Articles
5,428 Documents
Problems and Solutions for Literacy Development of 5th Grade Elementary School Students Amidst Covid-19 Pandemic Era in Mandailing Natal Regency
Parulian Ruli Siregar;
Suadi Suadi;
Rahim Seri Hanida
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1694
Literacy is defined as the ability to listen, speak, read and write. The literacy development of 5th Grade Elementary School students amidst covid-19 pandemic era faces a myriad of problems. Those problems are urgently needed to be solved. The objective of this study is to identify problems and to discover solutions for literacy development of 5th grade elementary school students during covid-19 era pandemic. The data were collected through semi-structured interview involving 23 teachers of 5th elementary school in 23 districts located in Mandailing Natal Regency. The data were afterwards analyzed by thematic analysis with the results distributed into the most specific separated themes. The overall results revealed that 31 problems were found. They were consisting of 8 problems of listening, 8 problems of speaking, 7 problems of reading and 8 problems of writing. Moreover, this study also uncovered 32 solutions for literacy development problems. They were 10 solutions for listening, 6 solutions for speaking, 10 solutions for reading and 6 solutions for writing. These findings could function as significant sources for relevant problem solving in literacy development context amidst covid-19 pandemic era.
Penanganan Anak Korban Bullying dengan Pendekatan Al-Quran (Sebuah Kajian Awal)
Hasna Wati;
Hardiyanti Rahmah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2365
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku bullying yang kerap terjadi pada anak sekolah, perilaku bullying dapat berdampak buruk terhadap korban, dapat menimbulkan trauma yang mendalam bahkan depresi sehingga dapat mengakibatkan gangguan mental pada korban. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pola penanganan yang diperlukan untuk korban, salah satu penanganannya yaitu dengan menggunakan pendekatan Al-Quran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research dengan jenis penelitian studi teks kewahyuan. Dalam pengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti jurnal internasional, jurnal nasional, buku dan lain sebagainya. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penanganan anak korban bullying dilakukan dengan konseling, dengan tahap awal pengenalan diri antara konselor dengan konseli dengan pendekatan bertahap. Diiringi juga dengan amanat dari konselor tentang kesabaran dan memaafkan seperti termuat pada QS. Ash-Shura 42: Ayat 43, dan perlunya berdamai dengan pelaku bullying yang tercantum pada QS. An-Nisa' 4: Ayat 35. Serta perlunya anak untuk meningkatkan kepercayaan keberanian diri seperti pada hadits riwayat bukhari dan muslim.
Model Evaluasi Berbasis HOTS untuk Pembelajaran Blended
Destrinelli Destrinelli;
Suci Hayati;
Maria Mahdalena;
Septya Rianti
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1837
Penilaian merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan pendidik untuk memperoleh, menganalisis dan menafsirkan data mengenai hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, untuk melakukan penilaian pendidik membutuhkan alat penilaian berupa soal-soal untuk menguji kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan, tingkat validitas, dan kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan 5 tahapan yaitu: Analyze, Design, Develop, Implementation and Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji coba validasi dari penilaian ahli materi mendapatkan penilaian dengan rat-rata nilai 50 dengan persentase 100% dan berada pada kategori sangat valid, penilaian dari ahli bahasa mendapatkan rata-rata nilai 23 dengan persentase 92% dan berada pada kategori sangat valid. Penilaian dari respon guru mendapatkan rata-rata nilai 53 dengan persentase 87% dan berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan alat evaluasi HOTS secara keseluruhan dapat digunakan dalam pembelajaran
Gambaran Komitmen Organisasi pada Guru di Lembaga Pendidikan Pesantren
Alifia Fitranti;
Umi Anugerah Izzati;
Sri Setyowati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1826
Penelitian ini membahas tentang gambaran komitmen organisasi pada guru di Lembaga Pendidikan Pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 127 orang guru. Pengumpulan data menggunakan skala komitmen organisasi yang disusun berdasarkan teori komitmen organisasi dari (Meyer et al., 1993). Analisis data dilakukan dengan membuat kategorisasi dan melakukan tabulasi silang untuk mengetahui komitmen organisasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi guru termasuk dalam kategori tinggi. Sebagian besar guru memiliki komitmen organisasi yang tinggi pada dimensi kontinuitas dan normatif, kemudian dimensi afektif.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Kontekstual pada Materi Volume Bangun Ruang SD/MI
Fadlia Rohmah;
Zubaidah Amir;
Zulhidah Zulhidah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2262
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangakan e-modul interaktif berbasis kontekstual pada materi volume bangun ruang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu 3 orang pakar untuk menentukan tingkat kevalidan produk yang dikembangkan dan 34 siswa untuk menentukan tingkat kepraktisan produk yang dikembangkan. Data penelitian diperoleh daril embar validasi dan angket respon siswa. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis kontekstual yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata tingkat kevalidan sebesar 93,6% dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, rata-rata tingkat kepraktisan sebesar 86,73% dengan kategori sangat praktis. Oleh karena itu, produk e-modul interaktif berbasis kontekstual dapat digunakan dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran pada materi volume bangun ruang.
Analysis of The English Learning Process in Islamic Elementary Boarding Schools
Dariyanto Dariyanto;
Husna Farhana;
Yosi Gumala;
Ernawulan Syaodih
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2053
This study objectives to designate the English learning of elementary school (SD) students in the Al-Multazam boarding school. English as a foreign language is taught to teach the basics of English. Curriculum design to formulate students who have Rudimentary English skills. The type of research used in this investigation is qualitative research. Data collection methods used are: observation, interviews and documentation. From observations and interviews, it is decided that students' English learning in boarding schools is still very unpretentious. The teachers have not encountered the educational levels and qualifications, especially English. Learning English is not only carried out formally (face to face) but language programs: vocabulary delivery, morning conversation, and performances in student activities are a form of intensive language learning at the Al-Multazam boarding school. Evaluation of learning for English is carried out with an oral and written examination model every semester as a form of mentality and academic assessment of Al-Multazam students' language skills
Penerapan Kompetensi Psikologi Guru dalam Peningkatan Motivasi Belajar Siswa
Suyitno Suyitno
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1900
Kompetensi psikologis bagi guru telah mengubah semangat pendidikan dan memberikan makna baru untuk belajar di kelas dan setiap anak memiliki kemampuan mental yang berbeda dan belajar dengan kecepatan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penerapan psikologi pendidikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi serta dianalisis secara interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa wujud kompetensi psikologi guru tercermin dalam kemampuan merumuskan tujuan pembelajaran secara tepat; kemampuan memilih strategi pembelajaran yang sesuai dan penciptaan iklim belajar yang kondusif; kemampuan berinteraksi secara tepat dan memberikan bimbingan dan konseling kepada siswa; kemampuan dalam memfasilitasi dan memotivasi belajar peserta didik; kemampuan menilai hasil belajar yang adil dan akurat. Penerapan dari beberapa kemampuan tersebut secara nyata akan meningkatkan motivasi belajar siswa.
Educational Objectives for Children in The Qur'an (The Study of Thematic Interpretation)
Three Wulan Ramadhani;
Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2430
Goal setting is a plan that must be set from the start, otherwise life will be directionless just going with the flow of life. A goal is defined as a direction or goal. Education is an effort that is planned as a human provision in the future. So the purpose of education is important as a predetermined target to go through the educational path so that it will be useful for him later. This study aims to analyze the purpose of education for children in the Qur'an based on the thematic interpretation approach. The results of this study describe that the purpose of Islamic education itself means efforts to obtain results which in the end the goal is to worship only Allah SWT as the main foundation of Islam. The purpose of education is divided into four dimensions, namely the purpose of physical education in the form of physical strength that must be possessed by every individual as a caliph on earth. The purpose of spiritual education is that all human efforts have the ultimate goal of increasing faith in the Creator. The purpose of mind education which means the search for truth in the Qur'an with several stages, namely scientific, empirical, and philosophical. The purpose of social education, which means that the education taken can be useful in all aspects of life, especially for children from elementary age.
Representasi Siswa Sekolah Dasar dalam Pemecahan Soal Cerita Pecahan Ditinjau Berdasarkan Kemampuan Matematika dan Jenis Kelamin
Santi Agustiara Norairi;
Wiryanto Wiryanto;
Neni Mariana
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2227
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi siswa SD dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan ditinjau dari kemampuan matematika dan jenis kelamin. Dalam aspek kemampuan matematika, siswa dibagi menjadi tiga kelompok, meliputi; (1) berkemampuan tinggi, (2) berkemampuan Sedang, (3) berkemampuan rendah. Jenis kelamin yang dipilih dalam ppenelitian ini adalah laki-laki dan perempuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam metode ini menggunakan 6 subjek penelitian, terdiri dari 3 subjek laki-laki dan 3 subjek perempuan.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pada pemecahan soal cerita pecahan siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi mampu mengungkapkan kembali data dari teks tertulis ke representasi pemecahan soal cerita pecahan dengan jelas. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang kurang maksimal dalam mengungkapkan kembali data dari teks tertulis ke representasi pemecahan soal cerita pecahan. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah kurang maksimal dalam mengungkapkan kembali data dari teks tertulis ke representasi pemecahan soal cerita pecahan. Keenam subjek menggunakan representasi simbolik dan verbal dalam menyajikan kembali informasi yang telah dibaca pada soal. Keenam subjek mengungkap ide-ide atau rencana untuk menyelesaikan masalah yang diberikan berdasarkan data yang diperoleh dalam bentuk kata-kata. Keenam subjek menjawab soal dengan menggunakan simbol matematika.
Animasi Dido dan Mimo Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik Siswa Sekolah Dasar
Fauziah Wulansari;
Ratnasari Dyah Utami
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1761
Pembelajaran secara daring dinilai kurang efektif bagi pendidik dan anak Sekolah Dasar. Hal ini terjadi karena minimnya waktu belajar dan minimnya penggunaan media pembelajaran selama masa pandemi. Dengan demikian, untuk membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut perlu dibuat sebuah alternatif media pembelajaran di masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Animasi Dido dan Mimo sebagai alternatif media pembelajaran bagi peserta didik kelas 3, mendeskripsikan hasil uji kelayakan media, dan mendeskripsikan hasil uji coba terbatas media. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan lembar validasi. Teknik analisis yang digunakan merupakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu: 1) produk yang dikembangkan berupa media animasi Dido dan Mimo yang berisi konten materi tematik dengan berbasis pembelajaran saintifik. 2) Hasil uji kelayakan media berdasarkan perhitungan persentase sebesar 80,83% sehingga kriteria media Animasi Dido dan Mimo dapat dikatakan “sangat layak”. Sedangkan hasil uji kelayakan materi berdasarkan perhitungan persentase sebesar 90,47% sehingga kriteria materi tersebut dapat dikatakan “sangat layak”. 3) Hasil penilaian oleh ahli praktisi atau guru pada uji coba terbatas berdasarkan perhitungan persentase sebesar 90,47% sehingga kriteria media tersebut dapat dikatakan “sangat layak”.