cover
Contact Name
Uslan Hidayat
Contact Email
uzlandputra@gmail.com
Phone
+6282234306793
Journal Mail Official
samakia.aperiki16@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Sains & Teknologi Universitas Ibrahimy
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 20863861     EISSN : 25032283     DOI : https://doi.org/10.35316/jsapi
Core Subject : Science, Education,
Samakia Journal is one means of disseminating information on research results and science and technology advancement in fishery field managed by Faculty of Science and Technology University Ibrahimy. Since 2010, journal issuance is done 2 times a year, ie in February and August. Since 2016 the publication was conducted in April and October.
Articles 236 Documents
Penambahan Tepung Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Pada Pakan Untuk Meningkatkan Kualitas Warna Ikan Koi (Cyprinus carpio L) Muhammad Aidil Desta Putra; Salnida Yuniarti Lumbessy; Dewi Nur’aeni Setyowati
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.397 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1317

Abstract

Karotenoid adalah suatu pigmen alami yang dapat ditemukan pada hewan, tanaman dan mikroorganisme, tetapi tidak dapat disintesis oleh sebagian besar hewan termasuk ikan, sehingga harus ditambahkan pada pakan. Salah satu tumbuhan yang potensial sebagai sumber zat warna alami adalah bayam merah (Amaranthus tricolor L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh penambahan tepung bayam merah pada pakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan koi (Cyprinus carpio L). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh total 12 unit percobaan. Perlakuan yang diuji adalah penambahan konsentrasi tepung bayam merah yang berbeda dalam pakan ikan koi, yang terdiri atas : P0: tepung bayam merah 0% (kontrol), P1: tepung bayam merah 3%, P2: tepung bayam merah 6%, P3: tepung bayam merah 9%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan tepung bayam merah (A. tricolor L) pada pakan memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan karotenoid ikan, peningkatan kualitas warna (uji hunterlab dan uji potoshop), pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi tidak mempengaruhi nilai pertumbuhan panjang mutlak, rasio konversi pakan (FCR) dan tingkat kelangsungan hidup (SR). Penambahan tepung bayam merah (A. tricolor L) dengan konsentrasi 9% dapat memberikan kandungan karotenoid sebanyak 54,64 µmol/g, uji hunterlab (L*: 69,84, a*: 20,95 dan b*:37,7), uji potoshop 11,63%, pertumbuhan berat mutlak 2,21 g dan laju pertumbuhan spesifik 0,84 %/hari.
Penambahan Larutan Daun Pepaya (Carica papaya Linn) pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Atiek Pietoyo; Imas Nurjanah; DH. Guntur Prabowo; Dinno Sudino; Rani Rehulina Tarigan
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.726 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan larutan daun pepaya yang diberikan pada pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan nila nirwana III (Oreochromis niloticus). Penilitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Kubangsari Kota Banjar Jawa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 4 perlakuan dengan masing-masing 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu, perlakuan A (50 ml/kg), perlakuan B (100 ml/kg), perlakuan C (150 ml/kg) dan Kontrol (0 ml/kg). Parameter yang diukur adalah sintasan dan pertumbuhan ikan. Hasil penelitian menunjukkan larutan daun pepaya berpengaruh terhadap Sintasan dan pertumbuhan ikan. Pemberian larutan daun pepaya pada sintasan, perlakuan C menghasilkan nilai terbaik yaitu sebesar 100%, kemudian disusul oleh perlakuan A dan B dengan nilai 93,3%. Sedangkan nilai terendah berada pada Kontrol dengan nilai 73,3%. Pada peningkatan laju pertumbuhan perlakuan A memberikan hasil peningkatan laju pertumbuhan terbaik dengan nilai sebesar 19,02 gr. Dan mengalami pertumbuhan panjang terbaik dengan nilai sebesar 3,23 cm. Kemudian menghasilkan laju pertumbuhan spesifik terbaik dengan nilai sebesar 45%.
Potensi Ikan Kepala Timah (Aplocheilus panchax Hamilton, 1882) sebagai Agen Biokontrol Jentik Nyamuk di Pulau Bangka Aprillysa Muharramnis Putri; Dendi Setiadi; Venny Oktari; Andri Kurniawan
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1556

Abstract

Pengendalian alami dari jentik nyamuk menggunakan predator alaminya adalah suatu solusi yang sangat memungkinkan untuk diterapkan sebagai bagian yang terintegrasi dari manajemen lingkungan untuk menghambat ancaman nyamuk. Beberapa agen biokontrol yang digunakan sebagai predator jentik nyamuk, ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) dikenal efektif untuk mengendalikan populasi jentik nyamuk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai efektivitas ikan kepala timah untuk mengkonsumsi jentik nyamuk sebagai pakan alaminya sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen biokontrol jentik nyamuk yang potensial di Pulau Bangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total terbanyak jentik nyamuk yang dikonsumsi ikan kepala timah ditunjukkan pada Perlakuan C (lima ekor ikan di dalam akuarium), yaitu 280-428 jentik nyamuk dalam 10 hari penelitian. Ikan kepala timah pada perlakuan tersebut dapat memakan jentik nyamuk dalam waktu 5 menit 1 detik hingga 5 menit 9 detik. Karakteristik air pada perlakuan tersebut menunjukkan suhu 27,5 oC dan nilai pH 5.
Penggunaan Pupuk Organik Fermentasi Pada Budidaya Bandeng (Chanos chanos. Forsk) Nasuki; Annisa Bias Cahyanurani
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.403 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1568

