Articles
5,428 Documents
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pendekatan Realistik di Sekolah Dasar
Suci, Dwi Wulan;
Firman, Firman;
Neviyarni, Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.229
Penelitian ini dilakukan di SDN 07 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat yang dilakukan pada 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan tujuan meneliti peningkatan keterampilan berpikir kritis matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan realistik dalam pembelajaran dengan yang menggunakan pembelajaran matematika secara konvensional. Dalam penelitian juga dikaji proses penyelesaian masalah kontekstual yang dilakukan oleh siswa berupa soal cerita masing-masing pendekatan. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, angket dan lembar observasi. Setelah jawaban siswa dianalisis, keterampilan berpikir kritis siswa dalam kelompok sedang dan tinggi di kelas eksperimen maupun kelas kontrol mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan siswa di kelas eksperimen pada kelompok rendah mengalami peningkatan pada keterampilan berpikir kritisnya. Kelas eksperimen lebih tinggi peningkatan berpikir kritis matematika siswanya dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Namun secara umum siswa antusias, tertarik dan lebih mudah menguasai konsep matematika dengan pembelajaran menggunakan pendekatan realistik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya.Â
Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa dengan Bercerita di Sekolah Dasar
Delvia, Riri;
Taufina, Taufina;
Rahmi, ulfia;
Zuleni, Eva
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.230
Penelitian dilatarbelakangi dari kenyataan di Sekolah Dasar, bahwa kemampuan berbicara siswa masih rendah. Siswa tidak berani mengeluarkan pendapat, malu berbicara di depan kelas, grogi, dan tersendat-sendat saat berbicara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 36 Gunung Sarik Padang, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III sebanyak 30 siswa dan peneliti sebagai praktisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa dengan metode bercerita. Hasil akhir dari kegiatan siswa berbicara dengan bercerita terjadi peningkatan dari nilai 67,64 dengan taraf cukup menjadi 80,14 berada pada taraf baik. Pada siklus I hanya terdapat 12 siswa yang tuntas (40%), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 26 siswa yang tuntas (87%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan bercerita terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
LITERACY SKILLS DEVELOPMENT THROUGHT MESSANGERS' STORIES AS THE SPIRITUAL BEHAVIOUR REALISATION IN ELEMENTARY SCHOOL
Mayarnimar, Mayarnimar;
Taufina, Taufina;
Muhammadi, Muhammadi;
Syarif, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.235
The aim of this study is development literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude valid for elementary school, practice, and efective. Methods This study use the development of research of Plomp. This study is a research design that combines Plomp models with models Gravemeijer & Cobb, the which consists of 3 phases roomates preliminary studies (Preliminary research / preparing for the experiment), phase of development (Development or prototyping phase / design experiment) and assessment phase ( assessment phase / retrospective analysis), This population is elementary school in Padang. The results Showed that the learning literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student get 95.5% is Valid. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude get practice for elementary student questionnaire teacher get 87.5%, 83.3% of the student questionnaire. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student can get effective Because student chose how to implemented a spiritual good in their attitude after literacy live with the story of prophet.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN BERBANTUAN KALKULATOR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Nurhaswinda, Nurhaswinda
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.236
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa dengan berbantuankalkulator pada mata pelajaran matematika di kelas IV-B Sekolah Dasar Negeri Palimanan Barat, Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) dengan menggunakan Model PenelitianTindakan Kemmis McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari3 pertemuan. Setiap siklus dilakukan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian inidilaksanakan pada tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dilakukandengan cara observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pemantau tindakan dilakukan setelahdata terkumpul akan melalui pengecekan kelengkapan data, pengumpulan data, dan penganalisaan data teknikdeskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika denganberbantuan kalkulator dapat meningkatkan pemahaman konsep perkalian. Hal tersebut dapat ditunjukkan dariaktivitas yang diamati dan respon positif dari siswa subjek penelitian dan juga siswa secara keseluruhanterhadap pembelajaran matematika dengan berbantuan kalkulator. Serta dengan adanya peningkatan skorpemahaman konsep perkalian pada subjek penelitian di setiap indikator dan nilai tes akhir siklus seluruh siswakelas IV-B. Peningkatan nilai pada siklus I jumlah siswa yang mampu mencapai indikator keberhasilan hanya42.31% siswa, dan meningkat pada siklus II menjadi 88.46% siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR
Rahmi, Alfia
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.242
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran PKn yang selama ini masih berpusat kepada guru sehingga pembelajaran PKn berlangsung membosankan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar PKn dengan menggunakan model Problem Based learning (PBL). Hasil penelitian dari pengamatan RPP pada siklus I rata-rata 83,9% meningkat pada siklus II 92,9%sedangkan aspek guru pada siklus I rata-rata 78,5% meningkat pada siklus II menjadi 92,8% dan aspek siswa pada siklus I rata-rata 78,5% meningkat pada siklus II menjadi 89,2%. Penilaian hasil belajar siswa siklus I diperoleh hasil 76,28 dan pada siklus II diperoleh hasil 89,5. Hal ini menunjukkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN 10 Sungai Sapih Kota Padang meningkat dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).Â
