cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2023)" : 19 Documents clear
PENYULUHAN PERAWATAN KAKI DIABETIK KEPADA PESERTA PROGRAM PROLANIS DI PUSKESMAS BULELENG II TAHUN 2022 I Gede Surya Dinata; Udrayana, Oka; Ketut Suparna; Ida Ayu Setyawati Sri Krisna Dewi; Kadek Surya Candra Wijaya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.51538

Abstract

Jumlah pengidap penyakit diabetes mellitus (DM) terus meningkat setiap tahun, seiring perubahan gaya hidup masyarakat global yang tidak sehat. Diperkirakan di seluruh dunia, lebih dari 500 juta orang dewasa hidup dengan DM. Peningkatan ini berdampak pada tingginya angka komplikasi DM, khususnya pada kaki akibat kerusakan pembuluh darah, saraf, gangguan system imun dan penyembuhan luka. Komplikasi DM pada kaki berupa adanya luka, infeksi, perubahan bentuk kaki yang sangat mengurangi kualitas hidup dan menjadi beban sosial dan kesehatan yang berat. Untuk itu diperlukan upaya pencegahan terjadinya komplikasi pada kaki pengidap DM untuk mencegah perburukan penyakit dan penurunan kualitas hidupnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan edukasi kepada pengidap penyakit DM, yang sebagian besar berobat ke Puskesmas sebagai peserta Prolanis, dengan metode penyuluhan dan diskusi dua arah. Edukasi dengan metode ceramah, dilaksanakan pada peserta Prolanis di Puskesmas Buleleng II, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan mampu melakukan tindakan perawatan kaki diabetic. Tanpa pemberian informasi yang baik, sehingga tidak memiliki pengetahuan yang benar, pengidap DM berisiko mengalami komplikasi pada kaki yang cukup serius, memerlukan perawatan di rumah sakit, bahkan kehilangan tungkai dan berakibat fatal.
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS BERBASIS BUDAYA LOKAL DI DESA WISATA BANGKA KENDA Menggo, Sebastianus; Jem, Yosefina Helenora; Fatmawati; Robertus Ansi; Yakobus Sandiawan Asman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.51979

Abstract

Bahasa dan budaya memiliki hubungan erat, tidak ada performansi ritus budaya tanpa menggunakan bahasa. Performansi aneka ritus budaya, tidak dapat dipisahkan dari kemampuan berbahasa. Kecakapan berbahasa Inggris berimplikasi pada interpretasi makna atas pertunjukkan ritus budaya. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendorong peningkatan partisipasi masyarakt desa untuk mampu menarasikan aneka performansi ritus-ritus budaya lokal dalam bahasa Inggris kepada wisatawan dan kesadaran untuk pemertahanan nilai-nilai budaya. Peserta PkM ini berjumlah 30 orang. Pengabdian ini dijalankan di dua tempat, yakni Kapela Kenda dan SDI Kenda selama dua bulan. Ceramah, bermain peran, diskusi kelompok kecil, serta presentasi merupakan pendekatan yang diterapkan untuk mencapai tujuan PkM. Hasilnya mengindikasikan bahwa peserta mampu menjelaskan dalam bahasa Inggris tradisi budaya lokal mereka dan tersedianya teks-teks tertulis untuk sejumlah ritus budaya.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN (HDK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKASADA I Sekarini, Ni Nyoman Ayu Desy; Putu Irma Pratiwi; Anjar Triastuti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.52252

Abstract

HDK merupakan hipertensi yang dapat terjadi pada masa kehamilan. HDK sangat berdampak kepada kesehatan ibu dan jani. Berbagai faktor resiko dapat menyebabkan HDK salah satunya peran kader. Kader merupakan anggota masyarakat yang paling dekat dengan ibu hamil, sehingga diharapkan daer dapat melaksankan pencegahan terhadap kejadian HDK. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan kader posyandu dalam melaksanakan pencegahan HDK. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu pada tahap pelatihan kader diberikan materi dan diajarkan keterampilan mengukur tekanan darah dengan tensi mater digital. Hasil Prettes dan posttes yang telah dilakukan terdapat rata-rata peningkatan pengetahuan sejumlah 30 poin. Berdasarkan data tersebut juga dapat dilihat bahwa Sebagian besar 9 (60%) peserta memiliki pengetahuan baik. Pada tahap pendampingan seluruh kader telah melaksanakan penyuluhan dan pengukuran tensi pada ibu hamil dalam upaya pencegahan HDK. Diharapkan kader posyandu secara rutin dan berkelanjutan melaksakan penyuluhan terkait HDK dan mengukur tekanan darah pada ibu hamil saat kegiatan posyandu berlangsung
PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM DI AREA WISATA SEBAGAI LANDASAN PEMBUATAN INKUBATOR BISNIS DI KELAS KEWIRAUSAHAAN SMK Zulaikah, Siti; Wisodo, Hari; Hapsoro, Cahyo Aji; Azzahro, Rossyda; Hasan, Muhammad Fathur Rouf
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.52937

