Articles
5,428 Documents
Media Dakota (Dakon Matematika) Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Vina Savriliana;
Kori Sundari;
Yudi Budianti
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.517
Matematika merupakan salah satu bidang studi yang ada pada semua jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Dan penting bagi siswa sekolah dasar untuk mempelajari matematika agar dapat menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan solusi dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media dakota (Dakon Matematika). Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dan proses analisis data lebih menekankan pada penyimpulan perbandingan tinjauan pustaka dari beberapa jurnal ilmiah. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan media Dakota (Dakon Matematika) dapat meningkatkan hasil belajar matematika dalam aspek kognitif, selain itu dapat melibatkan siswa untuk aktif dalam pembelajaran sehingga dapat membangun minat belajar dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media Dakota (Dakon Matematika) dapat dijadikan sebagai solusi untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Pengaruh Metode Gerak dan Lagu Terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak di Kota Padang
Yolanda Mustika Fitri;
Nurhafizah Nurhafizah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.779
Perkembangan sosial sangat identik dengan sosialisasi dan interaksi antara anak dengan lingkungan. Sedangkan emosi adalah suatu kemampuan dari dalam diri seseorang terhadap suatu respon tertentu. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosional anak adalah melalui metode gerak dan lagu. Gerakan dan nyanyian sangat baik diberikan kepada anak usia dini, karena melalui gerak dan nyanyian anak dirangsang untuk gerak tubuh. Pembelajaran gerak dan lagu adalah kegiatan belajar sambil bermain, bermain sambil belajar. Oleh karena itu perlu adanya suatu kegiatan yang dapat melatih pendidik PAUD dalam memberikan stimulasi kepada anak melalui gerak dan nyanyian.
Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains Melalui Inkuiri Terbimbing di Sekolah Dasar
Nurul Fitriah Aras;
Mardi Lestari;
Arif Hidayat;
Sri Rahayu;
Agus Agus
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.850
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan pemahaman konsep dan KPS (Keterampilan Proses Sains). Desain penelitian menggunakan Pretest-Postest Control Group Design pada penelitian eksperimen semu. Tes berbentuk pilihan ganda yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pemahaman konsep dan KPS. Hasil penelitian yang dihasilkan yaitu, Pertama, ada perbedaan pemahaman konsep siswa yang belajar dengan model inkuri terbimbing dengan siswa yang belajar metode konvensional, dengan hasil skor rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi. Kedua, tidak ada perbedaan KPS siswa pada kedua kelas walaupun skor rata-rata kelas ekperimen lebih tinggi dibandingkan pencapaian kelas kontrol.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Oktavia Wahyu Ariyani;
Tego Prasetyo
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.892
Kemampuan berpikir kritis dilaksanakan saat proses belajar berlangsung. Namun pada kenyataannya kemampuan berpikir kritis pada siswa masih tergolong sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian meta analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian artikel-artikel di Google Cendekia. Dari hasil pencarian artikel di Google Cendekia didapatkan 20 artikel yang konkret. Uji hipotesis menggunakan uji ancova yang menunjukkan f hitung > f tabel yaitu 3,462 > 3,20 dan signifikasinya 0,079 > 0,05 yang berarti Hₒ ditolak dan Hₐ diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving dalam kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD. Hasil analisis Effect Size menggunakan uji ancova pada model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving diperoleh hasil Correct Model yang diketahui Partical eta Squared sebesar 0,161 dengan nilai signifikasi 0,079 yang berarti model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving memberikan pengaruh yang tergolong kecil. Berdasarkan pengolahan data, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving untuk kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran tematik siswa kelas IV SD
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Strategi Probing-Prompting bagi Anak Berkesulitan Belajar
Melly Nadya Afrianti;
Marlina Marlina
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.653
Salah satu hambatan yang dihadapi anak berkesulitan belajar yaitu rendahnya tingkat pemahaman terhadap suatu bacaan. Permasalahan ini ditemukan di SDN 31 Kumpulan Banang yang mana anak berkesulitan belajar berumur 11 tahun memiliki tingkat pemahaman yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya pengaruh strategi prompting-prompting dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman literal anak berkesulitan belajar di SDN 31 Kumpulan Banang. Jenis penelitian yang dipakai adalah eksperimen dalam bentuk subjek tunggal Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A yang terdiri dari tiga kondisi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes langsung lisan dan tulisan dengan menyuruh anak membaca teks cerita, menjawab lima pertanyaan kemudian menceritakan kembali teks cerita yang sudah dibaca dengan bahasa sendiri yang dilakukan sebelum dan sesudah diberikan intervensi serta pengumpulan datanya dilakukan melalui persentase. Data dikumpulkan melalui instrument tes membaca pemahaman literal. Setelah data terkumpul, data dianalisis menggunakan teknik visual grafik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa strategi probing-prompting dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman bagi anak berkesulitan belajar kelas V di SDN 31 Kumpulan Banang sesuai dengan analisis data dalam kondisi dan antar kondisi.
