Articles
5,428 Documents
Pengembangan Instrumen Soal IPA Berbasis STEM untuk Siswa Kelas IV Materi Kemagnetan dan Gaya Pada Fase B di Sekolah Dasar
Wibowo, Fajar Setya;
Patonah, Siti;
Sukamto, Sukamto
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4975
Pengembangan instrumen soal berbasis STEM masih jarang ditemukan dalam kurikulum merdeka ini, dengan ini menambah pilihan bagi guru untuk pelaksanaan menilai hasil melajar melalui assesment. Pentingnya assesment awal sebelum merancang pembelajaran dalam  kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen assesment awal untuk mengetahui kesiapan siswa fase B mengikuti pembelajaran IPAS materi kemagnetan dan gaya berbasis STEM. Penelitian ini merupakan modifikasi dari model penelitian dan pengembangan (R&D )Brog and Gall. Penelitian dilaksanakan di SDN Kalisari 3 Sayung demak, sebanyak 133 siswa terdiri dari 72 siswa laki laki dan 61 siswa perempuan menggunakan konvenien sampling. Soal yang diberikan berupa pilihan ganda sebanyak 14 butir soal materi kemagnetan dan gaya. Teknik analisis validasi dan reliabilitas butir soal menggunakan Indeks Aiken dan Rasch Model dengan menggunakan software winstep 3.73. Hasil penelitian menunjukan seluruh butir soal memiliki kategori validitas sedang s.d. tinggi untuk indeks Aiken (0.76 s.d. 0.8). Sedangkan berdasarkan analisis Rasch Model,  nilai Measure(-1.88s.d.2.20), nilai Model SE (0.20s.d.0.30) nilai Outfit MNSQ (0.67s.d.1.30), nilai Outfit ZSTD , nilai Pt mean core(0.20 s.d. 0.61), reliabilitas item dan person (0.94 dan 0.50) sedangkan Cronbach Alpha (0.62) . Kesimpulan butir soal dapat digunakan sebagai assement awal mata pelajaran IPAS.Kata Kunci: Instrumen Assement Awal, STEM, Kurikulum merdeka, Rasch model
Pembelajaran Konstruktivisme Berbantuan Media Benda Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bangun Ruang di Sekolah Dasar
Adhiyah, Maulida
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.4988
Pembelajaran konstruktivisme merupakan pembelajaran yang menekankan pada proses mengkonstruksi pengetahuan melalui pengalaman yang dilakukan oleh individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran konstruktivisme berbantuan media konkret karena materi disampaikan dalam bentuk nyata. Penelitian ini menggunakan penelitian PTK atau Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada semester II di SD Negeri 1 Glanggang. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIA SD Negeri 1 Glanggang tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran konstruktivisme berbantuan media pembelajaran benda konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIA pada materi bangun ruang. Hal ini dibuktikan dengan hasil rerata kelas pada siklus I sebesar 68,8 meningkat pada siklus II sebesar 78,8. Penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu siswa dalam mengonstruksi pengetahuannya tentang bangun ruang sehingga pembelajaran lebih bermakna dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa
The Implementation of Jigsaw Type of Cooperative Learning to Improve Students’ Motivation and Learning Outcomes
Tukiyantini, Sri
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5039
Low student learning motivation can have an impact on decreasing student learning outcomes. So it takes applying a special learning model to increase student motivation. Therefore, this study aims to increase student motivation and learning outcomes through the Jigsaw cooperative learning model. This study uses classroom action research adopted from the Kemmis and McTaggart models. Four stages of research have been used in these two research cycles. A total of 34 class XI students were involved as research respondents. Student motivation was assessed using observation sheets, and learning outcomes were assessed using multiple-choice tests. Motivational data and student learning outcomes were analyzed using percentage techniques. Motivation and student learning outcomes increased significantly after two cycles of action. Student motivation increased from 66.25% in cycle 1 to 80.63% in cycle 2. Meanwhile, student learning outcomes increased from 73.03 in cycle 1 to 82.26 in cycle 2. So, it can be concluded that the application of the cooperative learning model Jigsaw is effective in increasing student motivation and learning outcomes.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PBL
halimah, Lilis Mulyatul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5040