Abstract

Pembelajaran berbasis Alam memanfaatkan obyek sekitar dalam mempelajari suatu bidang ilmu. Pembelajaran Alam banyak digunakan dalam sistem pendidikan sebagai solusi alternatif untuk mengembangakn budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran berbasis alam pada kelas kewirausahaan di SMK sebagai incubator bisnis. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa sosialisasi dan diskusi mengenai potensi alam Donomulyo seperti Karst, Mangrove, dan area pantai. Kegiatan fokus pada Area Wisata Pantai selatan Jawa dengan beberapa jenis wisata berupa Karst, pantai, Gua, dan Mangrove. Kegiatan dimulai dengan pembuatan rundown potensi alam serta potensi yang dapat dikembangkan sebagai landasan pembentukan inkubator bisnis. Inkubator bisnis dirancang untuk pengembangan basis jenis wisata. Beberapa diantaranya, pengolahan bahan baku seperti hasil laut menjadi product yang marketable, pengembangan Wisata Mangrove menjadi wisata Edukasi, Pengembangan Science Corner dan Pemanfaatan Karst menjadi obyek Wisata. Hasil sosialisasi ini mendapat antusiasme masyarakat, yakni 90% setuju terhadap program ini.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI LINGKUNGAN FORUM GURU AGAMA NASIONAL UNTUK MEMINIMALKAN SIKAP INTOLERAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI KELAS Agustian, Murniati; Wibawa, Dhevy Setya; Tampubolon, Lamtiur H; Lubuk, Frederica Ranithya; Fortuna, Virginia Natasya Dewi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.53135

Abstract

Abstrak Indonesia dikenal sebagai masyarakat beragam dari aspek budaya, suku bangsa, ras dan agama. Keberagaman menjadi aset bangsa namun bisa menimbulkan friksi dan berakhir dengan konflik yang mengganggu integrasi bangsa. Hasil beberapa penelitian menunjukkan guru belum optimal dalam memberikan pemahaman tentang makna toleransi kepada siswa. Tujuan PkM meningkatkan kompetensi guru agama untuk meminimalkan sikap intoleran dengan pendekatan pendidikan multikultural. Jumlah peserta 50 orang, mengajar agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu. Metode pelatihan: pembahasan konsep, pemutaran video, diskusi kelompok, diskusi kelas dan membuat rencana tindak lanjut. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang pendidikan multikultural. Ini berdampak pada kesadaran guru bahwa peran guru dan materi ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, bangsa dan negara. Peserta merancang kegiatan pembelajaran dengan pendekatan multikultural yang didampingi oleh tim PkM. Kata kunci: guru, pendidikan multikultural, strategi pembelajaran Abstract Indonesian society is known as a diverse society both in terms of culture, ethnicity, race and religion. Diversity is an asset of the nation, but it can cause friction and end in conflicts that disrupt national integration. The results of several studies show that teachers are not optimal in providing an understanding of the meaning of tolerance to students. The aim of this community service (PkM) is to increase the competence of religious teachers to minimize intolerant attitudes with a multicultural education approach in the classroom. The number of participants was 50 people teach Islam, Christianity, Catholicism, Buddhism, and Hinduism. The training methods include discussing concepts, watching videos, group discussions, class discussions and making follow-up plans. The results of the PkM showed an increase in participants' understanding of multicultural education. This has an impact on teachers' awareness that the role of teachers and materials is very important and needed in the life of society, nation and state. Participants designed learning activities with a multicultural approach assisted by the PkM team. Keywords : teacher, multicultural education, learning strategies
PELATIHAN PEMBINA PRAMUKA DI MADRASAH ISLAMIYAH PEKAN DOLOK MASIHUL M. Faisal Ansari Nasution; Budi Valianto; ratno, Puji; Mesnan; M. Irfan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.53668

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada guru madrasah Islamiyah Pekan Dolok Masihul menjadi Pembina pramuka dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah tersebut. Pembina pramuka    menjadi faktor utama dalam melaksanakan kegiatan di setiap sekolah. Kegiatan ekstarkurikuler pramuka sendiri adalah kegiatan wajib yang harus dilaksanakan di setiap sekolah. Kegiatan pelatihan pembina pramuka dilaksanakan di Madrsah Islamiyah Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul. Kegiatan pelatihan pembina pramuka adalah salah satu upaya perguruan tinggi khususnya dosen dalam mengaplikasikan keilmuannya kepada masyarakat. Metode kegiatan ini meliputi observasi awal, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah 4 orang pembina pramuka yang sudah mengikuti dan lulus kursus mahir dasar (KMD) pramuka, sebagai syarat utama menjadi pembina pramuka yang kompeten dalam kegiatan latihan pramuka.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN VIDEO ANIMASI SATUA BALI DI SD NEGERI 1 BAKTISERAGA, SINGARAJA Firstia Wirabrata, Dewa Gede; Dewa Bagus Sanjaya; Sukadi; Dewa Ayu Puteri Handayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.53873

