cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 16 no. 2 (2026)" : 8 Documents clear
PEMANFAATAN KARYA SASTRA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI: KAJIAN HERMENEUTIKA PADA MAHASISWA PARIWISATA: UTILIZATION OF LITERARY WORKS IN LEARNING TO WRITE ESSAYS: A HERMENEUTICAL STUDY OF TOURISM STUDENTS Anggit Tiyas Fitra Romadani; Rahmat Hidayat; Yeni Rahmawati
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.113883

Abstract

Pembelajaran menulis esai di perguruan tinggi umumnya masih berfokus pada aspek teknis seperti struktur, tata bahasa, dan kosakata, sehingga belum menyentuh dimensi interpretatif dan reflektif. Pendekatan hermeneutika berpotensi mengembangkan kemampuan menulis yang lebih bermakna melalui proses interpretasi kontekstual antara pembaca dan teks sastra. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan pendekatan hermeneutika dalam pembelajaran menulis esai pada mahasiswa pariwisata serta menjelaskan perannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis dengan menggunakan novel berlatar wisata, yaitu 5 cm, Perahu Kertas, Laskar Pelangi, dan Sang Pemimpi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif hermeneutika. Subjek penelitian adalah mahasiswa S-1 jurusan pariwisata. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada tahapan hermeneutika Paul Ricoeur: naive reading, analisis struktural, interpretive reading, dan fusion of horizons. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hermeneutika mendorong proses interpretasi yang bertahap dan mendalam terhadap teks sastra. Pendekatan ini efektif meningkatkan kualitas tulisan esai, khususnya dalam pengembangan berpikir kritis dan konstruksi makna. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika dapat menjadi strategi inovatif yang mengintegrasikan sastra dengan keilmuan pariwisata secara kontekstual.
PENYIMPANGAN PRINSIP KERJA SAMA GRICE DAN KONSTRUKSI HUMOR BERBASIS DIALEK PEKALONGAN DALAM PROGRAM MATARI BATIK TV: DEVIATIONS OF GRICE'S PRINCIPLES OF COOPERATION AND THE CONSTRUCTION OF HUMOR BASED ON THE PEKALONGAN DIALECT IN THE MATARI BATIK TV PROGRAM Nyar Osmi Arianti; Imam Baehaqie
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.114562

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini mengkaji kebaharuan keterkaitan penyimpangan maksim Grice dan instrumen dialek Pekalongan sebagai salah satu faktor humor media lokal. Dari 8 episode program Matari Batik TV periode 2025–2026, ditemukan 8 data wacana humor teka-teki. Hasil analisis menunjukkan adanya penyimpangan maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Penelitian ini membuktikan bahwa batasan ideal maksim Grice bersifat luas dan dapat dinegosiasikan ulang melalui tiga instrumen linguistik lokal, yakni perubahan fonem, sapaan lokal, dan pemaknaan kontekstual berbasis kebiasaan masyarakat sehari-hari. Kebaharuannya terletak pada penemuan bahwa dialek lokal bertindak aktif sebagai alat bantu pemikiran yang memicu ketidaksesuaian (incongruity) harapan dan kenyataan pada logika penonton, bukan sekadar variasi tutur pasif. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi fungsi sosial humor dialek melalui pendekatan sosiolinguistik atau psikolinguistik.
MAKNA LEKSIKAL DAN KONTEKS DALAM EPILOG MENS REA PANDJI PRAGIWAKSONO: KAJIAN PRAGMASEMANTIK: LEXICAL MEANING AND CONTEXT IN THE EPILOGUE OF MENS REA PANDJI PRAGIWAKSONO: A PRAGMASEMANTIC STUDY Moh. Alex Arifin; Endah Tri Wisudaningsih; Magfirotul Hamdiah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.116662

Abstract

Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana menyampaikan kritik sosial, refleksi, dan nilai-nilai kehidupan yang maknanya dipengaruhi oleh konteks tuturan. Meskipun kajian mengenai pragmatik dan semantik telah banyak dilakukan, penelitian yang mengkaji hubungan makna leksikal dan konteks dalam epilog stand up comedy melalui pendekatan pragmasemantik masih relatif terbatas.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konteks dan makna leksikal dalam epilog Mens Rea karya Pandji Pragiwaksono dengan menggunakan kajian pragmasemantik. Epilog tersebut dipilih sebagai objek penelitian karena mengandung tuturan-tuturan yang tampak sederhana, tetapi secara kontekstual memunculkan makna yang lebih kompleks dan implisit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan-tuturan dalam epilog Mens Rea yang diperoleh melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi dengan melakukan transkripsi dari video pertunjukan. Analisis data dilakukan dengan pengorganisasian, pembacaan data, pengodean, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima tuturan yang merepresentasikan makna leksikal dalam epilog Mens Rea. Kelima tuturan tersebut mengalami perluasan makna melalui konteks sosial, politik, dan emosional sehingga menghasilkan interpretasi yang tidak lagi bersifat literal, melainkan berkembang menjadi kritik sosial, refleksi moral, tanggung jawab antargenerasi, serta pesan etis yang dipahami melalui pendekatan pragmasemantik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa konteks berperan penting dalam mengonstruksi makna tuturan di luar makna leksikalnya. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pragmasemantik, khususnya mengenai hubungan antara makna leksikal dan konteks tuturan pada wacana stand up comedy sebagai bentuk komunikasi reflektif yang sarat kritik sosial.
CITRAAN DALAM LIRIK LAGU ALBUM MELANGKAH KARYA LYODRA GINTING: ANALISIS STILISTIKA DAN FUNGSI ESTETISNYA Indah Sulmayanti; Dea Anisa; Anggun Junia Ervina; Dela Sintia; Anik Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.116719

