cover
Contact Name
Les Pingon
Contact Email
lespingon21@upi.edu
Phone
+6282144647693
Journal Mail Official
hendriklempeh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No.11, Banjar Tegal, Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Seni Rupa
ISSN : -     EISSN : 26139596     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpsp.v11i2.39468
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha is a scientific journal published by Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the field of education and learning about education.
Articles 536 Documents
PROSES KREATIF GUSTI AJI ROBED ., Gede Nuarsana; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang: Biografi Gusti Aji Robed, Tema karya Gusti Aji Robed, Nilai estetis karya Gusti Aji Robed, Proses Gusti Aji Robed dalam berkarya, Perkembangan karya-karya Gusti Aji Robed. Penelitian ini bersifat Deskritif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara, dan kajian kepustakaan. Penelitian ini membahas proses kreatif Gusti Aji Robed. Hasil penelitian ini antara lain: Gusti Aji Robed adalah pelukis tradisi dari Desa Panji yang mulai melukis sejak tahun 1989, Tema-tema karya Gusti Aji Robed antara lain tema Bhima Swarga, sejarah Panji Sakti, Tantri, dan tema bebas lainya, Unsur estetis karya Gusti Aji Robed meliputi unsur warna, komposisi bentuk, proporsi yang masih menunjukan pengaruh rupa klasik dalam penampilan karyanya, Secara proses berkarya memang Gusti Aji Robed medapat pengaruh dari kakeknya Gusti Ketut Natih, Perkembangan Gusti Aji Robed dimulai dari tema Bhima Swarga sejak 1989 hingga 1995. Dari 1995 hingga 2000, tema karya beliau beralih ke sejarah Buleleng, khususnya Ki Barak Panji Sakti. Pada tahun 2000 hingga 2008, karya beliau bertema bebas, contohnya adalah lukisan berjudul lupa ingat, menghibur dikala duka, dan lainya. Dari tahun 2008 sampai sekarang beliau mengerjakan lukisan yang bertema Tantri seperti Raja pisuna, dan mengerjakan tema lainya yang masih belum sempurna. Sampai sekarang beliau masih menekuni gaya klasik dan ini bisa dikatakan kecendrungan Robed dalam berkarya.Kata Kunci : Kata kunci : Biografi, Tema, Nilai Estetis, Proses berkarya, dan Perkembangan This stud aimed to obtain information about: Biography Gusti Aji Robed, The theme of Gusti Aji Robed, The aesthetic value Gusti Aji Robed work, Process Gusti Aji Robed in the work, Development work Gusti Aji - Robed work. This research is descriptive qualitative data collection techniques are observation, interviews, and review of the literature.This study discusses the creative process Gusti Aji Robed. The results of this study are: Gusti Aji Robed is a tradition of the village banner painter who started painting since 1989, The themes of the work Gusti Aji Robed Bhima Swarga among other themes, the history of Panji Sakti, Tantri, and free theme others, elements of aesthetic works Gusti Aji Robed include elements of color, composition form, which still shows the proportion of such classic influences in his appearance, in the process of work is Gusti Aji Robed get influence of his grandfather Gusti Ketut Natih, developments Gusti Aji Robed starting Bhima Swarga theme from 1989 to 1995. From 1995 to 2000, the theme of the work he switched to history Buleleng, especially Ki Barak Panji Sakti. In 2000 to 2008, he works free theme, for example, is a painting titled forget to remember, entertaining when his grief, and others. From 2008 to present he is working on a painting such as Raja Tantri themed pisuna, and working on other themes that are still not perfect. Until now he still pursue the classic style and this trend can be said Robed in the work.keyword : Keywords: Biography, Themes, Aesthetic Value, work processes, and development
METODE PEMBELAJARAN DEKORASI KERAMIK TEKNIK MARBLE DI SMK NEGERI 1 SUKASADA ., Gde Deny Gita Pramana; ., Dra. Luh Suartini, M.Pd.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.254 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v8i2.14977

