mayar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3537
Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengukur hasil dari proses pembelajaran Mahasiswa melalaui tes yang diberikan dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Teknik yang digunakan sampel penelitian ini berupa teknik purposive sampling sehingga didapatkan satu kelas menjadi kelompok eksperimen yang terdiri dari 34 Mahasiswa yg sudah mencoba buat menjawab lima pertanyaan yang disajikan pada aplikasi Quizizz pada materi diatonis dari kursus pembelajaran musik sekolah dasar. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes berbentuk fill in the blank (isian bagian yang kosong) dengan jumlah soal sebesar 5 soal. Aplikasi Quizizz ini memungkinkan untuk menentukan hasil dari proses pembelajaran mahasiswa, dimana sesuai jawaban Mahasiswa diperoleh persentase buat setiap soal yaitu 61%, 64%, 67%, 79%, dan 82%. Hasil tes rata-rata menunjukkan bahwa 71% dari semua pertanyaan Mahasiswa dapat dijawab dengan benar di aplikasi Quizizz.
Efektivitas Model Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) terhadap Keterampilan Berkomunikasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar
Amalia Nurul Azizah;
Prima Gusti Yanti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3605
Pendidikan adalah suatu upaya yang dilaksanakan menumbuhkan kemampuan yang ada di dalam diri manusia. Proses penggunaan model cooperative mendorong siswa untuk bekerjasama secara berdiskusi untuk memecahkan suatu masalah. Tujuan dari model cooperative yaitu mengembangkan keterampilan sosial dalam berkomunikasi. Penggunaan model cooperative mendorong siswa untuk bekerjasama secara berdiskusi untuk memecahkkan suatu masalah. Tujuan dari model pembelajaran cooperative yaitu berkembangnya keterampilan sosial dalam berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Penelitian dengan menggunakan model coopertaive integreted reading and composition efektif di gunakan di kelas III karna menarik sehingga membuat peserta didik menumbuhkan rasa ingin tau terhadap keterampilan berkomunikasi.
Pengaruh Keikutsertaan Anak di Pendidikan Al–Qur’an (TPQ) terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar
Faizatur Rohmah;
Praptiningsih Praptiningsih;
Alfian Eko Rochmawan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3657
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh keikutsertaan anak di TPQ terhadap prestasi belajar PAI di SDN 01 Karang. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SDN 01 Karang Tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rumus Person Product Moment. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Untuk memperoleh data yang benar demi sesuai dengan kesimpulan yang sesuai dengan keadan yang ada dilokasi penelitian. Sebelum melakukan penggolahan data, terlebih dahulu peneliti melakukan uji validitas dan uji reabilitas, agar instrument yang digunakan sudah valid dan sudah reabel sehingga data yang diperoleh bersifat reabel. Setelah memperoleh hasil penelitian, maka data akan dioleh dengan menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat hubungan antara keikutsertaan anak di TPQ dengan prestasi belajar PAI siswa kelas V SDN 01 Karang dengan hasil analisis perhitungan korelasi product moment yaitu hasil N = 34 pada tariff signifikan 5% = rtabel = 0,339 dan rhitung = 0,730. Sehigga disimpulakan rhitung = 0,730 ≥ rtabel = 0,339.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
Inggit Puspita Ningrum;
Rahmiwati Marsinun
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3784
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menguji penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 18 Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test post-test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa Kelas X Akuntansi 1 melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan yaitu skala kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil setelah dilakukan uji t (paired t test) diperoleh hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa Kelas X Akuntansi 1di SMKN 18 Jakarta.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Teman Sebaya terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi
Margaretha Arista;
Arief Sadjiarto;
Tri Nugroho B. Santoso
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3499
Pentingnya kemandirian belajar yang dimiliki setiap peserta didik harus ditanamkan sejak dini. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan teman sebaya terhadap kemandirian belajar pelajaran ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Populasi berjumlah 136 peserta didik X IPS SMA Negeri 2 Kota Salatiga dengan jumlah sampel 101 anak. Analisis data menggunakan analisis hipotesis yaitu regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan nilai thitung yaitu 13.721 > ttabel 1.987 dan nilai signifikansi yaitu 0.000 < 0.05. (2) Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan nilai thitung yaitu 6.407 > ttabel 1.987 dan nilai signifikansi yaitu 0.000 < 0.05. (3) Motivasi Belajar dan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Belajar Pelajaran Ekonomi pada pembelajaran daring di masa pandemi, dibuktikan Fhitung yaitu 98.895 > Ftabel 3.089 dan nilai signifikan yaitu 0.000 < 0.05. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menciptakan aktivitas belajar untuk kemandirian belajar guna menumbuhkan motivasi belajar dan membimbing lingkungan teman sebaya.