Articles
5,428 Documents
Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar
Asep Supena;
Robiatul Munajah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558
Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Pengembangan media pembelajaran “ORMAS” (Organ tubuh manusia) Berbasis Aplikasi Microsoft Power Point di Sekolah Dasar
Antonius Ferrian Dwi Prasetyo;
Suhandi Astuti
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.865
Proses pembelajaran saat ini belum bisa dilakukan secara langsung melalui tatap muka karena dampak dari Covid-19. Sehingga proses pembelajaran hanya bisa dilakukan dengan sistem daring (dalam jaringan) atau bisa disebut pembelajaran online. Melihat situasi dan kondisi saat ini pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran sangat di perlukan, untuk itu diperlukan media yang dapat dimanfaatkan siswa secara mandiri. Penelitian media ORMAS berbasis Power Point pada mata pelajaran IPA kelas V sekolah dasar ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian pengembangan atau R&D. Menggunakan model ASSURE meliputi 6 tahapan sebagai berikut, Analyse Learner, State Objektives, Select Method, Media or Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation (tidak dilakukan), dan Evaluate. Penelitian ini digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk. Hasil validasi pakar materi mendapatkan presentase 80% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Hasil validasi oleh pakar media mendapatkan presentase 75.5% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Sedangkan hasil validasi oleh pakar rancangan pembelajaran mendapatkan presentase 74% sehingga dapat dikategorikan “Tinggi” (Valid). Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, dapat disimpulkan bahwa media ORMAS berbasis Power Point pada mata pelajaran IPA kelas V sekolah dasar layak digunakan dalam pembelajaran
Penerapan Model Pembelajaran Time Token Dalam Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar PPKn Peserta Didik di Sekolah Dasar
Agustinus F. Paskalino Dadi;
Maria Kewa
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.703
Penelitian ini berangkat dari masalah rendahnya keaktifan belajar PPKn pada peserta didik kelas 5 SD GMIT Ende 4 seperti peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, cenderung diam dan hanya mendengar penjelasan guru, jarang bertanya dan bertukar pikiran dengan teman dan gurunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Time Token dalam pembelajaran PPKn, dan mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran PPKn di kelas 5 SD GMIT Ende 4 setelah menerapkan model Time Token. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, di mana setiap siklus menerapkan desain penelitian tindakan model Kurt Lewin berupa planning, acting, observing, dan reflecting. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Time Token dapat meningkatkan keaktifan belajar PPKn pada peserta didik kelas 5 SD GMIT Ende 4. Hal ini dibuktikan dengan nilai keaktifan belajar yang mengalami peningkatan dari 39,1 (kategori sangat rendah) pada periode pratindakan menjadi 69,7 (kategori cukup) pada siklus I dan meningkat menjadi 85,4 (kategori sangat tinggi) pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa model Time Token merupakan model yang tepat untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn di kelas 5 SD GMIT Ende 4.
Studi Kebijakan Kepala Sekolah Dalam Pembelajaran Daring Bagi Siswa Sekolah Dasar di Era New Normal Pada Masa Pandemik Covid-19
Hermanto Hermanto;
Arita Marini;
Mohamad Syarif Sumantri
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.936
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah dalam melaksanakan pembelajaran daring bagi siswa selama masa pandemik di era new normal dengan harapan peserta didik mendapatkan pendidikan yang efektif dan kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan. Analisis data model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan sumber data kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepala sekolah SDN Inpres Sangiang Pulau telah memiliki kebijakan dalam pelaksanaan belajar mengajar dengan menerapkan tatap muka melalui pembatasan jumlah siswa sesuai dengan protokol kesehatan. Kepala sekolah, guru, wali kelas, dan orang tua wali siswa serta masyarakat setempat ikut serta mensukseskan kebijakan tersebut.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar
Aswarliansyah Aswarliansyah
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.509
Permasalahan dalam penelitian adalah penyajian materi lembar kerja siswa yang digunakan guru secara langsung dan abstrak sehingga isinya tidak menuntut siswa untuk bertanya, menemukan sendiri dan mengkontruksikan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan lembar kerja siswa berbasis kontekstual pelajaran Matematika kelas V Sekolah Dasar yang praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menurut Borg dan Gall, namun pada penelitian ini diadaptasi 6 langkah-langkah penelitian pengembangan mengingat keterbatasan waktu, biaya dan tenaga. Langkah-langkah penelitian ini terdiri dari: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba terbatas, (5) revisi produk awal, dan (6) uji coba lapangan. Pengumpulan data melalui lembar respon siswa dan instrumen soal. Tingkat kepraktisan lembar kerja siswa berbasis kontekstual setelah dilakukan analisis respon siswa diketahui bahwa rata-rata persentase respon siswa adalah 80%. Data menunjukkan bahwa lembar kerja siswa berbasis kontekstual praktis untuk digunakan. Sedangkan keefektifan lembar kerja siswa dilakukan analisis melalui korelasi respon belajar belajar dan hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi hubungan sebesar 0,766 dengan kriteria efektif
Analisis Model Cooperatif Learning Tipe Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar Matematika masa Pandemi COVID-19
Sindy April Lia Eka Putri;
Anggy Giri Prawiyogi;
Andes Safarandes Asmara
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.785
