Articles
5,428 Documents
Implikasi Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dalam Meningkatkan Kesadaran Nilai Moral pada Pembelajaran PKn di SD
Febriany, Farah Sabilla;
Risdiany, Hani;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1589
Bagi siswa untuk belajar bagaimana menjadi siswa yang baik menjadikan sebagai warga negara, mereka perlu mengklarifikasi kesadaran nilai moral. Namun istilah siswa yang baik menimbulkan interpretasi dan definisi yang berbeda dalam sistem yang berbeda. Sasaran subjek penulis ini adalah siswa sekolah dasar yang menjadi dasar penanaman nilai moral sejak jenjang dini dan meningkatkan kesadaran nilai moral menjadi hal utama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implikasi model pembelajaran VCT dalam meningkatkan kesadaran moral terhadap pembelajaran di SD. Metode yang digunakan dalam permasalahan studi komprehensif yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tinjauan pustaka untuk pengkajian studi literatur. Proses pengolahan data yang telah didapatkan akan dikompilasi, analisis, simpulan, dan hasil kesimpulan akhir mengenai studi literatur. Analisis hasil yang didapatkan yaitu mengidentifikasi model VCT, motivasi untuk meningkatkan kesadaran nilai moral, serta penerapan dari model VCT di mata pelajaran PKn jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PKn (pendidikan kewarganegaraan) menjadi bidang dimana siswa secara khusus disebut sebagai wadah untuk membantu siswa dalam klarifikasi nilai moral
Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Program Studi S1 Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Muhammadiyah Oku Timur
Musiman, Musiman;
Kristiawan, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1591
Pada sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) belum menjadi prioritas oleh sebagian besar perguruan tinggi jika dibandingkan dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Amanat UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyebutkan bahwa SPMI dan SPME merupakan bagian dari suatu sistem. Diduga SPMI oleh beberapa Perguruan Tinggi tidak memberikan dampak yang signifikan seperti SPME dimana Perguruan Tinggi akan mendapatkan hasil Akreditasi. Penelitian ini dilakukan pada periode Agustus sampai dengan Desember 2019. Tujuan penelitian ini adalah dalam rangka mengevaluasi Program SPMI yang dikembangkan oleh Program Pendidikan Anak Usia Dini Terakreditasi (PGSD) C. Metode penilaian dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem yang meliputi aspek konteks, masukan, proses, dan keluaran, dengan mengacu pada studi literatur hasil penelitian yang relevan. Hasil pelaksanaan SPMI di prodi PAUD sudah berjalan dengan baik, jika dibandingkan dengan PPEPP semua aspek tahapan pelaksanaannya. Rekomendasi evaluasi SPMI dalam penelitian ini ditujukan kepada tiga pemangku kepentingan, yaitu Direktorat Penjaminan Mutu, Badan Penjaminan Mutu tingkat Universitas, dan Ketua Program Studi
Primary School Teachers’ Continuing Professional Development (CPD) : Teachers’ Reflection of Expectation and Reality
Agusta, Okky Leo;
Kristiawan, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1593
Teachers’ quality plays a paramount role in the improvement of quality of education. This paper describes the reflection of expectation and reality from the concept and the implementation of CPD of Primary School teacher in Indonesia. The objectives of CPD are increasing teachers’ professional development, increasing education services and upgrading professional qualification. In Indonesia, the objectives CPD only touches increasing education services and professional development. Teachers should involve in CPD activities, they are in self-development, scientific publication and innovative works. The reality from the implementation of CPD, Indonesia’s Education Development Index (EDI) is still on average level. It shows CPD activities have not brought education service improvement in longlife learning. In term of professional development, there are many teachers who are not pass credit score to have higher fungtional position and the main factors are less of motivation and commitment of teachers. In the other line, teachers who have pursued master qualification commonly have been pass credit score.
