cover
Contact Name
I Putu Mas Dewantara
Contact Email
mas.dewantara@gmail.com
Phone
+6281805381503
Journal Mail Official
mas.dewantara@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH)
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JPPSH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective for technological and educational advancement. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the scientific fields in general, particularly in the area of Social Sciences and Humanities.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025): July" : 20 Documents clear
Pembelajaran PKN Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Susilawati , Luh Putu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.98329

Abstract

Kurikulum PKn yang menekankan pembentukan karakter kewarganegaraan dan praktik pembelajaran yang masih bersifat teoritis, kognitif, serta minim konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kesadaran siswa kelas VI terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-shot case study terhadap 25 siswa kelas VI SD. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VI, yang berjumlah 27 orang, terdiri atas siswa laki-laki dan perempuan. Perlakuan dilakukan melalui satu kali pertemuan pembelajaran PKn berbasis CTL selama 90 menit. Instrumen yang digunakan adalah angket skala Likert dengan 20 item pernyataan yang mencakup aspek pengenalan konsep, pemahaman nilai, komitmen, serta refleksi moral. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor kesadaran siswa sebesar 64,48 dari skor maksimum 80, dengan standar deviasi 11,52, mengindikasikan adanya kecenderungan positif terhadap peningkatan kesadaran, meskipun dengan variasi individual yang cukup besar. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CTL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami dan menginternalisasi konsep kewarganegaraan secara lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini merekomendasikan integrasi CTL secara berkelanjutan dalam pembelajaran PKn sebagai strategi transformasi pendidikan karakter di sekolah dasar.
Optimizing Students' Metacognitive Abilities through Educational Games Jejak Nusantara in Science Learning Saputra, I Komang Ardina Ajus; Sudatha, I Gde Wawan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.98414

Abstract

Low metacognitive abilities and suboptimal utilization of technology based learning media in science subjects in elementary schools. This condition impacts low motivation, student learning outcomes, and a lack of media variations that suit their needs and learning styles. This study aims to develop and test the effectiveness of the Jejak Nusantara Educational Game Learning Media in improving higher order thinking skills, especially the analysis, evaluation, and creativity aspects of fifth grade students. The method used is research and development (R&D) with the ADDIE model, using a one group pretest posttest design. The trial subjects included three experts (content, design, and learning media) and 30 fifth grade elementary school students. The effectiveness of the media was measured using an A/B test to measure the significance of the increase in pretest and posttest scores. The results showed that the developed media met the criteria of excellent content, design, and technical validity, effectively improving students' metacognitive abilities and learning motivation. The Jejak Nusantara Educational Game is suitable for use as an innovative learning medium that can support the development of higher order thinking skills and technology based learning in elementary schools. The implications of this research indicate that integrating educational game based learning media can be a strategic approach to increasing students' cognitive engagement in the learning process. The Jejak Nusantara game has been shown to encourage students to be more active in planning, monitoring, and evaluating their understanding of science material, which is the core of metacognitive abilities.
Video Pembelajaran Berbasis Wondershare Filmora Pada Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Muatan IPAS Untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Artini, Ni Nengah Nopi; Agustiana, I Gusti Ayu Tri; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.99656

Abstract

Kurangnya ketersediaan media pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan video pembelajaran berbasis Wondershare Filmmora pada materi perkembangbiakan tumbuhan muatan IPAS untuk meningkatakan berpikir kreatif siswa kelas IV SD. Penelitian ini model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE (Analyse, design, development, implementation, evaluation). Subjek uji coba dilakukan kepada siswa kelas IV sekolah dasar dengan kemampuan sangat tinggi, tinggi dan rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara, tes dan kuesioner. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kevalidan media dikategorikan valid, selain itu pada hasil analisis oleh para ahli praktisi dapat dikategorikan sangat baik. Hasil t-hitung (18,046 lebih dari  t-tabel (2,131). Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 di terima. Oleh karena itu didapatkan bahwa ada pengaruh signifikan media video pembelajaran berbasis Wondershare Fillmora terhadap kemampuan berpikir kratif siswa pada materi perkembangbiakan tumbuhan di kelas IV Sekolah Dasar. Simpulan penelitian yaitu media video pembelajaran berbasis wondershare fillmora yang telah dikembangkan, dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian pengembangan ini memberikan implikasi pada minat belajar siswa yang nantinya berpengaruh pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang dapat meningkat.
Multimedia Interaktif Berbasis Web Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Sekolah Dasar Andari, Ni Wayan Puji
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.99956