Dalam menggunakan dan menafsirkani matematika untuk berbagaii konteks dalam ikehidupan, pasti membutuhkan sebuah kapasitas untuk menjelaskan sebuah phenomena dengan menggunakan konsep, prosedur, dan fakta yang ada. Salah satu kemampuan peserta didiki yaitu dengan literasi matematikanya. Tujuan idari penelitian inii agar mengetahui bagaimanai mengembangkan dan meningkatkaan keterampilan matematika dengan model pembelajarani PBLi untuk dapat imeningkatkan kemampuani matematika peserta ididik. Metodeii yang digunakan yaitu studii literatur dengan pendekatan ikualitatif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa model PBL dapat meningkatkani kemampuan belajari matematika peserta didiki darii hasil studi literaturi menyatakan model PBL dapat dikembangkani dan di tingkatkan untuk pengajarani matematika di sekolah
Upaya Praktis Meningkatkan Motivasi Guru dan Tenaga Kependidikan
Hardianto, Hardianto;
Herlina, Nina;
Rahmadena, Novia;
Lubis, Nurhalidah;
Mutia, Mutia
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5125
Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak ditemukan guru dan tenaga kependidikan yang belum memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja. Motivasi dalam bekerja sangat penting untuk menjamin ketercapaian tujuan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya motivasi bagi guru dan tenaga kependidikan serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi guru dan tenaga kependidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian kepustakaan. Hasil penelitian ditemukan bahwa motivasi penting bagi guru dan tenaga kependidikan karena dapat meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja. Faktor yang mempengaruhi motivasi bagi guru dan tenaga kependidikan diantaranya kepemimpinan kepala sekolah, kemampuan dalam bekerja dan sertifikasi guru
Tren Riset Media Kartun dalam Pendidikan Berdasarkan Database Scopus Tahun 2000-2023: Analisis Bibliometrik
Safitri, Dahrul;
Ramadhan, Syahrul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5126
Penelitian ini menganalisis perkembangan dan tren penelitian tentang penggunaan media kartun dalam pendidikan anak usia dini menggunakan metode analisis bibliometrik. Melalui pencarian data menggunakan kata kunci "kartun" dan "pendidikan" pada database Scopus, penelitian ini menemukan sebanyak 478 dokumen yang relevan dari tahun 2000 hingga 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada 13 Maret 2023. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan adanya gejolak publikasi ilmiah dalam rentang waktu tersebut. Penulis paling produktif adalah Minematsu K dan Yokota C, dengan penulis lainnya juga memberikan kontribusi yang signifikan. Jurnal Computers and Education menjadi jurnal utama yang banyak memuat artikel terkait media kartun dalam pendidikan. Negara yang paling berkontribusi dalam penelitian ini adalah Amerika Serikat. Analisis tematik menunjukkan adanya potensi penelitian lebih lanjut dalam topik ini. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dan membutuhkan penelitian lanjutan untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan dan tren penelitian ini, pengembang dan praktisi pendidikan dapat merancang program pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis bukti
Kendala Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Wantiana, Ira;
Mellisa, Mellisa
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5149
Kurikulum merdeka ialah kurikulum dengan pembelajaran intrakulikuler yang beragam. Kurikulum merdeka dirancang lebih sederhana dan fleksibel untuk memudahkan guru dan siswa. Dalam pelaksanaannya, pemerintah memberi wewenang dan tanggungjawab penuh ke masing-masing sekolah untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan kultur masing-masing sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kendala apa saja yang di alami guru dalam penerapan kurikulum merdeka sehingga sekolah penelitian dapat menentukan langkah yang tepat untuk menyelesaikan kendala-kendala yang dialami guru dalam penerapan kurikulum merdeka.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan kajian pustaka dari jurnal yang memuat tentang kurikulum merdeka. Analisis data menggunakan model Miles yang memiliki tiga langkah yakni, 1) pengumpulan data, 2) verifikasi data, dan 3) kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa kendala yang dirasakan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka diantaranya yaitu kurangnya sosialisai pemerintah tentang kurikulum merdeka, kurangnya persiapan guru untuk beralih ke kurikulum merdeka dan sumber belajar masih terpaku pada buku teks dan buku panduan saja
Analisis Kesiapan Sekolah dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar
Oktaviani, Siska;
Ramayanti, Firdha
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5156