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi metode pembelajaran guru DPK Keramik menempatkan peranan guru lebih dominan dibandingkan siswa. Dekorasi keramik yang dibuat, mengolah keramik sebagai fungsi pakai. Bentuk penelitian adalah deskriptif yang bersifat kualitatif. Bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan penelitian pertama sampai dengan ketiga, yaitu (1) menerapkan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan keunggulan dan kelemahan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada, (3) mendeskripsikan hasil penerapan dekorasi keramik teknik marble di SMK Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan objek penelitian adalah guru dan siswa di jurusan DPK Keramik kelas XI. Hasil penelitian ini adalah (1) data berupa dokumentasi dan deskripsi proses guru dalam menerapkan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble, yaitu dengan metode yang berpusat pada guru (ceramah dan demonstrasi) yang selanjutnya metode yang dipusatkan kepada siswa (eksperimen, mengajar sesama teman, metode drill dan elaborasi). (2) dari proses guru menerapkan metode maka didapat keunggulan dan kelemahan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble, metode dengan keunggulan paling banyak adalah eksperimen yaitu 8 keunggulan dan metode dengan kelemahan terbanyak adalah metode ceramah dengan 6 kelemahan. (3) hasil penerapan metode pembelajaran dekorasi keramik teknik marble berupa benda keramik yang sudah diberikan dekorasi marble, karya siswa dengan metode drill dan eksperimen yang diberikan guru, sudah menunjukkan keberhasilan penerapan dekorasi teknik marble. Kata Kunci : Kata- kata kunci: metode pembelajaran, dekorasi keramik, teknik marble This research is based on learning method of teacher of DPK Ceramic put role of teacher more dominant than student. Ceramic decorations are made, ceramic processing as a function of wear. The form of research is descriptive that is qualitative. Aiming to describe the purpose of the first study to the third, namely (1) applying the marble ceramic decoration learning method in SMK Negeri 1 Sukasada, (2) describing the advantages and disadvantages of marble ceramic decoration learning method at SMK Negeri 1 Sukasada, (3 ) describes the result of application of ceramic decoration of marble technique at SMK Negeri 1 Sukasada. This study uses observation data collection techniques, interviews, and documentation with the object of research are teachers and students in the department of Class XI Ceramics. The results of this research are (1) data in the form of documentation and description of teacher process in applying marble ceramic decoration teaching method, that is with teacher-centered method (lecture and demonstration), then the method which is centered to the students (experiment, drill and elaboration). (2) from the process of applying the method teacher then obtained the advantages and disadvantages of marble ceramic decoration learning method, the method with the most advantage is the experiment that is 8 advantages and the method with the most weakness is the lecture method with 6 weaknesses. (3) result of application of marble decoration technique method of marble ceramic that have been given marble decoration, student work with drill method and experiment given by teacher, has shown success of marble technique application implementation. keyword : Keywords: learning method, ceramic decoration, marble technique
KERAJINAN GERABAH DESA PENUJAK KECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ., Mahendra; ., Dra. Luh Suartini; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) Sejarah Keberadaan kerajinan gerabah. (2) Bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan kerajinan gerabah. (3) Proses pembuatan kerajinan gerabah. (4) Bentuk kerajinan gerabah di desa Penujak. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif, Sasaran informan ditempat penelitian adalah pengrajin gerabah sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sejarah keberadaan kerajinan gerabah di desa Penujak. (2) Alat dan Bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan gerabah meliputi alat utama dan alat penunjang antara lain: Cangkul, Aluw, Batu kokoh, Kain lap, potongan sandel, Ladiq, Tunggku pembakaran tradisional, sendok, Tutup pasta gigi, bekas Sisir bekas yang dimodifikasi. Sedangkan bahan meliputi bahan utama, bahan penunjang pembakaran, bahan penunjang pewarnaan yaitu; Tanah liat, Jami(Jerami), Lukeng kedeli, kajuq(kayu bakar), Tangkel, serbuk gergaji, Sari biji asam, Arang, Minyak