Abstract

Kurangnya integrasi materi-materi yang relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa dalam pembelajaran PKn. Siswa sering kali merasa bahwa pelajaran PKn tidak berhubungan dengan kehidupan nyata, sehingga berdampak pada hasil belajar PKn yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis penerapan Multimedia Interaktif Berbasis Web terhadap hasil belajar PKn untuk siswa kelas VI sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian meliputi 17 siswa kelas VI sekolah dasar. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan hasil belajar PKn pada siswa kelas VI sekolah dasar yaitu tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu soal tes berupa pilihan ganda. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua metode analisis data, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan dari 60,58 pada tahap pra siklus menjadi 66,47 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 84,11 pada siklus II. Persentase daya serap siswa juga menunjukkan tren positif, yaitu dari 60,6% pada prasiklus menjadi 66,5% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 84% pada siklus II. Begitu pula dengan ketuntasan belajar yang mengalami peningkatan signifikan, dari 58,82% pada prasiklus menjadi 82,35% pada siklus I, dan mencapai 94,12% pada siklus II. Disimpulkan penerapan Multimedia Interaktif Berbasis Web dapat meningkatkan hasil belajar PKn untuk siswa kelas VI sekolah dasar. Implikasi penelitian ini yaitu penerapan Multimedia Interaktif Berbasis Web membantu siswa dalam belajar PKn.
Eksplorasi Kemampuan Literasi Membaca dan Digital Masyarakat Baduy: Implikasi untuk Pendidikan di Era Digital Arianda, Yoga Dwi; Purwaningsih, Sri; Luthfianti, Yasinta; Triana, Dinny Devi; Soeprijanto
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.100653

Abstract

Komunitas Baduy dikenal dengan gaya hidup tradisional yang terisolasi dari dunia luar. Literasi di kalangan masyarakat lebih banyak bersifat lisan, dengan pengetahuan yang ditransmisikan melalui cerita dan tradisi. Namun, perkembangan teknologi informasi yang pesat menimbulkan tantangan bagi mereka dalam mengadopsi literasi digital, yang sangat penting di era globalisasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi membaca dan digital masyarakat Baduy serta implikasinya untuk pendidikan di era digital. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas anggota komunitas Baduy. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dan observasi partisipatif. Teknik analisis data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun literasi membaca tradisional mereka kuat, akses terhadap literasi digital sangat terbatas. Penelitian ini menyarankan bahwa untuk meningkatkan literasi digital, program pendidikan yang sensitif terhadap budaya perlu dirancang, dengan melibatkan komunitas dalam setiap tahap perencanaan. Implikasi penelitian dapat memberikan wawasan untuk pengembangan literasi digital yang inklusif di komunitas adat, sambil tetap mempertahankan warisan budaya mereka.
Flipbook Digital Dwibahasa Berbasis Satua Bali Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Kosakata Laksemi, Anak Agung Ari; Kristiantari , Maria Goreti Rini; Bayu , Gede Wira
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.101057

Abstract

Rendahnya motivasi belajar dan terbatasnya penguasaan kosakata dalam pembelajaran bahasa Bali masih menjadi tantangan pada pendidikan dasar, terutama di era digital saat ini. Keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual turut memperlemah keterlibatan siswa dalam memahami bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan menciptakan media flipbook digital dwibahasa berbasis satua Bali untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman kosakata. Metode yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE, dengan validasi dari ahli, uji kepraktisan, dan uji efektivitas melalui desain pretest–posttest. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial menggunakan uji MANOVA (Multivariate Analysis of Variance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh rata-rata skor persentase sebesar 98,67% dari ahli materi dan bahasa, dan 98,4% dari ahli media, yang keduanya termasuk dalam kategori “sangat valid. Rata-rata skor motivasi belajar siswa meningkat dari 56,4 sebelum pembelajaran menjadi 83,6 setelah menggunakan flipbook. Sementara itu, skor pemahaman kosakata meningkat dari 48,2 menjadi 79,5. Flipbook digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap posttest motivasi belajar dan posttest kosakata. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam pembelajaran bahasa Bali. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan media berbasis budaya dalam pendidikan dasar, serta mendukung kebijakan pelestarian bahasa daerah di sekolah.
Menumbuhkan Keterampilan Berbicara dan Matematika Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Kooperatif Bermedia Audio-Visual Anggrayeni, Ni Komang; Agung, Anak Agung Gede; Widiana, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.101069

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berangkat dari rendahnya keterampilan berbicara dan pemahaman konsep matematika pada anak usia dini, yang dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang masih bersifat satu arah. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya kemampuan anak dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan memahami konsep dasar matematika secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) berbantuan media audio visual dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan pemahaman matematika anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 246 anak usia 5–6 tahun, dengan sampel uji coba sebanyak dua kelas yang ditetapkan secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, dengan instrumen yang telah divalidasi melalui uji validitas isi, validitas butir, serta reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial, meliputi uji prasyarat normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan model NHT berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berbicara dan pemahaman konsep matematika anak usia dini, sejalan dengan tujuan penelitian. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi strategi kooperatif dengan media multimodal dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah rendahnya kemampuan dasar anak. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan sesuai karakteristik perkembangan anak.
Kearifan Lokal Tri Hita Karana sebagai Landasan Kehidupan Bermasyarakat di Banjar Suka Duka Sindhu Mertha Armika, I Made; Hadriani, Ni Luh Gede; Putra, I Nyoman Miarta
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.101126