Pengaruh Media Booklet Terhadap Hasil Belajar IPS pada Siswa Sekolah Dasar
Wulandari, Fajar;
Wahyuni, Sri;
Setyowati, Rini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.1594
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh kelas eksperimen yang menggunakan model kooperatif tipe group investigasi berbantu media booklet dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas IV SDN 05 Twi Mentibar; 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran Booklet terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN 05 Twi Mentibar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design dengan bentuk pre-test dan post-test. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive samplingdan terpilih kelas IVA (kelas kontrol) dan IVB (kelas eksperimen). Kelas eksperimen menggunakan media pembelajaran booklet dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dua sampel untuk mengetahui perbedaan dari kedua kelas dan selanjutnya menggunakan rumus effect size untuk melihat seberapa besarapa besar pengaruh model pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh media booklet terhadap hasil belajar dibanding kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional, jika dilihat dari hasil perhitungan terhadap hasil belajar kelas eksperimen dengan menggunakan uji T dua sampel menunjukkan bahwa thitung = 2,4861 > ttabel = 2,00856 dengan taraf signifikan 5%, artinya Ha diterima dan Ho ditolak; (2) media pembelajaran booklet berpengaruh tinggi terhadap hasil belajar IPS siswa dengan menggunakan rumus effect size dengan nilai 1,00.Â
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan menggunakan Media Powtoon selama Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Dasar
Muthmainnah, Anti;
Nisa, Nurul;
Ashifa, Riswati;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1595
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan hasil belajar siswa ketika materi pembelajaran diberikan berupa tulisan atau menggunakan media Powtoon. Penelitian ini mengkolaborasikan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan penelitian kualitatif berbasis studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak siswa yang mengalami peningkatan hasil pembelajaran ketika menggunakan media Powtoon. Alasannya karena siswa lebih senang menggunakan media Powtoon dibandingkan hanya membaca materi saja. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca terutama guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa apalagi pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Pengembangan Buku Ajar Karakteristik Morfologi Tumbuhan untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa dalam Mengidentifikasi Jenis Tumbuhan
Liunokas, Angreni Beaktris;
Billik, Agsen Hosanty Susana
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1596
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar karakteristik morfologi tumbuhan yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi tumbuhan pada matakuliah anatomi dan morfologi tumbuhan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan desain pengembangan mengikuti model Plomp yang terdiri dari lima tahapan berupa (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi dan revisi, (implementasi). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah anatomi dan morfologi tumbuhan, tahun akademik 2020/2021 program studi pendidikan Biologi STKIP Soe. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan angket. Produk berupa buku ajar karakteristik morfologi tumbuhan yang dikembangkan diuji validitasnya berdasarkan hasil penelitian dari tim ahli sebagai validator. Kepraktisan produk diuji menggunakan analisis angket respon mahasiswa dan dosen. Uji keefektifan buku ajar untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi tumbuhan dilakukan melalui penelitian quasi eksperimen dengan teknik analisis menggunakan uji t sampel independen dan skor gain normalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar karakteristik morfologi tumbuhan yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi jenis tumbuhan.
Urgensi Nilai dan Moral dalam Upaya Meningkatkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Pkn di Sekolah Dasar
Galuh, Azahra Dewanti;
Maharani, Delia;
Meynawati, Latifah;
Anggraeni, Dinie;
Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1598
Penelitian ini memiliki tujuan agar mengetahui seberapa besar urgensi terkait nilai dan moral dalam mengupayakan untuk meningkatkan Pendidikan Karakter melalui pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Penulis mengambil judul mengenai upaya meningkatkan Pendidikan Karakter melalui penanaman nilai moral karena pada saat ini kita sudah sering melihat merosotnya atau lunturnya sopan santun yang dimiliki oleh peserta didik di jenjang Pendidikan manapun, terutama pada jenjang Sekolah Dasar. Metode yang digunakan merupakan studi literatur, yang dimana penulis membaca dan mencari topik dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, ataupun sumber yang lainnya yang dirasa relevan. Pendidikan formal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan agar menambah luas wawasan dan pengetahuan, mengetahui sopan santun, memahami karakter yang baik, dan lain sebagainya. Salah satu mata pelajaran yang terdapat di pendidikan formal ini yaitu pembelajaran PKn, di dalam pembelajaran PKn ini sangatlah memberikan dampak positif. Karena di dalam PKn ini tidak hanya mengenai kewarganegaraan saja melainkan terdapat penanaman nilai dan moral maka sangat berdampak positif atas keberlangsungan dalam upaya meningkatkan nilai dan moral bagi siswa Sekolah Dasar
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komik untuk Meningkatkan Karakter Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar
Wibowo, Susetyo Andri;
Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1600
Salah satu upaya untuk menanamkan pendidikan karakter belajar kepada siswa dapat diimplementasikan melalui media pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik akan mempermudah siswa dalam memahami materi, media pembelajaran yang didesain sangat menarik akan membuat siswa tidak mudah bosan dan siswa dapat termotivasi untuk semangat didalam belajar. Tujuan pengembangan penelitian ini untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran dengan sebuah komik tentang sikap kemandirian anak dalam belajar untuk siswa kelas 3 SD. Penelitian yang akan dilakukan ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D). Untuk mengukur tingkat kelayakan produk komik tersebut maka dapat dilakukan tahap validasi dari uji media, uji materi dan uji validasi bahasa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa media komik untuk meningkatkan katakter belajar siswa kelas 3 SD sangat layak digunakan. Dibuktikan dengan hasil uji validasi ahli media pembelajaran dengan nilai 75 % yang termasuk dalam kategori tinggi, penilaian materi pembelajaran dengan nilai 71 % dengan kategori tinggi dan penilaian Bahasa pembelajaran dengan nilai 75 % yang termasuk dalam kategori tinggi
Metode Sosiodrama sebagai Sarana dalam Menumbuhkan Kesadaran Toleransi Siswa di Sekolah Dasar
Amelia, Diaz Putri;
Luthfia, Raisa Ayu;
Hamis, Solihin Ichas;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1601
Toleransi merupakan salah satu sikap menghargai, menghormati terhadap perilaku orang lain. Sikap toleransi ini penting diterapkan pada siswa khususnya siswa sekolah dasar. Sejalan dengan itu, pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah dasar juga mengajarkan tentang makna toleransi. Dengan penggunaan metode sosiodrama diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas 6 di SD Negeri Jamali terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berkaitan dengan toleransi antar bangsa di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran toleransi siswa dan penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran keberagaman bangsa. Berdasarkan hasil pengamatan, peneliti juga melihat bahwa terjadi kenaikan perubahan pada ketuntasan belajar yang sangat signifikan. Dari data yang diperoleh sebesar 84,8% siswa menyukai pembelajaran dengan menggunakan metode sosiodrama dan ini juga meningkatkan pemahaman siswa terhadap urgensi toleransi serta penerapannya di kehidupan sehari-hari. Maka tindakan penelitian ini sudah mencapai keberhasilan dalam segi materi pembelajaran maupun dalam metode sosiodrama
Implementasi Nilai Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan Model Pembelajaran Role Playing di Sekolah Dasar
Hamid, Solihin Ichas;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Nugraha, Andika Rizky;
Jaelani, Wahdini Rohmah;
Vichaully, Yessi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1602
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa penting penanaman nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan sekolah dasar serta implementasi menggunakan metode role playing, menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan instrumen kuesioner dan teknik analisis data deskriptif, dari hasil angket yang peneliti dapatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 48 orang atau 87,3% dari total 55 responden menyatakan bahwa nilai persatuan dan kesatuan penting untuk ditanamkan di lingkungan sekolah dasar. Kemudian, sebanyak 44 responden atau 80% dari total responden, menyatakan bahwa nilai persatuan dan kesatuan mulai ditanamkan sejak kelas 1 SD, hal ini membuktikan bahwa nilai tersebut perlu ditanamkan pada siswa sejak dini. Selain itu, sebanyak 28 orang atau sebanyak 50,9% dari total 55 responden menyatakan bahwa metode role playing cocok untuk digunakan dalam penerapan nilai persatuan dan kesatuan