cover
Contact Name
Ni Luh Made Mahendrawati
Contact Email
made.mahendrawati@gmail.com
Phone
+628123961868
Journal Mail Official
made.mahendrawati@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
International Journal of Community Service Learning
ISSN : 25797166     EISSN : 25496417     DOI : https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i3.37047
Core Subject : Economy, Social,
International Journal of Community Service Learning is a scientific journal Community Service published by Universitas Pendidikan Ganesha. This journal is published 4 times a year, ie in February, May, August, and November. The article was published on the results of community service related to education, science, technology, socio-economics, and entrepreneurship.
Articles 631 Documents
Pendidikan Seni Musik Tradisional Manggarai dan Pembentukan Kecakapan Psikomotorik Anak Leonangung Edu, Ambros; Tarsan, Vitalis
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.822 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17484

Abstract

Salah satu unsur budaya yang menjadi aset orang Manggarai adalah seni musik tradisional. Bagi generasi sekarang, aset budya ini cenderung termajinalisasi. Rasa cinta anak-anak Manggarai untuk bermain music tradisional makin memudar. Partisipasi anak-anak dalam membawakan music tradisional budaya Manggarai memprihatinkan. Anak-anak kurang mengenal birama musik tradisional Manggarai seperti takitu, kedendit, concong, mbata, ndundu ndake, mumere. Jika fenomena ini terus dibiarkan maka lambat laun generasi anak Manggarai kehilangan warisan kekayaan leluhur yang sangat berharga. Kegiatan Pengadian kepada Masyarakat  PkM) ini dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan dan melestarikan musik tradisional Manggarai. Selain itu, kegiatan PkM ini juga dimaksudkan untuk memperkuat dan meningkatkan kecakapan motorik anak SD Barang Cibal, melalui pelatihan birama music tradisional Manggarai: ndundu ndake, concong, kedindit, dan takitu. Kegiatan ini didasarkan pada analisis situasi problematik yang dihadapi mitra, anak-anak SD di Kampung Barang Cibal. Pendekatan yang dipakai dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi melalui pelatihan. Metode yang dipakai adalah pelatihan yang dikemas dalam suasana fun learning. Tempat pelatihan dipusatkan di rumah gendang, rumah adat Manggarai, kampong Barang Cibal. Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan pelatihan ini melewati beberapa tahap: persiapan; rancangan kegiatan PkM; dan pelaksanaan
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Simulasi Praktikum IPA SMP dengan Program Simulasi Phet Sujanem, Rai; Sutarno, Erwan; Aris Gunadi, I Gede
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.979 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17485

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut. 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru IPA SMP untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. 2) Guru-guru IPA SMP dapat mengimplementasikan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam proses pembelajaran IPA. Peserta pelatihan adalah guru-guru IPA SMPN 1 Sukasada, SMP Negeri 1, 2, 3, 4, 5 Singaraja, dan SMP Lab Undiksha Singaraja. Jumlah peserta adalah 15 orang. Prosedur kegiatannya melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan media simulasi praktikum IPA dengan program PhET. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 1) peserta pelatihan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET, 2) peserta pelatihan dapat mengimplementasikan  media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan uraian ini, dapat disimpulkan bahwa para peserta pelatihan telah dapat membuat media simulasi praktikum IPA dengan program PhET dan dapat mengimplementasikan dalam pembelajaran IPA di kelas
Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Pemanfaatan Tanaman Toga Sebagai Jamu Keluarga Lestari, Siti; Roshayanti, Fenny; Purnamasari, Veryliana
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.588 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17486