Pengembangan Materi Bahasa Indonesia Analisis Iklan Melalui Edukasi Penanganan COVID-19
Sedya Santosa;
Arif Mustofa
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.920
Penelitian ini adalah membahas mengenai fenomena yang ada yaitu adanya virus Covid-19 yang berdampak pada pembelajaran yang dilakukan secara daring yang menyebabkan terjadinya permasalahan dalam proses pembelajaran, maka dari iti tujuan penelitian ini adalah menghasilkan materi bahasa indonesia yaitu menganalisis informasi yang di sampaikan paparan iklan dari media cetak ataupun elektronok dan juga memperagakan kembali informasi yang di sampikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik dengan bantuan lisan, tulisan, dan visual. Sehingga guru perlu memberikan materi yang lebih menarik dan juga dapat bermanfaat bagi murid. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah materi ajar yang telah matang dan sudah di pertimbangkan dari hasil penelaahan artikel yang yang terkait dalam pengembangan materi dan juga dari hasilstudi kasus yang sedang di alami pada kondisi Covid-19 yaitu berupa: Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Guru meminta siswa untuk mecari iklan di sekitar yang membahas mengenai bagaimana cara untuk menangani virus covid-19. 2.Guru memberikan soal untuk menganalisis iklan yang telah di dapat, yaitu : Apa judul dari iklan yang kallian dapat, Apa isi dari iklan yang kalllian dapat?,Apakah kalian setuju dengan iklan tersebut?, Apakah ada kata-kata asing dalam iklan tersebut?, Jika ada siswa di suruh mencari dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI). 3. Setelah siswa mendapatkan iklan yang sesuai di inginkan dan juga sudah menjawab soal yang telah diberikan. 4. Siswa di suruh meyampaikan kembali dari iklan yang telah di analisis sekreatif mungkin, dan di rekam Video
Problem-Solving Method: The Effectiveness of The Pre-service Elementary Education Teacher Activeness in The Concept of Physics Content
Bramianto Setiawan;
Reza Rachmadtullah;
Vina Iasha
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.484
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode problem-solving terhadap keaktifan calon guru Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan desain faktorial 2x2 dimana kelas eksperimen menggunakan metode problem-solving dan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dalam 2 cara, data diperoleh dengan lembar pengamatan kegiatan belajar dan tes kemampuan kognitif siswa. Dari data tersebut, terlihat bahwa metode problem-solving dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, terutama dalam pembelajaran fisika. Selain itu, interaksi antara masing-masing variabel dicari menggunakan uji Analisis Varians (ANOVA). Dari hasil tes menunjukan bahwa hipotesis pertama ditolak yang menunjukkan bahwa ada perbedaan efek antara metode pembelajaran pada kemampuan kognitif siswa. Hipotesis kedua juga ditolak yang berarti bahwa ada perbedaan efek antara kategori kegiatan belajar siswa pada kemampuan kognitif siswa. Di sisi lain, hipotesis ketiga diterima yang menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dan kegiatan belajar siswa pada kemampuan kognitif siswa
Media Words Card to Improve Reading Skills at the beginning of the First Grade Students in Primary School
Agusalim Agusalim;
Suryanti Suryanti;
Irwan Irwan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.701
This study aims to find the use of word cards to improve reading skills at the beginning by using the action class room method. Based on the results of research conducted in 2 cycles. In cycle I showed that through the Use of Word Card Media in Beginning Reading the average value of student learning outcomes obtained was 68.84 and mastery learning reached 53.85% or there were 14 students out of 27 students who had finished learning. These results indicate that in the first cycle the criteria for student learning are not yet completed, because students who score> 65 are only 68.84% smaller than the desired completeness percentage of 85%, and (2) Furthermore, the results of the study cycle II shows through the Use of Word Card Media in Reading the Beginning obtained the average value of student learning outcomes is 76.92 and mastery learning reaches 88.46% or there are 23 students out of 26 students have finished learning. These results indicate that in the second cycle classically students have finished learning, because students who score> 65 are 92.30% greater than the desired completeness percentage of 85%.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR
Ade Novianti;
Alwen Bentri;
Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.323
Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning( PBL) dan kativitas serta hasil belajar yang diajar menggunakan metode konvensional pada pembelajaran tematik terpadu kelas V SDN 01 Barulak dan SDN 04 Tanjung Alam di Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian adalah quasi eksperimet. Populasinya adalah siswa kelas V yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 40 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh temuan : terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Problem Based Learning( PBL) terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran berdasarkan perhitungan uji t diperoleh nilai nilai signifikan 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05. terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Problem Based Learning( PBL) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran berdasarkan perhitungan uji t diperoleh nilai nilai signifikan 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05 pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V SD. Hasil penghitungan pada tabel dengan menguji uji F diperoleh F hitung sebesar . Sedangkan F tabel yang diperoleh adalah . Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PBL terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas V Sekolah Dasar
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning di Sekolah Dasar
Wilda Agnesia Panjaitan;
Ester Julinda Simarmata;
Regina Sipayung;
Patri Janson Silaban
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.549
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan mengunakan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Tema 1 Indahnya Kebersamaan di kelas IV SD Negeri 091626 Bandar Maratur Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tema Indahnya Kebersamaan di kelas IV SD Negeri 091626 Bandar Maratur. Pada siklus II hasil observasi guru meningkat menjadi 90% (baik sekali) dan hasil observasi terhadap kegiatan siswa juga meningkat menjadi 80 (baik sekali). Dengan demikian diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning terjadi peningkatan terhadap hasil belajar siswa pada tema Indahnya Kebersamaan di kelas IV SD Negeri 091626 Bandar Maratur Tahun Pembelajaran 2020/2021