asli. (3) Proses pembuatan kerajinan gerabah melalui beberapa tahapan diantanya: Proses pencarian Tanah liat, Proses pengeringan Tanah liat, Proses peluturan yaitu proses peleburan tanah liat yang masih mentah, Proses pembentukan gerabah, Proses pemberian gambar, Proses pembakaran, proses pewarnaan. (4) Bentuk yang dihasilkan dari gerabah antara lain Benda fungsional meliputi: Sogon, Jangkih, Bike, Kocor tanaq, Sador, Dulang, Sendor, Bong, Semen tanaq, mangkok, Hiasan air mancur, Hiasan Lampu. Benda non fungsional meliputi; Kendi tabung, Gucci, Bike modern. Patung Manuk, Patung Lepang, Patung penyu, Patung empak, Patung tekek dan Patung Sepatu. Kata Kunci : Kerajinan, gerabah, proses, bentuk. This study aimed to determine (1) the existence of pottery history. (2) The materials and tools used in the manufacture of pottery. (3) The process of making pottery. (4) The form of pottery in the Penujak village. This research is descriptive qualitative research, the target informant research place is potters as the research subject. The techniques used in collecting the data were observation, interview, and documentation. The results showed that (1) The history of pottery in the Penujak village. (2) The tools and materials used in the manufacture of pottery covering the main tool and the supporting tools, among others: Hoes, Aluw, solid stone, Duster, Sandel cuts, Ladiq, traditional combustion furnace, ladle, Close toothpaste, the modified of comb secondhand. While the material covering the main material, combustion supporting material, staining supporting material; Clay, Jami (Straw) , Lukeng Kedeli, kajuq (firewood), Tangkel, sawdust, Sari tamarind seeds, charcoal, original oil. (3) The process of making pottery through several stages as follows: the process of searching clay, the process of drying the clay, the process of peluturan is the process of melting the raw clay, the process of forming the pottery, the process of visualizing, the process of burning, the process coloring. (4) The form which is produced by pottery such as functional objects include: Sogon, Jangkih, Bike, Kocor tanaq, Sador, Dulang, Sendor, Bong, Semen tanaq, bowls, Fountain decoration, Lights decoration. Non- functional objects include; Kendi tube, Gucci, Modern Bike. Manuk Sculpture, Lepang Sculpture, Turtle Sculpture, Empak Sculpture, Tekek Sculpture and Shoes Sculpture. keyword : Crafts, pottery, processes, forms.
KERAJINAN KERANG DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO ., AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan, M.Erg.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.249 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v9i2.21560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) Bahan dan Alat apa saja yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari (2) Proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo (3) Jenis dan Bentuk karya apa saja yang dihasilkan oleh pengrajin kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah pemilik Centra Kerajinan Kerang di desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi, dan (4) Tinjauan Pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian dari ini adalah (1) Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan Kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, adalah cangkang kerang, lem kayu, lem G, solasi, batu ijo/longsol, resin, cairan HCL, cairan H2O2, cat minyak, thinner A. Sedangkan alat yang digunakan adalah mesin molen, kikir, kawat jaring, keranjang, ember, acuan cetak, mesin gerinda duduk, mesin gerinda, ampelas, kompressor, pisau, mesin oven. (2) Proses pembuatan kerajinan kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo mengalami beberapa tahapan, tahap awal yaitu proses pencucian dan proses pelunakan, kemudian pada tahap inti yaitu proses pembentukan dan proses perbaikan, pada tahap akhir yaitu proses pemolesan dan proses finishing. (3) Jenis dan Bentuk karya yang dihasilkan oleh pengrajin kerang di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo terdiri dari dua jenis yaitu fungsional dan non fungsional, adapun kerajinan fungsional yang dihasilkan berupa nampan, piring, lepek (alas cangkir), pot bunga, bingkai cermin, tempat perhiasan, asbak, gorden, dan hiasan lampu. Sedangkan kerajinan