Abstract

Adanya pemahaman ajaran atau konsep Tri Hita Karana yang tidak sejalan atau berbanding lurus dengan harapan atau tujuan, sehingga kemudian muncul berbagai persoalan dalam kehidupan sosial keagamaan dan adat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kearifan lokal Tri Hita Karana sebagai landasan kehidupan bermasyarakat di Banjar Suka Duka Sindhu Mertha. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu data reduction, interpretatif, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan wujud kearifan lokal Kendari yang relevan dengan ajaran Tri Hita Karana yaitu hubungan kepada O ombu (Tuhan) dan Dewa (sangia, upacara-upacara keagamaan, prinsip Inae Kosara Ie Pinesara Inae Lia Sara Ie Pinekasara, Teporombua (Musyawarah), Sama Turu dan Metealo-alo, Filsafat Mepokoaso, Tarian Mondotambe dan Upacara Mosehe. Kendala penerapan Tri Hita Karana di Banjar Suka Duka Sindhu Mertha Kota Kendari dikelompokkan menjadi dua kendala yaitu kendala internal meliputi kendala personal/individu warga banjar, adanya pernikahan beda agama, belum tersosialisasinya secara masif awig-awig banjar, program dan kegiatan banjar yang dirasa belum berdampak, banyak tokoh yang telah tiada/berpulang dan kondisi warga banjar yang beragam. Kendala eksternal meliputi beban banjar yang besar atas tanggung jawab Pura Penataran Agung Jagadhita Kendari. Simpulan penelitian menunjukkan budaya suku tolaki yang diwarisi secara terus menerus yang dianggap relevan dengan ajaran Tri Hita Karana yang merupakan keseluruhan sistem ide, gagasan, aktifitas atau perilaku dan hasil karya manusia dalam suatu kelompok masyarakat asli.
Optimalisasi Peran Guru dalam Mengatasi Bullying melalui Pendidikan Moral Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar Rini, Ni Made Prila Trisna; Sanjaya, Dewa Gede Bagus; Suastika, I Nengah
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.101817

Abstract

Lunturnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dapat menimbulkan dampak serius. Melemahnya nilai-nilai Pancasila juga berdampak pada meningkatnya kasus perundungan (bullying) di lingkungan masyarakat, termasuk di sekolah dan media social. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran guru dalam mengatasi bullying melalui pendidikan moral pancasila pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur. Pencarian dibatasi pada publikasi tahun 2015–2025 untuk memastikan relevansi temuan. Data-data kualitatif yang telah dikumpulkan kemudian dijabarkan secara deskriptif dalam membahas artikel ini. Metode kualitatif ini berdasarkan pada sifat fenomenologis yang berusaha mengungkapkan atau menafsirkan makna dari suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam kondisi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki peran yang sangat penting untuk menanamkan nilai kepada siswa. Peran pendidik yaitu pembimbing siswa di sekitar sekolah. Penanaman nilai-nilai yang terkandung Pancasila merupakan pondasi pembentukan karakter siswa. Simpulan penelitian ini pada tingkat sekolah dasar pemahaman siswa terhadap tindakan bullying masih rendah, sehingga guru diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang makna dan dampak bullying serta memasukkan materi hak asasi manusia dan Pancasila lainnya. Implikasi penelitian ini guru dapat berinovasi, merancang dan mengembangkan metode pembelajaran yang dapat menanamkan nilai-nilai agama dan moral dalam pembelajaran siswa agar siswa mampu menampilkan akhlak-akhlak yang baik.
MSMEs' Perceptions of QRIS Use in Financial Transactions and Recording in Singaraja City Sanjaya , Ketut; Masdiantini, Putu Riesty; Julianto, I Putu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.102220

Abstract

Some MSMEs do not fully understand the benefits and ease of using QRIS for financial transactions. Furthermore, the low utilization of QRIS in financial recording hinders the optimization of transparency and efficiency of business management. This study aims to analyze the perceptions of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Singaraja City regarding using the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in financial transactions and recording. This study used a qualitative approach with in-depth interviews with five MSMEs actively using QRIS. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the Miles & Huberman model, including data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that most MSMEs viewed QRIS as an efficient, easy-to-use transaction tool that supports orderly financial recording. QRIS is considered to increase business professionalism, speed up transactions, and provide digital transaction evidence that can be integrated into the bookkeeping system. However, challenges exist, such as low digital literacy, limited internet access, and resistance from consumers who are not yet accustomed to digital payments. The implications of this research indicate that the success of QRIS implementation depends on increased digital education, infrastructure improvements, and ongoing support from financial institutions and local governments. This research contributes to understanding the adoption of digital payment technology in semi-urban areas and supports a more modern and transparent financial transformation for MSMEs.

Page 2 of 2 | Total Record : 20