Pada tahun 2019 ditemukan wabah penyakit yang berasal dari China yaitu Corona Virus atau COVID 19 yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Penyebaran virus ini sangat merugikan Negara khususnya dalam bidang pendidikan di Indonesia. Keberadaan lembaga pendidikan COVID-19 di Indonesia pada masa liburan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran di sekolah, banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran online atau E-learning. Di bidang pendidikan masih banyak sekolah yang ditutup dan diganti dengan pembelajaran online, namun ada juga sekolah yang melaksanakan pembelajaran dengan membuat kelompok kecil. Model pembelajaran dalam kelompok dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran karena adanya proses interaksi antar siswa dan interaksi dengan guru. Model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kelompok adalah model pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Division), penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Relationship Self-Disclosure With Anxiety In Compiling Student Thesis Study Program Primary School Teacher Education
Nurdin Arifin
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.847
Anxiety problems in natural semester students who finish the thesis need to be overcome. Disclosing personal information to others to complete the final assignment performed by the student is an intentional or accidental act in action. This Self-disclosure is a process of making students be known by others who generate knowledge between themselves and others. The purpose of this research is to explain the self-disclosure and anxiety relationship of students in completing the final task, moreover, will be a teacher so that it can control anxiety in him. Where the research subjects of 110 PGSD students widya gama mahakam Samarinda university with sampling techniques, namely purposive sampling. Self-disclosure students are in the moderate category with an average of 114.15 and student anxiety in completing the thesis is in the medium category with an average of 93.53. The results showed that the correlation coefficient was rxy=-0.192. The correlation value indicates a negative direction which means that the lower self-disclosure then, the higher the student's anxiety in composing the thesis. It can also be said that the higher the self-disclosure, the lower the student's anxiety in composing the thesis.
Efektivitas Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar
Riski Tri Widyastuti;
Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.896
Model pembelajaran yang termuat dalam kurikulum 2013 salah satunya adalah model pembelajaran berbasis masalah atau Problem Based Learning , kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan/memecahkan masalah dianggap masih rendah sehingga diharapkan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan kemampuan kemampuan peserta didik dalam aspek kemampuan pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti adalah untuk mengetahui serta mengkaji kembali dampak dari diberlakukannya model pembelajaran berbasis masalah (PBL) jika ditinjau dari kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah khususnya matematika. Peneliti dalam melakukan penelitiannya menggunakan metode penelitian deskriptif , yaitu menjabarkan sendiri hasil temuannya berdasarkan 20 jurnal artikel sejenis yang telah dianalisa , hasil analisa kemudian diuraikan secara mandiri oleh peneliti untuk mendapatkan kesimpulannya sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan mencari besaran pengaruh (Effect Size) untuk mengetahui dampak diberlakukannya model pembelajaran pembelajaran PBL terhadap kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah. Hasil menunjukkan nilai effect size 1,009 dan dapat dilihat dari tabel interpretasi Cohen’s d bahwa model Pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh sangat besar pada pembelajaran matematika Sekolah Dasar , dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah (PBL) memberi dampak yang positif terhadap kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah.
Efektivitas Lembar Kerja Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Mahasiswa PGSD
Ani Yanti Ginanjar;
Rudi Akmal
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.655
Tujuan penelitian ini adalah melihat efektifitas Lembar kerja dapat meninggatkan kemampuan literasi matematika mahasiswa PGSD . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Garut dengan subjek penelitian Mahasiswa Program Studi PGSD. Hasil penelitian ini terdapat peningkatan pada nilai N-Gain sebesar 0,51 atau 51% dengan kategori sedang dari hasil pretes dan postes.. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan antara hasil pretes dengan hasil postes Pada setiap level kemampuan literasi matematika penelitian ini terdapat pengaruh efektifitas penggunaan lembar kerja mahasiswa terhadap kemampuan literasi matematis ditunnjukan hasil dari Uji Paired Sample Test yang menunjukkan sig 0,000 < sig 0,05. Serta efektifitas penggunaan lembar kerja mahasiswa berdasarkan hasil angket rata-rata sebesar 74, 6 % dapat disimpulkan setuju dengan penggunaan lembar kerja mahasiswa pada pembelajaran mata kuliah pendidikan matematika 1. Pembelajaran Pendididikan matemetika dengan lembar kerja mahasiswa sangat efektif dapat meninggatkan kemampuan literasi matematika.
Pengembangan Handout Tematik Berbasis Model Inkuiri di Sekolah Dasar
Yulandari Yulandari;
Dea Mustika
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.935
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar handout berbasis model inkuiri pada tema 6 subtema 1 untuk kelas V SDN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang peneliti batasi sampai tahap implementasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi ahli, angket respon guru, angket respon siswa, wawancara dan dokumentasi. Melibatkan ahli materi, ahli desain, dan ahli bahasa serta menguji kepraktisan handout dengan melakukan uji skala terbatas untuk mendapatkan respon peserta didik dan guru. Hasil validasi oleh ahli materi diperoleh persentase 88,3%, ahli desain 95,8%, ahli bahasa 91,2%. Sehingga menunjukkan bahan ajar handout yang dikembangkan sangat valid. Bahan ajar handout yang dikembangkan mendapat tanggapan yang sangat baik dan antusias dari guru dan peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata respon guru 97% dan rata-rata respon siswa 96,4%. Berdasarkan hasil validasi dari para ahli diperoleh produk bahan ajar handout tematik berbasis model inkuiri dengan kategori sangat valid dan sangat praktis.