non fungsional yang dihasilkan berupa karya dua dimensi dengan figur Nyi Roro Kidul, figur Rama dan Shinta, burung cendrawasih, burung bangau, patung ikan arwana, dan hiasan gantung cing-krincing.Kata Kunci : kerajinan, kerang, desa kilensari This study aims to describe (1) what materials and tools are used in the process of making shellfish handicrafts in Kilensari village (2) the process of making shellfish handicrafts in Kilensari village, Panarukan subdistrict, Situbondo district (3) the types and forms of works produced by shellfish craftsmen in Kilensari Village, Panarukan District, Situbondo Regency. This research is a qualitative descriptive study. The target of this research is the owner of Centra Shellfish Craft in Kilensari village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency. The data collection in this study was carried out by techniques (1) Observation, (2) Interviews, (3) Documentation, and (4) Literature Review. Data analysis techniques used in this study are domain and taxonomic analysis. The results of this study are (1) Materials used in the process of making shellfish crafts in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency, are clam shells, wood glue, G glue, solation, green stone / longsol, resin, HCL liquid, H2O2 liquid, paint oil, thinner A. While the tools used are molen, miser, wire mesh, basket, bucket, printing reference, sitting grinding machine, grinding machine, emery, compressor, knife, oven machine. (2) The process of making seashells in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency has several stages, the initial stage is the washing process and softening process, then at the core stage, namely the process of forming and repairing, at the final stage namely the polishing process and finishing process. (3) Types and forms of works produced by shellfish craftsmen in Kilensari Village, Panarukan Subdistrict, Situbondo Regency consist of two types, namely functional and non functional, as for the functional crafts produced in the form of trays, plates, saucers (pedestal cups), flower pots, mirror frames , jewelry, ashtrays, curtains, and lamp decorations. While the non-functional craft produced in the form of two-dimensional works with Nyi Roro Kidul figures, Rama and Shinta figures, birds of paradise, storks, arowana fish statues, and hanging cing-kincinc hanging decorations.keyword : crafts, shells, kilensari village
ANALISIS FOTO PROFIL JEJARING SOSIAL FACEBOOK ., Ida Bagus Pradnyana Putra; ., Drs.Jajang S,M.Sn; ., Ketut Nala Hari Wardana, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.4433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hasil: Analisis foto dalam profil Sosial Media Facebook. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik snowball, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini membahas mengenai foto yang di dalam profil facebook. Hasil penelitian ini adalah foto pribadi atau FOSE individu itu bentuk ekspresi dan gaya yang memiliki makna sendiri dan foto profil berikutnya atau kelompok lebih dari satu orang, misalnya: keluarga, pasangan, teman, komunitas, dan institusi, maka foto di bentuk figuratif dan non-figuratif. Dapat disimpulkan adanya situs dunia maya melalui internet, yaitu dapat bertemu dengan teman, rekan, sahabat lama di jejaring sosial facebook. Terdapat hasil komposisi, warna, cahaya, garis, bidang teknis yang baik menghasilkan estetis dan estetika. Facebook banyak diminati oleh kalangan masyarakat karena facebook bisa menjadi media sosial dan sebagai bahan komunikasi atau informasi penyampaian terpenting bagi setiap orang yang memeiliki akun facebook. Foto yang digunakan foto orang lain maupun foto yang merupakan foto selebrtis, tokoh pahlawan, tokoh kartun, pemandangan dan lambang. Sehingga facebook bisa sebagai sarana komunikasi atau penyampaian informasi penting bagi siapa saja yang memiliki akun facebookKata Kunci : Analisis, Sosial Media, Facebook This study aimed to obtain information on the results : Analysis of the images in Social Media Facebook profile . This study used a qualitative descriptive method snowball technique , observation , and interviews . The results of this study to discuss the photos in facebook profile . The results of this study are personal photos or FOSE