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi variasi citraan dalam lima lirik lagu dari album Melangkah karya Lyodra Ginting dengan pendekatan stilistika. Album Melangkah dipilih karena lirik-liriknya sarat dengan penggunaan bahasa kiasan yang bisa menciptakan pengalaman inderawi, mendukung emosi, dan menyampaikan arti secara estetis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui kata dan frasa yang mengandung citraan pada lima lagu, yakni Sampaikan Rindu, Sana Sini Mau, Ego, Jangan Pernah Kembali, dan Sang Dewi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan adanya 27 data citraan, yang terdiri dari 10 citraan penglihatan, 5 citraan pendengaran, 7 citraan gerak, 4 citraan peraba, dan 1 citraan pengecapan, sementara citraan penciuman tidak ditemukan. Citraan visual menjadi jenis citraan yang paling banyak muncul, menandakan bahwa lirik dalam album ini lebih mengedepankan pengalaman visual untuk membangun suasana dan emosi yang ingin disampaikan. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan kajian stilistika, khususnya dalam analisis citraan pada lirik lagu Indonesia masa kini. Kebaruan penelitian terletak pada kajian jenis citraan dalam lima lirik lagu pada album Melangkah. Penelitian ini tidak sebatas mendeskripsikan jenis dan frekuensi citraan, melainkan menganalisis fungsi estetika setiap citraan dalam membangun makna, suasana, dan pengalaman imajinatif yang dirasakan pendengar.
EFEKTIVITAS METODE CHAIN WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA SMP: KAJIAN KUASI EKSPERIMEN: THE EFFECTIVENESS OF THE CHAIN WRITING METHOD IN TEACHING NEWS TEXT WRITING TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Zahra Khairunisa; Dewi Herlina Sugiarti; Muhammad Rizqi Romadlon
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.117037

Abstract

Kemampuan menulis teks berita merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai siswa SMP. Secara umum, penguasaan kemampuan ini masih menjadi tantangan, dimana siswa sering mengalami kesulitan menyusun teks sesuai jenis berita, struktur piramida terbalik, kelengkapan unsur, kesesuaian judul, serta kaidah kebahasaan yang tepat. Kondisi ini diperparah oleh pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode chain writing terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 20 Tangerang Selatan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada penerapan metode chain writing yang diterapkan pada materi teks berita, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menerapkan metode ini untuk jenis pada teks eksplanasi, pidato, maupun teks persuasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat dua kelompok yang menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes pretest dan posttest serta dokumentasi. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen karena nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t hitung sebesar 7,84 dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05). Diperoleh pula rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen sebesar 72,14 dengan skor N-Gain 0,51 (kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol sebesar 58,47 dengan skor N-Gain 0,22 (kategori rendah). Selain itu, diperoleh nilai effect size sebesar 0,89 yang berkategori besar. Hal ini berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode chain writing efektif dan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa.
REPRESENTASI METAFORA KONSEPTUAL DALAM PIDATO MENTERI KEUANGAN PURBAYA: ANALISIS SEMANTIK KOGNITIF LAKOFF DAN JOHNSON: REPRESENTASI METAFORA KONSEPTUAL DALAM PIDATO MENTERI KEUANGAN PURBAYA: ANALISIS SEMANTIK KOGNITIF LAKOFF DAN JOHNSON Nadia Septya Putri; Nanik Setyawati; Ahmad Ripai
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.118834

Abstract

Kompleksitas isu ekonomi memerlukan strategi komunikasi yang mampu menyederhanakan konsep abstrak sehingga mudah dipahami, salah satunya melalui penggunaan metafora konseptual. Makalah ini bertujuan untuk memberikan deskripsi tentang jenis dan fungsi metafora konseptual yang digunakan dalam pidato wisuda Menteri Keuangan Purbaya di Universitas Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif deskriptif. Informasi dikumpulkan dari pernyataan-pernyataan yang mengandung metafora dalam teks. Penelitian ini menggunakan teori Lakoff dan Johnson untuk menganalisis jenis metafora yang mencakup metafora struktural, orientasional, dan ontologis, serta teori Ankersmit dan Mooij untuk menganalisis fungsi yang meliputi fungsi kognitif, persuasif, dan emotif. Hasil penelitian menunjukkan 20 tuturan sebagai sampel metafora konseptual yang terdiri atas 8 metafora ontologis, 6 metafora struktural, dan 6 metafora orientasional. Temuan ini menunjukkan bahwa Purbaya memanfaatkan metafora ontologis sebagai strategi konseptual untuk mengonkretkan fenomena ekonomi yang abstrak sehingga lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh khalayak. Fungsi kognitif menjadi fungsi yang paling dominan karena metafora banyak digunakan untuk menjelaskan konsep ekonomi yang kompleks melalui pengalaman konkret. Metafora juga berfungsi membangun optimisme, mendorong peran generasi muda, serta menggugah empati audiens. Temuan ini memperkaya kajian semantik kognitif dan menunjukkan bagaimana metafora digunakan sebagai strategi komunikasi ekonomi publik.
CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH BERBASIS PESANTREN: KAJIAN SOSIOLINGUITIK: CODE-MIXING IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING INTERACTIONS AT A PESANTREN-BASED MADRASAH: A SOCIOLINGUISTIC STUDY Ria Ristiani; Nanik Setyawati; Siti Ulfiyani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.120298

Abstract

Campur kode merupakan fenomena kebahasaan yang lazim muncul dalam interaksi pembelajaran sebagai konsekuensi dari kemampuan bilingual penutur. Meskipun penelitian mengenai campur kode dalam pembelajaran telah banyak dilakukan, kajian mengenai interaksi pembelajaran di madrasah berbasis pesantren masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud campur kode dan faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaannya dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji campur kode pada sekolah umum, media digital, atau wacana formal, penelitian ini berfokus pada interaksi pembelajaran di madrasah berbasis pesantren yang memiliki karakter kebahasaan unik melalui penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Arab secara berdampingan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode simak melalui teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), rekam, dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan metode agih dan metode padan. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menghadirkan deskripsi empiris mengenai variasi wujud dan faktor campur kode dalam konteks pembelajaran di madrasah berbasis pesantren serta menunjukkan keterkaitannya dengan fungsi komunikasi pedagogis dalam interaksi guru dan siswa. Berdasarkan teknik pemilihan data secara purposif, diperoleh 20 data representatif yang terdiri atas 4 kata, 4 frasa, 3 baster, 3 perulangan kata, 3 idiom, dan 3 klausa. Faktor yang paling dominan ialah identifikasi ragam, diikuti identifikasi peranan serta keinginan untuk menjelaskan atau menafsirkan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa campur kode tidak hanya merefleksikan praktik bilingual guru dan siswa, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyesuaikan situasi komunikasi, memperjelas penyampaian materi, dan membangun kedekatan interpersonal dalam pembelajaran.
TANTANGAN DAN STRATEGI PENGUATAN GERAKAN LITERASI MASYARAKAT DI INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: CHALLENGES AND STRATEGIES FOR STRENGTHENING THE COMMUNITY LITERACY MOVEMENT IN INDONESIA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Made Surya Putra Mahadheva; I Wayan Artika; I Made Sutama
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i2.119423

Abstract

Gerakan Literasi Masyarakat (GLM) merupakan bagian dari Gerakan Literasi Nasional yang berperan dalam membangun budaya literasi melalui keterlibatan aktif masyarakat. Meskipun telah diimplementasikan di berbagai daerah, pelaksanaan GLM masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan strategi penguatan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan strategi penguatan Gerakan Literasi Masyarakat berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan metode deskriptif-analitis mengacu pada alur PRISMA. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel menggunakan aplikasi Publish or Perish yang terhubung dengan Google Scholar menggunakan teknik Boolean dengan kata kunci “Gerakan Literasi Masyarakat” pada periode terbit 2017–2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta penilaian kualitas artikel, diperoleh 15 artikel untuk dianalisis secara tematik. Sintesis tematik menunjukkan bahwa tantangan GLM dapat dikelompokkan ke dalam tiga dimensi, yaitu kapasitas internal, akses dan ekosistem literasi, serta adaptasi terhadap perubahan teknologi dan sosial. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi berupa penguatan kelembagaan dan kapasitas komunitas literasi, kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan inovasi dan teknologi digital, penerapan pendekatan partisipatif, serta penggunaan metode pembelajaran yang inovatif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan sintesis tematik yang mengintegrasikan tantangan dan strategi penguatan GLM ke dalam kerangka konseptual berbasis ekosistem literasi, aspek yang belum banyak diulas secara eksplisit oleh kajian-kajian sebelumnya yang cenderung bersifat deskriptif pada satu program atau wilayah

Page 1 of 1 | Total Record : 8