Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles
716 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB MATA PELAJARAN ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN
Azmi, Rahmi Anita;
Rukun, Kasman;
Maksum, Hasan
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.25840
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan. Hasil penelitian ini untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap kebutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis web ini. Implikasi penelitian ini pada siswa atau guru untuk mengubah pola pengajaran sesuai kurikulum saat ini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survei dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa dan guru dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini, analisis kebutuhan mengacu pada pencapaian hasil belajar siswa, kegunaan dan masalah yang dihadapi siswa dalam penggunaan media pembelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan serta perumusan media yang dibutuhkan dalam pembelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan. Subjek penelitian ini adalah 31 orang siswa TKJ dan 2 orang guru mata pelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan di SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang. Data diperoleh dengan menggunakan angket kuesioner dan dianalisis kemudian membuat kesimpulan berdasarkan interpretasi hasil analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Masih banyak siswa yang nilai pembelajarannya dibawah KKM sebesar 61,29%, 2) Keterbatasan penggunaan media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran mandiri, 3) Media yang perlu dikembangkan untuk pembelajaran Administrasi Infrastruktur Jaringan adalah media pembelajaran berbasis web (e-learning) untuk mendukung pembelajaran mandiri.
AN ANALYSIS OF THE QUALITY OF TEACHER-MADE MULTIPLE-CHOICE TEST USED AS SUMMATIVE ASSESSMENT FOR ENGLISH SUBJECT
Septi, Ni Kadek Dwi Candra;
Paramartha, A.A. Gede Yudha;
Eka Wahyuni, Luh Gede
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.25841
Assessment is an important part in teaching and learning process. An instrument that is used to assess the students’ level must be high in quality by following certain standard in constructing the instrument itself. This research is a descriptive research that aimed to investigate the quality of teacher-made multiple-choice tests that were used as summative assessment in middle test for English subject at SMP N 4 Singaraja. There are 125 items in total from 4 teacher-made multiple-choice tests. The data were collected by using document study and interview as the method with the assistance of checklist and interview guide as the instrument. The data was analyzed by comparing each item in the multiple-choice tests with a set of norms to find the congruity and further to be classified to determine the quality. The result shows that all of the teacher-made multiple-choice tests have a very good quality where 124 (99%) out of 125 items are qualified as very good and only 1 (1%) item is qualified as good. Some improvement is needed by paying more attention specifically for the unfulfilled norms.
INTEGRASI SEJARAH LOKAL MUNA SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN SEJARAH NASIONAL INDONESIA
wijaya, ardi;
Syukur, Abdul;
Umasih, Umasih
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.25966
