cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
Rebranding dan Pembuatan Web Profile Produk Jahe Merah Produk Jamu Wedang Jempol Blitar Swari, Made Hanindia Prami; Chrystia Aji Putra; Aileena Solicitor; I Kadek Susila Satwika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.01 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.48884

Abstract

Strategi promosi merupakan kunci utama dalam mendongkrak hasil penjualan produk, baik dengan cara mendesain kemasan produk dengan menarik maupun menggunakan media pemasaran digital untuk memperluas pangsa pasar. Pengabdian kepada masyarakat pada kegiatan ini dilakukan dengan membuat desain label dan kemasan yang memenuhi standar minimal label serta pembuatan sebuah web profile untuk memperkenalkan produk wedang jempol produksi industri rumahan Bu Shobah yang memiliki kualitas produk baik dari sisi komposisi bahan baku pembuatan jamu. Berdasarkan hasil uji pasar yang dilakukan pada kegiatan Blitar Jadoel, hasil penjualan belum maksimal. Hal ini dikarenakan terdapat kompetitor yang menjual produk serupa dengan harga lebih murah. Harga penjualan relatif tinggi selain karena komposisi bahan dasar jahe merah yang digunakan dalam membuat produk relatif banyak, juga bahan sticker yang digunakan pada pounch cenderung menghabiskan biaya cukup mahal karena menggunakan sticker vinyl. Pembuatan label baru dan Web Profile dapat bermanfaat sebagai sarana promosi digital untuk menunjukkan kualitas dari produk wedang jempol Bu Shobah. 
Pemberdayaan Strategi Synchronous dan Asynchronous Berlandaskan Nilai Aneka-Tri Kaya Parisudha Dalam Upaya Mewujudkan Pembelajaran Hots, Inovatif dan Berkarakter Divayana, Dewa Gede Hendra; Ariawan, I Putu Wisna; Suyasa, P. Wayan Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.698 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.48899

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk PKM (Program Kemitraan Masyarakat) pada beberapa SMK TI di Kecamatan Mengwi ini ialah untuk memberdayakan strategi synchronous dan asynchronous berlandaskan nilai ANEKA-Tri Kaya Parisudha dalam upaya mewujudkan pembelajaran HOTS, inovatif dan berkarakter. Kegiatan PKM ini dilakukan di salah satu SMK pusat keunggulan di Kecamatan Mengwi yaitu SMK PGRI 2 Badung. Beberapa peserta yang terlibat dalam kegiatan PKM ini sebanyak 30 guru yang berasal dari beberapa SMK TI yang ada di Kecamatan Mengwi. Waktu pelaksanaan PKM ini adalah selama 1 minggu. Pelaksanaan PKM ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan unjuk kerja dalam serangkaian pelatihan/workshop. Hasil dari PKM ini menampilkan adanya tingkat efektivitas pemahaman dan keterampilan peserta setelah memperoleh materi workshop.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Organik Cair Berbasis Bio Slurry Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran Masyarakat Desa Bongkasa Pertiwi Akibat Pandemi Covid-19 A.A.Istri Mirah Dharmadewi; Gede Sidi Artajaya; I.G.A Gede Wiadnyana; I Wayan Suanda
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.398 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.49110

