cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA SURAT DINAS DI KANTOR PERBEKEL DESA PENGLUMBARAN KABUPATEN BANGLI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS SURAT DI SEKOLAH ., I KADEK DARMADI ADIYASA; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Prof. Dr. Drs. I Wayan Rasna, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan penggunaaan ejaan pada surat dinas yang disusun pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. (2) kesalahan penggunaan pilihan kata pada surat dinas yang disusun pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. (3) implikasi penggunaan bahasa Indonesia terhadap pembelajaran menulis surat di sekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah surat dinas yang dikeluarkan pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran. Objek penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia pada surat dinas yang meliputi penggunaan ejaan, pilihan kata dan penggunaan bahasa Indonesia pada pembelajaran menulis di sekolah. Data yang dikumpulkan berupa surat dinas dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah (1) kesalahan penggunaan ejaan dalam surat dinas memiliki kesalahan sebanyak 95 kesalahan pemakaian huruf, 5 kesalahan penulisan kata, dan 379 kesalahan penggunaan tanda baca. (2) kesalahan penggunaan pilihan kata dalam surat dinas memiliki kesalahan (a) kesalahan kelangsungan pilihan kata/diksi berjumlah 33 kesalahan, (b) kesalahan penggunaan kata tidak baku 20 kata. (3) implikasi penggunaan bahasa Indonesia pada penelitian ini, yaitu implikasi teoritis yang memberikan penegasan teori yang berkaitan dengan penggunaan ejaan dan diksi. Kemudian implikasi praktis, dapat memberikan pengetahuan bagi pembaca mengenai penggunaan ejaan dan pemilihan kata/diksi. Simpulan penelitian ini adalah (1) kesalahan terbanyak ditemukan pada penggunaan ejaan 479 kesalahan. (2) kesalahan pemilihan kata sebanyak 53 kesalahan. (3) implikasi penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu implikasi teoretis dan implikasi praktis. Saran penelitian ini ialah, pegawai kantor Perbekel Desa Penglumbaran harus memiliki pedoman penggunaan EYD yang benar sebagai pedoman. Selain itu, untuk balai bahasa hendaknya melakukan penyuluhan bahasa ke desa-desa.Kata Kunci : penggunaan bahasa Indonesia, surat dinas, kantor This study aimed for describing 1) the use of spelling in formal letter organized by office of Perbekel Desa Penglumbaran. 2) the use of word choice in formal letter organized by office of Perbekel Desa Penglumbaran. 3) the implication of the use of Indonesian language to the lesson of letter’s writing in the school. This study used descriptive qualitative design. The subject of this study were the formal letter organized by the officer of Kantor Perbekel Desa Penglumbaran. The object of this study was the use of Indonesian language including the use of spelling, word choice and the use of Indonesian language in lesson writing in the school. The data was collected by using documentation. The result showed that: 1) the use of spelling in formal letter had error as many as 95 errors in terms of alphabet’s use, 5 errors in terms of word choice, and 379 errors in terms of symbol’s use. 2) the use of word choice in formal letter had errors such as: a) the choice of word directly/diction as many as 33 errors, b) the use of 20 non-formal words, 3) the implication of the use of Indonesian language in this study were: theoretical implication which provided the theory based on spelling and word choice. Then, practical implication which provided knowledge to the reader related to the use of spelling and word choice/diction. The conclusions of this study were: 1) the most error occurred in spelling which is 479 errors. 2) the errors of word choice occurred were 53 errors, 3) the implication of this study was divided into 2 such as theoretical and practical implication. This study suggested that, the officer of perbekel desa Penglumbaran must have the guideline of correct spelling. Besides that, balai bahasa must give socialization to the villages.keyword : the use of Indonesian language, formal letter, office
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASISTEDINDIVIDUAL (TAI) BERBANTUAN MEDIA KOMIK CONAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA KELAS VIIIB SMP NEGERI 4 BATURITI ., Ni Nyoman Ayu Darmiyani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8684

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan mendeskripsikan (1) ada tidaknya peningkatan keterampilan menulis berita, (2) langkah-langkah pembelajaran menulis berita, dan (3) respon siswa kelas VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti terhadap penerapan pembelajaran menulis berita dengan model team assisted individual berbantuan media komik Conan. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti Tahun ajaran 2016/2017 berjumlah 22 orang siswa. Objek dalam peneitian ini adalah penerapan model pembelajaran team assisted individual berbantuan media komik Conan untuk meningkatkan keterampilan menulis berita. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi, dokumentasi, dan angket/kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran menulis berita dengan model team assisted individual berbantuan media komik Conan dapat (1) meningkatkan keterampilan menulis berita siswa yaitu skor rata-ata 64,5 sebelum tindakan, menjadi 73,63 pada siklus I dan 78,63 pada siklus II (2) keterampilan menulis berita siswa meningkat dengan langkah-langkah pembelajaran yang tepat (3) siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap pembelajaran. Penerapan pembelajaran dengan model team assisted individual (TAI) berbantuan media komik Conan dapat meningkatkan keberhasilan menulis berita kelas VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti. Kata Kunci : Model TAI, komik Conan, menulis berita Research Singer is a research class action (PTK) that aims to describe (1) ADA whether increasing skills of writing news, (2) Learning Steps writing news, and (3) the response Grade VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti Against the application of learning to write news WITH Model team that assisted individuals assisted media Conan comics. To achieve these objectives review, researchers using qualitative descriptive research design and quantitative. Subject hearts Research singer is Grade VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti Academic Year 2016/2017 amounted to 22 orangutans Students. Object hearts peneitian singer is the application of assisted-assisted learning team model of media, each comic Conan for a review of news writing skills improve. Data collection methods The test used is a method, observation, documentation, and questionnaire / questionnaire. Singer Research shows that the application of learning to write news team assisted Model WITH media aided Conan comics people can be (1) improve the skills of writing news Namely Students Score Average 64.5 ata BEFORE action, Being 73.63 THE CYCLE I and 78, 63 IN CYCLE II (2) news writing skills WITH iNCREASED Student Learning Steps Right (3) Students responded positively Against Severe Learning. Application of Learning Model WITH teams assisted people (TAI) Media aided Conan comics can be increase the success of news writing class VIIIB SMP Negeri 4 Baturiti. keyword : Model TAI , Conan comics, writing news
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM TEKS ANEKDOT PADA KELAS X DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA: TINJAUAN DARI SEGI VALIDITAS ISI DAN PEMANFAATAN HASIL EVALUASI ., Ni Putu Ayu Novi Arini; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (2) validitas isi tes dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (3) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja (4) pemanfaatkan hasil evaluasi oleh siswa dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Singaraja dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, kuesioner/angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) rediksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Tes buatan guru dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah sesuai dengan isi silabus dan setiap butir soal sudah menunjukkan secara jelas kompetensi dasar yang akan diukur, (2) Setiap butir soal yang digunakan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks anekdot sudah valid dari segi validitas isi dan tergolong memiliki tingkat validitas yang tinggi, (3) Guru telah memanfaatkan hasil evaluasi untuk berbagai kepentingan pembelanjaran, dan (4) Pemanfaatan hasil evaluasi bagi siswa tidak hanya untuk kepentingan evaluasi pembelajaran. Adapun manfaat yang diperoleh siswa dari hasil evaluasi, yaitu untuk kepentingan evaluasi proses belajar pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Kata Kunci : Evaluasi, teks anekdot, validitas isi, pemanfaatan hasil This research aimed to describe of (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotal text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (2) content validity test in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (3) utilizing the results of the evaluation by the teacher in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja (4) utilizing the results of the evaluation by the students in the evaluation of learning anecdotes text for student in X class SMA Negeri 1 Singaraja. To achieve these objectives, the researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were is (1) Bahasa Indonesia teacher of X class SMA Negeri 1 Singaraja and (2) students in X class SMA Negeri 1 Singaraja. Collecting data in this research using the methods of documentation, questionnaires / questionnaire, and interviews. Data were analyzed using descriptive techniques using the following procedure (1) identification of data, (2) data reduction, (3) presentation of data, and (4) conclusions. These reserch results indicate that (1) teacher-made tests in the evaluation of learning anecdotes text is in conformity with the contents of the syllabus and each item has been clearly demonstrated basic competence to be measured, (2) Every tests item that is used in the evaluation of learning anecdotes text is valid in terms of content validity and classified as having a high degree of validity, (3) Teachers have made use of evaluation results for various learning needs, and (4) Utilization of evaluation results for students not only for the sake of learning evaluation. The benefits derived from the results of the evaluation of students, namely for the purpose of evaluation and learning process in the classroom and outside the classroom. keyword : Evaluation, anecdotal text, content validity, the utilization of
PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL GURU KETIKA MEMBERIKAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., NI WAYAN NINA ARSINI; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan dan menganalisis fungsi masing-masing bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan terhadap siswa, dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan, yang meliputi: bentuk perilaku verbal dan nonverbal, fungsi masing-masing perilaku verbal dan nonverbal, dan dampak pemberian perilaku verbal dan nonverbal terhadap siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah bentuk tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif, sedangkan perilaku nonverbalnya adalah gestural, fasial, dan postural; (2) fungsi perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah fungsi ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklarasi, sedangkan fungsi perilaku nonverbalnya adalah melengkapi dan menekankan; dan (3) dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan adalah siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar. Kata Kunci : perilaku verbal, perilaku nonverbal, penguatan, dan pembelajaran bahasa Indonesia The aimed of this study is to ( 1 ) describe and analyze the forms of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, (2) describe and analyze the function of each form of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, and (3) describe and analyze the impact of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement to the students, in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja. This research uses descriptive qualitative research design. The subjects were Indonesian teacher at SMP Negeri 1 Singaraja. The object of this study is the verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement, which include: forms of verbal and nonverbal behavior, the functions of each verbal and nonverbal behavior, and the impact of the provision of verbal and nonverbal behavior toward student. Data collection method used is the method of observation, interviews, and questionnaires. The data obtained by analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that (1) the form of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is a form of speech declarative, imperative, and interrogative, whereas nonverbal behavior is gestural, facial, and postural; (2) the function of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is expressive function, directive, representative, commissive, and declarations, while the functions of nonverbal behavior are complementary and emphasize; and (3) the impact of teacher’s verbal and nonverbal behavior when reinforcement is giving students feel excited and motivated to learn.keyword : verbal behaviour, nonverbal behaviour, reinforcement, and learning Indonesian
PENERAPAN PROGRAM GURU PEMBELAJAR MODA DARING KOMBINASI TERHADAP GURU BAHASA INDONESIA TINGKAT SMA DI KABUPATEN GIANYAR ., NI PUTU YUNA MARTIKA; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15108

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) penerapan program guru pembelajar moda daring kombinasi dan (2) kendala-kendala penerapan program guru pembelajar moda daring kombinasi. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan program guru pembelajar dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru saat menerapkan moda daring kombinasi. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi berupa modul dan metode wawancara berupa pedoman wawancara. Instrumen menggunakan alat perekam dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini ialah (1) penerapan program guru pembelajar moda daring kombinasi memenuhi tahapan, yaitu kegiatan awal, guru mampu mengenal konsep dan sistem guru pembelajar moda daring kombinasi; pada inti pembelajaran, guru mampu menjawab modul; dan pada kegiatan akhir, guru mampu melaporkan hasil pembelajaran. (2) kendala-kendala guru adalah guru belum terbiasa menggunakan laptop karena faktor usia, server sulit tersambung ke aplikasi LMS, dan konten lembar kerja sering tumpang tindih. Simpulan penelitian ini adalah (1) penerapan program guru pembelajar moda daring kombinasi telah efektif dan sesuai dengan tahapan-tahapan, serta (2) kendala-kendala yang ditemui oleh mentor adalah dari guru pembelajar.Kata Kunci : program guru pembelajar moda daring kombinasi This study aims to examine (1) implementation of a combined mode learner online teacher program and (2) the obstacle implementation of combined mode learner online teacher program. This study uses descriptive qualitative approach. The subject of this study I the teacher. The objects this study are the implementation of a learner teacher program and the abstacles that the teacher faced in applying a combination mode online. Data was collected using dokmentation method and interview method in form of interview guide. The instruments used are recording device and interview guide.the result ofthis study are (1) the implementation of a combined online mode learner teacher program meets expectations, that is at initial activities teachers are able to recognize the concept and system of teacher learner in online combination mode, at the core learning, teacher are able to answer the module, and at the end of learning, teachers are able to report on learning outcomes. (2) the obstacles are teacher are not able to use laptop, server is difficult to connect to LMS apps, and work sheet content after overlaps. Conclusions of this study (1) the implementation of a combined online mode learner teacher program (2) the obstacles ebcountered by thr mentor are from the learner teacher.keyword : combined online mode learner teacher program
PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN (KAJIAN TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN MERINGKAS, MERANGKUM, DAN MENYIMPULKAN) ., Agus Hari Wahyudi; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, (2) mendeskripsikan kendala pelaksanaan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahapan, yaitu (1) reduksi, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan menggunakan dua strategi yaitu strategi berpusat pada guru dan siswa. Sedangkan teknik yang digunakan pada dua strategi tersebut adalah diskusi, tanya jawab, penemuan, demonstrasi, inkuiri, penugasan, dan ceramah. Kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat penerapan strategi pembelajaran adalah bersumber dari siswa dan alokasi waktu. Respons siswa terhadap penerapan strategi pada pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan postif. Kata Kunci : Pembelajaran membaca pemahaman, strategi guru This study aims to (1) describe the teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading, (2) to describe the constraint in the implementation of teachers strategy in precis learning,summarize, and conclude their reading, and (3)to know students response to teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading. This study used a descriptive qualitative design with the research subject is the teacher and students in class VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. Data were analyzed by descriptive-qualitative which includes three phases, namely (1) reduction, (2) the presentation of the data, and (3) the verification and withdrawal of conclusion. The results of this study indicate that the strategy used in precis learning, summarize, and conclude is using two strategies, namely the strategy centered on teacher and students. While the techniques used in these two strategies are discussion, question and answer, discovery, demonstration, inquiry, assignments, and lectures. The constraints faced by the teacher at the application of learning strategy is rooted from students and the allocation of time. The response of students to the application of precis learning, summarize, and conclude their reading is positive. keyword : learning reading comprehension, teacher strategy
PENGGUNAAN METODE CURAH PENDAPAT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DI KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 1 SAWAN Dewi, Ni Putu Kusma; Wendra, I Wayan; Putrayasa, Ida Bagus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20380

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penerapan metode Curah Pendapat oleh guru bahasa Indonesia pada pembelajaran menulis puisi (2)kendala yang dihadapi guru bahasa Indonesia dalam menerapkan metode Curah Pendapat pada pembelajaran menulis puisi (3) kendala yang dihadapi siswa ketika guru bahasa Indonesia menerapkan metode Curah Pendapat dalam pembelajaran menulis puisi (4) respons siswa terhadap pembelajaran menulis puisi menggunakan metode Curah Pendapat oleh guru bahasa Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X IPA 2 di SMA Negeri 1 Sawan. Objek dalam penelitian ini adalahpenerapan metode Curah Pendapat, kendala yang dihadapi oleh guru dan siswadalam penerapan metode Curah Pendapat, serta respons dari siswa terhadap penerapan metode Curah Pendapat. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) metode Curah Pendapat mampu diterapkan oleh guru dengan baik dan sesuai prosedur (2) tidak terdapat kendala yang dihadapi guru bahasa indonesia dalam menerapkan metode Curah Pendapat pada materi menulis puisi (3) sebagian besar siswa tidak mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan penerapan metode Curah Pendapatoleh guru (4) sebagian besar siswa merespon positif terhadap pembelajaran dengan metode Curah Pendapat pada materi menulis puisi.