individual's form of expression and style that has its own significance and profile photo next or groups of more than one person , such as : families , couples , friends , communities , and institutions , the picture in the form of figurative and non- figurative . Can be inferred the existence of the virtual world through the internet site , which can meet with friends , colleagues , old friends in the social network facebook . There are the results of composition , color , light , line , field produces aesthetically good technical and aesthetic . Facebook much in demand by the public for facebook can be a social media and as a communication or delivery of important information for everyone who have a facebook account . Photos used another person's photos and images that are celebrity photos , heroes , cartoon characters , scenery and symbols . So facebook can be a means of communication or delivery of important information for anyone who has a facebook accountkeyword : Analysis , Social Media , Facebook
Kajian Visual Bangunan Dapur Tradisional Khas Kecamatan Kubu, Karangasem ., Bayu Intaran I Gd Pt; ., Drs. Gede Eka Harsana Koriawan; ., Ni Nyoman Sri Witari, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.5348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui struktur bangunan dapur tradisional khas Kubu, Karangasem. (2) mengetahui sistem ukur bangunan dapur tradisional khas kecamatan Kubu, Karangasem. (3) mengetahui fungsi bagian-bagian dapur tradisional khas kecamatan Kubu, Karangasem. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan model pendekatan kualitatif. Jenis data yang didapat yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ini dianalisis dengan cara kualitatif dengan tahap yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) struktur bangunan dapur tradisional khas kecamatan Kubu, Karangasem. Menggunakan material alami untuk pembuatan dapur tradisional dengan menggunakan atap yang berbahan ilalang atau beluhu. (2) sistem ukur bangunan dapur tradisional khas Kubu Karangasem. Menggunakan cara tradisional yaitu dalam istilah Bali Gegulak (sistem ukur tradisional bali) yang terdiri dari Musti, Hasta, Depa (3) fungsi bagian-bagian bangunan tradisional khas kecamatan Kubu, Karangasem. Lantai (bebaturan) yang terbuat dari tanah karena tidak menggunakan semen atau ubin, Dinding atau bedeg yang terbuat dari anyaman bambu dan terdapat celah-celah untuk memudahkan keluarnya asap dari kayu yang di gunakan sebagai bahan bakar, Rangka atap yang terbuat dari bambu berfungsi sebagai rangka penahan atap bangunan dapur, Tiang (sesaka) yang terdiri dari enam belas buah digunakan sebagai tiang penyangga bangunan, Bataran (Pondasi) terbuat dari batu utuh sebagai dasar dinding bangunan, Seseh (perekat tiang) adalah kayu kelapa yang berfungsi sebagai penyambung atau perekat sesaka , Ujuk (Tiang atas) terdapat pada bagian geladag sebagai poros tengah bangunan dapur, Undag (tangga didepan pintu) sebagai pembatas antara ruangan di dalam dan diluar dipergunakan sebagai tangga, Neb (Penahan) terbuat dari bilah bambu yang memanjang sesuai ukuran atap bangunan berfungsi sebagai penjepit beluhu, Trampo (Bambu) berfungsi sebagai penahan dinding atau bedeg letaknya tepat diatas bataran, Jalikan atau tungku yang terbuat dari tanah digunakan sebagai tempat memasak, Sendi terbuat dari batu persegi atau semen yang berfungsi sebagai dasar tiang atau sesaka, Bale gede berfungsi sebagai tempat tidur, Bale cenik beten berfungsi sebagai tempat alat memasak, Geladag (tempat penyimpanan hasil panen) berada diatas ruangan dapur. Kata Kunci : dapur tradisional, struktur, sistem pengukuran, dan fungsi. This study aims at (1) knowing the structure of special traditional kitchen of Kubu, Karangasem; (2) knowing the measuring system of the special traditional kitchen of Kubu, Karangasem ; (3) knowing the function of each part of the special traditional kitchen of Kubu, Karangasem. This is a descriptive qualitative research. The data collection were observation, interview, and documentation. The data found were analyzed qualitatively, the steps of which were data reduction, data presentation, and conclusion. The result of the study showed that: (1) the structure of special traditional kitchen of Kubu, Karangasem uses natural