cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sitimararil@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
ISSN : 23560312     EISSN : 23560320     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The publication of Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 7 articles consisting of Agrotechnology and Forestry topics.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Akibat Pemberian Kompos Limbah Pasar Tradisional Dan Pupuk Npk Pada Tanah Spodosol: Growth And Year Of Shown Onion (Allium Ascalonicum L.) Due To The Application Of Traditional Market Waste Compost And Npk Fertilizer On Spodosol Soil Daniel Aritonang; Siti Zubaidah; Titin Apung Atikah
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i1.4842

Abstract

The aims of this study was to determined the effect of aplication waste compost traditional market  and NPK to growth and yield of shallots (Allium ascalonicum L.) in the spodosols. This research was yield out in November 2018 until January 2019, at the installation of experimental garden of Agriculture, Faculty of Agriculture, University of Palangkaraya. This study used a Completely Randomized Design (CRD) which consist two factors, processing waste compost traditional market was K0 = 0 tons / ha (Control),  K1 = 5 tons / ha,  K2 = 10 tons / ha,  K3 = 15 tons / ha and NPK treatment was,  P0 = 0 kg / ha (Control), P1 = 300 kg / ha, P2 = 400 kg / ha. Each treatment was repeated 3 (three) replications to obtain 36 experimental units. To determined  the effect of the treatment given to the yield of the observation, an analysis was carried out.  If there was a real influenced from the yield of the analysis, then it will be continued with the BNJ test at the level of ɑ 5%. The yield of the average number of shallot tillers indicate that the combination of  distribution waste compost traditional market (K) and NPK (P) with K3P1 treatment  (15 tons / ha and 300 kg / ha)  was  the best combination of variable number of tillers 12,33. The aplication waste compost traditional market at a dose of 10 tons/ha able to increased plant height while 48,16 cm. Dose of 15 tons/ha able to increased number of tillers 9,56, fresh weight 91,80 g and dry tuber weight 53,73 g. While granting NPK at a dose of 400 kg/ha able to increased fresh weight 87,14 g, and dry tuber weight on shallots 49,49 g.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Atas Pemberian Abu Sekam dan NPK Grand S-15 pada Tanah Gambut Pedalaman: Growth Response and Yield of Tomato (Lycopersicum esculentum Mill.) for Giving Husk Ash and NPK Grand S-15 in Inland Peatlands Fortune Maskuline
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i1.4862

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap pemberian abu sekam dan NPK Grand S-15 pada tanah gambut pedalaman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 (dua) faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pemberian abu Sekam (A) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu 5 ton/ha (A1), 10 ton/ha (A2), dan 10 ton/ha (A3). Untuk faktor kedua adalah pemberian dosis pupuk majemuk NPK Grand S-15 yang terdiri dari lima taraf taraf, yaitu 0 kg/ha (G0), 150 kg/ha (G1), 300 kg/ha (G2), 450 kg/ha (G3), dan 600 kg/ha (G4). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah buah, dan bobot buah segar. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pemberian abu sekam dan NPK Grand S-15 berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan diameter batang tanaman tomat umur 5 dan 6 MST, dan bobot segar buah tomat saat panen. Kombinasi abu sekam 15 ton/ha dan NPK Grand S-15 450 kg/ha (A3G3) mampu meningkatkan rata-rata tinggi tanaman yang lebih tinggi yaitu 85.67 cm/tanaman (6 MST), rata-rata diameter batang r yaitu 1.43 cm/tanaman (6 MST) dan rata-rata bobot segar buah tomat yang lebih baik saat panen yaitu 431.40 gram/tanaman.
Analisis Pengaruh Jenis Papan, Berat Labur Perekat Dan Interaksinya Terhadap Sifat Fisika Dan Mekanika Papan Laminasi: Analysis Of The Influence Of Board Type, Adhesive Labor Weight And Its Interactions On The Physical And Mechanical Properties Of Laminate Boards Febriana Tri Wulandari; Dini Lestari; Ni Putu Ety Lismaya Dewi
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i1.4976

