cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 835 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA AUTHORWARE PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII SEMESTER I Luh Putu Putrini Mahadewi, Kadek Supariada, I Wayan Romi Sudhita,
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.567 KB)

Abstract

Multimedia pembelajaran berbasis macromedia authorware pada mata pelajaran IPAkelas VIII semester I ini dikembangkan karena ketersediaan media untuk IPA belum adadan juga guru kurang bias untuk mengembangkan media. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasismacromedia authorware pada mata pelajaran IPA untuk siswa kelas VIII semester I diSMP Negeri 4 Singaraja dan menguji kualitas multimedia pembelajaran interaktifberbasis macromedia authorware pada mata pelajaran IPA untuk siswa kelas VIIIsemester I di SMP Negeri 4 Singaraja, yang nantinya menghasilkan suatu produk yaituCD-Multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini merupakan penelitianpengembangan dengan menggunakan model PBK (Pembelajaran BerbantuanKomputer). Tahapannya meliputi konsept, design, collecting materials, assembly, testing,distribution. Subyek validasi produk terdiri dari ahli isi mata pelajaran, ahli mediapembelajaran, dan ahli desain pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepadasiswa melalui tiga tahap yaitu uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen danangket, dengan menggunakan instrumen berupa laporan perkembangan produk dankuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu teknik analisis deskriptifkuantitatif dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitumendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan kualitasmultimedia pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Authorware pada MataPelajaran IPA untuk Siswa Kelas VIII Semester I di SMP Negeri 4 Singaraja TahunPelajaran 2012/2013. Desain pengembangan multimedia interaktif menghasilkanflowchart dan storyboard. Kualitas multimedia interaktif adalah: (1) menurut review ahli isimata pelajaran menunjukkan kategori sangat baik (94,28%), (2) menurut review ahlidesain pembelajaran berada pada kategori sangat baik (92,73%), (3) menurut review ahlimedia pembelajaran menunjukkan kategori baik (85%), (4) berdasarkan uji cobaperorangan menunjukkan kategori sangat baik (92,7%), (5) berdasarkan uji cobakelompok kecil berada pada kategori sangat baik (94%), dan (6) berdasarkan uji cobalapangan menunjukkan kategori sangat baik (94,11%).Kata-kata kunci : pengembangan, multimedia interaktif, mata pelajaran IPA
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BULUTANGKIS MATA PELAJARAN PENJASKES DENGAN MODEL HANNAFIN AND PECK UNTUK SISWA KELAS IV SEMESTER II DI SDN 1 KAMPUNG BARU TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Made Palguna Yasa; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.584 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7628

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui rancang bangun media video pembelajaran; (2) mengetahui validitas hasil pengembangan video pembelajaran; dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan media video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan model Hannafin And Peck. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV sebanyak 23 orang dan kelas V sebanyak 30 orang di SD Negeri 1 Kampung Baru. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) pencatatan dokumen, (2) kuesioner dan (3) tes. Data yang didapatkan dari metode pencatatan dokumen, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data dari metode kuesioner, dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Sedangkan data yang didapat dari metode tes dianalisis secara statistik inferensial. Menampilkan rancang bangun dari media video pembelajaran yang menghasilkan desain berupa storyboard dan screnshot media video pembelajaran. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 84% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 96% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,33 % berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 95% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 89,33% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 18,18. Harga t tabel taraf signifikansi 5% (α = 0,05) adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar penjaskes siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media video pembelajaran. Kata Kunci : Video pembelajaran, Penjaskes, dan hasil belajar This study aims to (1) determine design instructional video media; (2) determine the validity of the results of the development of instructional videos; and (3) determine the effectiveness of the use of instructional video media. This type of research is the development of research, with models Hannafin And Peck. The study involved fourth grade students as many as 23 people and class V as many as 30 people in SD Negeri 1 Kampung Baru. Collecting data in this study was conducted using (1) the recording of the document, (2) the questionnaire and (3) test. Data obtained from the method of recording documents, analyzed descriptively qualitative. Data from the questionnaires were analyzed by descriptive qualitative and quantitative descriptive. While the data obtained from the test method are analyzed in inferential statistics. Featuring design of instructional video media which resulted in the design in the form of storyboards and video media screnshot learning. The results of expert evaluation of the content of 94% are in excellent qualifications. The results of expert evaluation of the design of 84% are in good qualification. The results of expert evaluation of media by 96% in the excellent qualifications. Individual test results of 91.33% in the excellent qualifications. A small group of test results by 95% in the excellent qualifications. The results of field tests of 89.33% are in good qualification. Learning outcomes manually tally the results obtained t calculate equal to 18.18. Price t table significance level of 5% (α = 0.05) was 2,021. So the price of t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. So there are significant differences between the students' learning outcomes PE before and after using the instructional video media. keyword : Video learning, Penjaskes, and learning outcomes
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MODEL LUTHER DALAM MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SMP NEGERI 5 NEGARA ., Ni Kadek Tina Pirgayanti; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.772 KB)

Abstract

Sampai saat ini hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Negara belum memuaskan. Salah satu indikasinya adalah capaian rerata hasil belajar IPS sebesar 67 yang masih di bawah angka nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) nasional yang ditetapkan sebesar 75%. Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab belum memuaskan hasil belajar tersebut adalah masih relative minimnya sumber belajar multimedia yang tersedia di sekolah tersebut. Atas dasar kondisi tersebut, maka dilakukan penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dengan harapan agar hasil belajar mata pelajaran IPS lebih meningkat. Bertitik tolak dari hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, (2) mengetahui kualitas produk multimedia pembelajaran interaktif mata pelajaran IPS, (3) mengetahui efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran IPS pada siswa kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Luther. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah metode pencatatan dokumen,kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen, angket, dan perangkat tes/ soal.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa (1) desain pengembangan multimedia interaktif yang menghasilkan flowchart dan storyboard; (2) kualitas validitas multimedia pemebalajaran interaktif menurut review ahli isi mata pelajaran adalah 98%,review ahli desain pembelajaranadalah 88%, review ahli media pembelajaran adalah 81,25%, uji coba perorangan adalah 82%, uji coba kelompok kecil adalah 88,5%, dan uji coba lapangan adalah 99%, sehingga secara umum multimedia pembelajaran interaktif yang dihasilkan dalam penelitian ini dikategorikan baik atau valid; (3) hipotesis penelitian menunjukkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, multimedia interaktif yang dihasilkan dalam penelitian dinyatakan efektif meningkatkan hasil belajar IPS di SMP Negeri 5 Negara dengan perolehan thitung=16,05>ttabel = 1,993. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif dalam pembelajaran mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 5 Negara, Jembrana Bali.Kata Kunci : Pengembangan, Multimedia, Model Luther, IPS The learning outcomes of the VIII grade students at SMP Negeri 5 Negara especially in social science subject were not yet satisfactory. One of the indications that show this phenomenon was avarege of the students social science learning outcomes wich was 67 that still under the National Minimum Completeness Standard (KKM) which was 75%. One factor that suspected as the cause of this problem was the availability of multimedia learning sources which were still minimal at SMP Negeri 5 Negara. On the basis of that problem, the researcher conducted a research in developing an interactive learning multimedia in order to be able to increased students social science learning outcomes. furthemore, this research was inteded to (1) describe the design of the interactive learning multimedia development, (2) find out the quality of the social science interactive learning multimedia product, (3) recognize the efectivity of the use of the social science interactive learning multimedia for the VIII grade even semester students in the academic year 2013/2014. This research was using Luther model. Methods of data collection used in this study were document study, questionnaire, and test. The intruments of the data collection were document study, questionnaire, and test. Technigues of data analysis were descriptive qualitative analysis, descrivtive quantitative and statistic inferential analysis (t-test). The result of the study showed that (1) the disgn of the interactive multimedia develovnment which resulted in flowchart and storyboard, (2) the quality on the validity of the interactive learning multimedia accordiing to the review of the subject content expert was 98%, the review of the learning design expert was 88%, the review of the learning media expert was 81,25%, individual tryout was 82%, the small groups tryout was 88,5%, and the field tryout was 99%. Based on these result, the interactive learning multimedia was chategorized as good or valid in general, (3) Research shows that the hypothesis Ho denied and H1 received. Therefore, the interactive learning multimedia which develoved was effectively increasad the students social science learning outcomes in SMP Negeri 5 Negara with tcount = 16,05 >ttable = 1,993. According to the result of the study, it can be concluded that the interactive learning multimedia developed on this study was valid and effective to be taught to the students especially to teach social science subject for the VIII grade even semester students in SMP Negeri 5 Negara, Jembrana Bali. keyword : Development, multimedia, Luther model, social science
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS VI SEMESTER II DI SD NEGERI NO. 2 PATEMON TAHUN PELAJARAN 2012 / 1013 I Gde Wawan Sudatha, dedy santoso i nyoman wirya
Jurnal EDUTECH Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Edisi Juli 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.406 KB)

Abstract

Abstrak   Masalah yang ditemukan di SD Negeri No.2 Patemon yakni masih rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI dan belum adanya pemanfaatan media dalam  pembelajaran. Penelitian ini bertujuan 1) untuk menghasilkan dan mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa dan mampu memberikan daya tarik sekaligus meningkatkan minat belajar serta prestasi siswa di sekolah, 2) Untuk mengetahui kualifikasi hasil Pengembangan Media Pembelajaran CD Multimedia Interaktif pada Mata Pelajaran PKn kelas VI semester II di SD No.2 Patemon tahun pelajaran 2012/2013 dilihat dari hasil kegiatan validasi oleh ahli isi bidang studi, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, uji perorangan dan uji kelompok kecil. Model penelitian ini adalah penelitian pengembangan produk analysis, Design, Development, Implementation, dan  Evaluation (ADDIE). Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket atau kuisioner yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba terdiri dari seorang ahli isi mata pelajaran  PKn, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, tiga orang siswa untuk uji perorangan serta duabelas orang siswa untuk uji kelompok kecil.  Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran PKn berada pada kualifikasi sangat baik (90%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (88%), (3) uji ahli desain CD (Compact Disc) pembelajaran berada pada kualifikasi baik (83.33%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (90.55%), (5) uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92.67%).   Kata kunci : pengembangan, media pembelajaran, multimedia interaktif
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Gama Sugiyo Prayoga; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.91 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7633

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif model tutorial untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn; (2) menguji validitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja; (3) mengetahui efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn kelas VIII di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Tutorial. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Pkn kelas VIII SMP. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif, teknik analisis deskriptif kualitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 93,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 92% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 94,74% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil belajar Pkn siswa setelah menggunakan media (90,00) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60). Dengan demikian, penelitian yang dilakukan di SMP Negeri 6 Singaraja ini memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Pkn kelas VIII.Kata Kunci : pengembangan, multimedia interaktif, model tutorial This research is motivated by the problems of student learning outcomes because of the lack of use of media that support the learning process. This research aimed at: (1) describing the development of Macromedia Flash 8 interactive multimedia design throught Tutorial on Pkn subject; (2) testing the validity of the result of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 6 Singaraja; and (3) knowing the effectiveness of using the development of interactive multimedia to the results on learning Pkn of the eighth grade students in the second semester in SMP Negeri 1 Singaraja. The techniques used three were quantitative descriptive technique, qualitative descriptive technique and inferential statistics analysis technique. Design development of multimedia interactive learning explains the basic reference test , media selection , selection of formats and the initial draft. The results from the experts in content and design showed that the media was valid. Besides, the percentage of individual test reached 93,3% and small group test reached 94,74%. Therefore, the media could be used to conduct the research. In addition, the analysis of t-test was higher than t-table, so H0 was rejected and H1 was accepted. The mean score of students after using media (90.00) was higher than the mean score before using the media (60). It could be concluded that the use of interactive multimedia gave positive and significant effect on the result of learning Pkn subject in the eighth grade. keyword : interactive multimedia, developmen, tutorial design
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK DI TK NEGERI PEMBINA SINGARAJA putra, I Nyoman Adi; Jampel, I Nyoman; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.224 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i1.20260