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik pada kegiatan budidaya ikan bandeng menimbulkan dampak degradasi lingkungan selain itu penggunaan yang berlebihan juga berpengaruh terhadap organisme budidaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan pupuk organik. Peningkatan kualitas pupuk organik dilakukan dengan menggunakan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik terfermentasi (fermented fertilizer) terhadap pertumbuhan bobot dan tingkat kelulushidupan ikan bandeng. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Tambak Praktek Desa Pulo Kerto Pasuruan pada Juli s/d Oktober 2021. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental skala lapang dengan menggunakan uji T dengan membandingkan penggunaan pupuk organik terfermentasi (fermented organic fertilizer) dan pupuk kandang (non fermented fertilizer). Monitoring kualitas air meliputi suhu, pH, salinitas, kecerahan dan oksigen terlarut. Suhu air media selama pemeliharaan berkisar antara 26-30°C, salinitas berkisar 20 – 30 ppt, pH air berkisar antara 7,5 – 8,5 dan oksigen terlarut berkisar 5-6 mg/L serta nilai kecerahan 30 – 45 cm. Nilai rata-rata bobot ikan bandeng pada perlakuan pupuk organik fermentasi mencapai 349,8 gram/ekor sementara perlakuan pupuk kandang sebesar 283,2 gram/ekor. Hasil uji t terhadap berat akhir menunjukkan bahwa perlakuan dengan pupuk organik terfermentasi memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p < 0,05). Tingkat kelulushidupan ikan bandeng pada kedua perlakuan menunjukkan hasil yang baik mencapai 96% pada perlakuan pupuk organik fermentasi dan 95% pada perlakuan pupuk kandang.
Review Artikel : Potensi Zingiberaceae Sebagai Nutraceutical Pada Budidaya Ikan Viki Mustofa; Nur Saidah Said; Deka Uli Fahrodi; Hendro Sukoco
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.957 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1790

Abstract

Nutraceuticals for fish that have potential in Indonesia are plants of the Zingiberaceae family which contain many essential oils, including terpenes, alcohols, ketones, flavonoids, carotenoids, and phytoestrogens. This review article aims to provide scientific information about Zingiberaceae with nutraceutical phytochemical activity as well as information about effects on the immune system and growth performance for aquaculture. The method used is a literature study from several scientific publications in national and international journals about the potential of Zingiberaceae as an immunostimulant and growth promoter in fish. Several studies have shown that the Zingiberaceae family has potential as a nutraceutical in aquaculture because Zingiberaceae contains very diverse bioactive compounds, such as alkaloids, saponins, tannins, coumarins, flavonoids, diterpenes, phlobatannins, cardiac glycosides, phenols, steroids, anthraquinones, reducing sugars, anthocyanins. , terpenoids, Essential oils (sabinine, borneol, α-phellandrene, cineol, sesquiterpines, zingiberene, curcumin (diferuloyl methane) gingerols, shogaols, paradols which have antioxidant, anti-inflammatory, and antimicrobial properties. In addition, they can be used to promote growth, feed efficiency, immune response enhancement, treatment and prevention of several fish diseases caused by infectious agents.
Analisis Kadar Histamin pada Produk Olahan Ikan Pindang di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Menggunakan ELISA Budi Rianto Wahidi; Adi Suseno; Dewi Alima Nostalia Suseno; Dewi Nurmalita Suseno; Nisa Hakimah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.523 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.1791

Abstract

Histamin merupakan salah satu indikator keamanan mutu pangan untuk produk olahan ikan. Histamin dimungkinkan terkandung pada ikan pindang karena beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar histamin pada ikan pindang yang dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya dan kenaikan kadar histamin pada ikan pindang. Sampel ikan pindang diperoleh dari beberapa pasar tradisional di Sidoarjo dan diuji menggunakan metode ELISA. Hasil uji terhadap beberapa parameter menujukkan bahwa nilai pH berkisar antara 6,05 – 6,95; kadar air 13,11 – 27,79%; kadar garam 6,71 – 12,31%; dan kadar histamin 4,143 – 11,450 ppm. Kadar histamin tertinggi diperoleh dari sampel ikan pindang dengan kadar air yang tinggi dan kadar garam yang rendah.
Penambahan Tepung Biji Pepaya Pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Danang Yonarta; Madyasta Anggana Rarassari; Ayu Agustiany Eka Putri
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.771 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.2196

Abstract

Penambahan tepung biji pepaya pada pakan komersial merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji pepaya dalam pakan komersial terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu P0 (kontrol dimana ikan diberi 100% pakan komersial tanpa tepung biji pepaya) dan P1 (pakan ikan yang diberi dosis 1,5 g tepung biji pepaya dalam 98,5 g pakan komersial). Ikan yang digunakan dalam penelitian yaitu ikan lele berukuran 8-10 cm sebanyak 60 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji pepaya ke dalam pakan komersil berpengaruh terhadap pertumbuhan harian ikan lele pada perlakuan P1 (Perlakuan) sebesar 2,52% dibandingakn dengan P0 (Kontrol) sebesar 2,21%. Kelangsung hidup pada perlakuan P0 sebesar 66,67% dan P1 sebesar 91,67%, efisiensi pemanfaatan pakan perlakuan P0 sebesar 27% dan P1 sebesar 22,83% dan rasio efisiensi protein pada perlakuan P0 26,65% dan P1 22,83%.
Analisis Sensori dan Nilai Gizi Snack Bar Substitusi Tepung Ikan Teri (Stolephorus sp.) Sebagai Alternatif Makanan Selingan Ulfatul Mardiyah; Siti Nur Aisyah Jamil; Abdul Muqsith; Siti Rodiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.12 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.2225

Abstract

A snack bar is a type of snack made from various ingredients so that it can be used as a food diversification product. Anchovy flour has the potential to be used as an added ingredient for snack bars because it has the advantage of being consumed by all parts of the body. The purpose of this study was to determine consumer acceptance by organoleptic (hedonic) test as well as to determine the proximate content of snack bars substituted with anchovy flour. There are four formulations for making snack bars, including the addition of anchovy flour as much as 15% (P1), 25% (P2), and 35% (P3), and control (without the addition of anchovy flour). The results of organoleptic testing based on completely randomized design (CRD) and Duncan's follow-up test showed that the three treatments of adding anchovy were significantly different from the control for each test attribute (taste, aroma, color, and texture). Based on the mean value of each treatment with the addition of anchovy flour, it was known that P2 (addition of anchovy flour) has the highest level of preference of the panelists (attributes of taste, aroma, and texture). Proximate analysis on snack bar substitution of anchovy flour 15% (P2) obtained a water content of 8.27%, ash content of 11.06%, protein content of 18.63%, fat content of 15.44%, and carbohydrate content of 46.60%. Keywords: Snack Bar, Anchovy Flour, Organoleptic Test, Proximate Analysis.
Model Optimasi Produksi Tambak Udang Berbasis Daya Dukung Perairan Ika Junia Ningsih; Abdul Muqsith
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 13 No 2 (2022): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.69 KB) | DOI: 10.35316/jsapi.v13i2.2290

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kapasitas produksi dan luas blahan optimal tambak udang intensif berdasarkan daya dukung perairan pesisir Kecamatan Banyuputih dengan permodelan sistem dinamis.Analisis otimasi produksi tambak udang intensif dilakukan dengan pendekatan permodelan sistem dinamis menggunakan alat bantu software Stella ver. 9.02. Variabel yang disimulasi pada analisa pemodelan ini adalah variabel kapasitas oksigen perairan, kuantitas limbah budidaya, biomassa udang, bobot rata-rata udang, dan prosentase tingkat kelulushidupan udang selama satu siklus budidaya. Hasil simulasi model dinamis menunjukkan bahwa sistem budidaya udang intensif padat tebar (110 ekor/m2) dengan penerapan 2 (dua) kali panen parsial (pada saat umur udang 70 hari dan 90 hari) menghasilkan produktifitas biomassa udang yang paling optimal serta beban limbah TSS pada perairan pesisir yang paling kecil (sedikit) dibandingkan dengan sisitem budidaya intensif dengan tingkat padat tebar (130 ekor/m2), (150 ekor/m2), dan (170 ekor/m2). Penerapan sisitem bididaya dengan padat 110 ekor/m2 memberikan tingkat daya dukung optimal perairan untuk pengembangan lahan tambak udang intensif seluas 45 ha atau 65.4% dari daya dukung maksimal perairan (67,8 ha)dengan kapasitas produksi optimal sebesar 1.165.327,43 kg udang
Identifikasi Sampah Anorganik di Pantai Cermin Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai Yudho Andika; Sohibil Yamin; Erlangga Erlangga; Syahrial Syahrial; Imamshadiqin
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 14 No 1 (2023): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v14i1.1941

Abstract

Garbage is a major problem experienced on a global scale, both from household and industrial waste. This research was conducted at Pantai Cermin, Pantai Cermin Kanan Village, Pantai Cermin District, Serdang Bedagai Regency. It was carried out on 6-12 November 2021 with the aim of knowing the type, characteristics, weight, total density, and rate of increase in weight of inorganic waste. The method used is purposive sampling by installing a plot of 10 m x 10 m with a distance of each transect of 5 m. Data collection was carried out by observation with macro size and recorded directly. The results of the research show that the waste obtained is plastic, glass, rubber, clothing, metal / metal and the most dominant is plastic waste. The density of the number of pieces and the largest weight density in plastic waste are 0.31 items/m2 and 2.93 gr/m2. The highest rate of weight gain was on Sundays (r>0).