cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PELATIHAN PEMBINA PRAMUKA DI MADRASAH ISLAMIYAH PEKAN DOLOK MASIHUL M. Faisal Ansari Nasution; Budi Valianto; ratno, Puji; Mesnan; M. Irfan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.53668

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada guru madrasah Islamiyah Pekan Dolok Masihul menjadi Pembina pramuka dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah tersebut. Pembina pramuka    menjadi faktor utama dalam melaksanakan kegiatan di setiap sekolah. Kegiatan ekstarkurikuler pramuka sendiri adalah kegiatan wajib yang harus dilaksanakan di setiap sekolah. Kegiatan pelatihan pembina pramuka dilaksanakan di Madrsah Islamiyah Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul. Kegiatan pelatihan pembina pramuka adalah salah satu upaya perguruan tinggi khususnya dosen dalam mengaplikasikan keilmuannya kepada masyarakat. Metode kegiatan ini meliputi observasi awal, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah 4 orang pembina pramuka yang sudah mengikuti dan lulus kursus mahir dasar (KMD) pramuka, sebagai syarat utama menjadi pembina pramuka yang kompeten dalam kegiatan latihan pramuka.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN VIDEO ANIMASI SATUA BALI DI SD NEGERI 1 BAKTISERAGA, SINGARAJA Firstia Wirabrata, Dewa Gede; Dewa Bagus Sanjaya; Sukadi; Dewa Ayu Puteri Handayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.53873

Abstract

Pendidikan karakter menjadi kemudi dan kekuatan suatu bangsa agar tetap eksis di mata bangsa dan negara-negara lain. Dalam rangka penanaman karakter institusi pendidikan sangat berperan satrategis. Menjadi kewajiban pihak sekolah untuk selalu berupaya, berkreasi, dan berinovasi dalam penanaman karakter kepada anak didik. Sekolah menjadi salah satu tempat yang sangat strategis dalam menanamkan karakter. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 1) untuk mengetahui nilai karakter melalui video animasi satua Bali dalam pembelajaran kepada siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Baktiseraga, 2) Mengetahui aktivitas dan prestasi siswa dalam penerapan video animasi satua Bali dalam pembelajaran di SD Negeri 1 Baktiseraga. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah: ceramah, diskusi, dan praktik pembelajaran. Subjek sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 28 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah (1) Video animasi satua Bali mengandung nila-nilai karakter seperti: jujur, rajin, mandiri, kerja keras, disiplin. Prestasi siswa dalam pembelajaran melalui video animasi terjadi peningkatan dari sebelumnya rata-rata 8,70 menjadi 9,10. Aktivitas siswa khususnya dalam menyampaikan pendapat juga terjadi peningkatan dari 16 orang siswa (55%) meningkat menjadi 23 orang siswa ( 85%). Kata-kata kunci: video animasi satua Bali, nilai karakter dalam pembelajaran
PEMETAAN KEDALAMAN LAUT UNTUK ZONA BUDIDAYA TERUMBU KARANG I Putu Ananda Citra; I Wayan Krisna Eka Putra; I Made Sarmita
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.54911

Abstract

Desa Temukus Kecamatan Banjar merupakan desa pesisir yang mengembangkan wilayah pesisir dengan salah satu programnya adalah budidaya terumbu karang. Namun, menemui kesulitan untuk memetakan kedalaman laut sebagai salah satu syarat budidaya terumbu karang. Tujuan dari kegiatan ini membuat Peta Batimetri wilayah pesisir Desa Temukus secara partisipatif. Masyarakat yang dilibatkan adalah kelompok nelayan, kelompok masyarakat pengawas dan kelompok sadar wisata Desa Temukus. Pendekatan partisipatif kepada kelompok masyarakat sasaran. Metode pemberdayaan masyarakat yaitu dengan metode diskusi, praktek kerja lapangan, dan pelatihan serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan antusias dan keaktifan dari kelompok sasaran. Menggunakan GPS dan Aquamaps dalam proses pemetaan kedalaman laut. Peta kedalaman laut (Peta Batrimetri) Desa Temukus sebagai dasar pembuatan zona konservasi wilayah pesisir. Konservasi wilayah pesisir dengan menentukan zona untuk pengembangan ekosistem terumbu karang. Pemetaan kedalam laut sebagai salah satu syarat hidup dari terumbu karang. Melibatkan kelompok nelayan, masyarakat pengawas, dan kelompok sadar wisata dalam tahap pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengawasan zona terumbu karang secara sistematis. Keberlanjutan kegiatan sangat memungkinkan karena pemahaman pentingnya menjaga terumbu karang sudah disadari dalam menjaga ekosistem laut terutama perikanan dan pariwisata.
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BERBASIS PERIKANAN SEBAGAI PENUNJANG PARIWISATA DI DESA SAMBIGEDE KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Kiranawati, Titi Mutiara
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.33556

Abstract

Desa Sambigede Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, merupakan desa yang mempunyai potensi sumber daya alam perikanan yang melimpah serta potensi wisata Kebon Watu. Ekonomi masyarakat bertumpu pada hasil perikanan, seperti menjual ikan segar di pasar setempat. Masyarakat belum mampu mengembangkan secara maksimal keunggulan tersebut untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan. Permasalahan yang dirasakan yaitu tingkat pengetahuan masyarakat dalam teknologi pengolahan produk olahan hasil perikanan yang bermutu atau sesuai Standar Nasional Indonesia masih rendah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan pengolahan ikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sebagai penunjang pariwisata. Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pendampingan ini adalah masyarakat dapat memanfaatkan ikan menjadi kerupuk tulang dan kulit ikan, Basreng, dendeng ikan dan opak singkong rasa ikan. Penyuluhan dan pendampingan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan ikan
PENDAMPINGAN PERANGKAT DESA GISIK CEMANDI DALAM MELAKUKAN ANALISIS SWOT UNTUK PEMETAAN PENGELOLAAN WISATA BAHARI DI DESA GISIK CEMANDI Nuswantara, Kartika; Suarmini, Ni Wayan; Savitri, Eka Dian; Marsudi, Marsudi; Zahrok, Siti; Prasetyawati, Niken
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.41963

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di desa Gisik Cemandi Sidoarjo Jawa Timur dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pendampingan kepada perangkat desa untuk menghasilkan sebuah pemetaan yang dapat memberikan gambaran umum tentang potensi pengembangan wisata bahari. Tim pengabdi terdiri dari dosen dan mahasiswa yang berafiliasi di laboratorium Sosial Humaniora Departemen Studi Pembangunan ITS. Dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan observasi langsung, tim pengabdi memperoleh data tentang potensi wisata bahari yang ada di desa ini. Berdasarkan data  yang ada tersebut dilakukan  analisa SWOT sebagai piranti untuk melakukan pemetaan yang ditinjau dari  factor internal dan eksternal. Proses analisis tersebut mengungkap potensi yang dimiliki desa yang dikategorikan dalam lima demensi yang meliputi social budaya, ekonomi, ekologi, infrastruktur, dan kelembagaan. Dari kelima dimensi tersebut, diusulkan strategis yang dapat dilakukan oleh perangkat desa hingga desa wisata Gisik Cemandi dapat terwujud dan menjadi salah satu destinasi wisata di Jawa Timur. 
PELATIHAN MENYUSUN INSTRUMEN ASESMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA GURU-GURU SD DI KECAMATAN SIMO BOYOLALI Poerwanti, Jenny Indrastoeti Siti; Marmoah, Sri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.45588

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan  kepada guru-guru sekolah dasar dalam menyusun instrumen asesmen pembelajaran berbasis proyek agar dapat diimplementasikan  dalam kegiatan pembelajaran baik secara daring maupun luring. Pelatihan ini dilaksanakan di kecamatan Simo Boyolali melibatkan guru-guru Sekolah Dasar dan kepala sekolah beserta anggota tim pengabdian. Metode yang digunakan antara lain: ceramah menjelaskan konsep-konsep asesmen dan tahapan menyusun instrumen asesmen berbasis proyek, tanya jawab, diskusi kelompok, praktek  membuat instrumen, dan persentasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan antara lain tahap perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan guru guru menyusun instrumen asesmen berbasis proyek sangat baik ada peningkatan 13.15% dari sebelum diadakan pelatihan dengan setelah diadakan pelatihan dan  tingkat partisipasi guru-guru mengikuti kegiatan pelatihan secara keseluruhan cukup baik, 70% peserta pelatihan berpartisipasi dengan baik dalam mengikuti kegiatan pelatihan.  
GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) DI SDN PANJER DENPASAR SELATAN, PROVINSI BALI Prima, Elizabeth; Lestari, Putu Indah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.45973

Abstract

Abstrak Minimnya minat baca siswa termasuk dalam permasalahan pendidikan nasional yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena permasalahan tersebut memberikan dampak yang cukup serius bagi kemajuan negara. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan upaya kebijakan pemerintah membangun budaya literasi dalam dunia pendidikan supaya tercipta budaya membaca dan menulis melalui pelibatan warga sekolah, akademisi, penerbit, masyarakat, dan pemangku jabatan. Terbatasnya pengetahuan guru akan pentingnya pengembangan literasi awal di kelas permulaan dapat berdampak pada motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Untuk itu tim pengusul memberikan solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan mengadakan workshop literasi awal. Hasil kegiatan ini adalah respon positif mitra yang mendapatkan pengetahuan akan pentingnya literasi sekolah bagi siswa sekolah dasar. Harapannya guru dapat kreativitas sehingga mampu meningkatkan minat baca dan antusias dari siswa sekolah dasar dalam melaksanakan kegiatan literasi baca dan tulis.
DIVERSIFIKASI DAN OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING PRODUK SI JAE DI DESA TARO, GIANYAR Sari, Ni Kadek Yunita; Endah K, Natalia Sri; Feoh, Gerson
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.51399

Abstract

Desa Taro merupakan daerah penghasil jahe terbesar di Bali. Salah satu kelompok tani yang membudidayakan tanaman Jahe dan membuat olahan produknya di Kawasan Desa Taro yaitu Kelompok Tani Satya Kencana dan Kelompok Wanita Tani Wana Lestari. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah tingkat penjualan produk masih belum optimal sehingga perlu dilakukan pendampingan diversifikasi produk dan pemasaran digital.  Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah: untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi mitra, untuk meningkatkan aspek manajemen usaha mitra dan untuk meningkatkan teknologi informasi dan pemasaran  usaha mitra. Metode yang digunakan yaitu transfer pengetahuan dengan pelatihan dan pendampingan produksi, manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PKM ini meliputi 1)Aspek produksi yaitu jumlah aset mitra meningkat, mitra memiliki keterampilan membuat sirup jahe merah dan teh celup jahe merah, pengetahuan mitra tentang personal higene, higiene peralatan, sanitasi lingkungan dan keselamatan kerja meningkat; 2)Aspek manajemen usaha yaitu usaha mitra memiliki logo produk, produk sirup dan teh celup mitra memiliki kemasan, keterampilan mitra dalam menyusun rencana produksi meningkat setelah pendampingan, usaha mitra memiliki struktur organisasi usaha, keterampilan menyusun laporan keuangan berbasis prinsip akuntansi meningkat setelah pendampingan; 3)Aspek teknologi informasi dan pemasaran yaitu aset mitra meningkat dengan pengadaan laptop, usaha mitra memiliki situs website dan keterampilan mitra dalam mengelola website meningkat setelah pelatihan dan pendampingan.
PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN PULP KOPI ROBUSTA MENJADI VINEGAR Mangku, I Gede Pasek; Luh Suriati; Girindra, Anak Agung Ngurah Surya; Tresna Wati, Gek Ayu Sagita Widya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.51662

Abstract

Berbagai produk inovatif dapat dihasilkan dari limbah pengolahan kopi. Mengolah limbah kopi, meningkatkan nilai ekonomi, dan meminimalkan kerusakan lingkungan. Vinegar merupakan salah satu inovasi produk yang dapat dihasilkan dari limbah (pulp) kopi. “Bumdes Eka Giri Karya Utama” sebagai mitra dan kelompok tani kopi belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah pulp kopi menjadi vinegar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk berbagi informasi teknologi pengolahan vinegar dari pulp kopi kepada para peserta serta menambah pengetahuan dan keterampilan para peserta yang berasal dari “Bumdes Eka Giri Karya Utama, kelompok tani kopi, petugas PPL, staf desa, dan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah survei, transfer pengetahuan dan keterampilan, praktik dan demonstrasi, dokumentasi, serta diskusi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa teknologi pengolahan vinegar dapat diterima dengan baik oleh peserta dan mereka juga dapat mengolah pulp kopi menjadi vinegar dan produk ini dapat digunakan untuk makanan alternatif. Cara ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk meminimalisir pencemaran lingkungan akibat limbah kopi. Namun vinegar ini masih membutuhkan kajian lebih lanjut terutama untuk meningkatkan kualitasnya
PENERAPAN KALKULATOR DETEKSI (KOKI) SEBAGAI APLIKASI BERBASIS WEB UNTUK DETEKSI DINI STUNTING BAGI KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKASADA I Pratiwi, Putu Irma; Gozali, Wigutomo; Giri, Ketut Espana; Astuti, Anjar Tri; Sekarini, Nyoman Ayu Desy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.52060

Abstract

Stunting pada masa balita dapat meningkatkan terjadinya morbilitas, anak-anak mengalami kesulitan dalam hal belajar, stunting pada masa balita memungkinkan untuk memiliki status pendek dimasa dewasa. Masyarakat seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan deteksi terhadap stunting, karena perawakan yang pendek dianggap sangat umum sehingga merukan hal normal bagi masyarakat. Pengukuran pertumbuhan yang efektif dapat membantu meningkatkan kualitas hidup balita. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang bersumberdaya masyarakat yang melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini terhadap stunting melalui aplikasi berbasis web. Metode pengabdian adalah dengan pelatihan dan pendampingan terhadap 15 orang kader posyandu. Hasil dari pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu setelah diberikan pelatihan serta seluruh kader posyandu mau dan mampu menerapkan penggunaan aplikasi berbasis web untuk mendeteksi dini stunting pada saat pelaksanaan posyandu.