Abstract

ABSTRAK Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Badung merupakan Desa Bongkasa merupakan desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan peternakan. Potensi tersebut diantaranya terdapat limbah bio-slurry atau kotoran ternak yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan saluran penampungan limbah belum tertampung dengan baik. Selain itu, potensi di bidang sumber daya manusia Desa Bongkasa dengan kelompok-kelompok yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan masih belum maksimal. Masyarakat Desa Bongkasa memiliki minat yang tinggi terhadap kegiatan pemanfaatan limbah ini, akan tetapi minimnya pengetahuan terkait aspek-aspek budidaya menjadi hambatan untuk meningkatkan kualitas hasil produksi Bio-slurry merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai alternative pengganti gas LPG namun belum semua masyarakat memanfaatkannya dengan maksimal. Pembuatan limbah ternak ini dan cara mengolah yang mudah dan bernilai jual tinggi menjadi salah satu alasan mengembangan limbah bio-slurry ini dari Desa Bongkasa Pertiwi dengan memanfaatkan warga desa terdampak Covid-19. Melalui Kelompok tani Manik Pertiwi,masyarakat Desa Bongkasa pertiwi telah mengembangkan pengolahan limbah Bio-slurry namun terdapat beberapa kendala sehingga pengelolaannya kurang maksimal. Adapun beberapa metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu : sosialisasi, pendampingan dan pelatihan pengolahan limbah bi-slurry, pengadaan alat, membantu menentukan desain kemasan produk dan membantu pemasaran melalui website serta media sosial. Hasil yang didapatkan setelah melakukan kegiatan diantaranya yaitu : Kelompok Tani di Desa bongkasa Pertiwi mengalami peningkatan pengetahuan dalam mengolah limbah bio-slurry dengan baik dan memiliki nilai jual yang tinggi sebesar 85%.
Pendampingan Life Guard Objek Wisata Cemara Kembar Desa Sei Nagalawan pada Pertolongan Pertama Kasus Tenggelam Heri, Zulfan; Hasibuan, Nustan; ratno, Puji
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.907 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.49256

Abstract

Kasus tenggelam di pantai menjadi salah satu kasus kematian tertinggi yang ada di objek wisata pantai. Penjaga pantai (life guard) menjadi garda terdepan dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi life guard dalam penanganan kasus tenggelam di pantai merupakan salah satu upaya perguruan tinggi khusunya dosen dalam mengaplikasikan keilmuannya kepada masyarakat. Kegiatan ini sendiri diadakan di objek wisata pantai Cemara Kembar, yang berada di Desa Sei Naga Lawan Kecamatan Perbaungan. Tahapan kegiatan ini meliputi observasi awal, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 5 orang life guard yang sehari hari bertugas sebagai penjaga pantai di Cemara Kembar. Hasil dari kegiatan ini adalah 5 orang penjaga pantai di Objek wisata Pantai Cemara Kembar, telah memilki kemampuan dalam penanganan kasus tenggelam, baik dalam pertolongan diair, dan dalam memberikan resusitasi jantung paru (CPR)
Kontribusi Strategis Fakultas Keolahragaan Untuk Mendorong Sepakbola Wanita Menjadi Gaya Hidup di Kota Surakarta Sapta Kunta Purnama; Doewes, Rumi iqbal; Mohammad Furqon Hidayatullah; Islahuzzaman Nuryadin; Haris Nugroho; Agustiyanta; Slamet Widodo; Waluyo; Hendrig Joko Prasetyo; Fadilah Umar; Dede Irawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.24 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.49738

Abstract

Bagi wanita, olahraga sepakbola adalah olahraga yang menguji fisik dan psikologis selama kompetisi karena perubahan penerapan tindakan taktik menyerang dan bertahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi peraturan permainan sepakbola wanita agar wanita dapat bertanding dengan baik dan terhindar dari pelanggaran. Sosialisasi dan kompetisi dilakukan sebagai metode pengabdian. 50 pemain sepakbola dari klub Putri Surakarta berpartisipasi sebagai mitra pengabdian ini. Evaluasi dilakukan dengan menguji pengetahuan mitra terkait peraturan permainan sepakbola. Instrumen yang digunakan adalah angket pernyataan dengan 40 pernyataan terkait peraturan permainan sepakbola wanita. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan materi tentang peraturan permainan sepakbola, mitra hanya mampu menjawab benar sebanyak 48.10 % sedangkan 51.90 % menjawab pertanyaan dengan salah. Setelah diberikan materi, pengetahuan mitra mengalami peningkatan sebesar 23 % sehingga 71.10 % telah menjawab dengan jawaban benar dan hanya 28.90 % yang masih menjawab salah. Kesimpulan pengabdian ini adalah pengetahuan mitra pengabdian tentang peraturan permainan sepakbola telah mengalami peningkatan
PELATIHAN PEMBUATAN ASAP CAIR DENGAN TUNGKU PIROLISIS SEDERHANA BAGI KELOMPOK PETANI KELAPA DI DESA YEH EMBANG, KECAMATAN MENDOYO, JEMBRANA BALI Tika, I Nyoman; I Ketut Supir; I Gusti Ayu Tri Agustiana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.38452

