cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PSIKIATER DALAM RANAH HUKUM PERADILAN PIDANA Muhammad Farhan Abdillah; Iman Santoso
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42697

Abstract

Ilmu hukum pidana memberikan persyaratan untuk dikatakan seseorang melakukan suatu tindak pidana harus memenuhi unsur perbuatan yang secara sah melanggar hukum atau mempunyai sifat melawan hukum secara normatif, Psikiatri Forensik mempunyai kedudukan berarti dalam bidang hukum pidana selaku faktor pembuktian dalam pertanggungjawaban pidana. Psikiatri memastikan besar kecilnya tanggung jawab seorang dalam melanggar hukum pidana. Kerap seseorang dalam tiap hari nampak pikiranya wajar, namun dalam pengecekan psikiatri jelas mengidap kendala jiwa yang kurangi tanggung jawabnya, tetapi dia menemukan hukuman yang berat. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui peran dan kedudukan psikiater dalam sistem peradilan pidana. Metode penelitian dalam tulisan ini menggunakan kajian pustaka (literature research), dengan menerapkan pendekatan kualitatif penelitian ini dapat di buat. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menginterpretasikan suatu gejala seperti gejala sosial yang memfokuskan pada gambaran utuh dari sebuah fenomena yang akan diteliti. Hasil pembahasan menunjukkan peran psikiater sebagai legal agent dari aparat penegak hukum dan dalam sistem peradilan pidana didudukkan sebagai ahli dalam setiap tahapan pemeriksaan dalam hukum acara pidana baik dalam tahap pemeriksaan penyidikkan, pemeriksaan tambahan pada penuntutan dan keterangan ahli pada pembuktian di persidangan.
UPAYA PENANGGULANGAN DAMPAK OVER KAPASITAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ARGA MAKMUR Rey Japa Bramada; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42698

Abstract

Angka kejahatan yang semakin meningkat disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Tingginya angka kejahatan menggambarkan banyaknya pelaku tindak pidana yang akan menjadi penghuni lapas untuk menjalani pembinaan sebagai bentuk hukuman. Lapas yang mengalami over kapasitas mengalami hambatan dalam melaksanakan system pemasyarakatan sebab fungsi tidak berjalan dengan maksimal. Penelitian ini akan membahas tentang upaya penanggulanga dampak over kapasitas di Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan penyebab dari permasalahan over kapasitas yaitu penahanan pra persidangan, Kurang maksimalnya penggunaan jenis pemidanaan lain selain penjara, tingkat residivis yang masih tinggi, dan akses terpidana kepada Advokat yang terbatas. Lapas Arga Makmur melakukan upaya-upaya dalam menanggulangi dampak over kapasitas seperti menerapkan program reintegrasi sosial sebagai strategi jangka panjang mengurangi over kapasitas, menciptakan zero HALINAR di lingkungan Lapas dan menjaga serta melindungi kesehatan fisik dan mental warga binaan.
MITIGASI BANJIR PADA SAAT PANDEMI COVID 19: SUDAH SIAPKAH PEMERINTAH DKI JAKARTA? Natalia Yeti Puspita; Fachrudin Sembiring; Angga Reynady Hermawan Putra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42700

Abstract

Provinsi DKI Jakarta merupakan ibu kota negara Indonesia dan juga pusat kegiatan penting lainnya di Indonesia. Akan tetapi di sisi lain, Provinsi DKI Jakarta termasuk ke dalam wilayah yang rawan bencana alam. Setiap tahun terutama pada saat musim penghujan, DKI Jakarta selalu dilanda banjir. Pada tahun 2021, DKI Jakarta dihadapkan pada persoalan penanggulangan banjir di tengah pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tentang kesiapan Pemerintah DKI Jakarta dalam melakukan mitigasi banjir pada saat pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif yaitu penelitian yang mengutamakan data sekunder sebagai data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 58 tahun 2020 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Ancaman Bencana Banjir dan Angin Kencang pada Musim Hujan di Masa Pandemi Covid-19. InGub ini menjadi pedoman hukum bagi pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan mitigasi banjir pada saat pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut membuahkan hasil yaitu dampak kerugian banjir pada tahun 2021 (pada saat pandemi Covid-19) di DKI Jakarta lebih rendah dibandingkan dengan banjir pada tahun 2020. Meskipun demikian di dalam praktik masih terjadi kegagapan pemerintah dalam penanggulangan banjir pada saat pandemi Covid-19. Terbukti dengan belum siapnya aturan terkait pengungsian pada saat pandemi Covid-19 dan ditemukannya kasus positif Covid-19 dari klaster pengungsi pada saat banjir di Jakarta pada tahun 2021. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membuat kebijakan penanggulangan bencana banjir pada saat pandemi Covid-19.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS I TANGERANG Indah Tri Utari; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42702

Abstract

Penilitian ini bertujuan sebagai pendoma atau acuan bagi masyarakat luas untuk mengetahui Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam Bagi Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang. Jumlah narapidana narapidana narkotika yang mengikuti pelaksanaan pendidikan agama islam di Lapas Klas I Tangerang sejumlah 185 orang, dalam hal ini pendidikan agama islam khususnya di Lapas Klas I Tangerang memiliki peranan penting dalam proses pembinaan, agar narapidana dapat memperbaiki diri, memperkuat iman dan taqwa, serta menjauhi segala hal yang negatif dari barang-barang terlarang tersebut yang dapat merugikan mereka. Serta membantu narapidana untuk mengembalikan kepercayaan dirinya dan menjadi manusia mandiri dan siap untuk menghadapi masa depan yang akan mereka jalankan setelah narapidana telah menjalani masa pidananya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara pendekatan deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan kondisi Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam Bagi Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang, serta Faktor Pendukung dan Penghambat dalam pelaksanaanya.
OPTIMALISASI PELAKSANAAN PROGRAM PENGAWASAN DAN PEMBIMBINGAN PADA KLIEN PEMASYARAKATAN DALAM MASA PANDEMI COVID-19 PADA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I MEDAN M. Reza Fahlevi Ms; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi serta upaya yang dapat dilakukan guna mengoptimalkan pengawasan dan pembimbingan pada masa pandemi Covid-19 pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan oleh Pembimbing Kemasyarakatan, sehingga hak-hak klien pemasyarakatan bisa terpenuhi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis induktif dengan tahap reduksi data, unitisasi dan kategorisasi serta pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 terdapat beberapa perubahan prosedur pelaksanaan bimbingan dan pengawasan klien yang dulunya dilakukan secara tatap muka seluruhnya menjadi melalui daring dan sebagian tatap muka. Pembimbingan klien dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas untuk meningkatkan kualitas, ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, intelektual, sikap dan perilaku, profesional, kesehatan jasmani dan rohani Klien Pemasyarakatan, selama masa pandemi Covid-19 proses pengawasan dan pembimbingan pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan dilaksanakan via aplikasi yang dinamakan SIMBOL (Sistem Bimbingan Online) yang  merupakan aplikasi berbasis web yang diinisiasi akibat adanya kebutuhan untuk melaksanakan bimbingan klien Bapas Medan secara daring di tengah pandemi Covid-19. Kendala yang muncul selama proses pembimbingan pada masa pandemi meliputi kurangnya kedisiplinan klien melaksanakan pembimbingan, terdapat beberapa wilayah zona merah dan kurangnya personil baik pada Bapas I Medan maupun pos bapas di daerah. Solusi untuk masalah tersebut adalah memberikan himbauan rutin pentingnya pelaksanaan bimbingan bagi klien agar hak yang telah mereka terima baik itu asimilasi ataupun integrasi tidak dilakukan pencabutan, memaksimalkan penggunaan aplikasi SIMBOL (Sistem Bimbingan Online) untuk mengatasi permasalahan klien yang berada di daerah zona merah, serta menambah jumlah personel pada kantor pusat Bapas Medan dan juga pada pos Bapas.
UPAYA PENCEGAHAN, PENANGANAN, PENGENDALIAN, DAN PEMULIHAN VIRUS COVID-19 DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I CIPINANG Muhammad Zulham; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42704

Abstract

Dalam menghadapi pandemic Covid-19 pada saat ini, penjara dinilai sangat rentan akan terjadinya penyebaran virus covid-19 mengingat kondisi jumlah penghuni yang tidak sebanding dengan jumlah hunian yang mengakibatkan kepadatan sehingga virus covid-19 sangat mudah menular apabila salah seorang terinfeksi virus covid-19. Melalui Keputusan   Direktorat   Jendral   Pemasyarakatan Nomor Pas-08.OT.02.02 Tahun 2020 Tentang Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan Virus Covid-19, Rumah Tahanan Kelas I Cipinang sudah mengimplementasikannya agar dapat mencegah penyebaran virus covid-19 yang semakin massif. Melalui penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penulis ingin menjelaskan bagaimana keberhasilan Rutan Cipinang dalam menerapkan kebijakan tersebut.
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN SEBAGAI MEDIATOR DALAM PROSES DIVERSI ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM Dadang Suherlan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42705