Situs sejarah lokal yang memiliki keterkaitan materi dengan sejarah nasional Indonesia harus dapat dimaksimalkan oleh semua komponen pendidikan sebagai alternatif dalam pembelajaran sejarah yang selama ini hanya terkesan menghafal peristiwa sejarah yang ada dalam buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan mengenai pembelajaran sejarah Indonesia yang berbasis pada potensi peninggalan budaya dan situs sejarah yang terdapat di Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa situs sejarah Gua Liangkabori dan Masjid Kuba Loghiya yang ada di Kabupaten Muna dapat digunakan sebagai sumber belajar mengenai materi sejarah Indonesia masa pra sejarah dan proses masuk dan berkembangnnya islam di Indonesia. Kehadiran sejarah lokal dalam proses pembelajaran bukan untuk mendikatomi dengan sejarah Indonesia, tetapi bahwa kehadiran sejarah lokal memiliki tujuan mencairkan kebekuan dalam ruang pembelajaran serta untuk memperkaya objek sejarah yang akan digunakan dalam praktek pembelajaran. Sejarah lokal sangat diperlukan dalam proses transfer nilai-nilai kebudayaan sebagai bagian dari rencana menumbuhkan karakter peserta didik. Membuka cakrawala berfikir bahwa apa yang dialami saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses sejarah masa lampau yang ada di sekitar lingkungan peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA SIREBUNG (SISTEM RESPIRASI BURUNG ) KELAS V SEKOLAH DASAR
Laksono, Agung;
Rahmawati, Intan;
Reffiane, Fine
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26108
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa guru dalam pelaksanaan pembelajaran khususnya materi sistem pernapasan hewan hanya menggunakan media pembelajaran berupa gambar. Dan masih adanya siswa yang kesulitan dalam memahami materi, hal tersebut yang menjadikan dasar peneliti untuk mengembangkan media Sirebung (sistem respirasi burung). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan media sirebung (sistem respirasi burung) pada kelas V tema udara bersih bagi kesehatan di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengembangan media sirebung terdapat 5 tahapan yaitu (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN Pedurungan Kidul 01 (kelas Va dan Vb) dan SDN Jomblang 03. Hasil uji kevalidan diperoleh dari penilaian ahli media sebesar 84,5% (sangat baik) dan penilaian ahli materi sebesar 85,98% (sangat baik). Sedangkan hasil uji kepraktisan diperoleh dari hasil tanggapan guru sebesar 87,11% (sangat baik) dan respon siswa sebesar 94,39% (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tertarik dalam penggunaan media dan media sirebung dapat digunakan sebagai media alternatif guru dalam pembelajaran. Kesimpulannya media sirebung (sistem respirasi burung) sangat layak digunakan dikelas V tema udara bersih bagi kesehatan.
PENGEMBANGAN VALIDITAS, EFEKTIFITAS DAN KEPRAKTISAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TERAPAN
Anggreni, Ni Luh Putu;
Subagia, I Wayan;
Rapi, Ni Ketut
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26109
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model pembelajaran blended learning untuk pembelajaran siswa yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terapan. Pada pengembangan model ini menggunakan model pengembangan desain Sugiyono yang dimodifikasi menjadi tujuh tahapan. Adapun tahapan pengembangannya adalah sebagai berikut: (1) analisis kebutuhan; (2) desain draf produk data; (3) pengembangan draf produk; (4) validasi desain dan media pembelajaran; (5) validasi uji pengguna terbatas; (6) uji lapangan; dan (7) analisis, revisi akhir, dan finalisasi produk. Hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan berikut. (1) Berhasil mengembangkan rancangan desain pembelajaran blended learning, (2) Ahli desain pembelajaran memberikan nilai 87,5 %, jika dikonversi validitasnya adalah baik dan media pembelajaran memberikan validasi bahwa WEB yang digunakan running. (3) Guru dalam uji coba pengguna terbatas memberikan nilai 95% jika dikonversi validitasnya adalah sangat baik. (4) Siswa dalam uji coba lapangan menggunakan angket menunjukkan bahwa 42,86% memberikan tanggapan sangat baik, 57,14% memberikan tanggapan baik, 0% memberikan tanggapan cukup, 0% memberikan tanggapan kurang. (5) Hasil prestasi belajar IPA Terapan memiliki nilai rata-rata posttest adalah 85,36 dan nilai KKM adalah 75,00 ini berarti nilai rata-rata posttest prestasi belajar mencapai kriteria keberhasilan sesuai dengan KKM yang ditentukan di sekolah.
VALIDASI MODUL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL
Irman, Selmawati;
., Waskito
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26156
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dari modul berbasis Project Based Learningpada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital yang telah dikembangkan. Data penelitian diperoleh dari analisis angket uji validitas oleh validator yang terdiri dari 2 orang ahli materi dan ahli desain. Hasil uji validitas modul Simulasi dan Komunikasi Digital yang dinilai oleh validator memperoleh persentase rata – rata 0,83 untuk ahli desain pada kategori valid sedangkan untuk ahli materi mencapai persentase rata-rata 0,88 dengan kategori valid. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa modul berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital yang telah dikembangkan valid untuk digunakan sebagai bahan ajar pada proses pembelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital.Kata-kata kunci: Validitas, Modul, Project Based Learning, Simulasi dan Komunikasi Digital
Model Experiential Learning Berbantuan Media Konkret Berpengaruh Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa SD
Sagitarini, Ni Made Dwi;
Ardana, I Ketut;
Sri Asri, I Gusti Ayu Agung
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26432
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan mengkaji pengaruh model Experiential Learning berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa sekolah dasar dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design (eksperimen semu). Subjek yang digunakan sebagai populasi yakni 6 kelas IV dari 6 sekolah dasar dengan jumlah 204 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda biasa, kemudian dilaksanakan perhitungan uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov serta uji homogenitas varians menggunakan rumus Fisher. Selanjutnya dianalisis dengan statistik parametrik menggunakan uji-t polled varians. Hasil perhitungan memperoleh rata – rata 69,421 pada kelompok eksperimen dan rata –rata 64.000 pada kelompok kontrol, serta dipeoleh thitung = 2,400 > ttabel 1,993 dengan taraf signifikansi = 5% dan dk = 36+38–2 = 72 , maka dari itu diperoleh keputusan Ho ditolak, , sehingga disimpulkan bahwa model Experiential Learning berbantuan media konkret berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Semi Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa SD
Utami, Ni Luh Made Santi;
Ardana, I Ketut;
Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26436
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran group investigation berbantuan media semi konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan rancangan non-equivalent control group design. Sebanyak 7 kelas dari 6 SD di Gugus VI Mengwi Badung tahun ajaran 2019/2020 menjadi populasi penelitian dengan jumlah 193 siswa. Cluster Random Sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian sehingga memperoleh 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode tes dengan bentuk tes obyektif digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis data menggunakan uji-t polled varians yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas dengan rumus Fisher. Adapun analisis data yang diperoleh yaitu thitung = 4,728 > ttabel 2,000 pada taraf signikansi 5% dengan dk = 65, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok sampel. Maka dari itu terdapat pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Semi Konkret Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V SD Negeri Gugus VI Mengwi Badung Tahun Ajaran 2019/2020.
Penhgaruh Model Probing Prompting Terhadap Komunikasi Matematika Siswa SD
Suyani, Ni Made Fitri;
Wulandari, I Gusti Agung Ayu
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26805
Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan suatu permsalahan matematika dengan bahasanya sendiri disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran. Sumber terkait komunikasi matematika siswa SD masih kurang, sehingga penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model pembelajaran Probing Prompting terhadap komunikasi matematika siswa sekolah dasar dengan rancangan penelitian posttest-only no treatment control design (eksperimen semu). Subjek yang digunakan sebagai populasi yakni 6 kelas V dari 6 sekolah dasar dengan jumlah 212 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes uraian (essay) dan dilengkapi rubrik penilaian, kemudian dilaksanakan perhitungan uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov serta uji homogenitas varians menggunakan rumus Fisher. Selanjutnya dianalisis dengan statistik parametrik menggunakan uji-t polled varians. Hasil perhitungan memperoleh thitung = 3,25 > ttabel 1,99 dengan α = 5% dan dk = 73 , maka dari itu diperoleh keputusan Ho ditolak, sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran Probing Prompting berpengaruh signifikan terhadap komuikasi matematiksa siswa kelas V sekolah dasar.
Pengaruh Model Creative Problem Solving Terhadap Minat Belajar Matematika
Tini Udayani, I Dewa Ayu;
Sastra Agustika, Gusti Ngurah
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jipp.v4i2.26806
Penelitian ini memiliki rumusan masalah apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap minat kelas V SD. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran CPS terhadap minat belajar Matematika kelas V SD. Penelitian ini merupakan eksperimen semu, desain posttest only no treatment control design. Populasi yaitu seluruh kelas V SD sebanyak 8 kelas dengan total 324 siswa. Penentuan sampel penelitian teknik random sampling. Pengumpulan data metode non tes. Instrumen pengumpulan data yaitu kuesioner. Hasil analisis data (thitung =5,590 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikasi 5% (dk = = 86) maka, H0 ditolak dan Ha diterima sehingga yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Creative Problem Solving dengan kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD.