cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
ISSN : 26139677     EISSN : 25992600     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 554 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi pada Pokok Bahasan Koordinat Kartesius untuk Siswa Kelas VIII SMP I Wayan Dika Juniarta
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i3.70251

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) Membuat rancangan bangun (design) media pembelajaran materi koordinat kartesius berbasis Game Edukasi untuk siswa kelas 8; 2) Mendeskripsikan hasil prototipe media pembelajaran materi koordinat kartesius berbasis Game Edukasi untuk siswa kelas 8; 3) Mengetahui kegunaan media pembelajaran materi koordinat kartesius berbasis Game Edukasi untuk siswa kelas 8. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Pengembangan aplikasi game edukasi pada pokok bahasan koordinat kartesius kelas VIII SMP dikembangkan dengan menggunakan tools penyedia jasa pengembang aplikasi dengan tehnik koding sederhana menggunakan construct. Selain itu, software pendukung lainnya berupa corel draw, adobe ilustrator dan photoshop; 2) Prototipe yang dihasilkan yaitu media pembelajaran berbasis game edukasi. Media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dikhususkan untuk windows; 3) Media game edukasi pada pokok bahasan koordinat kartesius untuk kelas 8 yang dikembangkan telah diuji kelayakan dan kegunaannya. Sehingga, media ini dapat diterima dan layak untuk uji coba namun cakupannya masih terbatas yang dilakukan pada tahap implementasi. Kata kunci: Pengembangan Media, Game Edukasi, Koordinat Kartesius Abstract The purposes of this research were 1) to create the design of education game-based learning media for cartesian coordinate material for 8th grade students; 2) to describe the result of a prototype education game-based learning media for cartesian coordinate material for 8th grade students; 3) to know the use of education game-based learning media for cartesian coordinate material for 8th grade students. The research method used was research and development with ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) as a research model. The results of this study showed that: 1) The development of the educational game application on the cartesian coordinate material for 8th grade was developed by tools of the application developer using simple coding techniques and using the construct. In addition, other supporting software like corel draw, adobe illustrator and photoshop. 2) The result of the prototype was education game-based learning media. The developed learning media was specified for Windows; 3) The education game-based learning media for cartesian coordinate material for 8th grade that were developed has been tested for its worthiness and its use. This media was acceptable and worthy for testing but its range was still limited to the implementation stage. Keywords: Developing Media, Education Game, Cartesian Coordinate
Pengembagan Media Potoon Berbasis Pembelajaran Discovery pada Materi Turunan Fungsi Aljabar Kelas XI Tebai, Elisabeth Lydia; I Wayan Sudiarsa; Ni Ketut Erawati
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i2.82698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media powtoon berbasis pembelajaran discovery pada materi turunan fungsi aljabar yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model plomp. Subjek penelitian siswa kelas XI IPA dan XI IPS SMA PGRI 4 Denpasar berjumlah 46 siswa. Data dikumpulkan dengan angket dan tes. Hasil penelitian yang diperoleh dari validator untuk menguji kevalidan dari segi media sebesar 95%, segi materi sebesar 91,33%, segi bahasa sebesar 92% berkategori sangat valid. Hasil penelitian yang diperoleh dari angket untuk menguji kepraktisan, angket respon guru sebesar 85,71% berkategori sangat praktis dan angket respon siswa sebesar 75,47% berkategori praktis. Hasil penelitian yang diperoleh dari post test sebesar 86,95 berkategori efektif. Dapat disimpulkan bahwa media powtoon berbasis pembelajaran discovery materi turunan fungsi aljabar valid, praktis dan efektif sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Penerapan Asesmen Formatif Feedback dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMPN 26 Malang Yulianto, Dani
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i2.85452

Abstract

Hasil asesmen diagnostik yang dilakukan di SMPN 26 Malang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Ketuntasan hasil belajar dari asesmen diagnostik yang dilakukan menunjukkan 37,5% dari 100% jumlah peserta didik dari skor minimum yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMPN 26 Malang melalui penerapan asesmen formatif feedback. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus. Siklus ini meliputi empat tahapan dalam penelitian tindakan kelas diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII D yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 19 laki-laki dan 13 perempuan. Penerapan asesmen formatif pada setiap kompetensi dasar dapat membantu siswa dalam peningkatan hasil belajar, pemberian feedback pada asesmen formatif dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Peningkatan hasil belajar siswa SMPN 26 Malang pada materi bilangan bulat dengan penerapan asesmen formatif feedback dapat dikatakan berhasil, dilihat dari peningkatan persentase ketuntasan siswa yang melampaui skor minimum dari siklus I dan siklus II sebesar 34,37%.
Strategi Kreatif Media Pembelajaran Berbasis Google Sites Berbantuan Video Kontekstual Pada Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Ardi Dwi Wahyu Sukmadianto
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i2.85865

Abstract

Pembelajaran matematika, khususnya materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV), masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya tingkat pemahaman siswa yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang kurang interaktif dan berbasis ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran berbasis Google Sites yang didukung oleh video kontekstual pada materi SPLDV untuk siswa kelas VIII SMP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP yang mengalami kesulitan dalam memahami materi SPLDV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman siswa dan angket respon siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites yang dilengkapi dengan video kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi SPLDV. Penggunaan video kontekstual memungkinkan siswa untuk memahami konsep matematika secara lebih mendalam melalui visualisasi penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, media ini memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk belajar secara mandiri kapan saja dan di mana saja. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Google Sites dan video kontekstual, dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah.
Model Guided Discovery Learning Berbantuan Quizizz Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Bagi Siswa Kelas VIII Berpengetahuan Awal Rendah ahmad huzaimi
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i2.86707

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada adanya gap dari pengaruh model guided discovery learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis bagi siswa berpengetahuan awal rendah dengan siwa berpengetahuan awal sedang-tinggi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kognitif, kebutuhan arah yang jelas, kesalahpahaman, kurangnya kemandirian, kehilangan motivasi dan keterbatasan waktu. Tujuan penelitian ini ialah mencari tahu pengaruh model pembelajaran guided discovery learning berbantuan quizizz terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini ialah true experiment dengan menggunakan desain post test only control group design. Populasi dari penelitian ini sebanyak 63 siswa kelas VIII berpengetahuan awal rendah, yang kemudian ditentukan sampel mempergunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh 2 kelas selaku sampel penelitian yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Setelah data terkumpul, teknik analisis data mempergunakan Uji T – independet one way dengan taraf signifikansi 5%. Berlandaskan pada hasil analisis penelitian didapat nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwasanya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang ikut dalam kegiatan belajar dengan model guided discovery learing berbantuan quizizz lebih baik dibandingkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kegiatan belajar konvensional. Maka, model pembelajaran guided discovery learing berbantuan quizizz memberi pengaruh secara positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII berpengetahuan awal rendah di SMP Negeri 2 Gerokgak.
Efektivitas Model Pembelajaran LOK-R terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Asma Zulfa Habibah
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i2.86920

Abstract

This research examines the stages of the LOK-R learning model in statistics learning and how the LOK-R learning model is applied to students' mathematical problem solving abilities in statistics learning. The aim of this research is to find out what stages go through in learning statistics using the LOK-R learning model and its impact on students' mathematical problem solving abilities. The researcher used a descriptive qualitative research method, carried out with a case study approach. The object of this research was 31 students in class X-11 MAN Sidoarjo for the 2023/2024 academic year. Data was collected through tests, observations and literature studies. After implementing the LOK-R learning model, 100% of students had very high problem solving abilities. Almost all students were able to work on the problems given with perfect levels of problem solving ability, of the total students there were only 14% whose scores were less than perfect. The LOK-R learning model has proven to be effective as a learning innovation to improve students' problem solving abilities in statistics learning. The literacy stage in LOK-R learning hones students' abilities in understanding existing problems. The Orientation Stage hones students' abilities in making plans to solve problems. The Collaboration Stage hones students' abilities in carrying out the completion plans that have been made. Lastly, the reflection stage sharpens students' ability to review the solutions that have been made. Increasing students' problem solving abilities can be seen from increasing student understanding and student learning outcomes.
Systematic Literature Review: Efektivitas Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model GDL Terhadap Kemampuan Kelancaran Prosedural Matematis Agustin, Rezna Rahayu; Ratnaningsih, Nani
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i3.87546

Abstract

Keberagaman siswa dan kualitas mereka yang berbeda menghadirkan tantangan yang signifikan bagi guru di kelas, terutama dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan strategi pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model GDL efektif terhadap kemampuan kelancaran prosedural matematis. Artikel ilmiah ini disusun dengan metode Systematic Literature Review (SLR). SLR merupakan metode dalam rangka mengidentifikasi, mengkaji, serta menyimpulkan beberapa penelitian terkait dengan tema yang dibahas. Subjek penelitian yaitu artikel yang dikaji berjumlah 20 artikel jurnal nasional terakreditasi SINTAdan bereputasi yang berkaitan dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model GDL terhadap kemampuan kelancaran prosedural matematis, yang berasal dari database sinta kemdikbud selama 5 tahun terakhir. Hasil review artikel menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model GDLmenjadi kajian yang bisa diterapkan dalam meningkatkan kemampuan kelancaran prosedural matematis. Hal ini terlihat dari hasil penelitianpenelitian sebelumnya bahwa pendekatan pembelajaran berdiferensiasi telah menunjukkan peningkatan terhadap salah satu kemampuan matematika dibandingkan dengan di lingkungan pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Content Video pada Materi Statistika Ukuran Penyebaran Data Ken Nawang Kusuma Rahmawati; Aning Wida Yanti
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i3.88257

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbasis content video pada materi statistika ukuran penyebaran data di MAN Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan sintaks model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning, PjBL) dalam konteks pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan siswa sebagai partisipan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi saat mengerjakan proyek video. Fokus penelitian ini adalah bagaimana setiap tahap dalam sintaks PjBL, mulai dari penentuan pertanyaan mendasar, perencanaan proyek project), penjadwalan kegiatan, pelaksanaan proyek dengan bimbingan guru, pengujian dan evaluasi hasil proyek, refleksi dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum sintaks PjBL terlaksana dengan baik, dan sudah sesuai dengan kejadian lapangan. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang implementasi sintaks PjBL dan menjadi dasar bagi pengembangan model pembelajaran berbasis proyek di berbagai konteks pendidikan.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Minat Belajar Siswa Kelas IX MTs Maftahul Ulum Karangsono Risa Erviana; Rizqa Ahmadi; Umy Zahroh
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i3.88613

Abstract

Tingginya tingkat prokrastinasi akademik siswa sangat berpengarh terhadap rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika. Kemampuan pemecahan masalah yang rendah juga berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam penyelesaian masalah, baik persoalan matematika maupun dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa dengan prokrastinasi akademik tinggi, sedang, dan rendah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek terdiri dari 15 siswa kelas IX di MTs Maftahul Ulum Karangsono, Blitar. Teknik pengumpulan data berupa angket prokrastinasi akademik, tes kemampuan berpikir kritis, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa siswa dengan prokrastinasi akademik rendah cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis sangat baik, siswa dengan prokrastinasi akademik sedang memiliki kemampuan berpikir kritis cukupbaik, dan siswa dengan prokrastinasi akademik tinggi cenderung memiliki kemampuan berpikir kritis kurang baik.
Merangkai Logika Dan Realita: Filosofi Matematika Dalam Kurikulum Merdeka Serta Tantangan Dan Solusi Di Sekolah werdi lestari, werdi lestari
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v15i3.88868

Abstract

Matematika adalah perpaduan unik antara logika abstrak dan penerapan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Filosofi matematika, yang berakar pada pemikiran mendalam seperti platonisme, intuisionisme, hingga konstruktivisme, memberikan landasan untuk memahami matematika tidak hanya sebagai ilmu, tetapi juga sebagai cara berpikir. Dalam konteks kurikulum merdeka, filosofi ini menghadirkan peluang dan tantangan dalam mengintegrasikan konsep abstrak dengan pembelajaran berbasis realita di sekolah. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana filosofi matematika dapat merangkai logika abstrak dengan realitas pembelajaran di ruang kelas melalui prinsip kurikulum merdeka yang berpusat pada siswa, fleksibel, dan berbasis proyek. Namun, penerapan ini menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan sumber daya, kesiapan guru, dan kurangnya pemahaman terhadap pendekatan filosofis. Dengan mengkaji praktik terbaik dari beberapa sekolah yang sukses menerapkan kurikulum merdeka, artikel ini menawarkan solusi konkret, seperti penggunaan teknologi digital, pembelajaran kontekstual, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan tersebut. Melalui analisis ini, artikel memberikan wawasan penting tentang bagaimana logika abstrak dan penerapan realita dapat dirangkai dalam sistem pendidikan. Hasilnya diharapkan mampu memotivasi pendidik dan pembuat kebijakan untuk menciptakan pembelajaran matematika yang tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga mampu menginspirasi generasi penerus untuk berpikir kritis dan kreatif.

Filter by Year

2014 2025