material, such as tall coarse grass or Beluhu. (2) The measuring system of the special traditional kitchen of Kubu, Karangaem uses traditional system known as Gegulak( a traditional measuring system of Balinese people) which consist of Musti, Hasta, Depa. (3) The function of each part of the special traditional kitchen of Kubu, Karangasem are :The floor or (bebaturan) which is made of soil because they don’t use cement or tile; The wall or (bedeg) which is made of plaited bamboo, so that there are space from which the smoke of the cooking process with wood goes out; The roof frameworks which are made of bamboo have a function to support the kitchen roof; The pole or (sesaka) which consist of sixteen poles of the building; Base (bataran) is made of stone as the foundation of the building;Pole adhesive (seseh) is made of coconut wood which function as the connector of the sesaka; Upper pole (ujuk) which position is on the geladag part as the center axis of the kitchen; The stairs in front of the door (undag) function as the border between indoor and outdoor parts of the building; The restrain (neb) which is made of long bamboo chips function as the clasp of the beluhu, Bamboo (trampo function as the supporter of the wall or bedeg which is exactly situated on the bataran; The fireplace (jalikan) which is made of soil, used as the place to cook; join which is made of square stone or cement functions as the pole or sesaka base; Bale gede functions as a bed, Bale cenik beten functions as the place of the cooking utensils; Geladag the place to keep the harvest situated above the kitchen building. keyword : traditional kitchen, structure; measuring sytem and function
PROSES PEMBUATAN KERAJINAN CUKLI DI LINGKUNGAN LENDANG RE KELURAHAN SAYANG-SAYANG KECAMATAN CAKRA NEGARA LOMBOK BARAT ., Apriliya Saputra; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.006 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i3.7183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Alat dan bahan pembuatan kerajinan cukli, (2) Proses pembuatan kerajinan cukli (3) Bentuk kerajinan yang dibuat pada kerajinan cukli di Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakra Negara, Lombok Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah proses pembuatan kerajinan cukli di Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakra Negara, Lombok Barat. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan cukli terdiri dari dua yaitu (a) alat dan bahan pokok seperti pahat, geregaji besi, jangka (jangke), penggaris, gunting besi dan palu, sedangkan untuk bahan pokok untuk membuat kerajinan cukli adalah kerang cukli iyu sendiri dan barang kerajinan dari kayu atau barang-barang fornitur rumah tanggga dari kayu. Sedangkan (b) alat dan bahan pendukung seperti mesin gerinda, penyangga kayu, amplas, kuas dan mesin kompresor sedangkan bahan pendukung yang digunakan dalam membuat kerajinan cukli terdiri dari lem kayu, lem G, wood filler, wood satain, sending saler, tinner dan hardener. (2) Proses pembuatan kerajinan cukli terdiri dari beberapa proses yakni proses pembuatan pola/desain, proses pemahatan, proses pemotongan kerang utuh, proses pemberian lem, pemotongan kerang yang akan di tempel, proses penempelan kerang, proses perataan, proses pengamplasan dan proses finising. (3) bentuk kerajinan cukli yang dibuat di Lingkungan Lendang Re, Kelurahan Sayang-Sayang, Kecamatan Cakra Negara, Lombok Barat antara lain lemari piramid (segitiga), peti kotak, bingkai foto, tempat tisue, tempat buah, tempat pulpen, tempat permen, topeng, hiasan dinding berbentuk binatang cecak dan hiasan dinding. Kata Kunci : Kerajinan cukli, Lendang Re, Lombok Barat This study aims to determine (1) tools and materials to make cukli crafts, (2) The process of making cukli crafts (3) craft forms were made in cukli crafts in Lendang Re, Sayang-sayang vilagge, Cakra Negara district, west Lombok. This type of research used descriptive qualitative research. This research subject is the process of making cukli crafts in Lendang Re, Sayang-Sayang Village, Cakra Negara District, West Lombok. Methods of data collection is done using the method of observation, interviews, documentation, and literature. The results showed that (1) the tools and materials used in process