Abstract

Pendidikan karakter menjadi kemudi dan kekuatan suatu bangsa agar tetap eksis di mata bangsa dan negara-negara lain. Dalam rangka penanaman karakter institusi pendidikan sangat berperan satrategis. Menjadi kewajiban pihak sekolah untuk selalu berupaya, berkreasi, dan berinovasi dalam penanaman karakter kepada anak didik. Sekolah menjadi salah satu tempat yang sangat strategis dalam menanamkan karakter. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) untuk mengetahui nilai karakter melalui video animasi satua Bali dalam pembelajaran kepada siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Baktiseraga, 2) Mengetahui aktivitas dan prestasi siswa dalam penerapan video animasi satua Bali dalam pembelajaran di SD Negeri 1 Baktiseraga. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah: ceramah, diskusi, dan praktik pembelajaran. Subjek sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 28 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah (1) Video animasi satua Bali mengandung nila-nilai karakter seperti: jujur, rajin, mandiri, kerja keras, disiplin. Prestasi siswa dalam pembelajaran melalui video animasi terjadi peningkatan dari sebelumnya rata-rata 8,70 menjadi 9,10. Aktivitas siswa khususnya dalam menyampaikan pendapat juga terjadi peningkatan dari 16 orang siswa (55%) meningkat menjadi 23 orang siswa ( 85%). Kata-kata kunci: video animasi satua Bali, nilai karakter dalam pembelajaran
PEMETAAN KEDALAMAN LAUT UNTUK ZONA BUDIDAYA TERUMBU KARANG I Putu Ananda Citra; I Wayan Krisna Eka Putra; I Made Sarmita
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.54911

Abstract

Desa Temukus Kecamatan Banjar merupakan desa pesisir yang mengembangkan wilayah pesisir dengan salah satu programnya adalah budidaya terumbu karang. Namun, menemui kesulitan untuk memetakan kedalaman laut sebagai salah satu syarat budidaya terumbu karang. Tujuan dari kegiatan ini membuat Peta Batimetri wilayah pesisir Desa Temukus secara partisipatif. Masyarakat yang dilibatkan adalah kelompok nelayan, kelompok masyarakat pengawas dan kelompok sadar wisata Desa Temukus. Pendekatan partisipatif kepada kelompok masyarakat sasaran. Metode pemberdayaan masyarakat yaitu dengan metode diskusi, praktek kerja lapangan, dan pelatihan serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan antusias dan keaktifan dari kelompok sasaran. Menggunakan GPS dan Aquamaps dalam proses pemetaan kedalaman laut. Peta kedalaman laut (Peta Batrimetri) Desa Temukus sebagai dasar pembuatan zona konservasi wilayah pesisir. Konservasi wilayah pesisir dengan menentukan zona untuk pengembangan ekosistem terumbu karang. Pemetaan kedalam laut sebagai salah satu syarat hidup dari terumbu karang. Melibatkan kelompok nelayan, masyarakat pengawas, dan kelompok sadar wisata dalam tahap pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengawasan zona terumbu karang secara sistematis. Keberlanjutan kegiatan sangat memungkinkan karena pemahaman pentingnya menjaga terumbu karang sudah disadari dalam menjaga ekosistem laut terutama perikanan dan pariwisata.
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BERBASIS PERIKANAN SEBAGAI PENUNJANG PARIWISATA DI DESA SAMBIGEDE KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Kiranawati, Titi Mutiara
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.33556

Abstract

Desa Sambigede Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, merupakan desa yang mempunyai potensi sumber daya alam perikanan yang melimpah serta potensi wisata Kebon Watu. Ekonomi masyarakat bertumpu pada hasil perikanan, seperti menjual ikan segar di pasar setempat. Masyarakat belum mampu mengembangkan secara maksimal keunggulan tersebut untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan. Permasalahan yang dirasakan yaitu tingkat pengetahuan masyarakat dalam teknologi pengolahan produk olahan hasil perikanan yang bermutu atau sesuai Standar Nasional Indonesia masih rendah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan pengolahan ikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sebagai penunjang pariwisata. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pendampingan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan ikan menjadi kerupuk tulang dan kulit ikan, Basreng, dendeng ikan dan opak singkong rasa ikan. Penyuluhan dan pendampingan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan

Page 2 of 2 | Total Record : 19