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk mentransfer teknologi pembuatan asap cair dengan tungku pirolisis sederhana bagi petani kelapa di Desa Yeh Embang, kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilakukan 3 hari, setelah itu dilakukan pendampingan selama 3 bulan. Adapun pelatihan yang dilakukan adalah pembuatan asap cair dengan tungku pirolisis sederhana. Evaluasi kegiatan ini dilakukan terhadap respon, aktivitas, produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani kelapa dapat menghasilkan asap cair dengan rendemen 1,5% dan arang batok kelapa dengan rendemen 73,2%, dan efisiensi keuntungan meningkat dari 45% menjadi 85,93%. Analisis terhadap hasil produksi petani dilakukan dengan GC-Ms, dihasilkan 7 macam komponen yang dominan yaitu fenol, 3-metil-1.2- siklo pentadion, 2-metoksi fenol, 2-metoksi-4- metilfenol, 4-etil-2-metoksifenol, 2.6-dimetoksi fenol dan 2.5-dimetoksi benzil alkohol. Respon peserta menunjukkan memberikan respon positif. Kegiatan P2M ini perlu lebih sering dilakukan agar petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya.
PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK GORENG BEKAS (JELANTAH) MENJADI BIODIESEL DENGAN KATALIS ENZIM DI KOTA DENPASAR Tika, I Nyoman; Kadek Wimardiyanti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.38468

Abstract

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian  masyarakat. Tujuan kegiatan ini  mentransfer teknik  pengolahan limbah minyak goreng (minyak jelantah ) menjadi biodiesel dengan menggunakan katalis enzim. Masyarakat  sasaran adalah salah satu pengolahan minyak jelantah di Kota Denpasar yaitu CV Caritas. yang berlokasi Ubung  Kaja Denpasar, Dalam kegiatan ini melibatkan karyawan sebanyak 10 orang sebagai tenaga yang bekerja  untuk memproduksi biodiesel . Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah metode PALS (participatory action learning system), yakni model pemberdayaan masyarakat dengan tahapan-tahapan kegiatan, (1) penyadaran, (2) pengkapasitasan dan (3) pendampingan.  Hasil yang diperoleh dari kegiatan  P2M ini adalah  (1) Kegiatan  telah berlangsung dengan baik, dan mitra  telah mendapat  pengalaman langsung dalam teknologi  produksi  pengolahan minyak  jelantah menjadi  biodiesel dengan bantuan enzim dengan kualitas yang baik, Tingkat kepuasan  adalah sebesar 85%, cukup 14 % dan 1%  biasa saja..  
PENGEMBANGAN PAKET WISATA EDUKASI TENUN ENDEK DARI HULU HINGGA HILIR DI DESA SINABUN Karyasa, I Wayan; Wijaya, Made Agus; Astawa, I Gede Putu Banu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.39319

Abstract

Pengembangan paket wisata edukasi tenun endek merupakan salah satu kegiatan dalam Program Desa Binaan Merintis Desa Wisata Tenun Endek di Desa Sinabun. Tujuan dari tulisan ini adalah membahas potensi dan kendala yang dihadapi masyarakat Desa Sinabun dalam mengembangkan paket wisata tenun endek dari hulu hingga hilir. Pendekatan partisipatif dengan konsep belajar di masyarakat diterapkan dalam menggali potensi, persoalan dan solusi dalam mengembangkan paket wisata tenun endek dengan melibatkan tokoh-tokoh kunci Desa Sinabun. Sedangkan metode yang diterapkan dalam program ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan mengadopsi model 7D dari Dharmotharan. Hasil kegiatan berupa peta potensi, peta kendala, dan alternatif-alternatif solusi yang dijadikan landasan dalam menyusun rencana induk pengembangan desa wisata tenun endek dari hulu hingga hilir. Pembelajaran bersama yang diperoleh adalah komitmen dukungan untuk membangun secara berkelanjutan desa wisata melalui rintisan paket wisata tenun endek sebagai daya ungkitnya.
PELIBATAN KELUARGA DALAM SATUAN PENDIDIKAN DI DESA BINANGGA KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI Dwi Septiwiharti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.42272

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganilisis peran keluarga dalam satuan pendidikan di Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabubapen Sigi. Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian dalam rangka memberdayakan masyarakat untuk mengoptimalkan peran mereka bagi keberlangsungan pendidikan anak melalui pelibatan keluarga khususnya dalam menghadapi kegiatan pembelajaran siswa di rumah pada masa pandemi Covid-19. Pada masa pandemi, pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengambil kebijakan dalam pelaksanaan pembelajaran siswa yang sebelumnya dilaksanakan secara luring di sekolah dialihkan menjadi kegiatan pembelajaran daring di rumah. Hal ini menempatkan aspek pendidikan formal dan informal menjadi satu kesatuan sIstem, yakni melibatkan peran keluarga dan pihak sekolah secara bersama-sama. Kondisi tersebut mendorong semua pihak baik keluarga siswa maupun pihak sekolah untuk saling bekerjasama sehingga terbangun komunikasi yang efektif dalam pendampingan belajar sekolah anak di rumah. Beban dan tanggung jawab keluarga terhadap kebutuhan belajar anak dalam hal ini menjadi lebih besar dibandingkan pada masa normal sebelumnya. Komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga siswa dengan demikian menjadi persoalan krusial yang harus dilakukan sebaik-baiknya. Sasaran kegiatan atau yang menjadi mitra pengabdian adalah masyarakat Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi di Sulawesi Tengah. Bentuk kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan penyuluhan sebagai bentuk sosialisasi Permendikbud Nomor 30 Tahun 2017 didukung dengan kegiatan pendampingan terhadap peran keluarga dalam pembelajaran anak di rumah, khususnya pada masa pandemi Covid-19 mengingat kegiatan belajar anak lebih banyak dilakukan di rumah.
IDENTIFIKASI POTENSI DESA MELALUI PENGEMASAN PRODUK WISATA DI DESA WANAGIRI, BULELENG, BALI Lumanauw, Nelsye; Gst. Bgs. Wirya Gupta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.45335

Abstract

Desa Wanagiri memiliki beragam potensi yang belum dikelola menjadi produk wisata, seperti hutan desa, tanaman obat, perkebunan kopi, perikanan, dan peternakan.  Dua produk wisata yang populer dari desa ini berupa wisata buatan dan alam, namun belum digarap secara maksimal pengemasannya. Ketidaksesuaian antara besarnya potensi wisata yang dimiliki dan keterbatasan produk wisata yang siap ditawarkan kepada wisatawan, menjadi alasan penting dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat di desa ini. Pelaksanaan kegiatan dengan melibatkan pihak desa untuk mengidentifikasi potensi desa yang bisa dijadikan produk wisata. Pihak akademisi memberikan pemahaman potensi apa saja yang layak menjadi produk wisata, dan pengemasan menjadi paket wisata. Hasil kegiatan tersebut menghasilkan beberapa kemasan produk wisata, yaitu paket wisata setengah hari, satu hari dan menginap. Semakin banyak eksplorasi terhadap potensi wisata, akan semakin beragam pula produk dan paket wisata yang dimiliki desa. Hal ini akan memberi dampak positif dan pilihan perjalanan wisata bagi wisatawan untuk tinggal lama di Desa Wanagiri.