Abstract

Fokus program kegiatan adalah peningkatan penghasilan anggota Keluarga Mitra melalui program unggulan budidaya tanaman toga sebagai jamu kelurga. Pembentukan kluster dalam program kegiatan ini, meliputi: (1). Kluster budidaya tanaman toga sebagai bahan baku jamu, dan (2). Kluster diversifikasi produk dari limbah jamu. Kluster ini terdiri atas dosen, mahasiswa, pemerintah kabupaten, dan masyarakat / mitra kerja yang bekerja secara sinergis dan terpadu untuk menghasilkan budidaya tanaman toga dan olahan limbah jamu. Penjaminan berkelanjutan program dilakukan melalui pengembangan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, akademisi, stake holder, dan industri. Pelaksanaan program didasarkan pada riset yang telah dilakukan oleh dosen, instansi terkait, dan mahasiswa TIM KKN-PPM Universitas PGRI Semarang yang terdiri atas berbagai disiplin ilmu. Hasil dari kegiatan KKN PPM ini adalah tersedianya bahan baku melalui budidaya tanaman toga di Kelurahan Wonolopo, diversifikasi produk dari limbah jamu berupa sabun rempah dan pupuk organik cair, dan pemasaran secara online produk jamu dan olahan dari limbah jamu. Kegiatan ini dapat menambah penghasilan masyarakat Kelurahan Wonolopo dan menciptakan 2 UMKM baru yaitu UMKM Sabun Rempah dan UMKM Pupuk Organik Cair yang berbahan baku limbah jamu
Community Partnership Program (CPP/PKM) High School Teachers in Bandung City and District in E-Learning Based Data Collection Activities Saputra, Jusep; Kandaga, Thesa; Nurcahyo, Anggoro Ari
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.857 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17507

Abstract

The purpose of the Subject Teachers Consultation (STC/MGMP) will be if the teachers are skilled, accustomed and able to develop various activities that are able to support teacher competencies. One of the activities carried out was to participate in the Community Partnership Program (PKM) program development activities with LPTKs such as Pasundan University. The STC included in the Community Partnership Program (CPP/PKM) is the Bandung and City Mathematics STC. Problems with both partners are: (1) Some teachers do not know SPSS and its benefits in research, (2) Understanding of some teachers in collecting data according to the formulation of research problems is still lacking, (3) Some teachers do not know e-learning applications that use video conference. This problem has an impact on the inhibition of research and an increase in the rank of teachers. Approach methods used to overcome problems with training, mentoring, and mentoring. The two partners' solution-resolution procedures will be carried out by the team as follows: (1) Training, mentoring and mentoring in using SPSS features, (2) Training in using e-learning applications (3) Training, mentoring, and mentoring in collect data according to the formulation of research problems. CPP was attended by 14 Mathematics Teachers from the City of Bandung, and 17 Mathematics Teachers from Bandung Regency who were each from the Bandung City and Regency STC. The first meeting resulted in the following conclusions: (1) The quality of CPP in formulating problems, testing instruments, using SPSS features, and video conferencing conducted was very good, (2) The ability of teachers to understand, master, and train in making either test or non-test research instruments are in a pretty good category, (3) the teacher's ability to input data according to data or the scale of the data is in a good category, (4) The teacher's ability to use video conferencing to get guidance and assistance in doing the work is in good category.
ASEAN Class Program di MTs. Muhammadiyah 1 Malang Rijal, Najamuddin Khairur; Prasodjo, Haryo; Prinanda, Devita
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.056 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i2.17518

Abstract

This program is aimed to providing knowledge to students of MTs. Muhammadiyah 1 Malang about ASEAN and ASEAN Community. This is based on the lack of information for students about ASEAN because of the limitations of learning materials and information about ASEAN is only as a sub-subject. In addition, the school sees the importance of international insight to realize the vision of Elegant Morally, Excellent Intelectually. Therefore, through the ASEAN Class Program, there are activities such as the introduction of ASEAN and ASEAN community, sharing culture with Thai students, and sharing experiences and motivation with students who have international experience. The methods of activities include lectures, sharing, and discussion as well as pre-test and post-test. The result shows that there is an increased knowledge and understanding of participants about ASEAN and ASEAN Community and misinformation about ASEAN member countries and the ASEAN Community pillar can be corrected.
Green Activist : Komunitas Mahasiswa Cinta Lingkungan dalam Pengelolaan Sampah di Tarakan Annisa, Muhsinah; Muchlas Abrori, Fadhlan; Kartini, Kartini; Toding Bua, Agustinus
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.254 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i1.17746