Proses Produksi Pementasan Drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar ., Ketut Adi Bawana; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi pementasan drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar dan kendala-kendala yang dialami dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama Teater Angin dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan, dan tahap pementasan. Tahap persiapan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu pemilihan tim produksi, pemilihan naskah, pemilihan pemain, dan merekam dubbing. Tahap latihan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu latihan vokal, latihan akting, panggung dekorasi, pencahayaan, busana rias, publikasi atau promosi. Tahap pementasan yang dilakukan Teater Angin dalam produksi pementasan drama yaitu, geladi bersih dan pentas. Dalam memproduksi pementasan drama Teater Angin mengalami beberapa kendala, yaitu tidak ada tempat khusus yang dapat digunakan untuk latihan, cuaca saat latihan tidak mendukung, anggota atau pemain tidak disiplin saat menghadiri latihan, naskah yang dibuat penyelesaiannya terlambat, dan perekaman dubbing mengalami keterlambatan.Kata Kunci : proses produksi, pementasan drama, teater angin This study aimed to describe the production process of drama staging of Teater Angin SMAN 1 Denpasar and the constraints of experienced in the production process of drama staging Teater Angin. This research is used by a qualitative descriptive plan. This research subject is Teater Angin SMAN 1 Denpasar. The object of this research is the production process of drama staging. The data in this research was collected through observation, interview, and documentation. The result of this research is the production process of Teater Angin drama staging is divided into three stages, namely the preparation stage, the exercise stage, and the performances stages. The preparation stage in the production process of Teater Angin drama staging drama production selection team, the selection of texts, selection of players, and recording dubbing. The exercise stage in the production process of Teater Angin drama stage is vocal practice, acting practice, decoration stage, lighting, make-up fashion, publicity or promotion. The Teater Angin staging conducted in the production of drama performance which rehearsals and performances. The theater production in the Teater Angin having some problems, that haven’t special place which can be used to practice, the weather doesn’t support practice, members or players are not disciplined while attending the rehearsal, late of script solution, recording and dubbing has been delayedkeyword : the production process, staging drama, teater angin
DESKRIPSI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN TEKNIK PEMODELAN PADA SISWA KELAS VIII SMPLB B SLB NEGERI GIANYAR ., Ni Made Susilaningsih; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan pada siswa kelas VIII SMPLB B SLB Negeri Gianyar yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pembelajaran menulis teks berita. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII dan siswa kelas VIII SMPLB B SLB N Gianyar. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) perencanaan pembelajaran menulis teks berita yang dibuat guru sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, namun masih memiliki beberapa kelemahan, (2) pelaksanaan pembelajaran melewati empat fase pemodelan, yaitu fase atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi, (3) guru menggunakan dua jenis evaluasi, yaitu penilaian hasil dan penilaian proses, (4) kendala guru dalam pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan, yaitu kesulitan dalam mencari pedoman penulisan RPP; tidak ada sarana penunjang buku teks khusus untuk SLB; kesulitan dalam pemanfaatan waktu dan komunikasi dengan siswa; serta kendala dalam mengevaluasi, (5) kendala siswa dalam pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan, yaitu kesulitan dalam menentukan judul berita dan penggunaan diksi (kata), ejaan, dan tanda baca yang tepat; tidak mengerti penjelasan materi tentang menulis teks berita dari guru; kesulitan dalam menggunakan contoh; dan terganggu dengan lingkungan sekitar kelas. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan refleksi pembelajaran menulis teks berita oleh guru.Kata Kunci : pembelajaran menulis, teks berita, teknik pemodelan This research aimed to describe the teaching of writing a news item with modeling techniques in eight grade student in SMPLB B SLB Negeri Gianyar consisting of: planning, implementation, evaluation, and constraints faced by teachers and students in learning to write a news item. The subjects were teachers who teach Indonesian in eight class and eight grade students in SMPLB B SLB N Gianyar. The object of this research was the planning, implementation, and evaluation of learning to write a news item with modeling techniques. The method of data collected in this research using observation, interviews, questionnaire, and documentation. The collected data was analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. The results of this study showed that: (1) planning of learning to write a news item that made the teacher is in conformity with the applicable curriculum, but it still has some weaknesses, (2) the implementation of learning modeling through four phases, namely phase attention, retention, reproduction, and motivation, (3) the teacher used two types of evaluation, the assessment results and assessment processes, (4) the constraints of teachers in the teaching of writing a news item with modeling techniques, namely the difficulty in finding a writing RPP guidelines; no means of supporting special text books for SLB; difficulties in the use of time and communication with students; as well as constraints in evaluating, (5) the constraints of students in learning to write a news item with modeling techniques, namely the difficulty in determining the headlines and the use of diction (word), spelling, and proper punctuation; do not understand the explanation materials about writing a news item from the teacher; difficulties in using the example; and disturbed by the environment around the classroom. The results could be used as a reflection of learning to write news item by the teacher.keyword : learning to write, news item, modeling techniques
PENERAPAN TEKNIK SKIMMING AYUNAN VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS XI IPA2 SMA DHARMA PRAJA BADUNG ., Ni Kadek Ayu Diah Prabasasti; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2987

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) meningkatkan keterampilan membaca cepat pada siswa, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan teknik skimming ayunan visual, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 SMA Dharma Praja Badung tahun ajaran 2014∕2015 yang berjumlah 42 orang siswa dan guru Bahasa Indonesia di kelas tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga metode, yaitu (1) observasi, (2) tes, dan (3) keusioner. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik skimming ayunan visual dapat meningkatkan keterampilan membaca cepat siswa. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 71,5 kemudian menjadi 77,4 pada siklus I dan meningkat menjadi 84,1 pada siklus II. (2) Langkah-langkah yang tepat dalam menerapkan teknik skimming ayunan visual adalah (a) menyampaikan materi dan langkah-langkah membaca cepat dengan teknik skimming ayunan visual, (b) meminta siswa membaca paragraf pertama dan kedua, (c) meminta siswa membaca paragraf ketiga dan selanjutnya dengan meninggalkan bagian-bagian yang tidak diperlukan, (d) meminta siswa membaca gagasan kunci serta beberapa detail yang dibutuhkan, (e) meminta siswa membaca paragraf terakhir, (f) membagikan bacaan kepada siswa dan menugaskan siswa mengukur kecepatan membacanya, (g) meminta siswa mencatat ide pokok dalam bacaan kemudian siswa diminta mengumpulkan bacaan, (h) memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan, dan (i) membahas hasil pekerjaan siswa. (3) respons siswa terhadap penerapan teknik skimming ayunan visual adalah positif. Sebagian besar siswa antusias mengikuti pembelajaran.Kata Kunci : teknik skimming, ayunan visual, membaca cepat This study was a classroom action research (CAR) study, which was aimed at (1) improving the students’ swift-reading skill, (2) describing the appropriate syntax of teaching and learning process through the implementation of the Skimming Technique of Visual Swing, and (3) describing the responses of the students toward the teaching and learning process. This study was conducted in two cycles. The subject of this study was the class XI. IPA 2 students of SMA Dharma Praja, Badung in academic year 2013/2014 that consisted of 42 students and an Indonesian teacher at that class. In this study, the data was collected in three methods, which were (1) observation, (2) test, and (3) questionnaire. The collected data was further analyzed qualitatively and quantitatively. The results of this study showed that (1) the implementation of Visual Swing Skimming Technique could improve the swift-reading skill of the students. The data of the preliminary observation showed that the mean score of the class was 71,5. This score went over to 77,4 in the first cycle and then was 84,1 in the second cycle. (2) The appropriate syntax of the implementing of the Skimming Technique of Visual Swing were (a) conveyed the material and steps of swift-reading through the Visual Swing Skimming Technique, (b) asked the students to read the first and second paragraph, (c) asked the students to read the third and further paragraphs by leaving the unnecessary parts, (d) asked the students to read the main idea and their supporting idea, (e) asked the students to read the last paragraph, (f) allotted the passage to the students and asked them to measure how swift their reading, (g) asked the students to write the main idea of that passage and then asked them to submit the passage, (h) gave the questions related to the passage, and (i) discuss the results of students’ work. (3) the responses of the students toward the implementation of the Skimming Technique of Visual Swing was positive response. Most of the students followed the teaching and learning process enthusiastically. keyword : skimming technique, visual swing, swift reading

Page 12 of 122 | Total Record : 1214