cover
Contact Name
JURNAL AGRONIDA
Contact Email
agronida@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agronida@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRONIDA
ISSN : 24079111     EISSN : 25793225     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil-hasil penelitian yang berkaitan bidang teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan. khususnya dalam bidang produksi dan pengelolaan benih, produksi dan pengelolaan agen hayati, pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman , nutrisi tanaman dan pasca panen tanaman hortikultura.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
INTERFERENSI KEHADIRAN PREDATOR TERHADAP KEEFEKTIFAN PARASITOID Anagyrus lopezi De Santis (Hymenoptera: Encyrtidae) Muhammad Zainal Fanani; Aunu Rauf; Nina Maryana; Ali Nurmansyah; Dadan Hindayana
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.7172

Abstract

Parasitoid A. lopezi dintroduksikan ke Indonesia pada 2014 untuk mengendalikan kutu putih asing invasif P. manihoti. A. lopezi berinteraksi dengan predator P. ramburi dan C. montrouzieri pada pertanaman singkong yang terserang kutu putih P. manihoti. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh interferensi kedua predator terhadap keefektifan A. lopezi pada P. manihoti. Percobaan dilakukan di dalam laboratorium dengan menggunakan cawan petri dan kurungan serangga. Nimfa kutu putih instar-3 dipaparkan pada kedua predator selama 24 jam. Pengamatan dilakukan terhadap perilaku parasitoid dan tingkat pemangsaan predator. Kehadiran predator berpengaruh nyata terhadap penurunan masa kunjungan, masa penemuan inang, dan jumlah telur yang berhasil diletakkan oleh A. lopezi pada nimfa kutu putih. Kedua larva predator mampu memangsa kutu putih yang tidak terparasit dan yang terparasit umur 1-8 hari. Predator mampu mendikriminasi kutu putih yang terparasit umur 14 hari (mumi). Pemangsaan predator terjadi pada kutu putih yang terparasit umur 1-, 3-, dan 8- hari. Kombinasi parasitoid dengan kedua predator menunjukkan adanya interaksi antagonis. Kehadiran predator P. ramburi dan C. mountrouzieri menurunkan tingkat parasitisme A. lopezi pada P. manihoti.
PENGARUH KOMPOSISI PUPUK N-ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS BEBERAPA AKSESI KATUK {Sauropus androgynus (L.) Merr.} ASAL BOGOR Rahayu, Arifah; Maulana, Yudi; Rochman, Nur
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.8406

Abstract

Katuk is a vegetable and biopharmaceutical plant, so it needs to be cultivated using environmentally friendly fertilizers, to produce products that are free from chemical residues.  This study was aimed at assessing the agronomic performance of several accessions of katuk plants of Bogor origin at various compositions of N-organic fertilizer. A factorial completely randomized design with two factors was used. The first factor was katuk accessions consisting of Dramaga, Cinangneng1, Cinangneng2, and Katulampa.  The second factor was N fertilizer compositions consisting of 100% N-urea, 100% N-cow urine, 100% N-MSC, 75% N-urea + 25% N-cow urine, 75% N-urea + 25% N-MSC, 50% N-urea + 50% N-cow urine, 50% N-urea + 50% N-MSC, 25% N-urea + 75% N-cow urine, 25% N-urea + 75% N-MSC, 0% N-urea + 0% N-cow urine + 0% N-MSC. Results showed that Katulampa katuk plants had the highest number of leaves, number of leaflets, fresh weight, dry weight, nitrate content, and total dissolved solid content. N fertilizer compositions gave significant effects on all growth and production parameters excluding stem diameter and number of leaflets. The use of 75% Ua + 25% Kp fertilizer composition significantly increased plant height, number of leaves, number of buds, total bud length, fresh weight, dry weight, nitrate content, and total dissolved solid content. The best quality katuk plants with the highest chlorophyll, carotene, and vitamin C contents were shown by Dramaga accession treated with 50% Urea + 50% cow urine and 50% Urea + 50% MSC, respectively. 
PENGHAMBATAN PERKECAMBAHAN TEST PLANT AKIBAT EKSTRAK SEKUNDER ASAL BATANG SORGUM TERFERMENTASI SELAMA SATU TAHUN: Inhibition of Test Plant Germination by Secondary Extracts Derived from Fermented Sorghum Stems for One Year Edi Susilo; Parwito; Susi Handayani; Andreani Kinata; Hesti Pujiwati; Wismalinda Rita
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i2.8627

Abstract

Tanaman sorgum telah lama dijuluki sebagai tanaman multi guna, sebagai pangan, pakan, pupuk organik, bioethanol, dan herbisida organik. Sorgum digunakan sebagai herbisida organik karena mengandung alelopati. Ekstrak sekunder yang bersumber dari batang ratun sorgum yang mengalami fermentasi satu tahun merupakan hal yang menarik untuk diteliti terkait dampak alelokimia terhadap beberapa varietas test plant (kacang hijau). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak sekunder batang ratun tanaman sorgum yang mengalami fermentasi satu tahun terhadap penghambatan perkecambahan beberapa varietas test plant. Penelitian dilaksanakan Mei 2023 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Percobaan uji bioassay disusun faktor tunggal dengan perlakuan berupa beberapa varietas test plant yang diberi aplikasiekstrak sekunder batang sorgum terfermentasi satu tahun. Taraf perlakuan yaitu kontrol (tidak diberi ekstrak) dengan varietas Vima 1, kontrol Vima 2, kontrol Vima 3, kontrol Kutilang, Vima 1, Vima 2, Vima 3, dan Kutilang. Percobaan terdiri dari 3 ulangan dan unit percobaan berupa cawan petri. Setiap cawan petri diberi 10 ml ekstrak air, ditanam 20 benih kacang hijau dan diinkubasi 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sorgum konsentrasi 30% yang terfermentasi satu tahun menghasilkan daya hambat terhadap test plant. Varietas Vima 2 menghasilkan persentase kecambah normal terendah dan abnormal tertinggi. Varietas test plant yang mendapatkan perlakuan ekstrak cenderung mengalami penghambatan, terlihat pada panjang hipokotil, bobot segar hipokotil, persentase kecambah normal maupun abnormal. Selanjutnya disarankan menggunakan test plant kacang hijau varietas Vima 2 karena lebih responsif dan peka terhadap ekstrak.
APLIKASI AUKSIN DAN BIOAKTIVATOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus Lour.): Auksin and Bioactivator Applications to Increase the Production of Torbangun Plants (Coleus amboinicus Lour.) Megayani Rahayu; Delonix Regia; Winarso D Widodo
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i2.8657

Abstract

Hasil panen tanaman torbangun (Coleus amboinicus Lour.) dapat dipertahankan tetap tinggi dengan aplikasi beberapa bahan organik maupun non organik.  Bioaktivator merupakan mikroorganisme yang mampu mempercepat dekomposisi pupuk organik. Auksin merupakan ZPT berfungsi mempercepat pertumbuhan, dan jika diberikan secara foliar saat  panen dapat mencegah serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan auksin dan bioaktivator sebagai mikroorganisme positif yang mampu meningkatkan produksi tanaman torbangun. Penelitian dilaksanakan di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Percobaan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama adalah dua taraf auksin IAA (konsentrasi 0 dan 100 ppm) yang telah dilarutkan menggunakan NaOH. Faktor kedua adalah lima taraf bioaktivator, yaitu kontrol (tanpa bioaktivator), EM4, PGPR, Trichoderma sp., dan asam laktat dengan konsentrasi masing-masing 10ml L-1. Percobaan terdiri atas 10 kombinasi perlakuan, dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 20 tanaman dan  enam tanaman sampel sehingga terdapat 600 tanaman percobaan, dengan 180 tanaman sampel.  Aplikasi auksin memberikan pengaruh nyata terhadap hampir semua karakter yang diamati, sedangkan penggunaan bioaktivator dan interaksi dua faktor perlakuan tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Bobot produksi total torbangun tertinggi dihasilkan melalui pelakuan auksin 100 ppm tanpa bioaktivator. Auksin dapat menjadi alternatif yang baik bagi petani torbangun dalam menjaga hasil panen tetap tinggi.
BUDIDAYA DAN KUALITAS PASCA PANEN KRISAN (Chrysanthemum morifolium R.) VARIETAS WHITE FIJI AKIBAT KONSENTRASI GIBERELIN DAN MULSA JERAMI PADI: Cultivation and Postharvest Quality of Chrysanthemum (Chrysanthemum morifolium R.) White Fiji Variety Due to Gibberellin Concentration and Rice Straw Mulch Kamila Firdaus; ED Purbayanti; E Fuskhah
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i2.8703