Abstract

Peneliti ingin melihat apakah akan terjadi peningkatan kekuatan setelah kayu sengon dan bambu dikombinasikan menjadi papan laminasi. Jenis bambu yang akan digunakan untuk dijadikan bambu laminasi dalam penelitian ini adalah bambu petung (Dendrocalamus asper.Backer). Bambu petung dipilih karena memiliki diameter yang dapat mencapai 20 cm dengan tebal dinding antara 1-3 cm sehingga cocok digunakan menjadi bambu laminasi (Wulandari et.al, 2022). Kayu sengon (Paraserianthes falcataria) memiliki berat jenisnya 0,33 termasuk berat jenis ringan (0,29- 0,56) dengan kelas kuat III-IV (Sari, 2011). Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh jenis papan laminasi kayu sengon dan kombinasi kayu sengon bambu petung, pengaruh berat labur dan interaksi jenis papan laminasi dan berat labur terhadap sifat fisika dan mekanika serta kelas kuat papan laminasi yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial denga 2 faktor dan 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Berat labur berpengaruh nyata terhadap kadar air, MoR dan tidak berpengaruh nyata terhadap kerapatan, pengembangang tebal, penyusutan tebal, MoE. Jenis papan laminasi berpengaruh nyata terhadap kerapatan, kadar air, pengembangan tebal, penyusutan tebal. MoE dan tidak berpengaruh nyata terhadap MoR. Interaksi jenis papan laminasi dengan berat labur berpengaruh nyata terhadap kerapatan dan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, pengembangan tebal, penyusutan tebal, MoE, MoR. Berdasarkan nilai sifat fisika dan mekanika maka papan laminasi jenis S1 (kombinasi sengon bambu petung) masuk kelas kuat III yang dapat digunakan untuk keperluan konstruksi-konstruksi berat terlindung dan papan laminasi jenis S2 (sengon) masuk kelas kuat IV dapat digunakan untuk keperluan konstruksi ringan yang terlindung.
Potensi Batang Sorgum sebagai Sumber Gula dengan Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan NPK di Tanah Berpasir: The Potential of Sorghum Stems as a Source of Sugar on Application Manure and NPK Fertilizer on Sandy Soil Pienyani Rosawanti; Nurul Hidayati; Djoko Eko Hadi Susilo; Fahruddin Arfianto
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i1.5294

Abstract

Tanaman sorgum merupakan tanaman alternatif yang populer sebagai bahan pangan, bahan baku industri bioetanol dan sumber pakan ternak. Penggunaan teknik budidaya yang tepat dalam budidaya sorgum dapat meningkatkan hasil tanaman sorgum. Batang sisa panen berpotensi sebagai sumber gula alami yang bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menguji pengaruh pupuk kandang ayam dan NPK pada tanah berpasir terhadap jumlah ruas batang dan tingkat kemanisan batang sorgum.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang ayam dan NPK tidak berpengaruh terhadap jumlah ruas batang sorgum. Perlakuan pupuk kandang ayam dan NPK berpengaruh terhadap tingkat kemanisan batang sorgum. Tingkat kemanisan batang sorgum tertinggi terdapat pada perlakuan pupuk kandang ayam dosis 30 ton/ha dan NPK dosis 300 kg/ha yaitu 7,783 obrix. Perlakuan yang efisien untuk mendapatkan tingkat kemanisan batang sorgum yaitu perlakuan pupuk kandang ayam dosis 20 ton/ha dan NPK dosis 300 kg/ha. Batang sorgum bagian bawah memiliki tingkat kemanisan yang lebih tinggi yaitu 6,352 obrix (setara dengan kadar gula sebesar 3,527 %), dibandingkan batang bagian atas dan tengah.
Cover, Content, and Editorial Note from Daun J Pertanian Kehutanan Vol. 10 No. 1 Juni 2023 Chief Editor of Daun J Pertanian Kehutanan
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i1.5383

Abstract

Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga (Brassica oleraceae L.) dengan Pemberian POC Daun Lamtoro dan Bokashi Eceng Gondok pada Tanah Ultisol: Growth and Yield of Flower Cabbage (Brassica oleraceae L.) with POC Lamtoro Leaves and Bokashi Water Hyacinth on Ultisol Soil Erina Riak Asie; Nyahu Rumbang; Shendy Simanulang; Bambang Supriyono Lautt
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.4250

Abstract

Kubis bunga merupakan tanaman sayuran semusim yang mengandung mineral, vitamin dan serat yang sangat penting untuk kesehatan, Budidaya kubis bunga selama ini masih bertumpu pada pemakaian pupuk anorganik. Pemakaian pupuk anorganik secara terus menerus dapat menimbulkan efek negatif berupa pencemaran lingkungan dan penurunan produktivitas tanah. Penelitian dilaksanakan untuk meneliti respons tanaman kubis bunga terhadap pemberian POC daun lamtoro dan bokashi eceng gondok pada tanah ultisol. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama, yaitu konsentrasi pupuk organik cair daun lamtoro (0, 10, 20, 30%), faktor kedua, yaitu dosis bokashi eceng gondok (0, 10, 20, dan yang 30 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara pemberian POC daun lamtoro dan bokashi eceng gondok terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah ultisol. Pemberian POC daun lamtoro pada konsentrasi 30% memberikan hasil hasil terbaik pada bobot krop , yaitu 108,91 g/tanaman. Pemberian bokashi eceng gondok dengan dosis 10 ton/ha mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah ultisol.
Efek Forest Healing terhadap Psikologi Perasaan Wisatawan: The Effect of Forest Healing on Psychological in Tourists' Feelings Insan Kurnia; Putri Adira Paramita; Thoha Bastian Khatami
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.4618

Abstract

Hutan adalah ekosistem khas yang berbeda dengan ekosistem lainnya sehingga mampu memberikan nilai jasa ekosistem yang berbeda juga termasuk untuk kegiatan forest healing, suatu bentuk pemanfaatan hutan sebagai media untuk penyembuhan yang terkait dengan aspek fisiologis maupun mental. Kawasan Resort Selabintana dan Resort Situgunung Taman Nasional Gunung Gede Panngrango memiliki beragam potensi sumberdaya alam untuk kegiatan forest healing. Oleh karena itu, diperlukan penelitian awal untuk mengetahui perubahan psikologi wisatawan setelah mengikuti kegiatan forest healing sebagai dasar pengembangan forest healing di kawasan ini. Penelitian dilaksakan pada bulan April-Mei 2022 terhadap responden sukarela sebanyak 30 orang untuk setiap resort. Responden diminta untuk mengikuti kegiatan forest healing kemudian diukur perubahan perasaan sebanyak 21 aspek melalui kuesioner dengan skala jawaban 1-4. Sebelas bentuk kegiatan menjadi pilihan ujicoba forest healing oleh responden, dengan pilihan paling banyak adalah berjalan di hutan diikuti mencium aroma hutan. Seluruh aspek perasaan yang diukur dinilai berubah oleh responden, baik bersifat positif maupun negatif. Satu aspek perasaan berubah secara positif menurut seluruh responden (kesehatan), sementara 20 perasaan lain dinilai secara positif maupun negatif oleh responden. Dua belas perasaan dinilai stabil atau tidak berubah dengan perasaan kesejahteraan dinilai paling banyak tidak berubah oleh responden. Perubahan perasaan positif paling tinggi adalah perasaan kesenangan (3,27), sementara perubahan secara negatif paling tinggi adalah kesedihan (2,27) yang bermakna mengurangi kesedihan.
Hubungan antara Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Nelayan terhadap Keberadaan Hutan Mangrove di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang: The Relationship between Knowledge and Perceptions of Fishing Communities Towards the Existence of Mangrove Forest in Setapuk Besar Urban Village Singkawang City Piki Andrian; Jajat Sudrajat; Adi Suyatno
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.5222