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perkembangan zaman maka pendidikan pun ikut berkembangan dengan adanya perubahan kurikulum dan saat ini dibeberapa sekolah telah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang. Subjek yang digunakan adalah guru dan kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yakni observasi, dokumentasi, serta wawancara. Data yang dikumpulkan oleh peneliti perlu dicek keabsahannya untuk mengetahui validitasnya, peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hal ini penting dilaksanakan dalam penelitian yang menggunakan metode kualitatif untuk menguji kebenarannya sehingga meyakinkan peneliti untuk melakukan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang bisa dikatakan siap, namun belum maksimal karena masih berada di tahap awal dan penyesuaian terhadap lingkungan sekolah, masih banyak yang perlu dipersiapkan dalam penerapan kurikulum merdeka belajar ini baik guru, maupun fasilitas sekolah. Bagi guru masih perlu membutuhkan pelatihan secara keseluruhan agar lebih memahami dan mendalami kurikulum merdeka belajar serta pelatihan mengenai penggunaan teknologi sehingga guru bisa lebih kreatif dalam merancang pembelajaran. Selain itu hal yang harus dipersiapkan yaitu fasilitas atau sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah untuk menunjang suatu pembelajaran
Keterlibatan Guru dalam Proses Perkembangan Kemandirian Peserta Didik Sekolah Dasar
Qorimah, Esti Nur;
Laksono, Wisnu Cahyo
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5180
Dalam perkembangan belajar peserta didik tentunya diperlukan sebuah faktor pendukung dalam keberhasilan dalam belajar salah satunya kemandirian. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlibatan guru dalam proses perkembangan kemandirian peserta didik kelas I di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif eksploratin. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Unggulan Botok, Kabupaten Karanganyar dengan subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas I bilingual putra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan obeservasi. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan oleh guru kelas I bilingual putra di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Observasi dalam penelitian ini dilakukan pada guru dan siswa kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan guru dalam perkembangan kemandirian peserta didik di kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok sudah baik, karena guru sudah menjadi fasilitator yang memberi kesempatan peserta didik untuk terlibat aktif dalam perkembangan kemandiriannya. Selain itu, proses perkembangan kemandirian peserta didik mengalami beberapa kendala yang mengakibatkan peserta didik sulit untuk mengembangkan kemandiriannya dalam proses pembelajaran. Untuk itu, diperlukan kerjasama yang dilakukan oleh orangtua dan guru terhadap peserta didik sebagai suatu solusi yang efektif demi mencapai proses perkembangan kemandirian peserta didik.
Pengembangan Media Interaktif Perpindahan Panas (Minterinas) dengan Game Menggunakan Pemrograman Berbasis Blok Scratch untuk Mahasiswa
Satria, Erwinsyah;
Suseno, Doni;
Hikariantara, I Putu;
Wijayanti, Atiek Ike;
Pane, Akhmad Fauzi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5200
Media pembelajaran yang menarik sangat diperlukan untuk penyampaian materi perkuliahan ke mahasiswa agar lebih mudah dimengerti oleh mereka. Dengan adanya kemajuan teknologi pemograman computer yang semakin canggih saat ini sangat banyak dapat membantu mewujudkan media pembelajaran yang berkualitas dan menarik perhatian mahasiswa dalam belajar. Pengembangan media interaktif dengan game salah satunya melalui pemograman Scratch dapat mewujudkan hal ini yang dapat diakses dan dipelajari melalui adanya jaringan internet. Penelitian berfokus pada pengembangan media interaktif materi perpindahan panas dengan permainan menggunakan pemograman Scratch untuk membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh mahasiswa. Pengembangan media interaktif menggunakan metode DDR melalui model ADDIE. Kegiatan observasi, wawancara, dan Instrumen angket digunakan untuk memperoleh data yang nantinya secara kuantitatif descriptive dianalisis. Hasil penelitian pada proses analisis kebutuhan, validasi ahli, dan pengujian pada mahasiswa membuktikan bahwa pengembangan media interaktif dengan pemograman Scratch yang dibuat dapat menjadi alternative media yang cukup baik untuk digunakan dalam penyampaian materi perpindahan panas pada proses perkuliahan dalam meningkatkan pemahaman akan materi.