Abstract

Krisan merupakan komoditas bunga potong yang penting dalam industri florikultur di Indonesia. Upaya peningkatan kualitas krisan potong dapat dilakukan antara lain melalui pemberian hormon giberelin dan mulsa jerami padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi giberelin dan mulsa jerami padi dalam meningkatkan pertumbuhan dan kualitas pascapanen krisan ‘White Fiji’. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang dan Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada bulan Desember 2022–April 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi giberelin yang terdiri atas 0 ppm, 25 ppm, dan 50 ppm. Faktor kedua yaitu mulsa jerami padi yang terdiri atas tanpa mulsa, 4 t/ha, dan 8 t/ha. Peubah yang diamati adalah panjang tangkai bunga (cm), diameter tangkai bunga (mm), diameter bunga (mm), umur panen (HST), dan lama kesegaran bunga (hari). Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Varians (ANOVA) taraf 5% dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5% apabila terdapat pengaruh perlakuan terhadap peubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan giberelin 50 ppm dan mulsa jerami padi 8 t/ha memberikan umur panen tercepat. Konsentrasi giberelin 50 ppm dan mulsa jerami padi 8 t/ha secara tunggal menghasilkan diameter bunga terbaik, sedangkan panjang dan diameter tangkai bunga terbaik diperoleh dari perlakuan mulsa jerami padi 8 t/ha. Implikasi dari penelitian ini adalah petani krisan potong di Kecamatan Bandungan sebaiknya mulai menggunakan input giberelin dan mulsa jerami padi karena terbukti efektif meningkatkan hasil produksi.
SERANGAN Spodoptera frugiperda J.E SMITH (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) DAN PARASITOIDNYA DI KABUPATEN/KOTA BOGOR, INDONESIA: Attack of Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) and Its Parasitoid in Parts of Bogor, Indonesia Muhammad Waliyudin; Nur Rochman; Muhammad Zainal Fanani
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i2.10171

Abstract

Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama asing invasif yang menyerang tanaman jagung di Indonesia sejak 2019. Daya jelajah yang luas dan kemampuan reproduksinya yang tinggi dapat mempercepat terjadinya penyebaran serta menaikkan tingkat serangan pada tanaman inangnya. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai gejala serangan, insidensi serangan, populasi, intensitas serangan dan parasitoid utama yang berpotensi sebagai musuh alami untuk mengendalikannya. Enam Kecamatan di Kabupaten/ Kota Bogor dipilih sebagai target lokasi survei. Pengambilan data dilakukan dengan observasi langsung pada 30 tanaman contoh di beberapa kebun jagung dengan luasan minimal 0.25 Ha dan jarak minimal antar kebun 1 km. Sebanyak 30 ekor larva dan kelompok telur dikoleksi pada setiap kebun untuk mengetahui parasitoid yang muncul. Insidensi serangan S. frugiperda pada masing-masing wilayah berkisar antara 88,89 - 100%. Populasi larva S. frugiperda pada masing-masing wilayah bervariasi dengan rataan 7 - 21 ekor/kebun. Intensitas serangan yang ditimbulkan S. frugiperda berkisar antara 9,02 - 34,88%. Hasil identifikasi musuh alami menunjukkan bahwa parasitoid larva yang ditemukan adalah Euplectrus sp. (Hymenoptera: Eulophidae) dan Microplitis sp. (Hymenoptera: Braconidae), sedangkan parasitoid telur yang ditemukan adalah Telenomus remus (Hymenoptera: Scelionidae). Dari hasil pemeliharaan larva dan telur, diperoleh tingkat parasitisasi larva berkisar 10 - 30% dan parasitisasi telur berkisar 42,98 - 70,99%. Kedua parasitoid berpotensi untuk dijadikan sebagai agen pengendalian hayati S. frugiperda.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BABY WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) PADA BERBAGAI KOMPOSISI PUPUK KOMPOS BATANG PISANG KEPOK DAN KCL: Growth and Production of Baby Carrot (Daucus carota L.) on Various Compositions of Kepok Banana Stem Compost and KCl Dona Ramdani Sidiq; Arifah Rahayu; Yanyan Mulyaningsih
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i2.10859

Abstract

Sebagai tanaman umbi, wortel memerlukan unsur kalium (K) lebih banyak dibandingkan dengan unsur lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh aksesi dan komposisi pupuk kompos batang pisang kepok dan KCl terhadap pertumbuhan dan produksi baby wortel. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022 di Kebun Percobaan Universitas Djuanda Citeko Bogor. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dua faktor, yaitu aksesi wortel (Citeko dan Brastagi), dan komposisi kompos batang pisang kepok dan pupuk KCl (tanpa pupuk K, 25% K-kompos+75% K-KCl, 50% K- ompos+50% K-KCl, 75% K-kompos+25% K-KCl, 100% K-KCl dan 100% K-kompos). Dosis rekomendasi pupuk KCl untuk tanaman wortel adalah 225 kg/ha KCl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah daun 75% K-kompos+25% K-KCl tidak berbeda nyata dengan yang diberi 100% K-KCl. Bobot segar dan diameter umbi tertinggi pada tanaman yang dipupuk 100% K-KCl. Tinggi daun, bobot segar dan diameter umbi Brastagi lebih besar dibandingkan dengan Citeko.Bobot segar berangkasan Brastagi dan panjang umbi Citeko tertinggi pada tanaman yang diberi 100% K-KCl. Pemberian pupuk K nyata meningkatkan kandungan padatan terlarut total. Warna, rasa dan tekstur umbi wortel tidak dipengaruhi oleh aksesi dan komposisi pupuk K.
ANALISIS LINTAS KARAKTER AGRONOMI TERHADAP KOMPONEN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Setyono; Rahmalia, Ratu; Yuliawati
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.8438