Abstract

Pembimbing Kemasyarakatan mempunyai peran dan fungsi dalam melakukan diversi terhadap Anak yang berhadapan dengan hukum, salah satu peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam melaksanakan diversi, yaitu sebagai mediator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Pembimbing Kemasyarakatan sebagai mediator dalam pelaksanaan diversi terhadap Anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pembimbing kemasyarakatan sebagai mediator harus dapat bertindak adil terhadap pelaksanaan diversi yang artinya tidak berpihak kepada siapapun, kemudian Pembimbing Kemasyarakatan harus memiliki keterampilan untuk dapat memudahkan dalam melaksanakan proses upaya diversi. 
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN GUNA MENCEGAH RESIDIVISME PADA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I JAKARTA BARAT Muhamad Ega Setiawan Poetra; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42709

Abstract

Dalam pelaksanaan pembimbingan klien oleh bapas, terlihat hingga saat ini masih didapati klien yang melakukan pengulangan tindak pidana/residivisme. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini membahas tentang bagaimana peran dari pembimbing kemasyarakatan guna mencegah residivisme terhadap klien di Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber datanya bersumber dari kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian menghasilkan dalam rangka pembimbingan guna mencegah residivisme terhadap klien, Bapas Kelas I Jakarta Barat melaksanakan bimbingan kepribadian berupa konseling, bimbingan kemandirian berupa pelatihan keterampilan dan pengawasan. Dalam pelaksanaan pembimbingan masih didapati kendala-kendala sehingga tujuan pembimbingan belum maksimal yaitu rendahnya komitmen klien untuk lebih baik, factor ekonomi dan lingkungan klien, lemahnya pengawasan, dan pembimbingan bapas yang perlu ditingkatkan.
OPTIMALISASI PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN NARAPIDANA DALAM BENTUK BPJS DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I CIPINANG Aditya Akbar; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42710

Abstract

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling mulia dan mempunyai derajat yang sama sebagai manusia. Hak yang sama sebagai manusia sudah seharusnya tercapai. Hak inilah yang disebut sebagai Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam hal ini dapat dikaitkan dengan bagaimana pembangunan Kesehatan yang dibuat ada dasarnya untuk menyangkut segala segi kehidupan masyarakat dan berlangsung pada setiap individu, tak terkecuali mereka yang sedang menajalani hukuman di dalam Rumah Tahanan atau Lembaga Pemasyarakatan. Pada penelitian kali ini penulis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitiannya adalah pada Unit Pelaksana Teknis masih perlu peningkatan untuk melakukan program BPJS tersebut supaya lebih optimal.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PETUGAS DI TENGAH KONDISI OVERCROWDING (The Effect of Transformasional Leadership on Emplyoee’s Organizational Citizenship Behavior in The Middle of Overcrowding) Frischa Mentari Safrin; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.42712

Abstract

Pemimpin merupakan orang yang berpengaruh dalam organisasi terutama dalam kondisi overcrowding, tetapi seluruh Sumber Daya Manusia juga memiliki peran penting dalam kemajuan organisasi. Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam telah mendapati beberapa penghargaan karena gaya kepemimpinan yang cenderung mendorong pengikutnya untuk mengubah motif, kepercayaan, dan nilai atau biasa disebut kepemimpinan transformasional. Mulai dari penghargaan yang diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah hingga penghargaan yang diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM RI. Merupakan sebuah apresiasi untuk SDM yang telah memiliki kemauan melakukan pekerjaan diluar tanggung jawabnya atau biasa disebut Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Lokus penelitian di  Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam, menggunakan populasi sebanyak 75 orang. Menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel secara purposive sampling, mendapati sampel sebanyak 63 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar secara online. Analisis data dengan menggunakan IBM SPSS 25. Instrumen pada penelitian ini telah diuji validitas dan reliabilitas, mendapati hasil yang valid dan reliabel untuk semua instrumennya. Menggunakan uji regresi linear sederhana. Dengan hasil variabel X berpengaruh positif terhadap variabel Y, nilai R square sebesar 41,8%. Menghasilkan persamaan regresi Y = 13,251 + 0,895X, berarti persamaan regresi ini berbanding lurus karena nilai koefisien b memiliki nilai positif.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol 4, No 3 (2016): September Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue