cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
OPTIMALISASI PENDATAAN PENDUDUK DI DESA PATAS MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI SIDECI Resika Arthana, I Ketut; Dantes, Gede Rasben; Adnyani, Kadek Eva Krishna
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.647 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.39168

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng Bali dengan topik Optimalisasi Pendataan Penduduk melalui aplikasi Sistem Desa Terintegrasi(SDECI). Berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan di desa Patas, desa Patas mengalami kendala dalam optimalisasi layanan pemerintahan desa terutama dalam pendataan anggota penduduk. Demografis desa yang luas dan jumlah penduduk yang banyak menjadi kendala untuk mendapatkan data yang terbaru mengenai demografi kependudukan, sehingga hal ini berdampak dalam memaksimalkan pengambilan keputusan dan pelaporan data.  Disisi lain, literasi teknologi di desa Patas sudah memadai, kantor desa sudah dilengkapi dengan komputer dan internet. Sumber daya tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pendataan desa Patas dengan penerapan teknologi dalam akusisi data. Selain dari sumber daya teknologi, kelebihan yang dimiliki desa Patas adalah motivasi tinggi dari staff  desa dalam pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintah desa, hal ini terbukti dari sudah diterapkannya sistem dalam administrasi persuratan. Melalui pengabdian,  tim pengabdi yang memiliki pengalaman dalam bidang penelitian dan pengembangan teknologi informasi menerapkan solusi optimalisasi pendataan profil desa. Pengabdian ini dalam bentuk penyediaan teknologi, pelatihan dan pendampingan literasi teknologi pada staff dan masyarakat desa Patas, serta pengembangan dan penerapan aplikasi Sistem Desa Cerdas Terintegrasi (SIDECI) Patas. Selain itu, pada pengabdian ini juga dilakukan pelatihan bagi perangkat desa dalam menggunakan aplikasi pendukung administrasi pemerintahaan seperti pelatihan penggunaan Aplikasi Mailmerge khususnya untuk persuratan desa, aplikasi Trello untuk manajemen penugasan dan aplikasi Google Drive dan Form untuk meningkatkan dokukemntasi dan produkfitas dalam bekerja. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini dinilai memiliki kebermanfaatan yang tinggi terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi perangkat desa Patas.
PENDAMPINGAN UJI KADAR AIR KUALITAS VCO BERDASARKAN STANDAR NASIONAL INDONESIA PRODUKSI KWT TUNAS AMERTA Rachmawati, Dewi Oktofa; Suswandi, Iwan; Yasmini, L. P. Budi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.254 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.39205

Abstract

Daya simpan VCO produk KWT Tunas Amerta sekitar 6-7 bulan.Produksi VCO dilakukan dalam jumlah masih terbatas dan bersifat tidak kontinu. Kesulitan melakukan  uji kadar air berdasarkan standar mutu yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) membuat  kontrol kualitas tidak dapat dilakukan secara berkala. Solusi permasalahan ini dituangkan dalam bentuk pendampingan uji kadar air kualitas VCO berdasarkan SNI. Tujuan pendampingan ini adalah membekali peserta pengabdian melakukan uji kadar air sesuai standar mutu VCO berdasarkan SNI :7381-2008. Kegiatan P2M diikuti oleh 5anggota KWT VCO Tunas AmertaDesa Panji Anom. Evaluasi kegiatan menitikberatkan pada proses pengujian kadar air sesuai prosedur. Keberhasilan menentukan nilai kadar air VCO digunakan sebagai kriteria ketercapaian kegiatan pengabdian ini. Hasil pelaksanaan pendampingan uji kadar air kualitas VCO menunjukkan bahwa peserta berhasil menentukan nilai kadar air dalam VCO yang diproduksi. Hasil uji kadar air dalam VCO Lengis Dhee mencapai 0,09 %. Nilai ini lebih kecil dari nilai yang dipersyaratkan dalam standar mutu VCO, yaitu maksimum 0,2%.
PENGEMBANGAN WAWASAN WARGA SEKOLAH LABORATORIUM UNDIKSHA TENTANG SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN MITIGASI BENCANA (SWALIBA) Astawa, Ida Bagus Made; Budiarta, I Gede; Treman, I Wayan; Sarmita, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.102 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.41854

Abstract

Environmental conservation in the context of global warming and Indonesia's geology located in the Pacific Ring of Fire area is the basis used to launch the Environmentally Insight School and Disaster Mitigation Program (SWALIBA) in Indonesia as a form of character education, especially in schools located in vulnerable areas. disaster. This program aims to create a young generation with character of love and care for the environment and understand how to respond to disasters. The Undiksha Laboratory School is geologically located in the Seririt Fault area which is very unstable so it is prone to earthquakes and tsunamis. In this regard, Community Service (PkM) is carried out with one of the activities being to provide SWALIBA insight to the residents of the Undiksha Laboratory School (Managers, Directors, Teachers, and Employees). Providing insight using the Education method with three stages (providing material, discussion, and evaluation) which is carried out online through webinars. The results of the service carried out showed that the SWALIBA insight of the Undiksha Laboratory School residents was classified as 'good' (Mean = 74.73). As a first step to developing the SWALIBA Program at the Undiksha Laboratory School, this good insight is needed, because it will be able to contribute to the development of the program to be designed.
PENINGKATAN REGULASI EMOSI MELALUI PROGRAM HARMONY FROM WITHIN PADA REMAJA PANTI ASUHAN NARAYAN SEVA BULELENG-BALI Puteri Handayani, Dewa Ayu; Sanjaya, Dewa Bagus; Asril, Nice Maylani; Dewantara, Putu Mas
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.026 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.42326

Abstract

The psychological training and mentoring entitled “Harmony from Within” aimed at improving emotion regulation strategies of adolescents at the Narayan Seva Orphanage, Buleleng-Bali. Participants were 22 adolescents ranging from 16 to 20 years old. The methods included seminar, discussion, presentation, and group work. Based on the evaluation conducted, it was found this activity was rated very well by the participants. In addition, there were also differences in emotion regulation scores among the two strategies, namely cognitive reappraisal and the expressive suppression before and after training. As many as 68% of the participants experienced improvement in implementing cognitive reappraisal strategy, and only 27% of participants were finally able to minimize the implementation of expressive suppression strategy. These results showed that the training and mentoring given could provide benefits for improving cognitive reappraisal strategy, but not in minimizing expressive suppression strategy.Keywords: emotion regulation, cognitive reappraisal, expressive suppression
Pendampingan Petani Anggrek Dalam Mengembangkan Metode Kultur Jaringan dan Aklimatisasi Bibit Anggrek Di Desa Petiga Tabanan Bali Deswiniyanti, Ni Wayan; Lestari, Ni Kadek Dwipayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.392 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.32585

Abstract

Prospek pengembangan  budidaya dan pembibitan anggrek merupakan peluang usaha yang menjanjikan karena harga tanaman anggrek tetap stabil bahkan cenderung meningkat. Peluang inilah yang dilihat oleh mitra petani anggrek Bapak I Gusti Agung Gde Chandra Putra di Desa Petiga Tabanan Bali. Kendala utama yang dihadapi oleh mitra yaitu kurang pengetahuan tentang metode kultur jaringan terutama dalam perbanyakan menggunakan eksplan vegetatif, sarana dan prasarana yang masih kurang, hingga kegagalan aklimatisasi anggrek yang masih cukup tinggi. Beberapa solusi diberikan untuk menjawab permasalahan yaitu dengan metode pelatihan dan pendampingan metode kultur jaringan yang dapat diaplikasikan dalam mengurangi jumlah kontaminasi dan mencegah pencoklatan pada eksplan. Pelatihan dan pendampingan aklimatisasi bibit anggrek dilaksanakan dengan metode kompoting serta proses sterilisasi media kompot. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman mitra petani sebesar 60% terkait kultur jaringan tanaman dan aklimatisasi anggrek dari hasil tes yang dilakukan sebelum dan setelah pendampingan. 
Pengembangan Produk "Si Jae" di Banjar Tebuana, Desa Taro, Gianyar Sari, Ni Kadek Yunita; Nursini, Ni Wayan; Sri Endah K, Natalia; Deswiniyanti, Ni Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.664 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.38107

Abstract

Peningkatan permintaan Jahe di masa pandemi tidak berdampak signifikan pada petani di Banjar Tebuana, berdasarkan fakta di lapangan menunjukkan harga rimpang jahe segar di kelompok petani Banjar Tebuana masih lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional dan modern. Selain itu bentuk rimpang segar memiliki resiko degradasi mutu akibat penyimpanan yang akan semakin menurunkan nilai jualnya. Peluang untuk melakukan kegiatan pascapanen dengan pengembangan produk olahan jahe menjadi suatu produk belum pernah dilakukan. Terkait dengan hal tersebut Mitra mengalami permasalahan antara lain:1)Mitra belum pernah melakukan pengembangan produk dari rimpang jahe segar menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi, hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dan teknologi alat yang dimiliki oleh mitra; 2)Mitra belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan proses pembuatan produk simplisia jahe secara higienis dan sanitasi; 3)Mitra menyatakan bahwa mereka memerlukan pendampingan untuk mendapatkan konsep brand dan desain kemasan dari produk yang dihasilkan. Solusi yang ditawarkan sesuai dengan permasalahan mitra, yaitu: 1)Sosialisasi pengembangan produk Si Jae dan pengadaan alat perajang, pengering dan penepung 2) Pelatihan dan pendampingan proses pembuatan produk simplisia jahe dengan menerapkan konsep higienis dan sanitasi; 3) Pendampingan label dan kemasan produk. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah: Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan terkait permasalahan yang dihadapi mitra. Hasil yang diperoleh dari PKM yaitu Dari hasil kegiatan program kemitraan masyarakat di Banjar Tebuana, Desa Taro dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1)Wawasan mitra tentang simplisia jahe menjadi 100% tahu tentang simplisia jahe pada post-test; Mitra memiliki aset alat perajang, pengering dan penepung dan memiliki keterampilan dalam mengoperasikan alat tersebut; 2)Mitra memiliki keterampilan dalam membuat simplisia jahe rajang dan bubuk dengan menerapkan prinsip higiene sanitasi; 3)Produk simplisia yang dihasilkan memiliki merek dagang Si Jae dan memiliki kemasan pouch dan botol untuk penjualan; 4)Mitra memiliki keterampilan dalam melakukan pelabelan dan pengemasan produk.
Pelatihan Pembuatan Biokomposter dan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) di Sekolah Dasar Negeri 17 Kesiman Putra, I Kadek Adiana; Putra, I Putu Surya Adi; Setiawan, I Made Dedy; Wardika, I Wayan Gede; Peradhayana, Wayan Sauri; Putri, Ni Wayan Suardiati
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.431 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.38373

Abstract

Membangun sikap pro aktif peduli lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat dikembangkan mulai dari tingkat sekolah khususnya pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Pada tingkat ini, siswa dapat dibangun kepedulian terhadap permasalahan lingkungan dan permasalahan kesehatan. Mitra pengabdian masyarakat ini adalah SD Negeri 17 Kesiman. Hasil analisis situasi diketahui permasalahan mitra sebagai berikut: (1) Belum ada klasifikasi sampah organik dan anorganik, (2) Adanya timbulan sampah organik, dan (3) Belum adanya pengolahan sampah organik.Metode pelaksanaan kegiatan program ini yaitu memberi penyuluhan dan pelatihan pembuatan Komposter Anaerob serta pengolahan limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dengan tahapan yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Pada tahap pembuatan terlihat antusias peserta ketika diketahui bahwa alat-alat yang digunakan adalah barang bekas yang bisa termanfaatkan kembali, seperti gentong bekas, pipa bekas. Selain sampah dari sekolah peserta juga membawa sampah rumah tangga untuk dijadikan POC. Karena konsep yang sederha, peserta banyak yang berkeinginan untuk diaplikasikan di rumah masing-masing.
Analisis Efektivitas Pelatihan Pembuatan Media Pendidikan Seksual Bagi Anak Usia Dini Magta, Mutiara; Yeni Lestari, Ni Gusti Ayu Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.82 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.39243

Abstract

Banyaknya kasus kekerasan seksual yang marak terjadi tentu saja menjadi keresahan berbagai pihak termasuk di lingkungan PAUD. Di Lembaga PAUD guru memiliki peranan yang penting untuk terlibat dalam upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual pada anak usia dini. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan guru di Kecamatan Seririt dalam membuat media pendidikan seksual yang tepat untuk karakteristik anak usia dini melalui pelatihan yang efektif. Jumlah guru yang ikut dalam pelatihan sebanyak 39 orang. Pelatihan dilakukan dengan dua metode, yaitu seminar atau pemaparan penjelaskan tentang pendidikan seksual dan pendampingan untuk mengarahkan guru-guru membuat media pendidikan seksual. Evaluasi yang yang dilakukan melalui lembar instrument dan wawancara serta dokumentasi. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa: 1) diperoleh skor rata-rata sebesar 82,45% responden merasa sulit dalam menerapkan pendidikan seksual bagi anak usia dini di sekolah sebelum adanya pelatihan, 2) diperoleh skor rata-rata sebesar 87,71%  responden menganggap pentingya kehadiran media dalam memberikan pendidikan seksual bagi anak usia dini, 3) diperoleh skor rata-rata sebesar 88,68%  responden menyatakan pelatihan pembuatan media pendidikan bagi anak usia dini sangat bermanfaat, dan 4) diperoleh skor rata-rata sebesar 81,67%  responden menganggap pelatihan serupa perlu diberikan kepada guru-guru PAUD secara berkelanjutan. Kesimpulan yang diperoleh, yaitu kegiatan pelatihan pembuatan media pendidikan seksual bagi anak usia dini yang telah dilakukan berjalan sangat efektif. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta dan hasil pelatihan yang dirasakan oleh guru-guru TK yang ada di Kecamatan Seririt yang merasa bahwa semakin terbukanya wawasan tentang ruang lingkup materi dan pentingnya pembelajaran seksual bagi anak usia dini. Selain itu, guru-guru mengharapkan pelatihan serupa selalu diadakan sehingga keterampilan dalam mengembangkan media pendidikan seksual bagi anak usia dini semakin berkembang.
Penyuluhan Obesitas Dan Nutrition Facts Serta Pelatihan Pembacaan Label Kemasan dan Informasi Nilai Gizi Pada Makanan Kemasan Di SMA Negeri 1 Semarapura, Klungkung Sintyadewi, Putu Rima; Widnyani, Ida Ayu Ary
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.739 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.39712

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu persolaan yang sering ditakuti di kalangan remaja. Faktor pemicu obesitas pada remaja salah satunya disebabkan oleh kebiasaan mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan nilai gizi dan jumlah kalori yang terkadung dalam makanan. Peningkatakan prevelensi kasus obesitas pada remaja perlu mendapat perhatian khusus sehingga perlu dilakukan pencegahan sejak dini. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra terkait informasi nilai gizi dan pembacaan label pada makanan kemasan, sehingga dapat mengubah prilaku dan kebiasaan makan dengan selalu mempertimpangkan asupan kalori pada makanan yang dikonsumsi. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan pada siswa SMA N 1 Semarapura. Kegiatan diawali dengan identifikasi pengetahuan pada mitra kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan serta pelatihan pembacaan label dan informasi nilai gizi pada makanan kemasan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan memberikan post test pada mitra setelah diberikan intervensi. Berdasarkan hasil pre test terhadap 110 siswa, hampir sebagian besar mitra (75%) memiliki pengetahuan dalam katagori kurang. Pengetahuan mitra terkait nilai gizi dan pembacaan label pada makanan kemasan meningkat sebanyak 86% dengan katagori baik dan 96% mitra memilih makanan kemasan yang tepat setelah mitra diberikan penyuluhan dan pelatihan. Bedasarkan hasil test statistik Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berpengaruh signifikan (Asymp Sig < 0,05) terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SMAN 1 Semarapura Kata kunci: Obesitas, Informasi Nilai Gizi
Pelatihan Pembuatan Produk Selai Buah dan Minuman Serbuk Kulit Buah Naga (Hylocereus Undatus) di SMA Negeri 1 Semarapura, Klungkung Widnyani, Ida Ayu Putu Ary; Sintyadewi, Putu Rima
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.752 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.39724

Abstract

Industri  kecil  dan  rumah tangga yang berkembang menjadi indikator terciptanya ekonomi kerakyatan yang kuat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengolah bahan hasil pertanian lokal seperti buah naga (Hylocereus undatus) yang memiliki banyak manfaat seperti antioksidan menjadi produk pangan seperti selai buah dan minuman serbuk kulit buah naga yang memiliki nilai tambah yang bermanfaat dari segi kesehatan dan dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Pelatihan diberikan kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Semarapura. Metode pelatihan diawali dengan pemberian pre-test, pelatihan pembuatan produk dan post-test. Hasil pretest tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra sejumlah 4,67% berada pada kategori kurang dan 95,33% kategori sangat kurang. Setelah diberikan pelatihan hasil post-test kemampuan mitra mengalami peningkatan  yaitu 97,20% mitra berada pada kategori baik dan 2,80% berada pada kategori cukup. Hasil pelatihan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra