cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Hadratul Madaniyah
ISSN : 24073865     EISSN : 26551993     DOI : 10.33084/jhm
The publication of Jurnal Hadratul Madaniyah certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 6 articles consisting of Islamic Studies and Islamic Law topics.
Articles 154 Documents
Pembagian Warisan Keluarga Ulama Palangka Raya Dalam Tinjauan Hukum Waris Adat Masyarakat Banjar Gusti Muzainah; Syaikhu Syaikhu
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i1.1598

Abstract

Diskursus mengenai hukum - terutama hukum kewarisan selalu menarik untuk dikaji, dalam hubungannya dengan kondisi sosio kultural masyarakat di Indonesia.Hal ini terjadi karena hukum kewarisan yang berlaku di Indonesia masih bersifat pluralistik, maksudnya masing-masing golongan masyarakat mempunyai hukum sendiri-sendiri.Setidaknya ada tiga jenis hukum kewarisan yang masih tetap eksis dan hidup di tengah-tengah masyarakat, yaitu: pertama, hukum kewarisan berdasarkan syari'at Islam, seperti tertuang dalam ilmu faraid kedua, hukum kewarisan adat yang sangat pluralistis keadaannya dan sifatnya tidak tertulis, dan ketiga, hukum kewarisan yang berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata)/BW.Dari ketiga jenis hukum kewarisan yang masih tetap eksis dan hidup di tengah-tengah masyarakat, yang paling dominan dalam pelaksanaan pembagian warisan masyarakat Indonesia adalah berdasarkan hukum Islam dan hukum adat. Hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam dengan berbagai suku yang sangat beragam, yang tentunya pelaksanaan pembagian harta warisan pun akan beragam pula sesuai dengan sistem kekeluargaan yang mereka anut, begitu juga dalam kewarisan masyarakat Banjar.
Penerapan Teori Keadilan dalam Putusan Harta Bersama (Analisis Perkara Nomor 0346/Pdt.G/2017/PA.Ktb) Muhammad Nafi; Citra Mutiara Solehah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i1.1599

Abstract

Justice in the decision of a case is the main objective of the trial process carried out. The theories of justice written by experts must have been understood by the judge. In the case of a joint property suit, it is necessary to apply the methods of justice by the judge in deciding the case. Although the regulations governing shared assets are divided into half each, in reality, there are proven legal facts in the trial to conduct contra legem. However, in the decision of the Kotabaru Religious Court Number 0346/Pdt.G/2017/PA.Ktb, although it was evident that the joint property, which was one of the sources of income from the Plaintiff and Defendant in his life, was entirely controlled by the Defendant since the separation from the Plaintiff. The Plaintiff even had to pay more for his livelihood because he had to live and earn a living outside the joint property. The Panel of Judges decided that the joint property was divided in half each to the Plaintiff and Defendant. This has become a problem in the application of the theory of justice that takes into account the Plaintiff's contributions and losses in the joint venture. This study aims to describe how the legal considerations of the judges, and their relationship with the theory of justice used by the Panel of Judges.
Implementasi Akad Berpola Kerja Sama Dalam Produk Keuangan Di Bank Syariah (Kajian Mudharabah Dan Musyarakah Dalam Hukum Ekonomi Syariah) Muhammad Syarif Hidayatullah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i1.1613

Abstract

Bank Syariah sebagai lembaga keuangan yang operasionalnya berdasarkan prinsip syariah, maka dalam sistem produk yang ditawarkan menggunakan akad-akad syariah. Dari beragamnya akad yang dapat diterapkan di bank syariah terdapat akad dengan pola kerja sama, selain pola jual-beli dan sewa-menyewa/upah mengupah yang menjadi landasan komersial bisnis. Akad pola kerja sama tersebut adalah mudharabah dan musyarakah. Penelitian ini bertujuan menganalisis akad pola kerja sama di bank syariah dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Hasil pembahasan yakni operasional produk yang ditawarkan bank syariah dengan pola mudharabah terdapat pada produk pendanaan dan pembiayaan, sedangkan musyarakah terbatas pada pembiayaan. Implementasi akad mudharabah dan musyarakah di Bank Syariah dalam kajian hukum ekonomi syariah adalah boleh dilaksanakan dan memiliki legalitas atas dasar prisip syariah, sebab akad mudharabah dan musyarakah merupakan akad berpola kerja sama yang sesuai dengan tuntunan akad syariah dalam fikih muamalah.
PERNIKAHAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA Ahmad Fuadi; Devi Anggreni Sy
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1986

Abstract

Dalam Islam Perkawinan beda agama dilarang oleh kebanyakan ulama. Hal ini merujuk pada al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 221 dan Qur’an surat al-Mumtahanah ayat 10, Namun akibat adanya pandangan yang berbeda tentang hukum perkawinan beda agama, hal ini berdasarkan Alquran surat al-Ma‟idah ayat 5. Disamping itu juga terdapat kontradiktif tentang aturan pernikahan beda agama antara Pasal 56 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkwainan yang membuka peluang untuk dilakukannya pernikhan beda agama dengan Kompilasi Hukum Islam Pasal 44 Kompilasi Hukum yang menutup sama sekalai pernikahan beda agama. Oleh sebab itu banyak terjadi perkawinan beda agama di kalangan umat Islam, dan menimbulkan masalah yaitu bagaimana kawin beda agama ini dipandang baik menurut hukum Islam, dan hukum positip Indonesia. Penelitian ini bersifat diskriptik analitik dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang sudah terkumpul dianalisa secara kualitatif dengan metode berfikir deduktif dan induktif. Pada akhirnya nanti dapat disimpulkan bahwa hakikat pernikahan adalah sebuah kontrak sosial, sehingga segala hal mengenai pernikahan sudah seyogyanya dikembalikan pada nilai-nilai subyektifitas yang akan melaksanakannya, sekalipun terdapat pelarangan seharusnya lebih bersifat sosiologis, bukan teologis dan realisasinyapun harus melalui fakta yang empirik bukan hanya prasangka-prasangka yang mengakibatkan sentimen kolektif terhadap komunitas lain
NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH TSANAWIYAH Mazrur Mazrur
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1989

Abstract

Making democratic citizens is one of the functions of national education. For that we need to develop democratic value, by applying democratic value in learning activities. Fikih lesson is one of many religious subjects containing different views which has been taught in Madrasah Tsanawiyah (MTs). MTs student have already started thinking abstractly that make clash of views and experiences between students. This requires teachers applying democratic value in learning Fikih lesson. Research conducted at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Palangka Raya and Madrasah Tsanawiyah Muslimat NU Palangka Raya have multicultural student. This research can be concluded that MTs Palangka Raya Fikih learning applied democratic value in learning activities such freedom, equality, tolerance, openness, trust and competition. Factors affecting democratic values application are students 'readiness, teachers ability to understand students' cognitive development, the creation of a pleasant atmosphere, freedom interaction and using humanistic by developing structural and cultural communication.
PENGARUH SOSIOLOGI DALAM FIQH KEPEMIMPINAN WANITA Fithriyatus Sholihah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1990

Abstract

Sejarah mencatat bagaimana wanita-wanita diperlakukan pada zaman dahulu. Jangankan untuk menjadi seorang pemimpin, hak untuk hidup saja mereka tidak punya. Sebagaimana yang terjadi di masyarakat Jahiliyyah dulu, bayi perempuan dikubur hidup-hidup begitu mereka dilahirkan. Fenomena itu terjadi sebenarnya dikarenakan oleh faktor sosio-kultural maupun sosio-historis yang ada di masyarakat, di mana wanita selalu dianggap lemah dan pria selalu diagung-agungkan dengan segala kehebatannya. Oleh karena itu, adanya larangan tentang kepemimpinan wanita sebenarnya bukan lahir dari faktor keagamaan, melainkan dari kondisi social budaya maupun social historis dalam masyarakat itu sendiri. Apabila dalam masyarakat zaman dahulu wanita tidak dapat menjadi pemimpin karena dianggap lemah dari berbagai segi, intelektual dan kemampuan misalnya. Hal itu tidak dapat diterapkan lagi dalam kondisi social masyarakat saat ini, di mana kaum wanita sudah banyak yang mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, dalam suatu kasus bahkan kecerdasan mereka telah melebihi kaum pria, hal ini tentunya membuka kesempatan yang luas bagi kaum wanita untuk menjadi pemimpin.
PENDAPAT ZAHIRIYYAH TENTANG BATASAN MELIHAT PEREMPUAN DALAM KHITBAH Anis Nizar
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1991

Abstract

khitbah atau pinangan dalam Islam adalah diperbolehkan bahkan dianjurkan, tujuannya yaitu agar calon pasangan tersebut saling mengenal satu sama lain. Dalam proses khitbah, ada beberapa hal yang diperbolehkan, diantaranya yaitu kebolehan melihat perempuan yang dikhitbah. Akan tetapi, dalam proses ini tentu harus didampingi oleh mahram dari pihak perempuan dan tidak boleh dilakukan hanya berdua saja atau berkhalwat. Para ulama fikih juga sepakat akan kebolehan melihat perempuan yang dikhitbah, akan tetapi yang menjadi perdebatan adalah batasan dari melihat itu sendiri. Mayoritas ulama memperbolehkan melihat wajah dan telapak tangan untuk melihat kecantikan fisik dan kesuburannya. Sementara itu, pendapat yang paling ekstrem datang dari golongan Z{a>hiriyyah, di mana mereka memperbolehkan melihat seluruh anggota tubuh perempuan yang dikhit{bah, baik yang tersembunyi maupun yang terlihat, dalam keadaan lalai maupun tidak lalai. Pendapat tersebut bersumber dari metode istinba>t{ hukum yang digunakan, di mana mereka secara langsung melihat dhahir hadis tentang kebolehan melihat perempuan yang dikhit{bah, dan di dalam hadis tersebut tidak ada batasan yang disebutkan secara rinci oleh Rasulullah SAW mengenai bagian yang boleh dan tidak boleh dilihat, serta hadis itu cenderung memiliki makna yang kuat bahwa seorang lak-laki boleh melihat seluruh anggota tubuh perempuan yang dikhit{bah jika dia ingin serius menikahi perempuan tersebut.
KORELASI ANTARA PEKERJAAN SUAMI DENGAN KEHARMONISAN KELUARGA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PT. ASMIN KOALINDO TUHUP DI KELURAHAN MUARA TUHUP Mitra Mitra; Sanawiah Sanawiah
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1992

Abstract

Keluarga yang bahagia dan harmonis merupakan dambaan bagi setiap orang, keluarga yang harmonis dikenal juga di masyarakat dengan sebutan sakinah, mawaddah, warahmah, sebagaimana disebutkan dalam pasal 45 Undang-Undang No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan menyebutkan tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sedangkan pada pasal 3 dalam Kompilasi Hukum Islam menyebutkan bahwa perkawinan bertujuan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah, hal ini perlu kita peroleh dan dilakukan dalam setiap kehidupan berkeluarga. Keberhasilan keharmonisan keluarga bisa saja disebabkan oleh pekerjaan suami, penelitian yang berjudul “Korelasi Antara Pekerjaan Suami Dengan Keharmonisan Keluarga Pada Karyawan Perusahaan PT Asmin Koalindo Tuhup di Kelurahan Muara Tuhup”. Ada dua permasalahan dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana keharmonisan keluarga karyawan perusahaan PT Asmin Koalindo Tuhup di Kelurahan Muara Tuhup; (2) bagaimana hubungan pekerjaan suami karyawan perusahaan PT Asmin Koalindo Tuhup di Kelurahan Muara Tuhup dengan keharmonisan keluarga?. Tujuan penulisan ini untuk menggali lebih dalam faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keharmonisan keluarganya, mengukur relevansi antara pekerjaan suami sebagai karyawan perusahaan PT Asmin KoalindoTuhup dengan keharmonisan keluarga. Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah sampel karyawan dan istrinya sebanyak 22 orang. Penggalian data menggunakan angket. Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan langkah-langkah editing, coding, tabulating, analizing dan interpretating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi/bidang pekerjaan di PT Asmin Koalindo Tuhup antara lain Administrative Office, supervisor, Driver, security, dan cleaning service. Adapun keharmonisan keluarga pada pasangan suami istri menunjukkan tingkat harmonis sebanyak 1 sampel, cukup harmonis 8 sampel dan kurang harmonis 2 sampel. Berdasarkan uji statistik analisis korelasi dan diuji dengan perhitungan uji t serta dihitung dengan rumus Koefisien Determinasi menunjukkan terdapat korelasi antara pekerjaan suami dengan keharmonisan keluarga, pekerjaan suami memberi pengaruh yang cukup kuat terhadap keharmonisan keluarga hal ini berarti hipotesis dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Siswa di Sekolah Dasar Negeri 234 Barambang II Maros, Sulawesi Selatan Adilham Adilham
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru PAI dalam membina akhlak siswa di SDN Barambang II mengingat mereka sebagai generasi penerus agama, bangsa, dan negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu pengamatan lapangan terhadap bentuk pembinaan akhlak siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam pembinaan akhlak siswa terbagi ke dalam dua bentuk yaitu pembinaan dalam pembelajaran intrakurikuler dan pembinaan dalam pembelajaran ekstrakurikuler. Strategi guru PAI ini membutuhkan bantuan dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, termasuk kepala sekolah, guru- guru kelas, pegawai sekolah, orang tua siswa, dan warga masyarakat sekitar agar tujuan dalam membentuk siswa yang berakhlakul karimah bisa tercapai secara maksimal.
" MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR PAI MATERI IBADAH PUASA RAMADHAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN 1 SUNGAI KAPITAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020" Muhamammad Junaidi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v7i2.1997

Abstract

Mengajarkan puasa kepada anak mungkin susah-susah gampang, kadang ada anak yang ingin sekali puasa bersama anggota keluarga lainnya. Ada pula yang tidak ingin, salah satu materi yang di pelajari di kelas V adalah ibadah puasa ramadhan, puasa ramadhan menurut syariat Islam adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena Allah SWT, dengan syarat dan rukun tertentu. Jadi melaksanakan puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya, di mana hal tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban manusia kepada penciptanya secara langsung serta kegiatan yang menyangkut hablum minallah. Bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, dikarenakan bulan ini memiliki beberapa keutamaan atau manfaat. Selanjutnya guru melakukan wawancara terhadap beberapa siswa, yang hasilnya adalah siswa jenuh dan merasa bosan dengan pembelajaran di kelas. Dari hasil wawancara itulah, guru berinisiatif menggunakan model pembelajaran yang tidak biasa di pakai di kelas, yakni menggunakan pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar. Metode pembelajaran kooperatif merupakan metode pembelajaran dengan kelompok kecil siswa dan membangun kondisi belajar yang kondusif. Sedangkan media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk dua dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bentuknya bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film, strip, opaque projektor. "Meningkatkan Aktifitas belajar PAI Materi Ibadah Puasa Ramadhan Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Gambar Pada Peserta Didik Kelas V di SDN 1 Sungai Kapitan Tahun Pelajaran 2019/2020"

Page 6 of 16 | Total Record : 154