of making cukli handicrafts consists of two: (a) the tools and staples as chisels, hacksaw, term (jangke), rulers, iron scissors and hammer, while for staples to make cukli crafts is cukli shells and handicrafts of wood or household fornitur of woode. While (b) tools and support materials such as grinding machines, wooden stands, sandpaper, brushes and engine compressor while the support material used of making cukli handicrafts consists of wood glue, glue G, wood filler, wood satain, sending saler, thinner and a hardener , (2) The process of making crafts cukli consists of several processes that the process of making a pattern / design, process fretwork, cutting process intact shells, the process of providing the glue, cutting the hells will be paste, the process of attachment shells, the process of flattening, the sanding process and the process of finishing. (3) forms of cukli craft made in the Lendang Re, Sayang-Sayan Village, Cakra Negara District, West Lombok include a closet pyramid (triangle), coffin boxes, photo frames, tissue box, a fruit, a pen, a candy, masks, wall hangings shaped lizard and wall decorations.keyword : Cukli crafts, Lendang Re, West Lombok
REPLIKA KENDARAAN BERBAHAN ROTAN DIANTIKA RATTAN DESA, CANGGI, SUKAWATI, GIANYAR. ., I Komang Heri Diantara; ., Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn.; ., Ni Nyoman Sri Witari, S.Sn.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.325 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i2.8190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) awal mula keberadaan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar . (2) alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. (3) proses pembuatan Proses pembuatan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. (4) bentuk dan rupa replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Antika Rattan milik bapak solikhin.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) wawancara,(3) dokumentasi, dan (4) kepustakaan, serta analisis data domain dan taksonomi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah: (1) keberadaan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar (2) alat yang digunakan dalam pembuatan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar antara lain: Paku tembak, Kompresor, Borlistrik, Catok, geregaji, Gunting. Bahan yang digunakan Antara lain: Rotan kecil (pitrit), rotan besar (kor), lem fox, Zat pewarna( kasumba), klear gloos, dan thiner A.(3) Proses pembuatan replika kendaran berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar diawali dengan pemotongan rotan kemudian meluruskan rotan kemudian rotan dibentuk memakai cetakan menjadi rangka sesuai dengan bentuk yang diinginkan kemudian lanjut ke proses penganyaman. 4) Jenis bentuk dan rupa yang dihasilkan replika kendaraan berbahan rotan di Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar berupa kendaraan klasik terdiri atas: Vwkodok( Vwbetlee), Vw kombi, Vw Safari, Vespa Kongo, Harley, danSepedaOntel. Kata Kunci : Replika kendaraan berbahan rotan, desain bentuk dan rupa. ABSTRACT This study aims to describe: (1) the beginning of the existence of a rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. (2) the tools and materials used in the manufacture of a rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. (3) the process of making a rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. (4) the forms and shapes of a rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar. This research used descriptive qualitative approach. The subject of this study was Antika Rattan which belongs to Mr. Solikhin. Methods of data collection in this study were done by using (1) observation, (2) interview, (3) documentation, and (4) literature, as well as domain and taxonomy data analysis. The findings of this study are: (1) the existence of a rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar (2) the tools used in the manufacture of rattan vehicle replica in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar, such as: nail firing, compressors , electric drill, vise, saw, scissors. Materials used in manufacturing a rattan vehicle replica, such as: small rattan (pitrit), a large rattan (kor), fox glue, dyes (kasumba), Klear gloos, and thiner A. (3) The process of making replica of rattan vehicle in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar begins with cutting rattan and then straighten rattan, then the rattan was formed using mold until become a framework in accordance with the desired shape, and then continuing to weaving process. 4) The type of forms and shapes generated by replica of rattan vehicle in Desa, Canggi, Sukawati, Gianyar in the form of classic vehicles, such as: Vw kodok (Vw betlee), Vw kombi, Vw Safari, Vespa Kongo, Harley, and Ontel Bicycle. keyword : a rattan vehicle replica, forms and shapes design