Abstract

Kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan pembentukan komunitas Aktivis Hijau. Kegiatan telah dilakukan berdasarkan 3 tahap, yaitu: persiapan, kerja sama dan aplikasi. Evaluasi kegiatan dilakukan 2 kali pada tahap persiapan dan implementasi. Tahap persiapan adalah kegiatan untuk pengenalan pengelolaan limbah 4R (mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang dan mengganti) untuk mempersiapkan siswa tentang pengetahuan dan keterampilan pengelolaan limbah. Tahap kerjasama dilakukan melalui diskusi antara siswa di komunitas Aktivis Hijau dan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tarakan, terutama untuk membahas lokasi dan waktu kegiatan. Tahap aplikasi adalah tahap akhir, di mana siswa menerapkan hasil yang telah diperoleh pada tahap persiapan. Hasil evaluasi pada tahap persiapan dan implementasi diperoleh nilai rata-rata untuk setiap aspek yang baik dan memiliki rata-rata di atas 75
Advantageous of Volunteerism Values for Indonesian Community and Neighbourhoods Adha, Muhammad Mona
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.52 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i2.17779

Abstract

The skills and participation of citizens are urgently needed for progress and prosperity in the community. Volunteerism opens opportunities for each individual to participate and contribute based on the knowledge and experience he has had in previous voluntary activities. Qualitative research implemented on this research, and ethnography method to explore the cultural background and young people engagement. Young people participation in voluntary activity has a positive impact on building community solidarity that strengthens togetherness and kinship. Sympathy and empathy are strengths in increasing individual motivation in voluntary activities. Volunteerism creates space for interaction and communication between individuals involvement in social activities. Social capital that runs well will bring about social welfare, this can be started from the involvement of individuals called active citizenship. The implications from the research are: 1) community need some positive activity and opportunity to engage; 2) the more young people engage with the social activities the more they are trained and experienced.
PKM- Pengabdian Kepada Masyarakat : Kaligrafi Sabut Kelapa Lukitoyo, Pristi Suhendro; Nasution2, Elvida Liani; Sarini3, Indah; Imanda Putra, Pratama
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.611 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i2.17811

Abstract

Kegiatan PKM-M ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan masyarakat khususnya Ibu-ibu rumah tangga yang ada di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Adapun program yang dilakukan ialah pelatihan pembuatan kaligrafi dari limbah sabut kelapa. Desa Suka Maju memiliki banyak sekali tanaman pohon kelapa milik masyarakat sekitar. Selama ini masyarakat di Desa tersebut belum memiliki pemahaman mengenai pemanfaatan limbah sabut kelapa yang notabene bisa dijadikan sebuah barang yang memiliki nilai jual. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode teknik penyuluhan dan pelatihan. Teknik penyuluhan dalam kegiatan ini merupakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan sabut kelapa sebagai barang yang memiliki nilai jual. Dengan demikian masyarakat memiliki pemahaman tentang pemanfaatan dan pendayagunaan limbah tersebut. Setelah melakukan penyuluhan selanjutnya dilakukankegiatan pelatihan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam membuat kaligrafi dari sabut kelapa. Pelatihan ini diajarkan dari tahap awal hingga akhir sehingga mereka memiliki kemampuan yang matang dalam membuat produk tersebut. Hasil dari kegiatan ini ialah Masyarakat memiliki kemampuan untuk membuat produk dari bahan limbah secara mandiri, Membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga, dan Menambah penghasilan masyarakat dari hasil penjualan produk kaligrafi sabut kelapa.
Pelatihan Kepada Guru SD untuk Mengajarkan Konsep Luas Bidang Datar dengan Menggunakan MEQIP (Mathematic Eduation Quality Improvement) Kurniawan, Dydik; Wahyuningsih, Tri; Pangadongan, Fara Virgianita
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.671 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i2.17812