Abstract

The peanut has been one of the most important commercial crops in Indonesia and its yield still needs to be improved. Peanut yield can be increased genetically through plant breeding programs. Indirect selection in peanut plant breeding programs requires information related to the relationship between its characters, especially the relationship between growth and yield characters through correlation and path analysis. This study aims to determine the relationship between growth and yield characteristics of peanuts based on correlation values, direct effects, and indirect effects using path analysis, so that selection criteria for high-yielding peanuts are obtained. This study was conducted using a survey method. 50 peanut plant samples were taken randomly as observation units, then path analysis was carried out. The results showed that the 12 DAP canopy width was positively and significantly correlated with peanut yield characters, such as fresh pod weight and number of pods. The 12 DAP canopy width also had the highest direct and indirect influence on the character of fresh and dry pod weight, and the number of pods. Indirect selection to increase peanut yield can be done using the 12 DAP canopy width character as selection criteria.
PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Mull. Arg) PADA MEDIA GAMBUT Rosmalinda; Fitry Ramanda, Rika; Nurhayati; Sopiana; Nurhanudin; Kasrianto
JURNAL AGRONIDA Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v10i1.10940

Abstract

Karet termasuk tanaman perkebunan yang penting sebagai bahan utama penghasil lateks. Hasil samping dari pengolahan pabrik kelapa sawit salah satunya adalah tandan kosong kelapa sawit yang memiliki kandungan bahan organik, sehingga berpotensi dijadikan bahan baku pembuatan kompos. Tujuan penelitian ini adalah respon pertumbuhan bibit karet yang diberikan kompos tandan kosong kelapa sawit. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap terdiri dari 5 ulangan dan 5 taraf perlakuan dosis kompos tandan kosong kelapa sawit, yaitu 0 g, 25 g, 50 g, 75 g, dan 100 g per polybag. Peubah amatan penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah payung, diameter batang, bobot kering bibit dan panjang akar bibit karet. Peubah tinggi, jumlah payung, diameter batang, bobot kering tanaman dan panjang akar bibit karet dipengaruhi oleh aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit. Kompos tandan kosong kelapa sawit 100 g/polybag menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan bibit karet pada tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN, HASIL, DAN KUALITAS BEBERAPA VARIETAS SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) TERHADAP APLIKASI PUPUK CANGKANG TELUR Putri, Allisa Julia; Tobing, Oktavianus Lumban; Yuliawati, Yuliawati
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.10982

Abstract

Lettuce growth and production are influenced not only by cultivars but also by the environment and their interaction. Providing nutrition is part of cultivation techniques that can affect plant cultivars' growth, production and quality. Sources of plant nutrition can come from natural materials, one of which is eggshells. This research aimed to determine the effect of eggshell fertilizer on the growth, production and quality of several varieties of loose-leaf lettuce. The research was conducted from March to May 2022 in Gunung Putri, West Java. It was designed using a factorial, completely randomized design with three replications. Eggshell fertilizer consists of 5 levels, namely without eggshell fertilizer treatment, 50% recommendation (5 g per plant), 100% recommendation (10 g per plant), 150% recommendation (15 g per plant), and 200% recommendation (20 g per plant). Observed variables include growth, yield and quality characteristics. The Karina lettuce variety generally has superior growth and yield compared to the Kreibo variety but has relatively no differences from the New Grand Rapid variety. The Karina variety treated with eggshell fertilizer had a larger stem diameter than the one not treated with eggshell fertilizer. The Karina variety treated with eggshell fertilizer up to 200% has a higher dry weight and PTT content. The Karina variety, given the recommended 200% eggshell fertilizer, and the New Grand Rapid variety, given the recommended 100% eggshell fertilizer, produced the crispiest leaves. Eggshell fertilizer can potentially increase crop yields and quality, but further testing is needed to make it more optimal.