cover
Contact Name
JURNAL AGRONIDA
Contact Email
agronida@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agronida@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL AGRONIDA
ISSN : 24079111     EISSN : 25793225     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil-hasil penelitian yang berkaitan bidang teknologi budidaya pertanian yang ramah lingkungan. khususnya dalam bidang produksi dan pengelolaan benih, produksi dan pengelolaan agen hayati, pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman , nutrisi tanaman dan pasca panen tanaman hortikultura.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
ANALISIS KORELASI DAN SIDIK LINTAS KARAKTER AGRONOMI BUNCIS TEGAK (Phaseolus vulgaris L.) Kartini Dian Lestari; Setyono; Yuliawati
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i1.5610

Abstract

Buncis merupakan anggota famili kacang-kacangan yang memiliki banyak manfaat dan peningkatan produksinya masih dibutuhkan. Produksi buncis dipengaruhi oleh penampilan karakter agronominya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keeratan hubungan antar karakter agronomi untuk mencari karakter penentu produksi buncis berdaya hasil tinggi berdasarkan nilai korelasi, pengaruh langsung, dan pengaruh tidak langsung. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan korelasi Pearson dilanjutkan dengan analisis lintas berdasarkan persamaan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman 4 MST dan jumlah daun 4 MST berkorelasi positif dan nyata dengan karakter jumlah polong. Jumlah daun 4 MST berkorelasi positif dan nyata dengan karakter bobot polong dan bobot polong berkorelasi positif dan nyata dengan bobot 100 biji. Jumlah daun 4 MST memiliki pengaruh langsung yang positif dan nyata terhadap jumlah polong dan karakter jumlah polong memiliki pengaruh langsung yang positif dan nyata terhadap bobot 100 biji. Jumlah daun 4 MST dan bobot polong dapat dijadikan kriteria seleksi yang efektif karena memiliki nilai korelasi dan koefisien lintas yang nyata terhadap jumlah polong dan bobot 100 biji. Pengaruh tidak langsung tertinggi terhadap bobot polong diberikan oleh umur berbunga melalui karakter jumlah bunga. Kata kunci: karakter agronomi, pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI NUTRISI PADA SISTEM HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) Indah Ayu Lestari; Arifah Rahayu; Yanyan Mulyaningsih
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i1.5625

Abstract

Tanaman selada tergolong sayuran yang memiliki kandungan gizi dan nilai ekonomi tinggi, serta prospek yang baik untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nutrisi AB mix dan media tanam tehadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada pada sistem nutrient film technique (NFT). Penelitian ini menggunakan rancangan perlakuan petak terbagi (split plot design) dan rancangan lingkungan acak kelompok. Petak utama berupa konsentrasi nutrisi AB mix yang terdiri atas 2,5 ml/l, 5,0 ml/l, 7,5 ml /l. Anak petak berupa media tanam yang terdiri atas rockwool dan skerwool. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan terbaik tanaman selada diperoleh pada konsentrasi nutrisi AB mix 5ml/l di semua peubah, kecuali bobot kering pucuk dan bobot segar dan kering akar tanaman selada. Pertumbuhan dan produksi tanaman selada pada media tanam skerwool dan rockwool tidak berbeda nyata, sehingga skerwool dapat menggantikan rockwool pada budidaya selada dengan sistem hidroponik NFT.
- PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR FERMENTASI URINE SAPI Renfiyeni -
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.6253

Abstract

Penelitian tentang pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair fermentasi urine sapi telah dilaksanakan di Jorong Kopi, Nagari Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok yang terletak pada ketinggian ± 1400 m dpl. Penelitian bertujuan mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair fermentasi urine sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah yang optimal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal dengan perlakuan yang diuji adalah pupuk organik cair urine sapi. Terdapat 6 taraf perlakuan yang diaplikasikan yaitu 0 ml/1 liter air, 10 ml/1 liter air, 20 ml/1 liter air, 30 ml/1 liter air, 40 ml/1 liter air, 50 ml/1 liter air. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi/rumpun, bobot umbi/rumpun, bobot kering umbi/rumpun dan hasil/hektar. Hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi pupuk organik cair fermentasi urine sapi memberikan hasil tertinggi pada dosis 50 ml/1 liter air. Hal ini terlihat pada tinggi tanaman, bobot segar umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun dan hasil per hektar.
PENGEMBANGAN METODE UJI VIGOR BENIH CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) PADA BEBERAPA POTENSIAL AIR Subhan Arridho -; Undang; Astriyani Rosyad; Abdul Qadir
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.6392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik radicle emergence (RE) benih cabai dan pola imbibisi air pada kondisi cekaman kekeringan, serta korelasinya dengan metode uji vigor lainnya. Percobaan dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2022, bertempat di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat taraf potensial air (Ψ) yaitu 0, -0.4, -0.6, dan -1.3 MPa, dan tiga ulangan. Benih cabai yang digunakan adalah genotipe Pesona hasil pemuliaan Laboratorium Pendidikan IPB. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perubahan imbibisi air pada perlakuan Ψ -0.4 MPa memperlihatkan kurva yang sigmoid, terdiri atas tiga fase, yaitu fase I (0 – 24 jam), fase II (24 – 96 jam), dan fase III (> 96 jam). Pemunculan radikula pertama kali terjadi pada fase II (72 jam) dan kecambah normal muncul pertama kali di fase III (168 jam). Pengujian pemunculan radikula (RE) benih cabai pada cekaman kekeringan dapat menggunakan potensial air (Ψ) maksimal -0.4 MPa. Pengujian vigor benih dengan pemunculan radikula (RE) pada percobaan ini menunjukkan lebih unggul dibandingkan dengan tolak ukur yang lain pada potensial air (Ψ) -0.4 MPa. Uji pemunculan radikula (RE) menunjukkan hubungan korelasi sangat erat dengan tolok ukur laju pertumbuhan kecambah (r=0,945), daya berkecambah (r=0,958), dan kecepatan tumbuh (r=0.923).
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) AKIBAT PERLAKUAN TEKNOLOGI SONIC BLOOM DAN AIR CUCIAN BERAS Rd. Selvy Handayani; Usnawiyah Usnawiyah; Hafifah Hafifah; Muhammad Suhendra
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.6934

Abstract

Pakcoy merupakan salah satu sayuran komersial yang banyak diminati dan memiliki prospek baik untuk dikembangkan. Upaya peningkatan hasil tanaman pakcoy dapat dilakukan dengan penerapan teknologi AFF (Audio Farming Frequency) atau teknologi sonic bloom dan pupuk organik, antara lain air cucian beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sonic bloom dan air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambon Kabupaten Aceh Utara, dari bulan Agustus hingga Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor petak utama yaitu perlakuan teknologi sonic bloom terdiri atas empat taraf yaitu  tanpa aplikasi sonic bloom, musik klasik, suara kicauan burung, dan  murottal Qur’an. Anak petak adalah aplikasi air cucian beras yang terdiri dari tanpa aplikasi air cucian beras, dan aplikasi air cucian beras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi sonic bloom dengan suara murottal Al-Quran menghasilkan tinggi tanaman 21-35 HST, luas daun, luas pembukaan stomata, dan bobot basah tanaman pakcoy terbaik. Pemberian air cucian beras dapat meningkatkan tinggi tanaman 21-35 HST, dan bobot basah tanaman sawi pakcoy. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan teknologi sonic bloom dan aplikasi air cucian beras terhadap peubah yang diamati.
PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN JAMBU AIR (Syzygium samarangense (Blume) Merr.) cv. CITRA PADA BERBAGAI PERLAKUAN TANAMAN INDUK DAN KONSENTRASI IBA Sumarni; Arifah Rahayu; Yanyan Mulyaningsih
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.7668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan setek tanaman jambu air kultivar Citra pada berbagai perlakuan tanaman induk dan konsentrasi IBA. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama berupa perlakuan fisik, yaitu kontrol (tanpa banding/naungan), banding, dan naungan, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi IBA (0 ppm,  100 ppm, 150 ppm, 300 ppm, dan 450 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase setek hidup tertinggi terdapat pada  tanaman induk jambu air yang diberi perlakuan naungan. Jumlah tunas, jumlah daun dan panjang tunas total tertinggi terdapat pada perlakuan fisik kontrol. Pemberian IBA hingga 450 ppm  menurunkan  persentase setek hidup, jumlah tunas, jumlah daun dan panjang tunas total. Persentase setek bertunas dari tanaman induk naungan semakin menurun dengan bertambahnya konsentrasi IBA, sedangkan pada kontrol dan banding tidak berbeda antar konsentrasi IBA. Pada semua perlakuan fisik tanaman induk, bahan setek yang direndam dengan 450 ppm IBA tidak menghasilkan setek berakar dan bertunas, tetapi menghasilkan setek berkalus paling tinggi. Pertumbuhan akar (lebar perakaran, volume akar, jumlah akar dan panjang akar) optimal setek asal tanaman induk kontrol pada konsentrasi 150 ppm IBA, sedangkan pada setek dari banding pada 300 ppm, dan setek dari tanaman induk naungan pada 0 ppm IBA. Perlakuan naungan pada tanaman induk dapat mengurangi penggunaan IBA untuk menginduksi akar pada setek.
KERAGAAN DAN HUBUNGAN KEKERABATAN MUTAN PUTATIF BAWANG PUTIH HASIL IRADIASI SINAR GAMMA M Sopyan; Setyono; Yuliawati Yuliawati
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.7826