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengetahuan dan persepsi masyarakat nelayan serta hubungannya terhadap keberadaan kawasan mangrove di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang melalui wawancara dan observasi lapangan, data diidentifikasi dan dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar memiliki tingkat pengetahuan sedang terhadap keberadaan kawasan mangrove. Hasil ditunjukan dengan tingkat pengetahuan masyarakat nelayan yang terlihat pada persentase 78% nelayan masuk dalam kategori sedang karena masyarakat nelayan sebagian besar menjawab pertanyaan dengan skor 14-19. Sedangkan pada persepsi masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang tergolong tinggi, hal tersebut dikarenakan 90,7% masyarakat menganggap adanya hutan mangrove merupakan suatu hal yang positif atau baik. Hasil uji statistik SPSS korelasi Rank Spearman menunjukan bahwa pengetahuan dan persepsi masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang memiliki hubungan nyata akan tetapi dengan kekuatan hubungan yang lemah. Kata kunci: persepsi, pengetahuan, mangrove dan masyarakat nelayan.
Pertumbuhan Anggrek Hitam pada Simulasi Cekaman Kekeringan Menggunakan Polietilen Glikol secara In Vitro: Black Orchid Growth in Simulated Drought Stress Using Polyethylene Glycol in Vitro Asnawati Asnawati; Mahmud Mustaqim; Agustina Listiawati
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.5338

Abstract

The black orchid plant has a beauty at the flowers with the characteristic black labellum. In its natural habitat, black orchid plants require high humidity for optimal growth. The purpose of this study was to examine the growth response of black orchids to drought stress using polyethylene glycol in vitro. This research was conducted at the Biotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University from October to January 2023. The design used in this study was Completely Randomized Design which consisted of one factor, namely polyethylene glycol concentration. The polyethylene glycol concentrations tested were 0%, 5%, 10%, 15%, 20% and 25% (mg/l). The variables observed were the time of shoot emergence, root emergence time, number of shoots, increase in the number of leaves, number of roots, and leaf color morphology. The results showed that the addition of polyethylene glycol at the level of 0-25% in in vitro culture media as a drought stress simulation had no significant effect on the variables of shoot emergence time, root emergence time, number of shoots, increase in number of leaves, and number of roots. Meanwhile, for the morphological variable of leaf color, the treatment with a concentration of 25% showed early symptoms of drought.
Analisis Kelayakan Usahatani Sawi Keriting di Kelurahan Mulia Baru Kabupaten Ketapang: Feasibility Analysis of Curly Mustard Vegetable Farming in Kelurahan Mulia Baru, Ketapang Regency Erlinda Yurisintae; Maulina Ibrahim; Anita Suharyani
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.5648

Abstract

Sawi adalah sayuran yang digemari hampir semua orang dan dapat dibudidayakan baik di dataran rendah mupun tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis usahatani kinerja usahatani sawi keriting di Desa Mulia Baru Ketapang Barat. Desa Mulia Baru Kabupaten Ketapang. Variabel penelitian yang dipergunakan adalah biaya produksi, produksi, harga swai keriting, penerimaan dan pendapatan usahatani. Responden adalah petani sawi keriting sebanyak 45 petani yang ditentukan dengan cara Random Sampling. Periode pengamatan selama 11 bulan pada saat musim kering. Metode analisis mempergunakan merode deskriptif dengan tabulasi serta perhitungan R/C usahatani. Berdasarkan hasil penelitian usahatani sawi keriting dilaksanakan secara sederhana mempergunakan bedengan. Rata-rata produksi sawi keriting adalah 137.153 kg/petani/tahun. Rata-rata pendapatan adalah Rp. 9.781.715/petani/tahun. Rasio R/C usahatani adalah 1,60. Artinya usahatani sawi keriting layak untuk dikembangkan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 12 No. 1 (2025): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 11 No. 2 (2024): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 11 No. 1 (2024): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 1 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 9 No. 2 (2022): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 9 No 1 (2022): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 8 No 2 (2021): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 8 No 1 (2021): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 7 No 2 (2020): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 7 No 1 (2020): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 6 No 2 (2019): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 6 No 1 (2019): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 5 No 2 (2018): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 5 No 1 (2018): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 4 No 2 (2017): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 4 No 1 (2017): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 3 No 2 (2016): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 3 No 1 (2016): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 2 No. 2 (2015): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 2 No 2 (2015): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 2 No 1 (2015): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol 1 No 1 (2014): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan More Issue