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru SD untuk Mengajarkan Konsep Luas Bidang Datar dengan menggunakan MEQIP (Mathematic eduation quality Improvement) di SD Samarinda Kota. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah “Pelatihan”. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah: Persiapan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. Keberhasilan kegiatan pelatihan ini akan dievaluasi melalui proses yang dilihat dari aktivitas peserta mengkuti kegiatan pelatihan. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah para guru SD Se-Kota Samarinda yang direncanakan dan di undang berjumlah 43 orang. Pelaksanan kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi dan presentasi hasil pelatihan. Materi yang diberikan terdiri dari 5 materi, yaitu Sumber dan media pembelajaran serrta pentingnya alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD, Pengenalan MEQIP. Peragaan penggunaan alat peraga luas segitiga, segiempat dan lingkaran. Dari hasil pelatihan guru-guru mampu memanfaatkan alat peraga yang tersedia di sekolah secara maksimal, dan mampu mengajarkan konsep-konsep matematika dengan benar sehingga siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan baik.
Penangkal Sugesti Pickpocket di Kalangan Masyarakat Medan Deli Sakdiah, Halimahtun; Khuzaimah, Khuzaimah; Suryadi, Erwin; Santoso, Kiki; Syavira, Riri; Julani, Rita
International Journal of Community Service Learning Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.875 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v3i2.17813

Abstract

Medan Deli adalah salah satu dari 21 Kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia.  Kawasan Medan Deli terletak sekitar 100 PT lebih Kawan Industri seperti, Rumah Potong Hewan, Pajak Titipan, PT Swallow, Pengerajin Tas, Pengerajin Sofa, KIM, Wijaya Karya PT, Putri Hijau PT dan Industri Perabot Rumah Tangga. Pickpocket merupakan bentuk kejahatan mencopet dengan tipu daya sugesti dikenal dengan istilah bahasa Inggris yang dalam artian bahasa Indonesia adalah tukang copet atau pencopet. jenis pickpocket yaitu Medical, Forensic, Forensic. Pelatihan cara penangkal Sugesti Pickpocket akan dilaksanakan di Aula kantor Camat Medan Deli. Program penangkal Sugesti Pickpocket adalah program yang dirancang untuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Deli dan masyarakat sebagai wadah pelatihan mengantisipasi terjadinya kejahatan pencopetan dengan tipudaya sugesti dikalangan masyarakat. Kegiatan berlangsung selama4 bulan, meliputi sosialisasi pada bulan pertama, pelatihan kader pada bulan kedua, melakukan pengontrolan atau pengamatan kembali pada tempat sasaran pada bulan ketiga dan keempat. pelatihan berlangsung dimulai dari free test dan post test dapat  mengetahui tingkat pengenalan masyarakat dan masyarakat yang pernah mengalami dari berbagai tipu daya sugesti. Beberapa masyarakat yang telah mengalami sugesti dimulai  melalui secara langsung di dalam angkot dan melalui handphone mereka sangat mengalami trowma dengan adanya tindakan kejahatan yang mereka alami, sehingga tim pengabdian membuat pelatihan hynoterapi bagi masyarakat yang telah mengalami sugesti.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): May Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 4 (2024): November Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus Vol. 8 No. 2 (2024): May Vol. 8 No. 1 (2024): February Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023 Vol. 7 No. 4 (2023): November Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022 Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 3 (2021): Agustus Vol 5, No 2 (2021): May Vol 4, No 4 (2020): November 2020 Vol. 4 No. 4 (2020): November 2020 Vol. 4 No. 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): February 2020 Vol. 3 No. 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol. 3 No. 3 (2019): August 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 2 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol. 2 No. 4 (2018): November 2018 Vol. 2 No. 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol. 2 No. 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol. 1 No. 2 (2017): August 2017 Vol. 1 No. 1 (2017): May 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 More Issue