Abstract

Mutan-mutan putatif bawang putih generasi MV4 telah diperoleh melalui induksi iradiasi sinar gamma. Mutan-mutan putatif tersebut masih perlu dievaluasi, sehingga dapat diidentifikasi mutan-mutan putatif dengan karakter unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keragaan dan kekerabatan mutan-mutan putatif bawang putih hasil iradiasi sinar gamma. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2021 di kebun percobaan IPB University, Pasir Sarongge, Cianjur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan tersarang, terdiri atas 3 ulangan dan 2 faktor uji, yaitu varietas bawang putih lokal dan perlakuan iradiasi sinar gamma. Varietas bawang putih terdiri atas 3 taraf, yaitu varietas Tawangmangu Baru, Lumbu Kuning, Ciwidey, sementara perlakukan iradiasi sinar gamma terdiri atas 5 taraf, yaitu 0 Gy, 2 Gy, 4 Gy, 6 Gy, 8 Gy. Pengamatan dilakukan terhadap karakter kuantitatif dan kualitatif bawang putih berdasarkan UPOV. Hasil percobaan menunjukkan bahwa heritabilitas populasi bawang putih uji tergolong rendah sampai sedang dan keragaman genetiknya tergolong sempit. Varietas bawang putih hanya nyata mempengaruhi karakter tinggi tanaman 8 MST, sementara perlakuan iradiasi sinar gamma nyata mempengaruhi karakter tinggi tanaman 4 MST dan 8 MST, jumlah daun 4 MST dam 8 MST, dan diameter umbi. Terdapat keragaman di antara populasi bawang putih pada karakter keberadaan bulbil, bentuk umbi, bentuk dasar umbi, keberadaan siung eksternal, dan ketebalan kulit umbi. Kekerabatan diantara populasi bawang putih tergolong tidak dekat sampai sangat dekat dengan tingkat kemiripan tertinggi terdapat pada mutan putatif Tawangmangu Baru 2 Gy dengan Lumbu Kuning 2 Gy.
PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KUALITAS JAGUNG HITAM (Zea mays L.) PADA BERBAGAI DOSIS KALIUM NITRAT Laudia Veriska; Nur Rochman; Nani Yulianti
JURNAL AGRONIDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v8i2.7670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, produksi, dan kualitas jagung hitam (Zea mays L.) pada berbagai dosis kalium nitrat. Penelitian menggunakan benih jagung hitam varietas black aztec. Media tanam yang digunakan adalah tanah, arang sekam, dan pupuk kandang kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal yaitu pupuk kalium nitrat yang terdiri dari 6 taraf dengan dosis 0 g/tanaman, 5 g/tanaman, 10 g/tanaman, 15 g/tanaman, 20 g/tanaman, dan 25 g/tanaman. Analisis data menggunakan sidik ragam (uji F) dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan dosis KNO3 10 g/tanaman memberikan hasil yang paling tinggi pada setiap peubah amatan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hitam. Namun pada peubah amatan kadar gula, dosis KNO3 25 g/tanaman paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
BIOAKTIVITAS CAMPURAN EKSTRAK DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) DAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Vahl.) TERHADAP ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) Ramadhan Taufika; DN Erawati; S Humaida; U Fisdiana; E Rosdiana
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.7068

Abstract

Penurunan produksi tembakau salah satunya disebabkan oleh kerusakan yang disebabkan oleh hama Spodoptera litura (S. litura), sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian. Salah satu upaya pengendalian yang ramah lingkungan adalah menggunakan insektisida nabati. Penelitian ini menggunakan campuran dari dua ekstrak tanaman yang berasal dari ekstrak daun A. squamosa dan rimpang C. domestica (formulasi ekstrak uji). Berdasarkan penelitian sebelumnya telah diketahui kedua formulasi ekstrak uji tersebut bersifat sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan formulasi ekstrak uji terhadap perkembangan larva, bobot larva, dan konsumsi pakan S. litura. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan tersebut yaitu kontrol negatif menggunakan larutan etanol 1%, konsentrasi formula campuran ekstrak uji 0,9%; 1%; 1,1%; 1,2%, dan kontrol positif menggunakan insektisida Dipel WP. Perlakuan dilakukan dengan metode celup pakan ke dalam campuran ekstrak. Data perkembangan larva, bobot larva, dan konsumsi pakan larva dianalisis menggunakan ANAVA, selanjutnya dilakukan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan perpanjangan waktu perkembangan larva, menurunkan bobot larva, dan menurunkan konsumsi pakan larva S. litura.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) TERHADAP KOMBINASI BAHAN ORGANIK DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) Chairunnisak, Chairunnisak; Yefriwati; Darmansyah
JURNAL AGRONIDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agronida
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jag.v9i1.7089

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens) merupakan salah satu komoditastanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia.Upaya peningkatan produksitanaman cabai rawit secara ramah lingkungandapat dilakukan melalui penggunaan input bahan organikberupa pupukkandang sapidan pupuk kandang ayam, serta fungi mikoriza arbuskular (FMA). Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pengaruh aplikasi bahan organik dan FMA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit; 2) Mengetahui interaksi antara bahan organikdan dosis FMA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan pada bulan Juli sampai Oktober 2022. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah penggunaan bahan organikyangterdiri dari tiga taraf,yaitu tanpa bahan organik, tanah + pupuk kandang ayam (1:1), dan tanah +pupuk kandang sapi (1:1). Faktor kedua adalahdosis mikoriza yang terdiri atas empat taraf, yaitu0 g, 5 g, 10 g, dan 15 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bahan organik dan mikoriza dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabangserta meningkatkan bobot segar buah per tanaman. Pemberian bahan organik juga dapat mempercepat umur berbunga. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara bahanorganikdan dosis mikoriza. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan tanah + pupuk kandang ayam (1:1) dengan dosismikoriza 5 g.