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Jannah, Nuri Hayatul;
Mudjiran, Mudjiran
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.243
Artikel ini bertujuan untuk membahas secara konseptual pengaruh model pembelajaran Think Pair Share pada aktivitas pesertadidik dan hasil belajar di sekolah dasar, menunjukkan bahwa dengan beberapa upaya yang telah dilakukan untuk membuat aktivitas anak / siswa melalui perubahan kurikulum dengan pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran saintifik, tetapi upaya belum dapat berjalan secara optimal, terutama kegiatan siswa yang semakin menurun, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan proses pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif Think Pair Share karena sejalan dengan terintegrasi pesertadidik, berdasarkan pengamatan menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share memiliki dampak yang baik jika dinilai dari segi aktivitas dan hasil belajar, secara konseptual bahwa model pembelajaran Think Pair Share dapat digunakan sebagai salah satu model yang sejalan dengan pembentukan kegiatan. dan memiliki dampak yang baik pada hasil belajar peserta didik
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
Nofziarni, Aisyah;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Fitria, Yanti;
Bentri, Alwen
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.244
 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran belum dimulai dengan memberikan masalah yang autentik, sehingga apabila siswa dihadapi dengan suatu permasalahan siswa kurang mampu menyikapi dan menentukan solusi terhadap pemecahan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Garegeh Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling.  Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, uji hipotesisnya menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri 04 Garegeh. Hal ini dibuktikan dari hasil t-test dengan taraf signifikan 5% (0,05) diperoleh t hitung (7,36) > t tabel (1,6694). Hasil belajar siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok eksperimen 82,18 sedangkan mean kelompok kontrol sebesar 76,62.Â
PENGGUNAAN BIG BOOK DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR
Adnan, Adnan;
Yamin, M;
Aulia, Muhammad;
Kurniawati, Rizki
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.245
Rendahnya keterampilan membaca harus diatasi agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam hal membaca. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan membaca permulaan siswa kelas I SD adalah denga menggunakan media pembelajaran big book. Penelitan ini bertujuan ingin mengetahui: (1) proses penggunaan big book dalam pembelajaran membaca permulaan. (2) hasil belajar siswa dengan menggunakan big book dalam kegiatan membaca permulaan di SDN 51 Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek siswa kelas I SDN 51 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data berupa tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre tes yang diperoleh siswa adalah 71,79. Setelah diterapkan media big book pada kegiatan membaca permulaan nilai rata-rata meningkat menjadi lebih baik yaitu 79,28. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media big book terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 51 Banda Aceh
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN CONGKLAK (TRADISIONAL INDONESIA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN SISWA DI SEKOLAH DASAR
Ritonga, Rudi;
Ramadhani, Sulistyani Puteri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.246
Penelitian ini bertujuan pengembangan media permainan congklak serta untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar. Metode dari penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian pengembangan merupakan metode untuk menghasilkan produk media dan menyempurnakan produk yang telah ada serta menguji keefektifan produk tersebut. Peneliti melakukan penelitian dan pengembangan Media Permainan Congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah. Tingkat kelayakan media permainan congklak (tradisional Indonesia) ini diketahui melalui validasi oleh ahli materi matematika, validasi oleh ahli media, validasi oleh guru dan uji coba penggunaan oleh siswa.Penilaian diperoleh 90,01% dari subjek ahli materi, ahli media 89, 05%. Hasil dari uji kelayakan media permainan congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah yang menyatakan layak digunakan. Efektivitas yang dilakukan untuk menguji tabel hasil hipotesis adalah rata-rata harga statistik t = 12,231 hingga 41 db dan angka sig. Atau p-value 0,000 ≤ 0,05 atau Ho ditolak. Demikian menyimpulkan bahwa ada perbedaan kemampuan berhitung permulaan siswa yang signifikan antara sebelum dan setelah digunakan pengembangan Media Permainan Congklak (Tradisional Indonesia) berbasis daur ulang sampah.
PERBEDAAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA TERHADAP MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE SNOWBALL THROWING DAN TIPE THINK PAIR SHARE DI SEKOLAH DASAR
Yoserizal, Yoserizal;
Rahmi, Ulfia
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.247
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Snowball Throwing dan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain the static group comparison design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas IV SDN Gugus II Kecamatan Sungai Geringging. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian siswa didapatkan kelas IV SDN 03 Sungai Geringging dan siswa kelas IV SDN 23 Sungai Geringging. Data penelitian dikumpulkan dengan mengamati proses pembelajaran selama model diterapkan melalui lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji chi kuadrad. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa yang signifikan yang diajarkan menggunakan model Snowball Throwing dengan aktivitas belajar siswa yang diajarkan menggunakan model Think Pair Share, dengan nilai chihitung sebesar 1,094 dan chitabel 11,07 dengan taraf signifikan 5%. Nilai chihitung