SENI RUPA BERMATERIAL PESISIR KARYA SISWA PERIODE REALISME AWAL SDN 3 AGEL KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO ., Neli Syamsiah; ., Drs.Hardiman, M.Si.; ., Drs.Mursal
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.357 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i1.8735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui alat dan bahan apa saja yang digunakan dalam pembuatan karya seni rupa oleh siswa periode realisme awal SDN 3 Agel kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo. (2) Mengetahui jenis dan bentuk karya seni rupa yang dihasilkan oleh siswa periode realisme awal SDN 3 Agel kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo. (3) Menganalisis karya seni rupa yang dibuat oleh siswa periode realisme awal SDN 3 Agel kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan adalan deskriptif kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data sebagai berikut: (1) Tekhnik Observasi, (2) Tekhnik Wawancara, (3) Tekhnik Dokumentasi, (4) Tekhnik FGD (Focus Grup Discussion). Hasil penelitian yang diperoleh: (1) Alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan karya siswa realisme awal SDN 3 Agel kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo (pensil, penghapus, serutan pensil, gunting, silet, penggaris lem G, lem FOX, lem Castol, kardus bekas, kertas gambar, pasir, patahan terumbu karang, patahan ranting, kulit kerang, kulit keong, dan bahan temuan lainnya). (2) Jenis dan bentuk karya yang dihasilkan oleh siswa periode realisme awal SDN 3 Agel kecamatan Jangkar kabupaten Situbondo: Karya dua dimensi non fungsional , Karya dua dimensi fungsional, Karya tiga dimensi non fungsional dan Karya tiga dimensi fungsional. (3) menganalisis karya sesuai teori Victor Lowenfeld, yaitu mengenal garis, bidang, ruang dan perbedaan warna sesuai realitas alam. Kata Kunci : Kata kunci: Seni Rupa, Material Pesisir, Realisme Awal. This study aims to: (1) Know what tools and materials used in the making of art works by students of realism period beginning SDN 3 Agel districts Anchor Situbondo. (2) Determine the type and form of works of art produced by students realism period beginning SDN 3 Agel Jangkar Situbondo. (3) to analyze works of art created by students realism period beginning SDN 3 Agel Jangkar Situbondo. The method used is descriptive qualitative data collection techniques as follows: (1) Engineering Observation, (2) Engineering Interview, (3) Engineering Documentation, (4) FGD Technic (Focus Group Discussion). The results obtained: (1) Equipment and materials used in the manufacturing process of student work realism early SDN 3 Agel Jangkar Situbondo (pencils, erasers, pencil shavings, scissors, razor blades, ruler glue G, glue FOX, glue Castol, cardboard the former, drawing paper, sand, coral rubble, broken twigs, seashells, snail shells and other findings materials). (2) The type and form of the work produced by the students periods of realism early SDN 3 Agel Jangkar Situbondo: Non-functional works of two-dimensional, two-dimensional work of functional, non-functional works of three-dimensional and three-dimensional work is functional. (3) analyzing the works according to the theory Victor Lowenfeld, are familiar line, plane, space and color differences correspond the reality of nature. keyword : Keywords: Arts, Coastal Materials, Early Realism.
seni masa depan tari, yulia
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 1, No 1 (2012): sigarmangsi vol 1, no.1 sept 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.935 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v1i1.245

Abstract

ghjdslah kjjkalcba xncbjh zhgcus adcbcbx nxbzn jhdjsah snbdBSBX SBbnb