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja adalah kemampuan anak dalam menyimak belum berkembang secara optimal. Hal ini dapat dilihat pada saat pembelajaran berlangsung, anak terlihat tidak tertarik pada penyampaian pembelajaran yang disampaikan oleh guru Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan Multimedia Flashcard (2) mendeskripsikan kualitas hasil validitas pengembangan Multimedia Flashcard untuk meningkatkan kemampuan menyimak menurut para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektivitas Multimedia Flashcard. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan model pengembangan adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B TK Negeri 1 Pembina Singaraja Hasil penelitian (1) Proses Pengembangan Multimedia Flashcard dengan model ADDIE meliputi lima tahapan: (a) tahap analisis, (b) tahap perancangan, (c) tahap pengembangan, (d) tahap implementasi, dan (e) tahap evaluasi. (2) Multimedia Flashcard valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan Multimedia Flashcard (91%), (b) hasil review ahli Multimedia Flashcard menunjukkan produk berpredikat sangat baik (96%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan Multimedia Flashcard berpredikat sangat baik (99%), (d) hasil uji validitas menunjukkan Multimedia Flashcard berpredikat sangat baik (92,90%). Hasil uji lapangan menunjukkan produk berpredikat sangat baik (91,01%). (3) Berdasarkan hasil implementasi multimedia flashcard menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menyimak anak Kelompok B TK Negeri Pembina Singaraja. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan multimedia flashcard efektif dalam pembelajaran di TK Negeri Pembina Singaraja.Kata Kunci: ADDIE, Kemampuan menyimak, Multimedia flashcard.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS III SEKOLAH DASAR Masturah, Elisa Diah; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Simamora, Alexander Hamonangan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.326 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20294

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar yang inovatif dan hasil belajar IPA siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (2) mengetahui validitas hasil produk media pembelajaran berbasis Pop-Up Book, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode wawancara, kuesioner, tes, dan pencatatan dokumen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar pencatatan dokumen, lembar kuesioner, dan tes dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dikembangkan menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. (2) hasil validitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book dinyatakan valid dari review para ahli dan pengguna dengan presentase tingkat pencapaian dari hasil review ahli isi mata pelajaran 95,8% (sangat baik), hasil review ahli desain pembelajaran 88% (baik), hasil review ahli media pembelajaran 98,5% (sangat baik), uji coba perorangan 92% (sangat baik), uji coba kelompok kecil 91,67% (sangat baik), dan uji coba lapangan 90,08% (sangat baik). (3) efektivitas media pembelajaran berbasis Pop-Up Book menunjukkan nilai rata-rata pretest 53,33 dan posttest 88,21. Setelah dilakukan perhitungan secara manual diperoleh hasil thitung (22,08) > ttabel (2,009) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian media pembelajaran berbasis Pop-Up Book efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III A SD Mutiara Singaraja.Kata kunci: ADDIE, Hasil Belajar, IPA, Pengembangan, Pop-Up Book.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERORIENTASI PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 NEGARA Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita; Suwatra, Ignatius I Wayan; Mahadewi, Luh Putu Putrini
Jurnal Edutech Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.514 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20327

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas VIII SMP Negeri 3 Negara adalah kurang tersedianya media yang sesuai dengan karakteristik siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (2) menguji kualitas hasil validasi pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah, (3) mengetahui efektivitas pengembangan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yaitu model Hannafin and Peck. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, kuesioner, dan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Negara Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini yaitu: (1) rancang bangun multimedia interaktif meliputi tiga tahapan yaitu, tahap analisis kebutuhan, tahap desain, dan tahap pengembangan dan implementasi. (2) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia valid dengan: (a) nilai ahli isi mata pelajaran 96% dengan predikat sangat baik, (b) nilai ahli desain pembelajaran 78,9% dengan predikat baik, (c) nilai ahli media pembelajaran 90,8% dengan predikat sangat baik, (d) hasil uji coba perorangan 94,9% dengan predikat sangat baik, (e) hasil uji coba kelompok kecil 90% dengan predikat sangat baik, (f) hasil uji coba lapangan 93% dengan predikat sangat baik. (3) Multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah efektif digunakan dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan multimedia interaktif berorientasi pendekatan ilmiah mata pelajaran Bahasa Indonesia.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Pendekatan Ilmiah, Pengembangan
PENGEMBANGAN BUKU PINTAR ELEKTRONIK (BPE) BERBASIS PENDEKATAN ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA SEMESTER GENAP Yusmiari, Ni Nengah; Agung, A. A. Gede; Suwatra, Ignatius I Wayan
Jurnal Edutech Undiksha Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.777 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v5i1.20625

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, minimnya sumber belajar, dan kurangnya jam pelajaran IPA di SMPN 1 Semarapura. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah, (2) mendeskipsikan validitas pengembangan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah, (3) untuk menguji efektivitas Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu, laporan pencatatan dokumen, angket/kuesioner, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini adalah (1) rancang bangun pengembangan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah mengacu pada model ADDIE (2) kualitas hasil pengembangan produk diperoleh (a) ahli isi mata pelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, (b) ahli desain pembelajaran pada kategori sangat baik dengan persentase 92%, (c) ahli media Buku Pintar Elektronik (BPE) pada kategori sangat baik dengan persentase 90%, (d) uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan pada kategori sangat baik dengan persentase 91,3%, 91,83%, dan 91,59%. (3) Hasil uji efektivitas Buku Pintar Elektronik (BPE) yaitu diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db 70 yaitu 11,94 > 2,00. bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII G sebelum dan sesudah menggunakan Buku Pintar Elektronik (BPE) Berbasis Pendekatan Ilmiah.Kata-kata kunci: ADDIE, bpe, pengembangan,pendekatan ilmiah
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMPN 1 NEGARA Efriani, Ni Putu Devi; Parmiti, Desak Putu; Pudjawan, Ketut
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.004 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i1.20214

Abstract

Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya bahan ajar yang digunakan, keterbatasan pendidik dalam mengakses informasi baru, kurangya implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskirpsikan rancangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter (2) untuk mendeskripsikan hasil pengembangan modul IPA beorientasi pendidikan karakter (3) untuk menguji penggunaan modul IPA beorientasi pendidikan karakter. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, angket, dan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rancangan pengembangan modul IPA berorientasi pendidikan karakter model pengembangan ADDIE (2) Hasil validitas produk diperoleh (a) uji ahli isi kualifikasi sangat baik dengan persentase 96%, (b) Uji ahli desian kualifikasi sangat baik dengan persentase 90%, (c) Uji ahli media kualifikasi sangat baik dengan persentase 98% (d) Uji coba perorangan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 94,6% (e) Uji coba kelompok kecil memperoleh hasil sangat baik dengan persentase 95,83%, dan (f) uji coba lapangan memperoleh hasil sangat baik dengan persentase 93,2 %. Hasil uji efektifitas modul IPA berorientasi pendidikan karakter yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 10,73 dengan taraf signifikansi 5% (α=0,05) adalah 2,021. Dengan demikian, harga thitung lebih besar dengan ttabel , sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara sebelum dan sesudah menggunakan modul pembelajaran IPA berorientasi pendidikan karakter di kelas VII A SMPN 1 Negara. Disimpulkan bahwa modul IPA berorientasi pendidikan karakter layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Pendidikan Karakter, ADDIE